From: "Daniel H.T" <[EMAIL PROTECTED]>
To: <[EMAIL PROTECTED]>; <[EMAIL PROTECTED]>; 
<[EMAIL PROTECTED]>; <[EMAIL PROTECTED]>
Sent: Thursday, April 19, 2001 6:05 PM
Subject: [indonesia_damai] Senggolan Berita 190401
> Wakil Ketua DPR AM Fatwa menilai pernyataan Gus Dur bahwa akan ada
> pemberontakan nasional atas kinerja DPR menjatuhkan presiden, hanyalah
> sebuah teror politik. "Kalau ada pemberontakan, berarti Gus Dur
> pemimpinnya," kata Fatwa.
> 
===> memimpin pemberontakan melawan fatwa-fatwa... ;-{)
          dengan senjata fatwa-fatwa... dalam perang fatwa....

> Abdillah Toha: Dukungan PAN Tak Mengada-ada
>  Partai Amanat Nasional tak mendukung Megawati Sukarnoputri tapi konstitusi.
> Wakil Presiden Megawati didukung jika Sidang Istimewa MPR memberhentikan
> Presiden Wahid.

> = Wong, memang seharusnya begitu kok, pake bikin pernyataan mendukung  segala.
> 
===> Mudah-mudahan Bang Daniel ndak salah tangkap
dengan pernyataan seharusnya begitu itu;-({
Sebab seingatku semua presiden yang diberhentikan dengan
mekanisme memorandum dan SI, otomatis gugur pula 
pemerintahannya atau kabinetnya. Kacuali ada 
FATWA lain.. ?;-{])

Soalnya, 3 ketentuan dalam UUD (kalau belum diubah
lho yaaaa....) tentang wapres otomatis mresiden itu
adalah bila: berhalangan tetap, mengundurkan diri
dan mangkat.

Bila diberhentikan (berarti diadili oleh majelis?),
ya rontok semua lah perangkat eksekutif. Lantas dipilih
eksekutif baru... gitu logika yang tak tangkap dari UUD
patangpuluhlimo, Negara Kethoprak Ronggengmunyuk
Indonesia ini.

Jadi meskipun dikemas pakai kemasan bahasa apa pun,
pernyataan-2 dukung mendukung wapres jadi pres
itu bener-bener inkonstitusional. TITIK.

bukti dari 2 presiden yang kena SI kan sudah menunjukkan
begitu. BK menjelang SI (iya ya?) kan menteri-menterinya
ditangkepin... (ah sayang dulu aku belon mudheng..)

HBB, begitu PPJ nya ditolak, langsung demisioner
kabinetnya? Apalagi HBB memang tak berwakil,
kecuali di bagian iramasukanya.. dan awut-awutan
penghamburan JPS...hehehe.

HMS malah mengundurkan diri daripada ndak punya
menteri... lak gitu seh?

Ah jadi inget pernyataan panglima laskar berani mati
yang berbunyi "Pak... (kepada orang muhammadiyah
di TV - nggleng-red), kami ini orang kampung dan desa yang
masih sarungan, tetapi jangan begitu dong. Menganggap
kami buta konstitusi. Tentang pemahaman akan UUD-45,
berani bertanding kami dengan sampeyan... Bukti kepedulian
kami dengan asas konstitusional ya pembentukan
laskar ini... gitu aja deh!" (emosi dan kesinggung banget
dia dibilang orang kampungan dan tradisionalis!)

Jadi dalam hal ini saya menyatakan, bukan mendukung
GD sendirian, tetapi saya memperhatikan PEMERINTAHANNYA.
Kinerja GD harusnya juga dinilai dari kesetiaan para
menterinya dong dalam menjalankan roda pemerintahan.
bukan karena roda itu macet gara-gara banyak batu penghalang
atau banyak yang membengkokkan ruji-ruji atau ngempesin
ban-nya terus dibilang salah GD dan MW pantas jadi
presiden.... logika KERE NGAMUK apa ? Seandainya roda
itu tetap berjalan lancar tanpa hambatan berarti, biar GD
njengkelitan sehari 27 kali atau AR cuwawakan sak lambe
sumur tiban, tetap percaya aku bahwa akan ada hasil-2
positif yang pantas dituai buat warisan generasi dan
pemerintahan MENDATANG. Atau memang semua
menyetujui usulan POTONG SATU GENERASI?
GIMBAL.. eh salah GUUUUOMBAAAL..sejak awal-awal.

salam konstitusional ndeso,

    Ki Denggleng Pagelaran
--------------------------
apa bedane presiden ambek kabinet?



...........Menuju Indonesia yang Demokratis dan Berkeadilan............
Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan anda lakukan sendiri
Bergabung: [EMAIL PROTECTED]
Keluar: [EMAIL PROTECTED]

->Cake, parcel lebaran & bunga2 natal? Di sini, http://www.indokado.com<--

Kirim email ke