MW ternyata masih dijagokan oleh supporternya
untuk menjadi RI-1, caranya macam2, bisa melewati orang2
internal Islam di PKB/NU yg pro GD/MW atau bisa juga langsung
lewat PDI-P, yang lebih sippp lagi yach lewat massa dikalangan
alas rumput?.

Mau tahu, salah satunya contoh ada diforward berita
dari Kompas ini.

Salam,
------
Aswat wrote,
Nih Bung Daniel, daripada repot, numpang ke PKB
aja.

~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
PKB Akan Kumpulkan Pernyataan Para Tokoh yang
Tolak Presiden Perempuan

Jakarta, Kompas.com
Kamis, 01 Maret 2001, 12:21 WIB

Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) akan mengumpulkan
pernyataan tokoh-tokoh
yang pernah menolak Presiden perempuan. Demikian
pernyataan Wakil Sekjen
PKB, Chotibul Umam Wiranu di depan gedung
Nusantara V, seusai Rapat
Paripurna Pembicaraan Tingkat II Pemandangan Umum
Fraksi-fraksi Atas RUU
tentang Kepolisian Negara RI, Kamis (1/3).

"Saya ingin menanggapi pernyataan Din Syamsuddin
atas nama Muhammadiyah yang
menyatakan, tidak pernah menolak Presiden
perempuan tetapi faktanya kami
akan mengumpulkan pernyataan tokoh Islam yang
kebetulan tokoh Muhammadiyah
seperti Prof Amien Rais dan Prof Syafii Ma'arif
yang dengan jelas meskipun
atas nama pribadi pernah menolak Presiden
perempuan," ujar anggota Komisi I
DPR itu.

Chotibul menjelaskan, PKB akan mengumpulkan dan
menerbitkan
pernyataan-pernyataan tokoh-tokoh yang pernah
menolak Presiden perempuan
untuk sekadar fakta dan data. Namun, hal itu tidak
terlalu penting karena
yang penting adalah, ia melihat ini adalah upaya
Muhammadiyah untuk merayu
Megawati untuk kesekian kalinya. "Untuk
menjatuhkan Presiden Wahid, sebab
Presiden Wahid hanya bisa dijatuhkan kalau
Megawati mau," ujar Chotibul.

Menurut Chotibul, hal itu sangat sulit dilakukan
karena ada hubungan
historis kultural yang sangat kuat antara Wapres
Megawati dan Presiden
Abdurrahman Wahid baik diantara keduanya maupun di
tingkat keluarga, yaitu
sama-sama anak pendiri Republik Indonesia.

Chotibul juga yakin pada saatnya nanti, Wapres
Megawati akan dapat
memperlihatkan kepada masyarakat, siapa yang bisa
diajak untuk bekerja sama.
"Saya kira Megawati akan memperlihatkan kepada
masyarakat, siapa
sesungguhnya yang bisa diajak berteman dan yang
tidak, baik untuk
kepentingan hari ini dan masa depan,"
tandasnya.[gp]



...........Menuju Indonesia yang Demokratis dan Berkeadilan............
Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan anda lakukan sendiri
Bergabung: [EMAIL PROTECTED]
Keluar: [EMAIL PROTECTED]

->Cake, parcel lebaran & bunga2 natal? Di sini, http://www.indokado.com<-- 
















Kirim email ke