wan,
aku sih setuja setuju setaja, ha ha ha ha ha
atas pancinganmu terhadap para pendukung poros tengik itu,
lha wong di milis indo-damai saja memang harus berkonflik,
bercita-citalah damai dengan berkonflik..
konflik bukan berarti perang, kan ???
atawa sejenis vis pacem para bellum ?
sudah makan tempe bacem apa belum ?
tetapi pigimana kalo sisakan sepotong dua potong,
tulisan siapa yang kamu komentari....
biar agak grenggg, gutcuuu...
tetapi juga,
kalo maunya kamu begitu, ya terserah ah ah ah ah
iwan:
> Sengaja aku pancing kemarahan orang, biar rame... Kalau
komentarnya adem ayem, ya jadi meditasi dong... Biasin dong
konflik ! Conflict is the best.
> Situasi sekarang bisa diambil hikmahnya sebagai proses
menuju bangsa yang besar. Emangnya Jerman, Inggris, Rusia,
Cina, India, Jepang dan Amerika,
> bisa jadi bangsa besar langsung kayak lampu aladin.
Mereka konflik terus, tesis lawan anti-tesis,terus, terus,
terus... seperti dua rel yang akan bertemu di satu titik
yang tak terhingga..
>
----------------------------------------------------
This email was sent using http://webmail.cbn.net.id/
...........Menuju Indonesia yang Demokratis dan Berkeadilan............
Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan anda lakukan sendiri
Bergabung: [EMAIL PROTECTED]
Keluar: [EMAIL PROTECTED]
->Cake, parcel lebaran & bunga2 natal? Di sini, http://www.indokado.com<--