Berkaitan dengan pergantian MJ oleh Balod, AT mengatakan bahwa
Balod adalah orang yang bersih, jujur, dan profesional dalam
bidang hukum sehingga AT percaya bahwa Balod tidak akan main
tangkap terhadap petinggi Golkar.

Nah....., ketua DPR dengan 50% kader Golkar di berbagai Parpol dan
Ormas kan jaminan. Tetapi kenapa AT mengatakan kalimat itu? Reaksi
formasi ya....

----- Original Message -----
From: Daniel H.T <[EMAIL PROTECTED]>
To: <[EMAIL PROTECTED]>;
<[EMAIL PROTECTED]>; <[EMAIL PROTECTED]>
Sent: Sunday, June 03, 2001 12:59 AM
Subject: [Kuli Tinta] Fw.: Yang Mau Menjatuhkan GD adalah Kekuatan
Orde Baru


Sabtu, 02 Juni 2001, 10:51 WIB

Upaya Menjatuhkan Presiden Wahid Dilakukan "Status Quo Orde Baru"

Sydney, Sabtu

Pengamat Indonesia dari Univesitas New South Wales (NSW) Australia
Dr David
Reeve berpendapat upaya menjatuhkan Presiden Abdurrahman Wahid
sekarang ini
kemungkinan sengaja dilakukan oleh berbagai pihak dari kelompok
"Status Quo
Orde Baru".

"Mereka tidak ingin Gus Dur membongkar korupsi, kolusi dan
nepotisme yang terjadi pada era rejim Soeharto," kata Reeve
menjawab di
Sydney, Sabtu (2/6).

Menurut Reeve sekarang bukan saat yang tepat bagi bangsa
Indonesia untuk melakukan pergantian Presiden karena pekerjaan
rumah yang
ada tentang KKN Orba masih banyak dan masih perlu dibongkar.

Usai memberikan ceramah pada seminar 100 tahun hari lahir
Presiden Soekarno, Reeve menilai Presiden Wahid lebih baik dan
lebih jujur
dari mereka yang melontarkan kritik terhadap Pemerintah. "Gus Dur
tidak
memiliki latar belakang politik yang terkait dengan Orba, tapi
hampir semua
anggota Dewan terlibat dalam Orba," ungkapnya sambil menambahkan
kritik yang
dilontarkan para anggota dewan telah menghambat kebijaksanaan
Presiden Wahid
untuk membongkar KKN zaman Orba.

Ia mengatakan bahwa pemerintahan Abdurrahman Wahid didorong agar
sibuk untuk
menghadapi kritik-kritik itu sehingga tidak punya waktu
menjalankan tugasnya
dengan baik.

Tidak Terbukti

Reeve berpendapat bahwa secara pribadi Presiden Wahid tidak
mempunyai minat
besar terhadap kekayaan, kendati memang ada suatu tradisi di
kalangan ulama
NU untuk membagi-bagi keuntungan secara bersama.

Tapi, tambahnya, sangkaan DPR terhadap kemungkinan Presiden
terlibat dalam kasus Bulog dan Brunei ternyata tidak terbukti
secara hukum
dengan pernyataan dari Jaksa Agung. "Jika kita mau berpegang
kepada landasan
hukum, lebih dari dua pertiga dari jumlah anggota DPR harus
dijebloskan ke
penjara karena
menuduh tanpa bukti," tuturnya.

Dikatakannya, sebagian besar anggota DPR-RI saat ini terdiri dari
para
pejabat Pemerintah Orba atau jika tidak mereka adalah para
pengusaha yang
menikmati gaya hidup KKN jaman Orba. "Kita sama-sama tahu bahwa
sejak dulu
dan pada zaman Orba Gus
Dur adalah orang jujur, tidak seperti mereka yang sekarang
menggoyang kedudukan Gus Dur," ucapnya

Oleh karena itu, Reeve mengingatkan agar bangsa Indonesia
benar-benar
berhati-hati untuk tidak melakukan pergantian
kepemimpinan nasional sebelum berbagai masalah yang menyangkut KKN
Orba
dikikis habis serta dilakukan tindakan hukum.

Senada dengan itu, Prof Arief Budiman dari Universitas Melbourne
mengatakan,
pada masa pemerintahannya, Presiden Wahid memang
mengundang kekecewaan masyarakat luas. Namun, pada saat Presiden
hendak dijatuhkan, rakyat tidak bisa menerima begitu saja tanpa
sebab yang jelas dan kuat.

Memang, lanjut Budiman, kinerja pemerintahan Presiden Wahid kurang
baik tapi
dia memiliki niat yang baik untuk melakukan perbaikan dan di
kalangan
intelektual juga tidak sedikit yang masih mendukung. "Lihat saja
Hendardi
dan Nursyahbani Katjasungkana dan sebagainya. Jadi orang yang
intelektual
murni yang punya tradisi demokrasi yang kuat," jelasnya.

Jadi artinya, Budiman menyimpulkan, penilaiannya itu hendaknya
tidak ditafsirkan bahwa dia memberikan angka positif kepada
Presiden Wahid.
"Tapi paling tidak, apa yang terjadi sekarang akan menjadi
preseden buruk
bagi kehidupan bangsa di masa mendatang, apalagi pengganti Gus Dur
nantinya
tidak bisa berbuat sesuai dengan apa yang diharapkan," demikian
Arief
Budiman.(Ant/nik)

------------------------------------------------------------------
----------
---

Design and maintainance by KCM
Copyright � 2001 Kompas Cyber Media. All right reserved. Privacy
policy
------------------------------------------------------------------
----------
----


Salam Sejahtera

  DANIEL HT


...........Menuju Indonesia yang Demokratis dan
Berkeadilan............
Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan anda lakukan
sendiri
Bergabung: [EMAIL PROTECTED]
Keluar: [EMAIL PROTECTED]

->Cake, parcel lebaran & bunga2 natal? Di sini,
http://www.indokado.com<--




...........Menuju Indonesia yang Demokratis dan Berkeadilan............
Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan anda lakukan sendiri
Bergabung: [EMAIL PROTECTED]
Keluar: [EMAIL PROTECTED]

->Cake, parcel lebaran & bunga2 natal? Di sini, http://www.indokado.com<-- 

Kirim email ke