yah, jelas aja mega menolak dong. kan mana enak jabatan wapres tetapi
tugasnya seberat presiden, gaji dan fasilitasnya wapres.
itu namanay presiden2an
mendingan presiden beneran walaupun lewat si
lagipula kalau lewat pelimpahan kekuasaan
kan nggak bebas ngangkat menteri
lagian kan udah ada ada konsensus dengan porteng dan golkar
ntar kalo udah jadi presiden, harus bagi2 kekuasaan
kalo nggak mau yah di si kan lagi.
porteng dan golkar khan harus dibagi2
panitia pansus mesti dikasih imbalan
kalo nggak ngapain amien rais repot2 demo ampe ngajak anak bini
kalo cuma menaikkan mega jadi wapres mejabat presiden
atau menjadi presiden
sedangkan mereka nggak dapat apa2
itu namanya nggak belajar dari sejarah gd
ngelupain temen
kalo mega terima limpahan
artinya mau enak sendiri
lupa ame temen2 yang udah capek2 nurunin gd
ayo ape mega berani ama golkar, porteng dan tni
kan udah belajar dari pengalaman sidang umum yang lalu
keok nggak jadi presiden
ngelawan grup porteng
ridwan
----------------------------------------------------
At 07:22 PM 5/26/01 -0700, you wrote:
>--------------------------------------------------------------
>
>Wiss, apa pun alesannya, kalau melihat isi teks
>pelimpahan, yang menyerahkan tugas-tugas kenegaraan
>maupun pemerintahan sepenuhnya sampai 2004, dan akan
>diperkuat oleh Keppres, seyogyanya Mega tak usah
>itung-itung apa-apa lagi. Sudah waktunya menunjukkan
>kemampuan dirinya (dan staf pilihannya) untuk
>menyelesaikan problem bangsa yang menjadi sangat
>terhina di pergaulan dunia. Bayangkan, saat KTT G15,
>ada salah satu kepala negara yang blas ndak kajen, apa
>itu bukan sesuatu yang sudah memperhinakan ?
>
>Saya yakin, begitu Mega bilang ya, maka suhu politik
>langsung adem, dolar turun, dan kami para rakyat akan
>menyatakan, 'saatnya berpelukan....'.
>
>Tapi apa lacur, hanya dengan pertimbangan
>konstitusional yang masih debatable, Mega rela
>membiarkan rakyat ini semakin tenggelam dalam kubangan
>tai kebo, sehingga sulit untuk bernapas.
>
>Atau sudah waktunya rakyat bicara, menafikan semua
>lembaga (Pemerintah, DPR, MPR) ?
...........Menuju Indonesia yang Demokratis dan Berkeadilan............
Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan anda lakukan sendiri
Bergabung: [EMAIL PROTECTED]
Keluar: [EMAIL PROTECTED]
->Cake, parcel lebaran & bunga2 natal? Di sini, http://www.indokado.com<--