From: Daniel H.T <[EMAIL PROTECTED]>
Sidang Perkara Partai Golkar
Bagir Manan: Dua Bulan Selesai
= Yg selesai sidangnya, atau Golkarnya?
============================
Angka dua bulan prediksi penyelesaian kasus Golkar itu menarik.
Sebuah ekspetasi berdasar perhitungan atau sebuah koinsidensi
sehingga waktunya hampir pas dengan SI yang pasti akan menurunkan
GD. -> David Reeve, NSW - Puisi Kenyataan.
Bila Keputusan MA keluar sebelum SI dan tuduhan terhadap Golkar
TIDAK TERBUKTI maka SI digelar sesuai dengan scenario utama. Kalau
melihat fatwa yang kemarin keluar dimana MA tidak berani
menyinggung substansi dan lebih menyoroti aspek proses maka
kemungkinan ini mempunyai peluang terjadi lebih besar dari 50%.
Bandingkan dengan pendapat Pengamat Indonesia dari Univesitas New
South Wales (NSW) Australia Dr David Reeve yang mengatakan bahwa
"Jika kita mau berpegang kepada landasan hukum, lebih dari dua
pertiga dari jumlah anggota DPR harus dijebloskan ke penjara
karena menuduh tanpa bukti," Senada dengan itu, Prof Arief
Budiman dari Universitas Melbourne mengatakan, pada masa
pemerintahannya, Presiden Wahid memang mengundang kekecewaan
masyarakat luas. Namun, pada saat Presiden hendak dijatuhkan,
rakyat tidak bisa menerima begitu saja tanpa sebab yang jelas dan
kuat [Daniel, Kuli-Tinta]
Namun demikian, meskipun nanti MW naik, Dekrit Rakyat Indonesia
itu akan terus disuarakan oleh para aktivis karena rasa keadilan
[Keadilan Sosial Bagi Rakyat Indonesia] itu tidak terpenuhi. Masak
Hutang 7 Turunan yang hanya dinikmati oleh KKNer dan Orbais [lihat
pula investigasi KKN GAT] harus ditanggung oleh seluruh rakyat
Indonesia secara tanggung renteng melalui pajak langsung (pajak
penghasilan, PBB) maupun tidak langsung (pajak penjualan) termasuk
dalam hal ini menjual atau menggadaikan negerinya.
Bila Keputusan MA keluar sebelum SI dan tuduhan terhadap Golkar
terbukti maka persoalan besar sekali akan muncul karena legalitas
Golkar di Legislatif dipertanyakan dan tuntutan terhadap
pembubaran Golkar pasti akan semakin membola salju (dan perlawanan
pasti timbul, termasuk dari aliansi strategisnya) sehingga
penyelenggaraan SI pasti akan dipertanyakan legalitasnya baik
secara nasional maupun internasional dan oleh nalar. Artinya chaos
akan terjadi dan berbagai kemungkinan bisa terjadi. Kemungkinan
ini pasti sudah dipikirkan oleh para petinggi dan MA sehingga
peluang kemunculan putusan MA bahwa Golkar terbukti bersalah
sehingga legalitasnya dalam sistem politik dipertanyakan kurang
dari 50%.
Golkar dengan aliansi strategisnya pasti akan main all out at all
cost (escalating commitment) sehingga scenario yang paling
mungkin muncul (mostly likely) adalah antara penundaan keputusan
setelah SI atau keputusan mengambang sehingga SI bisa berjalan
sesuai dengan proses politik.
Apapun dari dua kemungkinan itu yang muncul pasti akan menjadi
enerji dan boster bagi Togap, Dita, Martin dkk, LNMI, PRD, Forkot,
Forber, Famred, PIJAR, dan akan terjadi aliansi taktis dengan para
penuntut yang tidak puas seperti pembela TPDI dan Ketua PUDI, dan
partai Gurem lain yang kemarin tidak bisa masuk atau terancam
tidak masuk di pemilu yad. Dengan kata lain, kekuatan reformasi
yang menumbangkan pemerintahan Orba akan bersatu kembali (minus
BEM, AR, dan Porteng) dengan tema lama reformasi namun dengan nama
baru yaitu DRI.
...........Menuju Indonesia yang Demokratis dan Berkeadilan............
Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan anda lakukan sendiri
Bergabung: [EMAIL PROTECTED]
Keluar: [EMAIL PROTECTED]
->Cake, parcel lebaran & bunga2 natal? Di sini, http://www.indokado.com<--