--- Asep BKC1016 Sulaksana <[EMAIL PROTECTED]>
wrote:
>
>
> Penjelasannya panjang banget, tapi menurutku tidak
> mengerti persoalannya.
> perlu di ingat yang namanya pemerintah itu bukan
> hanya presiden bung,
> kabinet termasuk didalamnya.
> lho apabila suatu partai menganggap bahwa
> pemerintahan sekarang sudah tidak
> efektif, gimana partai ini bisa mengatakan demikian
> kalau orangnya sendiri
> masih ada didalamnya. yah secara otomatis dia harus
> menarik dulu orangnya,
> itu namanya konsisten bung, kalau tidak mau yah di
> pecat dong!!!!
> karena orang ini tidak mengerti, atau pura2 tidak
> tau, atau banyak lagi
> alasan2 yang bung sebut tadi, padahal seharusnya dia
> sadar, dia berada
> diposisi tersebut karena dia dari partai.
>
>
Aku gak tahu, apakah para menteri itu memang diminta
presiden dari partai, atau tidak. Misalnya, presiden
minta ke partai 'ada stok nggak'. Lalu partai kirim
'barang'-nya. Sebab jika tidak kirim orderan begitu,
maka partai sudah gak ada hubungannya dengan
personilnya yang jadi mantri tadi.
Partai bolah-boleh saja memecat anggotanya, entah
mantri atau bukan. Itu mah terserah mereka sendiri.
Wong pada-pada ngaku sebagai DPP yang asli aja juga
nggak diributin, kok.
Posisi mentri menjadikan orang partai tadi 'pegawai'
yang dituntut profesionalitasnya. Mereka harus membawa
misi pemerintah secara keseluruhan, yang digariskan
oleh presiden berdasarkan GBHN, UU, dan lain
sebagainya. Dia jelas tidak boleh seenaknya membawa
agenda partainya.
Menolak mundur atas suruhan partai menunjukkan bahwa
memang ada beda visi. Secara keseluruhan, mungkin juga
dendam sama presiden, membuat partai menilai
pemerintah tak efektif. Tetapi per penugasan menteri
tersebut, boleh jadi, justru ia yang benar. Dengan
dasar pertimbangan profesional, maka ia telah
menjalankan pekerjaannya dengan baik. Urusan partai
bilang pemerintah tak efektif jelas sangat subjektif.
Selain itu, menolak seruan mundur, bahkan dengan
ancaman pecat oleh partai, lalu ditolak, menunjukkan
bahwa yang bersangkutan sudah emmutuskan untuk
mengabdi kepada bangsa, dan memutuskan kesetiaan pada
partainya. Lebih-lebih pada partai, yang ternyata
memang suka usil.
Perkara partai mau mecat, itu mah sah-sah aja. tapi ya
jangan bikin kalkulasi aneh-aneh kalau ditolak sama
sang mentri yang diancam. Penolakan itu semakin jelas
menunjukkan, bahwa ancaman itu tak ada artinya. Lebih
jauhnya, 'partai apaan luh !'
=====
Sugih durung karuwan, sombong didisikno...
__________________________________________________
Do You Yahoo!?
Yahoo! Auctions - Buy the things you want at great prices.
http://auctions.yahoo.com/
...........Menuju Indonesia yang Demokratis dan Berkeadilan............
Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan anda lakukan sendiri
Bergabung: [EMAIL PROTECTED]
Keluar: [EMAIL PROTECTED]
->Cake, parcel lebaran & bunga2 natal? Di sini, http://www.indokado.com<--