Mak wusssh, tumben kontek Gineng-Pameling Pagelaran-
Banyumanik segera nyambung begitu aku "pateg" (maaf
tidak ada bahasa Indonesianya) sehingga aku tak perlu
menambah catu daya untuk "teriak" secara spiritual kontak
kepada Kang Sondong Mandali.

"Ada apa Le, sore-sore "mateg" aji Gineng versi Cindhe Amoh?"

"Ini Kang, tadi Cak Gigih van Suroboyo kirim message berjudul
'Pembuktian terbalik' yang cukup panjang dan mendapat tang-
gapan yang panjang pulak dari teman-teman mailist anak
kandung FID..."

"Terus maksudmu apa? Kau masih aktif toh nggodain milist-2
tenar di [EMAIL PROTECTED] itu?"

"Huusssy, Sampeyan itu mbok jangan menghina-menghina amat,
dari mail-list itu aku tadi dikirimi draft RUU tentang Komisi Pem-
berantasan Tindak Pidana Korupsi lho Kang, jangan sembarangan.
Lha dalam rangka itulah aku kontak Sampeyan, karena pengirim
meminta masukan... ngono!"

"Hehehehe... mau kamu masukin apa? Tikus apa orong-orong,
wong disiplin ngelmu-mu itu cumak sebatas panggul-cangkul
kok Nggleeeng, nggleng. Ojok gembelengan kowe....hahaha!"

"Tersilah, pokoknya kalau sempat memang akan aku pelajari
RUU itu, siapa tahu dengan orong-orong atau ular kadut
yang tak masukin, jadi lebih galak dan bikin geli... hihihi.
Sriusss ini... sriusss, Kang..."

"Iya lah, terus maksudmu gimana?"

"Ya untuk pemanasan aku mau tanya bagaimana tanggapan
Kang Sondong tentang Pembuktian Terbalik-nya Cak Gih
itu.?"

"Ah, Nggleng.. ndak usah pakai asas pembuktianpun sebe-
narnya sudah pada membuktikan diri bila banyak yang
korupsi."

"Contone?"

"Itu temanmu yang baru lulus doktor tahun lalu itu, pangkatnya
apa?"

"Lektor Madya Kang, atau golongan III-d, emang kenapa?"

"Gajimu yang III-b berapa, Le?"

"Total jendral sak kopral-kopralnya dengan 2 cindil satu
babon, yaaah, sekitar 1.3 tiyau lah."

"1.3 juta rupiah kan, terus kira-kira teman-mu yang juga 2
cindil satu cendol itu berapa?"

"Kalau aku 1.3 itu termasuk komisi-komisi struktural dan
fungsional sebagai dosen aktif, Kang. Kalau dia, karena
sudah cukup lumayan kedudukannya ya dapatlah sesuai
daftar gaji kira-kira 1.7 juta.. total lho ini Kang. Aku apal,
wong kebetulan NIP-nya kecilan aku satu seri... hehehe."

"Anakmu sekolah dimana Nggleng, dan anak dia dimana?"

"Ngenyeeek... ponakanmu sekolah di SDN KP-Pagelaran,
Kang.. SD ndeso saso... sebulan 7.000 seorang... anak-anak
jalan kaki thok. Kalau dia di SD Bina Insani yang yahud itu
Kang..."

"SPP SD-BI itu berapa? Jemputan anak berapa? Uang
pangkal berapa? Buku-buku tambahan berapa?"

"Waah.. ya embuh. Kalaok ndak salah SPP sekitar 150
atau 300 rebu gitu. Jemputan sebulan 75 rebu... uang
pangkal dulu minimal 800 rebu Kang. Terus apa hubungannya?"

"Hahaha... dosen pekok... goblog kok ndak kayak kamu,
Leeee-Le. Lha kok bisa SPP anakmu cumak 7.000 SPP
anak temanmu sampek 20 kali lebih, kok bisa?"

"Lhoh, kan dia sudah kondang jadi konsultan dan peneliti
Kang? Kalau aku kan belon..."

"Penelitian kalau anggaran maksimal 100 juta terus
berapa Le bathine... Konsultan itu terus perusahaannya
siapa? Kalau tahu perusahaannya siapa Bank Penjaminnya?
Siapa penandatangan proposal proyeknya.. siapa yang
dibelakang semua itu Le.... lho ini pembuktian terbalik 
yang tidak usah dibalik. Malah dirunut sampai pok.."

"Weeh... apa iya?"

"nDak hanya itu, mustinya sejak di gerbang Toll-pun bisa
dilakukan uji petik, investigasi pendadakan. Oleh apa itu?
komisi apa itu Le... kalau jadi lho.. hehehe. Maksudnya
yaah sekali-sekali lah, mobil mewah yang masuk ke
gerbang toll itu diperiksa... ditanya saja deh pemiliknya
kerja di mana, pangkatnya apa, gajinya berapa, nyambi
di mana, banyakan mana kerjaan di kantor asli atau
di tempat nyambi.. lho, kan kalau terbukti itu kan sudah
korupsi waktu Le... korupsi tak kentara yang banyak
memperbesar biaya negara Le.. hayoh kana cepetan
ditanggapi itu RUU-nya... selak kedhisikan kapok koen!"

"Hahahahaa... itu namanya pembuktian TERBLAIK, Kang!"

"Blaik tenan kok kowe ki...!"


Pagelaran, 23 April 2001
(menjelang simposium purnabakti seorang guru besar
pemuliaan tanaman yang cukup prasaja, esok hari)

    Ki Denggleng Pagelaran
--------------------------
apa bedane uwong ambek
manungsa?




...........Menuju Indonesia yang Demokratis dan Berkeadilan............
Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan anda lakukan sendiri
Bergabung: [EMAIL PROTECTED]
Keluar: [EMAIL PROTECTED]

->Cake, parcel lebaran & bunga2 natal? Di sini, http://www.indokado.com<--

Kirim email ke