----- Original Message -----
From: =|*|= AGLI=|*|= <[EMAIL PROTECTED]>
To: <[EMAIL PROTECTED]>; <[EMAIL PROTECTED]>
Sent: 13 Juni 2001 9:54
Subject: [kaumkiri] GALANG SOLIDARITAS SEKARANG JUGA !!!


>
>
> ========================================================================
>
>                     "Sebuah BabakBaru di Bumi Manusia!"
>
>                                   "AGLI"
>
> =======================================================================
>
>
> -----Original Message-----
> From: [EMAIL PROTECTED]
> Date: Sat, 09 Jun 2001 6:22:57 EDT
> Subject: [GALANG SOLIDARITAS SEKARANG JUGA !!!
>
> Insiden Sawangan, Lindas Orba Protes Aksi Polisi dan AMK
> Reporter: Djoko Tjiptono
>
> detikcom - Jakarta, Berkaitan dengan insiden konferensi di Sawangan,
> Koalisi Nasional Anti Orde Baru (Lindas Orba) memprotes aksi yang
> dilakukan oleh aparat kepolisian. Ditambah lagi dengan aksi Angkatan
> Muda
> Kabah (AMK) yang melakukan penyerangan setelah polisi menangkap 40
> warga
> asing peserta konferensi.
>
> Hal ini dikemukakan oleh Lindas Orba kepada wartawan dalam acara jumpa
> pers di Hotel Treva jalan Menteng Raya 33 Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu
> (9/6/2001). Hadir sebagai pembicara Budiman Sudjatmiko (PRD), Dita
> Indah
> Sari (FNPBI) dan Sulaiman Haekal (Pijar).
>
> Seperti diberitakan, Hotel Sawangan Depok tempat diselenggarakannya
> Konferensi Solidaritas Asia Pasifik kemarin dikepung aparat polisi dan
> dilakukan penangkapan terhadap 40 warga asing peserta konferensi.
> Alasannya, mereka menggunakan visa turis.
>
> "Ini merupakan bukti aparat kepolisian masih menjadi bagian dari
> sisa-sisa Orba. Pemisahan polisi dari TNI bukan jaminan aparat
> kepolisian
> menghilangkan sikap represifnya," tukas Dita.
>
> "Kami juga mengutuk keras tindakan penyerangan yang dilakukan oleh AMK.
> Tindakan mereka telah mencemarkan simbol agama yang mereka pakai
> sebagai
> kedok," tambah Dita.
>
> Selain itu, Dita juga melihat ada proses pembiaran bahkan kesan
> mempersilakan dari aparat kepolisian kepada AMK untuk melakukan
> tindakan
> kekerasan dan pengrusakan yang mengakibatkan beberapa peserta seminar
> mengalami luka cukup serius.
>
> "Sebelumnya, kami sudah meminta jaminan dari aparat kepolisian. Namun
> sekitar pukul 19.00 WIB polisi meninggalkan lokasi. Setelah itu, pukul
> 19.15 WIB, sekitar 25 orang yang diidentifikasi sebagai AMK langsung
> melakukan penyerbuan secara mendadak. Melihat hal ini kami mensinyalir
> adanya koordinasi antara AMK dengan pihak kepolisian untuk membubarkan
> acara tersebut," tukas Dita.
>
> Atas aksi tersebut, Haekal mendesak agar tindakan penyerangan yang
> dilakukan oleh AMK diusut secara tuntas oleh aparat kepolisian sampai
> pada penangkapan. Haekal juga meminta agar warga asing peserta
> konferensi
> yang ditangkap kemarin segera dibebaskan.
>
> Sementara Budiman menuturkan, setelah 40 warga asing ditangkap dan
> digiring ke Kantor Polda Metro Jaya, dirinya dipanggil oleh Kapolda
> Metro
> Jaya. Dan akhirnya, Budiman pun menuju ke Kantor Polda Metro Jaya.
>
> "Pemanggilan itu tidak punya alasan yang jelas. Polisi lebih banyak
> menggunakan dasar opini ketimbang hukum. Saya dipanggil dengan alasan
> atas perintah Kapolda dengan alasan ingin ketemu saya secara pribadi,"
> kata Budiman.
>
> "Alasan yang dikatakan polisi, saya ini peserta seminar dan orang
> penting. Ini menunjukkan polisi lebih mengedepankan opini ketimbang
> hukum. Karena kalau sebagai kapasitas peserta seminar, kenapa peserta
> yang lainnya tidak dipanggil juga, dan apa dasar menyebut saya sebagai
> orang penting," tukas Budiman.
>
> Pada kesempatan itu, pihak panitia pelaksana acara konferensi tersebut,
> yakni Indonesian Centre for Reform and Social Emancipation (Increase)
> yang diwakili oleh Ranggo Aini Yahya tidak membantah kalau para peserta
> asing yang mengikuti acara tersebut menggunakan visa turis.
>
> "Untuk hal itu (visa turis) memang kami tidak berpikir sampai sejauh
> itulah. Tapi sebenarnya, banyak forum-forum seperti ini yang juga
> dihadiri oleh orang-orang asing dengan menggunakan visa turis," kata
> Ranggo.
>
> "Mengenai ijin, setelah kami berkonsultasi dengan beberapa teman LSM
> termasuk LBH, acara seperti tidak perlu ijin melainkan hanya surat
> pemberitahuan. Surat pemberitahuan itu sendiri sudah kami sertakan
> bersamaan dengan penyewaan hotel. Karena pihak hotel mengatakan sudah
> biasa mengurus ijin seperti itu," jelas Ranggo. (sss)
>
> Berita Terkait:
>
> * Konferensi Solidaritas 15 Negara di Sawangan Dikepung Aparat
>
> * 40 Peserta Konferensi Solidaritas Digiring ke Polda Metro Jaya
>
> * Peserta Konferensi dari Pakistan:
> Tak Ada Masalah Soal Ijin Turis
>
> * Kadispen Polda Metro: Budiman Hanya Dimintai Keterangan
>
>
>
> URL:http://www.kaumkiri.cjb.net
>
> To unsubscribe from this group, send an email to:
> [EMAIL PROTECTED]
>
>
>
> Your use of Yahoo! Groups is subject to http://docs.yahoo.com/info/terms/
>
>


...........Menuju Indonesia yang Demokratis dan Berkeadilan............
Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan anda lakukan sendiri
Bergabung: [EMAIL PROTECTED]
Keluar: [EMAIL PROTECTED]

->Cake, parcel lebaran & bunga2 natal? Di sini, http://www.indokado.com<-- 

Kirim email ke