Rencana KSU (Kyai Sejuta Umat) ZMZ ternyata gagal
mempertemukan 4 tokoh kunci nasional, GD-MW-AR-AT.
Dari keempatnya hanya 25% tokoh saja yang hadir,
yi. GD. Saya menanti sebetulnya, reaksi dari khalayak
semisal yang dari Sumut atau Sulsel kemarin-kemarin
yang menyatakan "Memangnya Indonesia itu hanya
Jatim saja" atau lebih vulgar, "Pulang saja GD ke Jatim
untuk menjadi presiden Jawa Timur".
Komentar itu kira-kira, "Emangnya hanya orang Betawi
saja yang perlu Presiden?" Atau, "Betawi itu berapa
persen sih dari pendudik Indonesia?" dan lain-lain komenter
emajiner. Se-imajiner dunia kita yang LANGITAN ini.
Tetapi yang terjadi adalah manuver-manuver pengumpulan
massa dari banyak gerakan Islam yang menuntut berbagai
hal berkenaan dengan GD. Ada yang to the point, ingin GD
mundur. Ada yang berkitaran diantara issue-2 hubungan
dagang dan hubungan diplomatik dengan Israel, legitmasi
ke-3 tokoh thd. GD, mencla dan menclennya GD selama
ini.. dan sebagainya. Sayang bahwa sumber mencla-mencle
dan super kontroversi yang 15 bulan lalu mereka lakukan
dan mereka syukuri tidak disadari.
Suatu perbuatan memperhinakan diri bangsa yang fatal
dilupakan. Perbuatan mendudukkan GD yang jelas-jelas
lemah fisik utama (indera penglihatan) dipelintir sebagai
tokoh yang layak. Logika sederhana boleh menyangka
ahwa GD itu akan dijadikan TUMBAL kepentingan-2
pendukungnya. Tumbal bagi suatu bentuk kekacauan
yang muncul akibat pikiran negatif tokoh-2 politik saat
itu dengan kutub MW dan Hbb. Kekacauan yang terbayang
dari kacaunya pola fikir yang tak pernah berfikir positif.
Dan kedatangan PWB AW di Gebyar Ngumpul Betawi II
kemarin adalah cerminan kentalnya prasangka negatif
itu. Saya membayangkan seandainya GD tidak hasir,
sedang yang hadir salah satu 3 tokoh yang lain,
apalagi ke-3 nya hadir... hehehehe. Yang jelas PWB GD
telah berucap:
"Walaupun ada pertemuan tokoh-tokoh pimpinan,
bila tidak ada maksur baik, yaaaa sama saja. Jadi
tidak penting. Walaupun tidak hadir, kita anggaplah
roh-roh mereka bersama kita di sini!"....
Dan proses lanjutan setelahnya itu, tergambar sudah
bahwa kelompok yang terlihat banyak musuhnya adalah
kelompok-2 yang menyatakan namanya mengandung
Islam. Jangankan pada kelompok lain, terhadap sesama
agama pun seperti bermusuhan.... Sayang sekali!
...........Menuju Indonesia yang Demokratis dan Berkeadilan............
Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan anda lakukan sendiri
Bergabung: [EMAIL PROTECTED]
Keluar: [EMAIL PROTECTED]
->Cake, parcel lebaran & bunga2 natal? Di sini, http://www.indokado.com<--
