Walikota Surabaya yg kerap disebut Cak Narto, hampir di setiap kesempatan
selalu menggunakan bahasa Jawa. Sudah begitu koran daerah yg mengutipnya
jarang menerjemahkan kutipan ucapan itu ke dalam bahasa Indonesia.

= Semboyan: "Pergunakanlah bahasa Indonesia yg baik dan benar" mungkin tidak
berlaku bagi mereka.

Walikota Surabaya ikut main dalam film sinetron Ken Arok.

= Kota kotor, jalan macet, banjir di mana-mana, tidak diurus, eh pergi main
film.

Cak Narto menyentil bawahannya dituding sombong. "Mereka sombong. Padahal
bukan pejabat tinggi," katanya.

= Emangnya kalau pejabat tinggi itu harus sombong?

Ketua BPK: "Di masa datang pejabat yg menyelewengkan dana negara harus
menanggung sendiri akibatnya."

= Hai, para pejabat koruptor, pergunakanlah kesempatan ini sebaik-baiknya.
Korupsilah sebesar-besarnya. Mumpung sekarang ini yg menanggung akibatnya
masih negara dan rakyat!




...........Menuju Indonesia yang Demokratis dan Berkeadilan............
Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan anda lakukan sendiri
Bergabung: [EMAIL PROTECTED]
Keluar: [EMAIL PROTECTED]

->Cake, parcel lebaran & bunga2 natal? Di sini, http://www.indokado.com<-- 
















Kirim email ke