Bukan hanya POLDA, tetapi setelah kejadian itu, kami sudah langsung online
(telepon) ke Kapolda dan dari seorang kawan sudah langsung telepon ke
Kapolri. Tinggal lihat bagaimana mereka menyikapinya.
____________________________________________
Martin Manurung <http://www.cabi.net.id/users/martin>
Faculty of Economics, University of Indonesia.
My religion is very simple,
my religion is kindness
-- Dalai Lama
----- Original Message -----
From: BKC1214 Nopi Hidayat <[EMAIL PROTECTED]>
To: <[EMAIL PROTECTED]>
Sent: Thursday, March 15, 2001 4:23 malam
Subject: Re: [Kuli Tinta] Fw. BEM Aniaya dan Culik Aktivis Forkot
>
>
> Bung Ridwan tolong forwardkan aja berita ini ke POLDA agar
> terklarifikasi dan ada konsekuensi hukum dari para pelaku,..
> prinsip seseorang/institusi tetap tidak bersalah sebelum bisa
> dibuktikan dimuka hukum tetap berlaku karena secara formal
> berita2 yg masuk belum tentu itu yg benar walaupun dari orang2
> yg berada dekat dgn korban.
>
> Saya takut pelakunya malah bukan BEM tapi preman2??? siapapun
> bisa aja makai baju kuning???...benarkan!! wong tentara aja
> ada yg gadungan, ada aja yg suka memancing di air keruh.
>
> Salam,
>
>
> At 02:20 PM 3/15/01 +0700, you wrote:
> >
> >
> >Berita yg diforward Bung Daniel ini beda dengan kompas hari
> >ini tanggal 15 Maret 2001, kejadiannya bukan di kampus UKI
> >tapi di UBK, itupun si Leonardo (kayak film Romeo & Juliet aja)
> >dihajar oleh massa Anti-GD dan bukan oleh BEM-UI.
> >
> >Jadi mohon milist lain untuk bisa membandingkan berita dari
> >Bung Daniel ini dari berbagai sumber valid agar nantinya tidak ada
> >yg salah menilai tentang gerakan murni mahasiswa.
> >
> >Salam,
> >
>
> --------------------------------------------------------------------------
----
>
> Mungkin tulisan di bawah ini bisa sebagai sumber lain.
>
> Ridwan
>
> > From: Ingkan Simanjuntak <[EMAIL PROTECTED]>
> > To: [EMAIL PROTECTED] <[EMAIL PROTECTED]>;
> > [EMAIL PROTECTED]
> > <[EMAIL PROTECTED]>; [EMAIL PROTECTED]
> > <[EMAIL PROTECTED]>; [EMAIL PROTECTED]
> > <[EMAIL PROTECTED]>; [EMAIL PROTECTED]
> > <[EMAIL PROTECTED]>; [EMAIL PROTECTED]
> > <[EMAIL PROTECTED]>;
> > [EMAIL PROTECTED] <[EMAIL PROTECTED]>
> > Date: Thursday, 15 March 2001 2:00
> > Subject: Surat Terbuka untuk Taufik Riyadi, Ketua BEM UI
> >
> >
> > Saudara Taufik Riyadi,
> >
> > Saya Ingkan, alumni FHUI angkatan 1995. Siang hari tadi adik saya
> > yang bernama Leon Simanjuntak, mahasiswa Fakultas Hukum Universitas
> > Kristen Indonesia (FH-UKI) sedang berdiri di depan parkir RSCM, dan
> > hendak mencari jajanan makan siang di seberang kampus UKI. Tiba-tiba
> > sekitar dua puluh orang berjaket kuning dari Badan Eksekutif
> > Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI), keluar dari dalam kampus UI
> > Salemba lalu 'menculik' adik saya dan 'mengamankan'nya di Posko BEM
> > UI di Kampus UI Salemba dengan tuduhan provokator.
> > Setelah di'aman'kan, adik saya ditendangi, diinjak-injak dipukuli
> > dengan kayu, diseret, dan di'interogasi' di dalam Posko BEM Salemba.
> > Bersamaan dengan 'penggeledahan' yang dilakukan, tas beserta isinya,
> > dompet, ikat pinggang, serta sepatunya hilang diambil oleh para oknum
> > tersebut.
> > Mereka tidak berhenti walaupun setelah menggeledah dompet adik saya
> > mereka menemukan Kartu Tanda Mahasiwa (KTM) UKI. Mereka malah
> > berteriak 'pengkhianat!' dan terus menghajar adik saya. Anak buah
> > Anda juga melakukan teror dengan cara mengancam bahwa jika terjadi
> > sesuatu terhadap anak-anak BEM (mungkin maksudnya pembalasan), maka
> > adik saya yang akan di'pegang' dan di'ambil', sambil menunjuk ke KTP
> > adik saya.
> > Setelah itu, mereka menyuruh adik saya duduk, dan memotret
> > keadaannya yang sudah babak belur itu tidak lupa dengan ucapan
> > 'Smile!'. Sempat terdengar teriakan 'bakar!' dari oknum berjaket
> > kuning yang bermarkas di Posko BEM
> > Salemba tersebut, dan nyawa adik saya nyaris melayang kalau saja
> > tidak diselamatkan oleh seorang dokter RSCM yang kebetulan berjaga di
> > sekitar sana. Keadaan adik saya tergolong parah, dengan tulang hidung
> > pecah, kepala dijahit, bibir yang hancur, matanya lebam bengkak
> > mengerikan dan muka babak belur serta memar sekujur badan. Ia baru
> > bisa keluar dari UGD pukul 8 malam tadi.
> > Saya minta penjelasan dari Anda, Taufik Riyadi, sebagai ketua BEM
> > UI, yang kebetulan satu fakultas dengan saya, mengapa kejadian ini
> > bisa terjadi.
> > Saya mungkin tidak mengerti tentang politik kampus yang Anda
> > jalankan,
> > tetapi kenapa mahasiswa UI, menggunakan jaket almamater,dan anggota
> > BEM, tidak memiliki hati nurani menghajar adik saya yang juga
> > mahasiswa, yang sedang tidak melakukan apa-apa ketika hal ini
> > terjadi.
> > Saya sebagai alumni UI merasa sangat malu dan sedih melihat
> > tingkah anak buah Anda yang sewenang-wenang. Apakah ini yang kalian
> > maksud dengan "Anti Anarkis" seperti yang selalu kalian gembar
> > gemborkan dan banggakan??
> >
> > Sekali lagi saya harap Anda menjelaskan hal ini dan menyelesaikannya.
> > Semoga kejadian memalukan ini tidak terulang lagi.
> >
> >
> > -Ingkan Simanjuntak-
> > FHUI '95
>
>
> --------------------------------------------------------------------------
--
>
> ----------------
>
> >------
> >March. 14, 2001 18:09:36 WIB
> >BEM Aniaya dan Culik Aktivis Forkot
> >
> > Reporter/Penulis: Herry, Baehaqi, Vitrianda H
> >
> >JAKARTA, Mandiri - Massa mahasiswa BEM dikabarkan menculik tiga aktivis
> >mahasiswa dari elemen Forum Kota (Forkot). Bahkan salah seorang yang
> >diculik, Leon (24) mahasiswa UKI selain diculik juga dipukuli. Akibat
> >tindakan biadab ini, kondisi korban sangat memprihatinkan. Mata sebelah
> >kanannya hancur dan terancam mengalami kebutaan, bibirnya hancur
berdarah.
> >Orang tua korban yang sedang menjenguk terlihat menangis.
> >
> >Demikian diungkapkan Ketua Forkot Adrian Napitupulu ketika dihubungi per
> >telepon, Rabu (14/3) malam ini. Menurut Adrian, Leon `diambil` massa
> >mahasiswa BEM ketika sedang makan di depan kampusnya UKI Salemba.
Mendadak
> >sekitar 10 hingga 15 massa mahasiswa BEM UI meneriaki Leon
> >provokator...provokator dan menangkapnya.
> >
> >Sekelompok anak-anak BEM itu langsung membawa Leon ke Posko BEM UI di
> >Kampus
> >UI, Salemba nomor 4. Disana kembali Leon dipukuli dan ditendangi hingga
> >mengalami luka-luka serius.
> >
> >Sementara versi Humas BEM UI Ita, Leon `diamankan` saat keluar dari RSCM.
> >Ada beberapa mahasiswa dari BEM yang mengenali Leon sebagai aktivis
> Forkot.
> >Melihat Leon berjalan sendirian, lantas anak-anak BEM membawanya dan
> dibawa
> >ke markas BEM UI.
> >
> >Ketika melanjutkan perjalanannya, di sebelah kampus UI Salemba, massa
> >mahasiswa BEM berpapasan lagi dengan dua aktivis Forkot yang juga sedang
> >asyik berjalan. Dua orang inipun digaruk anak BEM.
> >
> >"Saat ini kami sedang mencari ketiga teman kami yang dibawa anak BEM,
kami
> >menduga ketiga teman kami itu disekap di sekitar Megaria," ujar Adrian,
> >yang
> >juga mahasiswa.
> >
> >Peristiwa penculikan dan penganaiyaan dilakukan saat massa mahasiswa BEM
> UI
> >pulang dari DPR ke kampusnya UI, Salemba. Kronologis kejadian
selengkapnya
> >s.b.b, sekitar pukul 14:30 WIB, perjalanan massa BEM UI sudah sampai di
> >sekitar Megaria. Ketika massa BEM melintas kantor LBH, mereka melempari
> >kantor LBH. "Mereka juga menyerang para mahasiswa UBK," kata Adrian.
> >
> >Sampai depan kampus UKI Salemba, menurut keterangan Adrian massa BEM UI
> >juga
> >melempari kampus UKI. Namun penjaga kampus langsung menutup pintu gerbang
> >kampus UKI, agar tidak terjadi penjarahan dan perusakan. Sebab, rombongan
> >massa BEM UI banyak yang membawa bambu dan rotan sebagai `senjata`.
> >
> >Ketika melintasi depan kampus IAI, massa mahasiswa BEM UI juga melakukan
> >pelemparan dan meneriaki mahasiswa yang berada di kampus IAI sebagai
> >antek-antek komunis. "Komunis...hancurkan..komunis," demikian teriak
massa
> >BEM UI dengan yel-yel.
> >
> >Ketika berada di depan RSCM, massa BEM menemukan Leon sedan makan.
> Kemudian
> >ada 10 sampai 15 orang aktivis BEM UI dengan menggunakan kayu dan rotan
> >menarik mahasiswa yang bernama Leon dan menuduh Leon provokator. Leon
> >ditarik ke Posko BEM dan diambil KTP, dompet, handphone-nya.
> >
> >Ketika ditanya kenapa Leon bisa menuding penganaiyaan dan penculikan itu
> >dilakukan massa BEM UI, mahasiswa UKI angkatan 2000 mengaku sebelum
> dirinya
> >jatuh pingsan dia sempat mendengar bahwa beberapa orang yang menganaiya
> >dirinya mengatakan, "Gua ini anak BEM".
> >
> >Dan Leon melihat para pelaku penganaiyaan ini memakai jaket almamater UI.
> >Kondisi korban, mata sebelah kanannya hancur dan terancam mengalami
> >kebutaan, bibirnya hancur berdarah. Orang tua korban yang sedang
menjenguk
> >terlihat menangis.
> >
> >Menurut Adrian, untuk mengecek keberadaan teman seperjuangan itu,
> >rekan-rekannya sesama aktivis Forkot kini sedang melakukan konfirmasi ke
> >semua sektor terutama dimarkasnya BEM UI, kampus Salemba. Kebetulan massa
> >mahasiswa BEM UI memang memiliki posko disana.
> >[EDO
> >
> >
> >
> >...........Menuju Indonesia yang Demokratis dan Berkeadilan............
> >Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan anda lakukan sendiri
> >Bergabung: [EMAIL PROTECTED]
> >Keluar: [EMAIL PROTECTED]
> >
> >->Cake, parcel lebaran & bunga2 natal? Di sini,
http://www.indokado.com<--
> >
>
>
>
> ...........Menuju Indonesia yang Demokratis dan Berkeadilan............
> Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan anda lakukan sendiri
> Bergabung: [EMAIL PROTECTED]
> Keluar: [EMAIL PROTECTED]
>
> ->Cake, parcel lebaran & bunga2 natal? Di sini, http://www.indokado.com<--
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
...........Menuju Indonesia yang Demokratis dan Berkeadilan............
Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan anda lakukan sendiri
Bergabung: [EMAIL PROTECTED]
Keluar: [EMAIL PROTECTED]
->Cake, parcel lebaran & bunga2 natal? Di sini, http://www.indokado.com<--