Preman berdasi putih mungkin akan brenti
atau tersumbat bila bisa sadar, bahwa:
1. mereka makan makan bukan dari bahan yang
mereka hasilkan sendiri
2. mereka makan dari butiran-2 gabah yang
mulai dari cara produksi dan penjualannya
selalu mereka atur-atur.
3. dalam batas-batas paling sengsara produsen
pangan mereka mampu bertahan untuk sekedar
hidup dan berhak untuk mogok tidak berproduksi
bahan pangan.
hehehe... provokasi nih, buat pemogokan besar-2an
di pihak orang yang mengelola akar rumput.... eh,
akar padi ding....
Ki Punggung Pagelaran
--------------------------
apa bedane uwong ambek
manungsa?
----- Original Message -----
From: "裼" <[EMAIL PROTECTED]>
To: <[EMAIL PROTECTED]>
Sent: Thursday, February 15, 2001 4:45 AM
Subject: Re: [Kuli Tinta] BUKU PUTIH
Siangnya, dua orang yang mewakili pribadi telah
mengajukan tuntutan tentang pelanggaran itu.
Kita menunggu demi tegaknya hukum dan demokrasi.
Bung TI, bagaimana sih strategi untuk menyumbat
sumber dana preman berdasi?
...........Menuju Indonesia yang Demokratis dan Berkeadilan............
Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan anda lakukan sendiri
Bergabung: [EMAIL PROTECTED]
Keluar: [EMAIL PROTECTED]
->Cake, parcel lebaran & bunga2 natal? Di sini, http://www.indokado.com<--
- [Kuli Tinta] Buku Putih åç
- Re: [Kuli Tinta] Buku Putih Martin Manurung
- [Kuli Tinta] BUKU PUTIH Fukuoka Kitaro
- Re: [Kuli Tinta] BUKU PUTIH 裼
- Re: [Kuli Tinta] BUKU PUTIH Fukuoka Kitaro
- Re: [Kuli Tinta] BUKU PUTIH BKC1214 Nopi Hidayat
- Re: [Kuli Tinta] BUKU PUTIH 裼
- Re: [Kuli Tinta] BUKU PUTIH Fukuoka Kitaro
- Re: [Kuli Tinta] BUKU PUTIH BKC1214 Nopi Hidayat
