NILAI-NILAI SPIRITUAL

Salam Kebajikan, 

惟德動天,

Dalam agama Ru-Konghucu spirit merupakan padanan kata dari Qi. Qi dan Ling 
(sukma) merupakan Shen (roh) anugerah Tian yang ada pada diri manusia. Di 
samping Shen, dari Kun (Bumi/Alam) manusia memperoleh anugerah Gui yang 
mengandung unsur Hun (arwah/nyawa) dan Bo (daya hidup).

Gui dan Shen adalah anima dan animus yang ada pada diri manusia.

Di samping itu, dari kedua orang tua, manusia memperoleh karunia Jing (intisari 
gen, jiwa asal/bawaan) yang membawa sifat khas atau karakter tertentu yang 
diturunkan dari orang tua. Jing adalah ‘aku’ manusia.

Untuk menjalankan kehidupan di dunia, Tian menganugerahkan daya hidup rohani 
berupa watak sejati dan daya hidup jasmani berupa nafsu.

Watak sejati adalah Firman Tian yang ada dalam diri manusia. Benih-benih 
kebajikan ren (cinta kasih), li (kesusilaan), yi (kebenaran, keadilan, 
kewajiban) dan zhi (kebijaksanaan) dalam watak sejati manusia adalah pancaran 
kebajikan Tian: yuan, heng, li, dan zhen.

Karena daya hidup rohani itulah, manusia menjadi makhluk termulia dan utama 
dari segala ciptaan Tian. Dengan anugerah ini, manusia berkemampuan untuk 
mengerti akan kuasa kebajikan Tian sehingga manusia mempunyai nilai dasar yang 
dapat diikuti.

Setiap manusia tanpa kecuali memperoleh anugerah Tian yang sama berupa watak 
sejati, maka di dunia ini tak ada bangsa terpilih atau bangsa yang lebih mulia 
dari bangsa lain. Manusia adalah makhluk termulia yang sederajat.

Kesadaran manusia akan keberadaan Firman Tian (dalam dirinya) menyebabkan 
manusia mensyukuri kehidupan ini sebagai anugerah, bukan penderitaan atau 
gelimang dosa yang mesti ditebus.

Dalam setiap hati insan yang mensyukuri kehidupan ini sebagai anugerah, terus 
bergelora rasa syukur dan keyakinan hakiki bahwa di empat penjuru samudera 
semua manusia.

Selain dikaruniai watak sejati, manusia juga diberikan nafsu yang merupakan 
daya hidup jasmani untuk melangsungkan kehidupan.

Peradaban manusia dapat bertahan hingga kini karena manusia memiliki 
nafsu-nafsu tersebut. Namun demikian, nafsu-nafsu ini pulalah yang dapat 
menimbulkan masalah dalam kehidupan bila manusia tidak dapat memelihara dan 
mengendalikan dengan baik.

Tujuan pengajaran agama tidaklah bermaksud menghapus nafsu-nafsu tersebut, 
karena bagaimana pun nafsu-nafsu itu penting bagi manusia. Agama bertujuan 
membimbing manusia agar mengerti bagaimana mengendalikan dan mengelola 
nafsu-nafsu yang ada di dalam dirinya agar tidak melampaui batas Tengah dan 
tetap Harmonis.

Nilai-nilai spiritual tidak bisa dilepaskan dari keberadaan xing (watak sejati) 
dalam diri manusia. Hal itu mengingat watak sejati yang merupakan daya hidup 
rohani adalah benih-benih kebajikan yang telah di-Firmankan Tian di dalam hati 
nurani manusia.

Adanya watak sejati membuat manusia dapat mengenal dan merasakan kehadiran 
Tian. Dengan menyelami hati dan mengenal watak sejati, manusia akan mengenal 
Tian. Dengan demikian, manusia dapat hidup sesuai fitrah.

Kehadiran Tian dapat manusia rasakan dengan masuk ke dalam diri. Menjaga hati 
merawat watak sejati itulah cara mengabdi kepada Tian.

Untuk menegakkan Firman Tian, yang perlu dilakukan tiada lain kecuali melalui 
pembinaan diri. Tentang usia pendek atau panjang, tidak perlu bimbang.

Dengan merasakan kehadiran Tian melalui watak sejati, karya dan kerja manusia 
selalu didasari oleh dasar yang benar. Karya dan kerja kita tidak menyimpang 
dari Jalan Suci.

Implikasinya, hubungan vertikal dengan Tian dan hubungan dengan sesama manusia 
dan alam tidak lagi terpisahkan namun saling berkesinambungan.

Belajar untuk membina diri, sembahyang, dan jingzuo menjadi sarana untuk 
menghayati, memahami dan menegakkan Firman yang diejawantahkan dalam wujud 
karakter yang baik dan positif, yaitu senantiasa bersikap tengah dalam 
berpikir, meneliti, merenung dan berperilaku.

Wei De Dong Tian (Hanya kebajikan Tian berkenan) dan Xian You Yi De (kehendak 
untuk memiliki yang satu itu, yaitu kebajikan) bukan lagi menjadi sekedar 
ucapan salam kebajikan tanpa ruh, tanpa makna, tetapi memenuhi setiap tarikan 
nafas. (US) 30112021

Mengzi VIA: 6, Mengzi VIIA: 1

https://www.uungsendana.com/2021/12/nilai-nilai-spiritual.html

December 01, 2021 at 05:22PM

Manage

Unsubscribe from these notifications or sign in to manage your Email service.




IFTTT

        Manage on IFTTT:
        https://ifttt.com/myrecipes/personal/124850832

-- 
Milis Lampion Merah
Oleh Tionghoa.com : https://www.tionghoa.com
--- 
You received this message because you are subscribed to the Google Groups 
"Lampion Merah" group.
To unsubscribe from this group and stop receiving emails from it, send an email 
to [email protected].
To view this discussion on the web visit 
https://groups.google.com/d/msgid/lampionmerah/61a75059f09e9_482c128f32480777%40satellite-prod-worker-586c5784d5-d49dl.mail.

Reply via email to