Dialog malam ini di SCTV yang dipandu oleh Rossi menampilkan pembicara Daniel Lev 
(langsung dari USA), Daniel saparinga (langsung dari Surabaya), KKG, dan Pande Raja 
Silalahi.

Rossi berhasil mengemas dialog menjadi dua segment yaitu Ekonomo Makro dan Politik 
setelah MW naik menjadi Presiden. Sungguh sebuah pelajaran yang sangat berharga dari 
para pengamat yang extraordinary (diluar KKG). 

Baik Daniel S maupun Daniel L memberikan catatan betapa beratnya tantangan politik 
yang akan dihadapi oleh pemerintahan MW mengingat pengaruh masa lalu yang masih kuat 
serta lembaga yang belum mendukung. Bahkan mereka berdua mengatakan bahwa bukan tidak 
mungkin MW akan mengalami nasib yang sama dengan GD mengingat realita kekuatan politik 
yang masih sama. Oleh karena itu, mereka berdua agak was-was melihat realita yang ada 
tersebut. Bahkan KKG di awal pemboicaraan juga sudah menyimpulkan hal serupa.

Sayang sekali, hal yang bagus itu disertai dengan kejadian dimana hubungan dengan 
Daniel Lev diputus lebih dahulu dengan ucapan perpisahan dan kemudian muncul kembali 
KKG yang tadinya juga sudah disalami perpisahan oleh Rossi. Saya menyayangkan hal ini 
karena disamping terkesan aneh 9sudah berpisah kok nongol lagi) juga kemunculan KKG 
untuk mengkritik Daniel Lev yang sudah tidak mendengar atau tidak terlibat  lagi dalam 
pembicaraan sehingga muncul kesan pembelaan diri dan tidak ada kesempatan bagi Daniel 
Lev untuk menjelaskan.  

��



...........Menuju Indonesia yang Demokratis dan Berkeadilan............
Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan anda lakukan sendiri
Bergabung: [EMAIL PROTECTED]
Keluar: [EMAIL PROTECTED]

->Cake, parcel lebaran & bunga2 natal? Di sini, http://www.indokado.com<--

Kirim email ke