hahaha.. hehehee.... Cak Gigiiiiih... eling Sampeyan
dengan nasib mBah Soel di kuli-tinta dan siyasah ndak
Cak? Hahahaa... dipenthungi ngenggon. Terus Sampe-
yan nulis: "Rasakno.. wong gurung enthos ae lho...
hahaha"
Makanya toh Cak, jangan ngangkut-angkut Tuhan...
kandhani kok!
Tuhan itu bukan ngurusin GD thok, bukan lula ngurusin
tobat-tobat thok. Tuh buktinya, jaman dulu kan juga
ndak 'ngurus' dengan tobatnya Rojo Pirngon, lha calon
Mummy itu dulu kan ngaku sebagai Tuhan.... lha kok
tobat, ya tak u'uk lah yauw....
Apalagi GD yang hasilnya memperbanyak 'ongkos
negara' buat 'pensiun' menteri.. hahahahaaaaa....
ya jelas bukan tobat itu. Makanya ndak diurus, gitchuu..!
Eh, ngomong-omong tadi staf komisi pendidikan kantor
ku ngomong gini kepada 'ahli komputer kami', "Insya-
allaah, Pak komputernya ndak rusakan lagi...." Pasalnya
setengah tahun lalu PC-nya rusak dan si ahli komputer
tadi berkenan membetulkan dan memperbaiki konfigu-
rasi program-programnya di dalam HD-nya. Terus tadi
dia nanya, "Gimana Bu, komputer yang di rumah?"
Hahaha, dasar agak setres aku ini, malah nyelethuk,
"Heee... mBaaaak.... Tuhan bukan hanya ngurusin
komputer mBak saja.... Sebab termasuk ngurusin kon-
versi segala bahan bakar dan sumber daya potensial,
buat jadi listrik, kemudian ngurus sifat-sifat metal
sebagai konduktor dan semi konduktor sehingga
komputer Sampeyan bisa nyala atau mati atau kece-
lakaan kesambar petir kayak setengah tahun lalu itu..."
Hahaha.... aku diamuk..... pollll dibilang, "Pak misalnya
banyak maling menjugil pintu pakai LINGGIS, masak
kita melarang pabrik atau pembuat linggis, nggak
bener dong...!"
Lha, tak kejar saja, "Terus menurut mBak gimana?"
Sayang beliau ndak njawab. Malah Pak Ahli komputer
yang nyambung "Kalau bisa sih jangan Maling...."
Ki Denggleng Pagelaran
--------------------------
-----------aneka Tuhan Baru.......
Jarene tuhan iku akeh cak !, mergo definisi tuhan iku lak "sesuatu sing
mampu mendominir kehidupan seseorang". Duwik isok dadi tuhan bagi seseorang,
apabila duwik iku mau isok mendominir dalam kehidupannya, dadine yo jumlahe
tuhan iku akeh, onok tuhan-duwik, tuhan-kedudukan, tuhan-wedo'an,
tuhan-politik, tuhan-akbar, tuhan-GD, tuhan-amien, tuhan-mega,..........
Mulane, awak dewe diajari supoyo gak usah peduli mbarek tuhan-tuhan liane
kecuali Tuhan Yang Satu..........
DURASIM
-------------------
Woww..?? Anda lupa bahwa Tuhan memberi kesempatan bertobat itu hanya
kepada yang kualitas tobat-nya bagus, sungguh-sungguh dan tidak pura-
pura tobat. Lha --tobatnya GD-- mungkin sudah ketahuan pura-pura-
nya tuh..
Ternyata anda masih gigih membelanya tha..
Salam,
sts.-
-------
tobat itu mengakui kesalahan dengan segala
konsekwensinya, menerima apapun hukumannya. nah
menurut Gigih kan sebenarnya tindakan GD bukan dalam
konteks tobat, tapi upaya u/ mempertahankan posisi
(dan resafel lebih mendink daripada dekrit+ngamuk),
jadi ya mestinya boleh-boleh saja dan begitupun
boleh-boleh saja bagi yang mau komentar, menganggap
timingnya ndak tepat, terlambat dsb boleh-boleh saja.
ndak usah dianggap Tuhan, ndak perlu kebakaran
jenggot.
IZ
-----Original Message-----
From: Fami Fachrudin <[EMAIL PROTECTED]>
To: [EMAIL PROTECTED]
<[EMAIL PROTECTED]>
Date: Tuesday, June 12, 2001 11:54 AM
Subject: Re: [indonesia_damai] Mau Tuhan baru ?
>----- Original Message -----
>From: GIGIH NUSANTARA <[EMAIL PROTECTED]>
>To: <[EMAIL PROTECTED]>;
<[EMAIL PROTECTED]>
>Cc: <[EMAIL PROTECTED]>
>Sent: Tuesday, June 12, 2001 9:05 AM
>Subject: [indonesia_damai] Mau Tuhan baru ?
>
>
>> Lihat.
>>
>> Tuhan saja masih memberikan kesempatan bagi umatNya
>> untuk bertobat, memperbaiki diri, bahkan sampai
saat
>> tarikan napasnya yang terakhir.
>
>
>Menurut cerita Fir'aun, tobat pada detik-detik
terakhir ditolak Tuhan.
>
>Kala itu Fir'aun mungkin masih punya beberapa tarikan
nafas tersisa. Tetapi
>Tuhan menolak tobatnya Fir'aun.
>
>Dan, meskipun masih punya ribuan nafas tersisa, dalam
etika dan tata
>pergaulan politik, tobatnya orang politik yang
"bersalah" ya mundur dari
>panggung publik.
>
>Gary Hart (jika tidak keliru) mundur dari pencalonan
presiden AS setelah
>selingkuhnya dibuka ke publik. Padahal, selingkuh
yang ia lakukan bukan
>tindakan pidana. Itu hanya pelanggaran etika politisi
di sana.
>
>Salam,
>-Fami Fachrudin
...........Menuju Indonesia yang Demokratis dan Berkeadilan............
Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan anda lakukan sendiri
Bergabung: [EMAIL PROTECTED]
Keluar: [EMAIL PROTECTED]
->Cake, parcel lebaran & bunga2 natal? Di sini, http://www.indokado.com<--