Betul, untuk LX & SR posisi pompa tinggi terbantu oleh besarnya pompa 
bensin, dibanding easy.
Kalo sy ngatasi bensin turun cuma cek 3 klep, mana yg bocor, itu yg digarap.
Kasus di easy sy ternyata ada pada klep yg berbentuk pelor  (metal), 
ganti per - solved.
Beberapa bulan lalu membran rusak, ganti pake plastik - solved.
Karena Pompa easy ukurannya kecil, kebocoran sedikit akan besar pengaruhnya.

Posisi pompa  bensin LX juga ternyata ada kelemahan, terutama pada 
selang masuk bensin (dari tengki ke pompa) tekukan selang yang ke pompa 
terlalu siku akibatnya minggu lalu LX saya bocor bensin dari selang tsb. 
karena selang sobek.
Tapi ini di LX sy, gak tahu LX yg lain, hanya share pengalaman aja.
Salam
By074

Riza wrote:
>  
>
> Pendapat saya sih secara generik semua pompa adalah lebih kuat meniup 
> daripada menyedot, ini sudah hukum alam. Kalau sedotannya kuat pasti 
> tiupannya lebih kuat lagi.
> Nah dari pemikiran itu letaknya lebih rendah lebih baik.
> Harusnya yang letaknya tinggi supaya lebih bagus letaknya direndahkan.
> Untuk test pompa buka selang dari pompa ke karbu, lalu ditowel sekali 
> saja harusnya sudah menyembur, kalau nggak menyembur itu berarti ada 
> yang salah.
> Selamat meneliti.
>
> Salam,
>
> Riza
>
> --- In [email protected] 
> <mailto:KYMCO-INDONESIA%40yahoogroups.com>, dawami ns <ns.daw...@...> 
> wrote:
> >
> > bro n sis,
> > setelah beberapa kali melihat letak/posisi pompa bensin montor LX 
> maupun SR, dan sayah amati ternyata posisinya sejajar tingginya dengan 
> posisi karburator. sehingga dugaan sayah ini adalah 
> perbaikan/penyempurnaan varian sebelumnya khususnya easy100.
> > udah kepikiran mo merubah letak pompa bensin easy100 (ditinggiin 
> sejajar dengan karburator), mudah-mudahan penyakit bensin turun bisa 
> teratasi. bagaimana ada pendapat lain?
> >
> > dawami/purwa
>
> 

Kirim email ke