Din Syamsuddin dari Muhammadiyah dng senang mengatakan sangat clear Megawati
menyatakan sbg Ketua Umum PDIP,  Mega tidak mengdukung Gus Dur sbg presiden.
Dan sangat clear, Megawati mengatakan bahwa dukungannya kepada GD hanya
sebatas hubungan Wapres-Presiden.

= Ironisnya yg tidak clear justru nalarnya Pak Din Syamsuddin. Mbok ya,
pernyataan yg sangat normatif begitu kok dijadikan konsumsi politik anti Gus
Dur? (Ya, jelas dong sbg Ketua Umum PDIP ia dicalonkan partainya sbg
Presiden, masa harus mendukung GD sbg calon presiden? Ya, wajar dong sbg
Wapres harus mendukung kinerja Presiden)

Mahasiswa BEM mengsinkronkan demo mereka tgl 1 Maret lalu dng peristiwa
bersejarah: Serangan Umum 1 Maret 1949 di Yogyakarta. Bahan harian Jawa Pos
pun menulis dng mengatakan waktu "serangan" mahasiswa itu sama dng Serangan
Umum itu.

= Hati2, bisa jadi, yg identiknya itu pd posisi Soeharto.... yg katanya
memalsukan sejarah itu.

Amien Rais mengatakn lucu dan ajaib rencana Kejaksaan Agung menaggil anggota
Pansus.

= AR juga tak kalah lucu dan ajaib, Ketua MPR kok kerjanya setiap hari hanya
berupaya menggusur Presiden GD.

Sangat memprihatikan, ketika kota Surabaya bertubi-tubi dihantam banjir
besar, DPRD Surabaya malah tidak bereaksi sedikit pun. Bahkan sekadar
berkomenta pun tidak. Padahal kalau menyangkut proyek besar langsung
hiperaktif.

= Karena ini banjir air, bukan banjir uang......

Rupiah makin lemah. Rakyat makin susah.

= Politis anti Gus Dur pun semakin senang...


...........Menuju Indonesia yang Demokratis dan Berkeadilan............
Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan anda lakukan sendiri
Bergabung: [EMAIL PROTECTED]
Keluar: [EMAIL PROTECTED]

->Cake, parcel lebaran & bunga2 natal? Di sini, http://www.indokado.com<-- 
















Kirim email ke