Para penegak hukum sangat mendukung gagasan peniruan asas wolak-walik ini untuk penyelidikan korupsi. Matur nuwun sama mas Amien yang memperkaya batinku dengan menjelaskan cara main asas terbalik ini. Namun ada pengacara yang dengan gagah menentangnya. Bisa ditebak, mereka adalah para pengacara sugih yang herannya, atau entah kebetulan, kok klien yang mereka pegang kok bangsanya Soeharto, mbak Tutut, Ginanjar, Andi Ghalib, dan sebangsanya. Kalau dulu mereka sudah bayarannya gedem mbangeti, dan cuma ongkang-ongkang-ongkang nunggu jaksa yang blingsatan misti bikin bukti, kini mereka jadi banyak repot. Apa cuma karena 'harus repot' itu mereka menolak penerapan asas terbalik, ya para kangmas ? Atau agar dia punya taoke tidak masuk buen? Yang ini baru lucu, ya? --- [EMAIL PROTECTED] wrote: > Welhadalah mas Gigih, dalam soal terbalik kalau > khusus diberlakukan > dibidang korupsi, bisa menakutkan lah. Apa ndak > banyak koruptor > (mantan koruptor) yang gemeter kuatir periuk nasinya > ikut terbalik? > Umpama ada orang dituduh korupsi, tanpa bukti cukup > diajukan > kepengadilan yang kalau ikut proses sekarang pasti > bebas langsung. > Lhah kalau pakai "terbalik" apa dia ndak bingung > mesti membuktikan > dari mana dia bisa punya mobil Jaguar, Bentley, > Harrier .. trus condo > di USA, rumah2 luas dikawasan elite, ranch di Mexico > ... dan lain2. > Kayaknya si pengusut atau polisi tinggal rame2 nyari > rumah2 atau > harta tertuduh, ndak perlu repot2 ngumpulin bukti .. > saksi ..dan > tetek bengek liku2 soal perkara yang mau diajukan. > Andai dia bekas > pejabat, diitung sampai kalkulatornya kebakar gara2 > panas ya ndak > klop antara total gaji plus tunjangan plus pensiun > sekian tahun .. > dengan harta miliknya. Trus kalau dia bilang dari > bisnis > sampingan ... pengusut/pengadilan minta dia buktikan > bukti pembayaran > pajak dari penghasilan sampingan itu. Rak modar tho. > Apa penjara ndak > penuh nanti ... makanya banyak yang menentang. > Mungkin lho....... > > Sidik Pamungkas ===== Sugih durung karuwan, sombong didisikno... __________________________________________________ Do You Yahoo!? Get email at your own domain with Yahoo! Mail. http://personal.mail.yahoo.com/?.refer=text ...........Menuju Indonesia yang Demokratis dan Berkeadilan............ Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan anda lakukan sendiri Bergabung: [EMAIL PROTECTED] Keluar: [EMAIL PROTECTED] ->Cake, parcel lebaran & bunga2 natal? Di sini, http://www.indokado.com<--
