Wah-wah, Diskusi di indam (indonesia_damai) makin rame dan (katanya) semakin mengusir... Jadi ndak enak nih mo bikin komentar. nTar ada yang ngatain "mengsle".:-)) Maka pengennya sih reses aja gue. Tapi blangsak bener deh, wakil-wakil rakyat di senayan malah pengennya mempercepat lamanya reses (ada hubungannya nggak ya dengan honor sidang/rapat tertutup dan terbuka untuk umum? Berapa sih uang rapat anggota DPR?) Tadi tertayang di TV tokoh-tokoh dari frak-ref, frak-ppp, frak-pdip dan frak-pegol... yang menginginkan masa reses diperpendek. Satu setengah bulan kelamaan, kata mereka-mereka (mereka itu udah banyak yah?) Sementara itu semalam TPI menggelar Pro & Kontra yang menghadirkan AL, AT dan SW dengan tele-swara dari prof Budi (undip) dan Sopan nan Sophiaan. Komentar lain-lainnya sih ndak menarik. Abisnya muter-muter thok. Anjuran kembali ke Nurani kek, rekonsiliasi kek, kompromi kek dan kek-kek lainnya. Hanya dari AL lah yang menarik yang mengesankan bahwa memang DPR perlu membahas memorandum jilid II sebelum reses. Eeee tadi ada ribut-2 beberapa tokoh DPR mempercepat masa reses. Kesimpulannya hehahehahahaaa... masak ndak tahu? Untung dah aku ndak punya hak RESES. Eh ngomong- omong reses itu dibanding RESEP bedanya apa sih? @00o. ( $ ) &% Rp ( ) -------------------- FK ...........Menuju Indonesia yang Demokratis dan Berkeadilan............ Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan anda lakukan sendiri Bergabung: [EMAIL PROTECTED] Keluar: [EMAIL PROTECTED] ->Cake, parcel lebaran & bunga2 natal? Di sini, http://www.indokado.com<--
