weleh, 
ternyata mak bedengus pasukan wirapati sudah
ngebyuk jakarta yah? lho kok caranya percis
kayak laskar aswaja yang sekitaran 1600 
tiba-tiba ada di jakarta yah?
ah, sayang mbakyu mega seolah menaruh
kepercayaan penuh pada wiropati ini dengan
weling wanti-wanti "Sing ati-ati, aja turu"
(Hati hatilah, jangan tidur)...

weeew... hebat-hebat... hehe batbat....

    Ki Denggleng Pagelaran
--------------------------
apa bedane uwong ambek
manungsa?
----- Original Message ----- 
From: "GIGIH NUSANTARA" <[EMAIL PROTECTED]>
To: <[EMAIL PROTECTED]>; <[EMAIL PROTECTED]>; 
<[EMAIL PROTECTED]>
Sent: Wednesday, May 02, 2001 1:26 PM
Subject: [Kuli Tinta] Sihab nilai Memo II tak jelas


detikcom - Jakarta, Menteri Luar Negeri Alwi Shihab
menilai isi memorandum kedua DPR, Senin (30/4/2001)
lalu, tidak jelas. Menurut Alwi, dalam memorandum itu
tidak disebutkan secara spesifik presiden harus
berbuat apa.

Penegasan itu disampaikan Alwi usai menghadiri
Peringatan Hari Pendidikan Nasional di Istana Negara,
Jakarta Pusat, Rabu (2/5/2001).
�gDPR harus lebih jelas apa yang dimaui, karena dalam
memorandum yang sudah disampaikan DPR kepada presiden
tidak memuat hal-hal yang spesifik, sehingga presiden
harus bagaimana, tidak disebutkan dengan jelas,?Eujar
Alwi.

Alwi mencontohkan tentang presiden harus memperbaiki
kinerjanya. Ia mempertanyakan hal itu. �gKinerja yang
mana? Karena selama ini wakil presiden yang selalu
memimpin sidang kabinet. Presiden tidak mengurusi soal
yang teknis-teknis. Jadi kinerja seperti apa??Etanya
sahabat dekat Gus Dur itu.
------

Itulah cara DPR menjebak GD. Bahkan di Memo I pun dulu
demikian. Pancingan mengena, dengan membuat ulah di
hal-hal tertentu, sehingga terlewatkan hal yang lain.
Dan kemelesetannya inilah yang akan dipakai untuk
melahirkan cercaan lain.

Seperti halnya soal pengerasan hati para pendukung GD,
yang diakibatkan oleh Memo I, yang dengan
gembar-gembor anggota DPR yang 'pasti Memo II'.
Pengerasan hati pendukung GD adalah akibat itu. Tetapi
coba lihat, apa yang dipakai pertimbangan di Memo II?
Antara lain adalah soal pengerasan hati pendukung GD
tadi. Padahal, dengan cara GD pula, maka pengerasan
hati tak berkembang menjadi pengerasan tindakan. 

Istigotsah aman. Juga sesudah Memo II keluar. Apa ini
bukan bagian dari prestasi GD? Repot, dong, kalau yang
bagus-bagus begini dianggap bukan karena GD.
Sementara, dolar naik yang diakibatkan oleh
pemain-pemain anti-GD dianggap sebagai kesalahan GD.

Ini sih milih-milih, namanya.


=====
Sugih durung karuwan, sombong didisikno...

__________________________________________________
Do You Yahoo!?
Yahoo! Auctions - buy the things you want at great prices
http://auctions.yahoo.com/

...........Menuju Indonesia yang Demokratis dan Berkeadilan............
Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan anda lakukan sendiri
Bergabung: [EMAIL PROTECTED]
Keluar: [EMAIL PROTECTED]

->Cake, parcel lebaran & bunga2 natal? Di sini, http://www.indokado.com<-- 




...........Menuju Indonesia yang Demokratis dan Berkeadilan............
Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan anda lakukan sendiri
Bergabung: [EMAIL PROTECTED]
Keluar: [EMAIL PROTECTED]

->Cake, parcel lebaran & bunga2 natal? Di sini, http://www.indokado.com<--

Kirim email ke