Sore ini, sekali lagi AR mengatakan bahwa
Memorandum ke Dua 3 bulan lagi pasti akan keluar
dan selanjutnya memorandum ke satu. Kalau sudah
menggulir ke MPR maka dia berkata akan mudah
menggarapnya.
Seandainya saja para Korlap yang Pro GD tidak
bekerja, dan kemudian gantian korlap angkatan 1988
yang bekerja, maka itu akan menjadi katalisator
untuk melihat siapa sebenarnya lawan politik
mereka atau siapa yang sebenarnya pro Golkar dan
kekuatan lama.
Setelah kemarin tuntutan kelompok yang anti GD
hanya satu yaitu GD turun maka kini kita mulai
melihat bahwa tuntutan mulai berkembang yaitu pro
reformasi dan usut tuntas kasus KKN. Padahal,
sebelumnya hal itu bukan merupakan ide dasar
gerakan. Disamping itu, bendera nya mulai berubah.
Ini jelas bisa mengecoh masyarakat yang tidak
mengetahui. Lihat kasus UM. Semacam penggalangan
opini dan dukungan.
----- Original Message -----
From: Sukaton <[EMAIL PROTECTED]>
To: <[EMAIL PROTECTED]>;
<[EMAIL PROTECTED]>
Sent: Thursday, February 22, 2001 1:53 PM
Subject: [Kuli Tinta] Janji Politikus
AR berjanji tidak akan menggoyang MW bila menjadi
presiden
menggantikan GD ( berita MI hari ini 22/02).
Suatu pernyataan yang tidak pantas dikeluarkan
oleh seorang yang
berkapasitas sebagai Ketua MPR.
Janji semacam ini, walaupun sah-sah saja, telah
menunjukkan
moral politikus yang memalukan, mau berkuasa bukan
dengan
menunjukkan potensi kepemimpinan atau
program-program yang baik
bagi rakyat tetapi dengan cara menggoyang agar
lawan politiknya
terjatuh. Bukan menang karena kualitas yang lebih
baik, tapi
menang karena lawannya terjatuh.
Lagipula, siapa yang mau percaya mulut "manis" AR
ini? sedangkan
presiden GD yang dipilihnya sendiri
digoyang-goyang dan akan
diglundungkan dengan berbagai issue, bagaimana
mungkin MW yang
dulu jelas-jelas dijegalnya akan dibiarkan
memimpin terus?.
Jadi, bila hal ini terjadi maka berarti:
1. Kualitas AR hanyalah level seorang penggoyang
alias
provokator atau pengacau, bukan seorang pemimpin
apalagi untuk
menjadi presiden yang baik.
2. AR telah dua kali menjilat ludahnya sendiri,
yakni ketika
menjatuhkan presiden yang telah dipilihnya dan
sekaligus ketika
mendukung presiden yang dulu pernah ditentang dan
dijegalnya.
3. Untuk mencegah kemerosotan moral bangsa
selanjutnya maka
lebih baik bila AR turun jabatan dari Ketua MPR
(karena MPR
bukan Majelis Provokator Rakyat) dan back to
campus.
Maaf bila ada yang tidak berkenan.
Wassalam,
__________________________________________________
Do You Yahoo!?
Yahoo! Auctions - Buy the things you want at great
prices! http://auctions.yahoo.com/
...........Menuju Indonesia yang Demokratis dan
Berkeadilan............
Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan
anda lakukan sendiri
Bergabung: [EMAIL PROTECTED]
Keluar: [EMAIL PROTECTED]
->Cake, parcel lebaran & bunga2 natal? Di sini,
http://www.indokado.com<--
...........Menuju Indonesia yang Demokratis dan Berkeadilan............
Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan anda lakukan sendiri
Bergabung: [EMAIL PROTECTED]
Keluar: [EMAIL PROTECTED]
->Cake, parcel lebaran & bunga2 natal? Di sini, http://www.indokado.com<--