pada era suharto sangat dikenal dengan banpres (bantuan presiden).  sekali
dengar kelihatan presiden ini murah hati sekali banyak membantu dari
kantungnya pribadi.  padahal uangnya yah diambil dari negara notabene yah
uang rakyat juga.  umpamanya bantuan presiden  sapi unggul yang diternakkan
di tapos. yang bayar ke tapos yaitu sekneg, presiden cuma membagikan sambil
beri nama banpres. 
istilah bantuan atas nama presiden ini hampir sama dengan namanya bantuan
imf, bank dunia dll, padahal yang namanya bantuan itu yah hutang yang harus
dibayar bukan bantuan gratis. demikian pula bantuan supersemar, bencana
alam, pembangunan tempat ibadah dll yang berasal dari yayasan supersemar,
kemanusiaan gotong royong, damas dll.  yang duitnya berasal dari iuran bank
pemerintah, pengusaha dll.  
orang di daerah2 yang nalarnya masih kurang sampai sekarang masih
merindukan kembali manisnya pemerintah suharto yang doyan bagi2 duit atas
nama bantuan presiden dan yayasan.  

ridwan 




...........Menuju Indonesia yang Demokratis dan Berkeadilan............
Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan anda lakukan sendiri
Bergabung: [EMAIL PROTECTED]
Keluar: [EMAIL PROTECTED]

->Cake, parcel lebaran & bunga2 natal? Di sini, http://www.indokado.com<-- 

Kirim email ke