Tolong yang masih ikut FID sebarin berita ini.

MYP
> > >
> > > WARTA BERITA RADIO NEDERLAND WERELDOMROEP
> > > Edisi: Bahasa Indonesia
> > >
> > > Ikhtisar berita disusun berdasarkan berita-berita yang disiarkan
> oleh
> > > Radio Nederland Wereldomroep selama 24 jam terakhir.
> > >
> > >
> ---------------------------------------------------------------------
> > >
> > > Edisi ini diterbitkan pada:
> > >
> > > Selasa 19 Juni 2001 15:00 UTC
> > >
> > > * LOPA MEMBUKA KEMBALI KASUS SOEHARTO, JAKARTA DIGUNCANG BOM
> > >
> > > Bom meledak di Pancoran, Jakarta Selatan, tiga jam setelah Jaksa
> > > Agung Baharuddin Lopa mengatakan akan memeriksa Soeharto, menyeret
> > > lima koruptor kakap ke pengadilan dan membersihkan DPR dari
> > > pelaku-pelaku KKN. Lopa ingin parlemen Indonesia yang paling bersih
> > > di seluruh Asia Tenggara. Berikut laporan koresponden Syahrir dari
> > > Jakarta:
> > >
> > > Begitu Jaksa Agung Baharudin Lopa menyatakan akan memeriksa kembali
> > > kasus Soeharto, Jakarta lagi-lagi digoncang ledakan bom. Selasa
> > > kemarin, bom dengan kekuatan cukup besar meletus di sebuah rumah
> > > pemondokan di Jalan Cikoko III No. 23, Pancoran, Jakarta Selatan.
> > > Lima penghuni, satu di antaranya perempuan, luka parah. Kejadian
> ini
> > > mengingatkan orang kepada kasus ketika Soeharto diperiksa di
> > > Departemen Pertanian oleh Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. Ketika
> > > itu bom meledak di dalam bus Koatas Bima yang diparkir di dekat
> > > tempat pemeriksaan Soeharto. Teror bom ini, menurut sejumlah
> sumber,
> > > menunjukkan masih kuatnya pengaruh Soeharto dalam tubuh militer
> yang
> > > sengaja melindungi Soeharto dan keluarganya dari jeratan hukum.
> > > Indikasinya nampak ketika untuk pertama kalinya Tommy Soeharto
> > > diperiksa di Kejaksaan Agung. Waktu itu tiba-tiba bom meletus di
> > > Gedung Bundar. Ada kesan peledakan itu bertujuan supaya aparat
> > > penegak hukum yang berwenang menangani perkara-perkara KKN Soeharto
> > > dan kroninya akan berpikir dua kali untuk membawa kasusnya ke
> > > pengadilan.
> > >
> > > Meski pun polisi sudah berhasil menangkap sejumlah pelaku pemboman,
> > > namun teror bom masih saja akan terus berlangsung. Teror bom tidak
> > > akan pernah berhenti selama otak di baliknya tidak dengan
> > > sungguh-sungguh diusut oleh polisi. Bahkan, dalam kasus Eliza yang
> > > sudah ditangkap polisi saat berencana membom anjungan Yogya, Taman
> > > Mini Indonesia Indah, ternyata nama Eliza itu tidak muncul dalam
> > > Berita Acara Pemeriksaan (BAP). Di awal pemeriksaan, menariknya,
> > > Eliza sudah menghubungkan nama Tommy Soeharto sebagai pihak yang
> > > memberikan bom. Dalam BAP hanya disebut bahwa bom tersebut
> diberikan
> > > oleh seseorang yang mirip Tommy. Sikap tegas yang ditunjukkan Jaksa
> > > Agung Baharuddin Lopa membuat ciut para pelaku. Dalam satu minggu
> > > terakhir, sejumlah elite politik berindikasi KKN, seperti Arifin
> > > Panigoro, Akbar Tandjung dan Nurdin Halid diumumkan untuk
> diperiksa.
> > > Sebelumnya Lopa bersikap tegas terhadap Prajogo Pangestu, Sjamsul
> > > Nursalim dan Marimutu Sinivasan. Bahkan Senin malam, Lopa
> mengumumkan
> > > akan kembali memeriksa kasus Soeharto yang terhenti dengan alasan
> > > kesehatan. Niat ini ditegaskannya kembali Selasa kemarin dalam
> > > kesempatan meluncurkan buku berjudul Proses Pengadilan Soeharto di
> > > Gedung LIPI.
> > >
> > > Gebrakan-gebrakan Lopa ini membuat para kroni Orde Baru merasa
> > > was-was. Mereka kini tinggal bermain dengan waktu. Para konglomerat
> > > dan kroni-kroni Soeharto yang kini kasusnya diarak ke permukaan
> hanya
> > > berharap bahwa Lopa akan tersingkir begitu Gus Dur jatuh. Untuk itu
> > > pula berbagai kalangan mulai berpikir bahwa bila Gus Dur jatuh
> dalam
> > > Sidang Istimewa MPR, maka Presiden mendatang, siapa pun orangnya,
> > > hanya akan memperoleh dukungan kalau berani mempertahankan Lopa
> > > sebagai Jaksa Agung. Tetapi maukah Megawati menerima Lopa? Bukankah
> > > banyak pelaku KKN semasa Orde Baru kini ramai-ramai hijrah dan
> mondok
> > > di PDI Perjuangan?
> > >
> > > Mencermati peledakan bom kemarin, dan beberara kasus kerusuhan di
> > > tanah air, utamanya di Ambon, ada yang mengatakan bahwa pelaku
> > > kerusuhan dikendalikan oleh perwira-perwira militer yang loyal
> kepada
> > > Cendana. "The Empire strikes back", katanya mengomentari pukulan
> > > balik Orde Baru. Berdasarkan catatan kalangan intelijen, terdapat
> > > hubungan antara maraknya teror bom serta merebaknya konflik
> > > horizontal di Maluku dengan proses pemeriksaan terhadap keluarga
> > > Cendana.
> > >
> > >
> > >
> > >
> ---------------------------------------------------------------------
> > > Radio Nederland Wereldomroep, Postbus 222, 1200 JG Hilversum
> > > Keterangan lebih lanjut mengenai siaran radio kami dapat Anda
> > > peroleh melalui
> > > [EMAIL PROTECTED]
> > >
> > > Copyright Radio Nederland Wereldomroep.
> > >
> ---------------------------------------------------------------------
> >
>
>
>
> URL:http://www.kaumkiri.cjb.net
>
> To unsubscribe from this group, send an email to:
> [EMAIL PROTECTED]
>
>
>
> Your use of Yahoo! Groups is subject to http://docs.yahoo.com/info/terms/
>
>


...........Menuju Indonesia yang Demokratis dan Berkeadilan............
Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan anda lakukan sendiri
Bergabung: [EMAIL PROTECTED]
Keluar: [EMAIL PROTECTED]

->Cake, parcel lebaran & bunga2 natal? Di sini, http://www.indokado.com<-- 

Kirim email ke