http://www.dataphone.se/~ahmad
[EMAIL PROTECTED]

Stavanger, 2 September 2006

Bismillaahirrahmaanirrahiim.
Assalamu'alaikum wr wbr.


BERDO'A DAN BERBACA-BACAAN DO'A.
Omar Puteh
Stavanger - NORWEGIA.


BERDO'A DAN BERBACA-BACAAN DO'A ATAU BERKUNYAM-KUNYEM MEMBACA MANTERA 
(JAMPI) DAN SUMPAH-SERAPAH.

Mengingat-ingat bacaan dari tulisan Alm. Drs Arabi Ahmad yang berjudul: 
"Bahasa Achèhkah yang mempengaruhi bahasa Melayu (Kedah...red.) atau Bahasa 
Melayukah yang mempengaruhi bahasa Achèh?", yang beliau tulis dalam Sinar 
Darussalam, sebuah majalah terbitan Universitas Syiah Kuala, Darussalam, 
yang belum jelas penjawabannya dari orang lain hingga kini, maka biarlah 
disini, saya mengulangi kembali menjawabnya bahwa, bahasa Achèhlah 
sesungguhnya yang mempengaruhi bahasa Melayu (Kedah) karena:

(1). Achèh yang telah menjalin hubungan perdagangan dengan Kedah dan 
mendominsasi perdagangan itu, hampir 800 tahun lamanya, sehingga 
terbangunlah sebuah  -Social-Cultural Mark- : "Adat dan Bahasa Achèh telah 
mempengaruhi Adat dan bahasa Melayu (Kedah)", yang lamanya sama sebagaimana 
lamanya Sriwijaya (Syailendra) pernah menduduki Jawa Tengah (Jawa Mataram) 
selama 800 tahun, dengan -Land Mark/Social-Cultural Mark-: "Tjandi Borubudur 
atau Adat dan Budaya Budha Hinayana telah mempengaruhi Adat Budaya Jawa 
Kuno/Hindu".

(2). Tun Dr Mahathir Muhammad, mantan Perdana Menteri Malaysia ke-4, dalam 
pidato beliau pada Hari Ulang Tahun ke 30 Integrasi Sabah dan Serawak 
kedalam Malaysia (1962-1992) di Tawau, Sabah, diantaranya telah mengatakan 
bahwa: Bahasa Kedah telah menjadi bahasa bakunya bahasa Melayu, (Malaysia) 
dan Orang Kedah adalah berasal dari Achèh...............  selanjutnya 
Perdana Menteri ke-1, Malaysia katanya berasal dari Ulée 'Lhéuë, Banda 
Achèh?

(3). Setiap penela'ahan kembali sejarah Malaysia (Malaya) maka akan terikut 
sama pula tertela'ahkan sejarah Achèh.  Inipun akan memperjelaskan juga 
kedudukan dari satu untaian sejarah Achèh atau Malaysia (Malaya) yang 
kemudian akan menceritakan kedudukan sejarah bahasa Achèh dan sejarah bahasa 
Melayu (Kedah) serta pengaruhnya.

Dari tulisan Alm. Drs Arabi Ahmad pada Sinar Darussalam seperti terceritakan 
diatas itu, menerawangkan kembali ingatan saya akan beliau pula (akan 
orangnya), diantaranya, bagaimana terterawangkan kembali sebuah visual, 
sa'at ketika beliau mendemonstrasikan kecepatan gerak tangan beliau, 
menuliskan do'a  Rasulullah: Muhammad SAW, dalam aksara Arab keatas papan 
tulis diruangan kuliah kami, yang panjangnya lebih kurang 4 meter, yang 
sa'atnya hanya seperti sekilas palingan muka saja, untuk setiap barisnya, 
sepanjang papan yang 4 meter itu. Lagi pula beliau mampu melakukannnya 
seperti setengah berlari, tetapi dengan menghasilkan guratan grafik yang 
terbaris cantik.

Setelah itu, beliaupun menuturkan kuliah beliau itu. Kuliah beliau itu, 
agaknya sebagai suatu sesi perkenalan pertama dengan kami, sebagai dosen 
mata kuliah Islam:

Lihat kata beliau.  Do'a Rasulullah ini, dalam susunan (tata) bahasa yang 
sangat cantik dan indah menarik, akan berubah menjadi lagu syahdu, jika 
dibacakan (penuh feeling) dengan alunan kelunakan dan kelemakan suara.  
Tetapi kata beliau lagi, kadang kala bacaan do'a seperti inipun, lama sekali 
baru dimakbulkan oleh Allah SWT.  Do'a Nabi Idris a.s dan Nabi Musa a.s, pun 
baru ratusan tahun kemudian dimakbulkan Allah SWT.

Berlainan sekali, kalau do'anya yang datang dari syaitan dan iblis, yang 
hanya berupa mantera (jampi) dan sumpah-serapah, yang disampaikan oleh para 
dukun-dukun ahli sihir, si pengamal do'a syaitan dan iblis, akan sangat 
cepat termakbulkan!

Saya tidak menanyakan kepada Alm. Drs Arabi Ahmad, dosen saya itu, apakah 
jenis do'a atau mantera (jampi), sumpah-serapah yang dibaca-bacai oleh 
Joseph Stalin ketika tentara Jerman hampir mendekati kegerbang kota 
Staliningraad (St. Petersburg)?

Apakah do'anya berupa: Mantera (jampi), sumpah-serapahnya juga datang dari 
syaitan atau sblis?  Atau pada tuhan manakah dia itu, telah memanjatkan 
do'anya ataupun melemparkan mantera (jampi), sumpah-serapahnya, sehingga 
dengan cepat termakbulkan dan mengakibatkan sebahagian besar tentara Jerman, 
rebah terbungkus salju dan pada bergelimpangan mati kaku, dalam kebekekuan 
sejuk. Joseph Stalin disebut juga si Syaitan Besar!  Si Iblis 
Pemberingis...!

Alm. Drs Arabi Ahmad, mendemonstrasikanlah do'a-do'a syaitan atau iblis, 
berupa mantera (jampi), sumpah-serapah dari para dukun-dukun ahli sihir dan 
sipengamal do'a syaitan atau iblis, yang selalu dipanjatkan kepada syaitan 
atau iblis, dengan menuliskannya kepapan tulis yang sama, dalam bahasa 
Melayu dan/ kedalam bahasa Melayu.

Lihat juga ini, kata beliau, yang ini, yang dalam bahasa Melayu: Tuturan 
bahasanya, dapat kita lihat tidak berkaruan susunan kalimatnya, tidakpun 
bertata bahasa, dan malahanpun ada pula baris-barisan do'anya, yang berupa 
mantera (jampi), sumpah-serapah yang susah untuk dipahami.  Tetapi kalau 
dipanjatkan/dilemparkan do'a, mantera (jampi), sumpah-serapah ini, oleh para 
dukun-dukun ahli sihir atau si pengamal do'a syaitan atau iblis, maka akan 
segera termakbulkan.

Kita akan menjadi takjub, ketika beliau, siapa yang digelar sebagai sarjana 
alam di kalangan sarjana-sarjana di Darussalam, apabila sa'at beliau 
memperdengarkan bacaaan dan kecepatan menuturkan kumpulan do'a, mantera 
(jampi), sumpah-serapah dari para dukun-dukun ahli sihir atau si pengamal 
do'a syaitan atau iblis.

Beliau menyatakan pula bahwa, beliau sanggup menghafal luar kepala semua 
do'a-do'a dan mantera (jampi), sumpah-serapah dari para dukun-dukun ahli 
sihir dan pengamal do'a-do'a syaitan atau iblis, yang pernah beliau ketahui, 
yang ribuan banyaknya itu.
.....................................................................
Lantas bagaimana dengan "do'a"-nya si Puteh Sarong "alumnus" dari University 
of Warwick @ si Mustafa Abubakar, Bapak Gubernur Aceh di Australia itu, yang 
berupa mantera (jampi), sampah serapah mirip jenis yang digunakan para 
dukun-dukun ahli sihir dan pengamal do'a-do'a syaitan atau iblis, yang 
dikatakan oleh Ka(r)bala, sebagai do'a ureung djak meula-õt?  Bisakah pula 
untuk disamakan dengan do'a jailangkung?

Siapa-siapakah yang lain, yang akan mau mengamalkannya?  Seandainya dia 
sudah kekenyangan mengamalkannya sendiri...?

Suruhkan dia melemparkannya saja ke Mubazir si Komunis di Perancis dan ke SP 
Saprudin, si Pengemis, di Kolongan Jembatan, di Jakarta sana atau ke Mathius 
Dharminta Jawa Pos (bagaimana pula dengan Jawa Majapahit?) si Kolonialis, di 
Surabaya , yang berkemungkinan saja, mereka bertiga akan suka 
mengamalkannya, karena jenis do'anya, si Puteh Sarong "alumnus" University 
of Warwick @ si Mustafa Abubakar, Bapak Gubernur Aceh di Australia itu, 
berupa mantera (jampi), sumpah- serapah itu, hanya berprasyaratkan dengan 
prasyarat paling ringan dan mudah, yang dimustikan, hanya bermula dengan 
meneguk kopi tubrok seteguk, njang barôë ditjawoë-tjawoë deungôn djaro djawi 
(a?) djih!

Bagi diri saya, tidaklah menjadi soal dengan kopi tubroknya, walaupun 
sekental manapun, sekalipun mungkin termabok dan suhunya sampai bisa 
menubrok kuda kepang, pengunyah beling botol pecah, yang sedang lari 
terbang, yang termabokan asap kemenyan bakaran, untuk hidangannya serupa 
itu, karena saya orangnya bukan sipengopi, entah orang lain!  Kalau saya 
tidak menjamah hidangan kopi tubrok sajiannyapun, sudah pasti dia nantinya 
akan meneguk sendiri dan akan mabok terbius, sebagaimana dengan kesamaan 
do'a, mantera (jampi), sumpah-serapahnya itu, berbalik seperti bumerang, 
seperti yang kita sebut berikut-ikut di alenia lain.

Sebagaimana diketahui, para penghasil obat bius, akan memilih kopi sebagai 
sumber material pengganti, karena material tradisionil seperti sebelumnya, 
kini sudah terlarang pengedarannya, kecuali yang tidak terlarang membancuh 
kopi tubrok seperti hidangan si Puteh Sarong "alumnus" University of Warwick 
@ Mustafa Abubakar, Gubernur Aceh di Australia untuk mengancam akan membius 
Omar Puteh, seperti terbaca pada e-mail kirimannya.

Do'anya si Puteh Sarong "alumnus" University of Warwick @ si Mustafa 
Abubakar, Bapak Gubernur Aceh di Australia itu, mirip degan jenis do'a, 
mantera (jampi), sumpah-serapah yang diamalkan oleh para dukun-dukun ahli 
sihir dan si Pengamal do'a syaitan dan iblis, kalau melihat pada susunan 
bahasanya yang kerewat-kerewot itu, hasil "ciptaan" dari orang yang 
benak-kepala dan jiwanya yang sedang sewot!.

Mudah-mudahan si Puteh Sarong "alumnus" University of Warwick itu, tidak 
menjadi si Syaitan Besar dan si Mustafa Abubakar, Gubernur Aceh di Australia 
itu pula, tidak menjadi si Iblis Pemberingis, sekalipun akan termakan 
kutukan do'a, mantera (jampi), sumpah-serapah dari syaitan dan iblisnya 
sendiri, yang sekarang sedang terus menenggek di benaknya, di jantungnya, di 
hatinya dan bergayut-gayutan di jiwanya!

Semua orang di seluruh dunia sudah maklum dan memakluminya bahwa, si Puteh 
Sarong "alumnus" University of Warwick @ si Mustafa Abubakar, Gubernur Aceh 
di Australia, memang sedang diserang penyakit Kanker Mental Ganas!

Mengapakah dikatakan demikian?  Coba simak dengan cermat, setiap hari dan 
besoknya dan lusanya dan lusa rayanya, apakah cuaca sedang buruk ataupun 
sedang cerah, atau apakah hurricane sedang melanda tidak dia kira, yang dia 
akan hanya mempastikan bahwa, dirinya akan menjalankan tugas memaki, 
mencarut dengan seluruh kapasiti, seperti kapasiti janji setan dan iblis!!!
......................................................................
Kemudian saya akan juga merespon tulisan: PERNYATAAN-NYA dari si Mustafa 
Abubakar, Gubernur Aceh di Australia @ si Puteh Sarong "alumnus" University 
of Warwick,

(A).Tetapi terlebih dahulu saya akan menanyakan prihal si Puteh Sarong 
"alumnus" University of Warwick @ si Mustafa Abubakar Gubernur Aceh di 
Australia:  Siapa-siapakah yang lain yang datang kesana, ke Australia yang 
pernah mengalami tahanan dan penderaan dari Penjajah Indonesia Jawa selain 
dua orang teman dibawah ini + mantan Ketua PII Pusat yang telah pernah 
terbai'at?  Karena, sekarang ini kita lihat dia coba mengaok-ngaok besar 
tentang "perjuangan" kemerdekaannya, supaya dia bisa saya suruh berdiskusi.  
Jawabkanlah pertanyaan saya ini.

Saya hanya mengetahui di Australia:

(1). Yang awal pernah ditahan dan didera bersama Drs Hasbi Abdullah, siapa 
sekarang ini, telah tercalonkan dalam perebutan Pilkada adalah Marwan Yatim, 
sebagaimana dia sendiri, pernah menceritakan kepada saya, ketika di suatu 
pagi hari, sekitar pukul 5 pagi buta (waktu Stavanger, Norge) pernah 
memintakan saya agar....bla, blaaa blaaaa dan blaaaaa blaaaaaaaa!

(2). Yang awal kedua, pernah ditahan dan didera adalah Drs Nurdin 
Abdurarahman Armada, yang juga pernah menjadi anggota tim perunding di MoU 
Helsinki, Finlandia, baru-baru ini.

(3-a). Yang lain, walaupun belum pernah ditahan atau didera oleh Penjajah 
Indonesia Jawa dan yang tidak pernah terlibat dengan Achèh Merdeka, kecuali 
pernah minta dibai'atkan oleh Tengku Razak Tiro sebagai anggota Government 
of Achèh Merdeka (GAM) adalah:  Drs Chalidin Yakob.

Yang dokumen bai'atnya hilang dari tempat titipan saya, di sebuah rumah di 
Batu 6, Gombak, Kuala Lumpur, Malaysia, yang kemudian baru saja saya sadari, 
sebaik saja terberita bahwa, dia telah berlepas ke Australia.  Dia 
terbai'atkan selepas menolak Pancasila sebagai dasar perjuangan PII, ketika 
dia menjabat Ketua PII Pusat.

Saya mula mengenalnya pertama sekali, ketika dia balik dari lawatan ke 
Pakistan ditahun 1984, di rumah kediaman Rahman B A, di Petaling Jaya, 
Malaysia (alumnus Fakultas Ekonomi, liting pertama, dari Universitas Syiah 
Kuala), dirumah mana kami juga pernah dipertemukan dengan Drs Nurdin AR, 
Bupati Pidië ( Bupati Penjajah Indonesia di Achèh yang pertama sekali 
mengimport Jawa Transmigrasi ke wilayah Kabupaten Pidië), bersama Teuku Don 
Zulfahri @ Don Gigilo @ Habib Adam @ Don Malindo @ Don Lempap, yang kemudian 
terlantik sebagai Sekjen MP GAM.

Dia menceritakan kepada kami bahwa, hanya gerakan perjuangan kemerdekaan 
yang paling disangsikan di Indonesia adalah RMS, sebagai kampanye bodohnya 
terhadap GAM di Malaysia ketika itu!

Saya menjawabnya: Saya tidak akan mengatakan sebagaimana yang telah 
dituturkan oleh Tengku Hasan di Tiro, tetapi akan saya mengatakan 
sebagaimana apa yang telah pernah dituturkan oleh oleh Prof Dr Ruslan Abdul 
Gani, siapa yang telah mengatakan bahwa, Wilayah bergolak yang paling 
disangsikan adalah: (1) Achèh dan (2) Papua Barat (Irian Barat dalam 
sebutannya). Saya tidak menyebutkan tentang Timor Timur.

Sebaik saja, saya selesai mengutarakan pendapat Prof Dr Ruslan Abdul Gani 
itu, dia pun bangkit melompat, lantas masuk kedalam toilet rumah itu, 
ditempat mana kami  masih sedang berdiskusi dan kelihatan diapun tidak 
keluar-keluar dari sana, begitu lama sekali, ....tersakit perutkah dia, 
dengan pengutaraan saya itu?  Lantas diskusipun habis pula begitu saja, 
disebabkan klimak "lompatan toilet-nya"?

(3-b). Ketika dia menemukan saya, dikediaman saya bawaan seorang teman. 
Tetapi baru saja beberapa sa'at kami berdiskusian, datang seseorang 
menjemputnya, siapa yang bernama Hadi Usman Samponiët, yang sebelumnya 
pernah tinggal bersama saya, yang kemudian menjadi juru dakwah "Trio Wirit 
Yasin, model Wirit Yasin kumpulan Teuku Don Zulfahri (Malindo) MP GAM" dan 
telah menjadi rakannya Lukman Thaib dan Teuku Don Zulfahri, MP GAM.

(3-c). Setelah Drs Chalidin Yakob mendapat pembai'atan dia pernah dipopong 
ke Kampung Kayu Ara Achèh, Malaysia.  Saya dengar pembicaraannya, tetapi 
tidak sedikitpun memberikan pengomentaran, kecuali menegurnya: Mengapakah 
sampai menuturkan bahasa "indonesia" kamu itu dimedok-medokan dan 
aksennya-pun disetel-setel gaya Jakarta....?

(4). Puteh Sarong "alumnus" University of Warwick @ Mustafa Abubakar, 
Gubernur Aceh, di Australia,sebagaimana dia selalu menyodorkan 
kiriman-kiriman  e-mailnya yang anti MoU Helsinki, Findlandia.

Kepada saudara Marwan Yatim, Drs Tengku Nurdin Abdurahman Armada dan Drs 
Chalidin Yakob, saya harap dapatlah kiranya saudara-saudara menolong saya 
agar dapat memberitahukan saya dan bangsa Achèh diseluruh dunia, siapakah 
sebenarnya si penderita Kanker Mental Ganas itu, yang pengamal do'a, mantera 
(jampi), sumpah-serapah dari syaitan dan iblis, yang kini bertopengkan 
dengan:  "Si Puteh Sarong "alumnus" University of Warwick @ si Mustafa 
Abubakar, Gubernur Aceh di Australia"  Terima kasih sebelumnya.

Begitupun, walau saya sebagai penyokong kuat MoU Helsinki, Finlandia, suatu 
taktik pintas dari kemenangan Tim Perunding Negara Achèh Sumatra (Government 
of Achèh Merdeka) yang diklafikasikan sebagai suatu pencapaian diplomatik 
kapasiti, yang paling briliant, yang paling cemerlang, yang telah sanggup 
mengubah status :

(a). Dua Mantan Presiden Penjajah Indonesia Jawa ke-4: Gusdur Abdurrahman 
Wahid dan mantan Presiden Penjajah Indonesia Jawa ke-5: Megawati Soekarno 
Putri, menjadi masing-masing sebagi Presiden (Ketua) dan Wakil Presiden( W/ 
Ketua) Kambing-Kambing Congek Indonesia Jawa, dengan anggota-anggotanya:  
Mantan Wk/ Presiden Penjajah Indonesia Jawa, mantan Menteri Kehakiman, 
mantan Ketua Golkar, mantan sekumpulan Jenderal-Jenderal dan segerombolan 
lainnya dari Penjajah Indonesia Jawa.

(b). Kepala Daerah/KDH Propinsi Achèh menjadi Self Government: Kepala 
Pemerintah Achèh.

(c). Tumpukan tinggi Milisi-Milisi/Pengkhianat-Pengkhianat bangsa Achèh 
terhadap Negara Achèh Sumatra (Government of Achèh Merdeka/GAM) dan bangsa 
Achèh dari level ketinggian menggunung menjadi tumpukan segepalan, terutama 
di Achèh.  Milisi-Milisi di luar negeri, sudah tidak berstatus lagi, karena 
sekarang sudah pada diserangi kanker mental.

(d). "Pengkhianat-Pengkhianat Achèh", yang sedang bertukar menjadi si 
"Pemancing Di Air Keruh": Yang sekelompok menyanggah Mou Helsinki, 
Findlandia sedang sekelompok lain menggaet keuntungan dari MoU helsinki, 
Finlandia itu sendiri, seperti contoh si Eddy Lamno Suhery, yang telah 
berobah dari perkataan dan  tingakh perbuatan sebelumnya ketika di Achèh dan 
di Malaysia, berbanding dengan ketika dia kini di Amerika, setelah 
mengangkat tinggi kedua ikatan cocang rambut panjangnya, yang kenyataannya 
terfakta seperti seorang munafik atau hipokrit, yang sekarang pula menamakan 
dirinya sebagai Juru bicara Komite Persiapan Kemerdekaan Achèh Demokratik, 
New York.

(B-a). Saya akan memagarkan diri saya dengan pagar view kuat-nya Abusisia: 
"MoU (Helsinki, Finlandia) adalah bentuk Persepahaman, bukan Kerjasama dan 
bukan Perdamain": [EMAIL PROTECTED]

(B-b). Saya juga akan memagarkan diri saya dengan pagar view kuat-nya dari 
Tengku Ahmad Hakim Sudirman sebagaimana dapat kita baca pada 
http://www.dataphone.se/~ahmad , yang tanggapan dan analisa-analisa beliau, 
sekarang ini sedang menjadi rebutan para penganalis-penganalis politik dari 
lembaga-lembaga riset bio-sosiologi Penjajah Indonesia Jawa.

Saya bisa pastikan yang paling serakah, mengutip tulisan Tengku Ahmad Hakim 
Sudirman adalah Lukman Thaib, si plagiator itu!

(Bersdambung:PLUS I + BERDO'A DAN BERBACA-BACAAN DO'A)

Omar Putéh,

Norway.
[EMAIL PROTECTED]
----------

Puteh Sarong "alumnus" University of Warwick @ Mustafa Abubakar

From: Mustafa Abubakar [EMAIL PROTECTED]
Date: 31 augusti 2006 04:43:45
To: [EMAIL PROTECTED], [EMAIL PROTECTED], [email protected], 
[EMAIL PROTECTED], [EMAIL PROTECTED], 
[email protected], [EMAIL PROTECTED], [EMAIL PROTECTED], 
[EMAIL PROTECTED]
Subject: «PPDi» PERNYATAAN DAN DOA BANGSA ACEH YANG MASIH CINTA KEMERDEKAAN

Bismillahirrahmanirrahim.
Assalamualaikum warahmatu llah hi wabarakatuh.

Kami Bangsa Aceh yang masih cintakan kemerdekaan untuk Negara dan Bangsa 
Aceh, dengan ini menyampaikan Pernyataan dan Doa:

PERNYATAAN:

1. Kami Bangsa Aceh yang masih setia kepada amanah perjuangan, menentang MoU 
Helsinki yang telah menjual maruah Bangsa Aceh kepada penjajah indonesia 
jawa dan telah menggugurkan perjuangan dan tuntutan merdeka untuk Negara dan 
Bangsa Aceh;

2. Kami menentang pengkhianat-pengkhianat perjuangan Bangsa Aceh tersebut 
sama dengan menentang penjajah indonesia jawa;

3. Kami juga menentang pengkhianat-pengkhianat perjuangan yang pada hari ini 
sedang gila merebut pangkat dan kursi di bawah kekuasaan penjajahan penjajah 
indonesia jawa.

DOA:

1. Kami berdoa semoga Bangsa Aceh yang masih tetap niat dan cita-citanya 
untuk memperjuangkan kemerdekaan kepada Negara dan Bangsa Aceh supaya selalu 
mendapat hidayah, petunjuk dan kekuatan dalam perjuangan;

2. Kami Bangsa Aceh yang masih memegang amanah perjuangan, selalu berdoa 
semoga Allah menghancurkan mereka yang telah mengkhianati amanah perjuangan 
dan pada hari ini sedang gila memperebutkan kekuasaan dan pangkat di bawah 
kekuasaan penjajah indonesia jawa;

3. Kami Bangsa Aceh yang masih setia kepada amanah perjuangan Aceh Merdeka, 
selalu berdoa semoga Allah mendatangkan tsunami ke 2 atau bala yang lebih 
dahsyat lagi, untuk menghapuskan dan menjahanamkan mereka yang telah 
meninggalkan amanah perjuangan Aceh Merdeka, mereka yang sedang merebut 
kekuasaan dan pangkat dibawah kekuasaan penjajah indonesia jawa, mereka yang 
turut memberikan sokongan dan ikut mencalonkan dirinya sebagai pemimpin 
dalam Pilkada, mereka yang menipu dan mencari kesenangan dan kemewahan di 
atas penderitaan Bangsa Aceh.

Semoga Allah Taala menghancurkan dan menjahanamkan semua 
pengkhianat-pengkhianat dan mereka yang masih tunduk dan patuh kepada laknat 
penjajah indonesia jawa.

Sekian dan wassalam.

P/S:
PUE NA SOE BANTAH? ATAWA BEUKREUH LOM IE KUPI LON TUAN TJAWO?

MEUNUROT LON HANA SOKONG PERDAMAIAN DAN PERJANJIAN NGON BUI DJAWA NJAN. PUE 
PASAI TADJAK MEUDAMEI NGON BUI DJAWA NJAN, OH LHEUH NJAN MANTONG TADJAK DUEK 
DI MIJUB PEURINTAH BUI NJAN. PUE PASAI TADJAK SEURAH NANGGROE ATJEH KEU BUI 
DJAWA. ADAK MATE BEUABEH BANSA ATJEH DJIPOH KAKEUH KEUDEH. NJAN LEUBEH GET 
SJAHID TEUH. ASAI GEUTANJOE BANSA ATJEH BEK TADJAK SEURAH DROE TEUH KEUBUI 
DJAWA.

NJAN NJANG DJINOE DJAK TJALON DROE KEU WAKI BUI DJAWA DI ATJEH, NJAN DILEI 
TJOK KOH TAKUE, SEUBEI SADJAN BUI DJAWA. GEUGEUTANJOE BANSA ATJEH LAEN DUM 
ABEH MALEI GARA-GARA BUI NJAN DUM DJAK MEURUPAH KEU PANGKAT GUBERNUR & WAKI 
GUBERNUR BUI DJAWA DI ATJEH.

NJOE UREUNG LUA ABEH DJISURAK DJINONTON PEASAN BUI NJAN DUM TEUNGOH 
MEUREUBOT PANGKAT BAK BUI DJAWA.
----------




Tahukah anda!!! Lantak group tidak menapis sebarang maklumat yg anda kirim??? 
Inilah yg membuat berita anda cepat dan jelas (jangan salahgunakan keistimewaan 
ini)...
beri tahu maklumat ini kepada rakan anda, ajaklah mereka untuk bergabung 
bersama dengan hanya semudah megirim email kosong ke: [EMAIL PROTECTED]

Salam perjuangan. 
--------------
ACHEH - Tiada pilihan lain selain MERDEKA!!!
**UNTUK BERHENTI MELANGGAN DARI MILIS LANTAK:
kirimkan email anda kepada [EMAIL PROTECTED]
http://lantak.cjb.net
*PLEASE REPORT ANY LANTAK ABUSE TO: [EMAIL PROTECTED] 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/Lantak/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 


Kirim email ke