Di Jl Sudirman juga mayan gede2 tuh bus nya dan malah yang sering dongkol 
mobil2 pribadi sering sombong nglakson2 terus (kayak dia aja yang punya mobil, 
barangkali baru pertama bawa mobil jadi sok-sokan memandang rendah motor). 

Biasanya tak biarin dia mendahului dari kiri (karena posisi di sudirman motor 
harus dimana serba tanggung, dikiri ada bus yg brenti mendadak, ngetem, ada 
taksi, ada ojek di dekat Benhil, ada omprengan pribadi yg nurunin di jalan) 
demi amannya kuputuskan aku selalu di sisi paling kanan...

Setelah dia duluin ku ganti lampuku pakai lampu jauh... Dan posisiku persis di 
belakangnya (Emang enak nglakson-nglakson ndak sopan, kita kan bising..).

Nah, dia kan kena macet tuh, aku jejerin disisi sopir ku klakson persis di 
sebelahnya sambil ngloyor... "Pergi wussssss, daaaagh..."...

Kalau macet, mobil tak menghargai motor, mepet2 motorku aku hampir kepepet 
dekat trotoar, motor ku pelan-pelan spionnya suka tak deketin spion dia... Biar 
deg-degan tuh sopir... Takut mobilnya kesenggol kan...

Tapi jangan di contoh ya... Ini hanya pelajaran buat sopir yang sombong dan tak 
tahu keamanan motor...

Sent from my BlackBerry®
powered by Sinyal Kuat INDOSAT

-----Original Message-----
From: yosep mys <[email protected]>
Date: Wed, 31 Mar 2010 05:42:35 
To: <[email protected]>
Subject: Re: [kymco-ID] Jika kymco kita kena tilang...

Wah, betul juga ya Mbak. Kalau mobil kecil dan di dalam kota yang
serba macet dan jalannya pendek-pendek, mungkin menyalakan lampu tidak
terlalu terasa manfaatnya. Tapi kalau jalan panjang-panjang, banyak
kendaraan besar-besar, nampaknya sangat bermanfaat ya.

-Yosep-


2010/3/31 <[email protected]>
>
>
>
> Di Jawa Tengah menyalakan lampu siang hari udah lama dilakukan. Apalagi jalan 
> raya di luar kota banyak kendaraan berat-berat, berbahaya.
>
>
> Sent from my BlackBerry®
> powered by Sinyal Kuat INDOSAT
>

Kirim email ke