Persoalannya kita sudah begitu sering tertipu dalam sejarah perkembangan Acheh menghadapi pihak Indonesia. Justru itulah saya meragukan kemampuan Seorang Gubernur plus Wakilnya dapat merevisi UUPA versi Otonomi itu.
Kenyataannya sampai hari ini belum ada satupun yang telah ditepati oleh pihak Indonesia. Justru itulah kita lebih cendrung untuk menekankan pada revisi UUPA itu dulu sebagai Payung untuk melindungi self Government dari kehancurannya. Jadi kalau hal ini tidak diluruskan dulu selagi masih ada pihak penengah yaitu Tim Eropa dan Tim Asia, rasanya mustahil diluruskan setelah mereka pergi. kita harus yakin bahwa kita tidak sedang berurusan dengan hukum tapi kita sedang berurusan dengan Politik. Kalau berbicara hukum anda berdua memiliki hak untuk mencalonkan diri dan posisi anda berdua lebih baik dari pada Tgk Hasbi, namun kalau anda berdua menyadari bahwa kita sedang berpolitik, justru anda berdua salah besar sudah melangkahi Pemimpin. Secara politik betapapun anda berdua mengatakan bahwa Anda berdua tidak mewakili GAM, tapi secara Idiologis anda berdua adalah mewakili GAM. Disinilah tepatnya pemimpin mendukung Hasbi Abdullah di PPP sebagai ujicoba kuda liar untuk dijinakkan secara politis. Andaikata hal itu tidak berhasil, tahun 2009 lah resminya GAM mencalonkan diri. Disini jelaslah justru anda berdualah yang belum matang dalam hal berpolitik yang mengakibatkan terjadinya perpecahan dalam tubuh GAM atau KPA , minimal rakyat pendukung pasti terpecah. Hari ini boleh jadi ramai orang-orang yang mengelu-elukan anda berdua tapi ingat kalau Acheh tidak mampu anda keluarkan dari dapur Otonomi, anda akan menjadi cacian yang paling menyakitkan suatu saat kelak. Pendukung GAM dan pendukung SIRA akan menimpali kesalan kepada anda berdua yang telah membawa bangsa Acheh masuk lobang yang sama seperti keledai. Sebetulnya tidak efektif lagi untuk saya curahkan pemikiran ini mengingat anda berdua sudah terlanjur basah. Andaipun anda berdua menyadari kesalahan anda, sepertinya mustahil untuk mengundurkan diri ditekan dengan perasaan malu. Saya tulis pemikiran ini berhubung adanya jawaban terhadap "Angku Di Lantjok" yang sepertinya sekedar membela diri, ironisnya sampai mendiskreditkan pihak lain. Billahi fisabililhaq Muhammad Al Qubra [EMAIL PROTECTED] Sandnes, Norwegia Hanakaru Hokagata <[EMAIL PROTECTED]> skrev: PUTUSAN PIMPINAN GAM dalam Rapat ban Sigom Donya di Banda Aceh: 1. Tgk. Nashiruddin yang menang konvensi untuk Calon Gubernur telah mengundurkan diri. 2. GAM memutuskan untuk tidak mencalonkan siapapun sebagai wakil GAM secara institusional. 3. GAM mempersilahkan anggota GAM untuk mencalonkan diri secara bebas tapi bukan atas nama institusi GAM. 4. Pimpinan GAM akan bersikap netral tidak memihak siapapun. Apa yang terjadi setelah itu: 1. Tidak ada personil GAM aktif yang mencalonkan diri 2. Humam Hamid dan Hasbi Abdullah dicalonkan oleh partai politik Jakarta (PPP) 3. Humam Hamid bukan anggota GAM. Hasbi Abdullah adalah anggota GAM yang sudah lama sekali tidak aktif dan tidak terlibat samasekali dalam perkembangan GAM (oleh karena itu, beliau dapat hidup dengan nyaman dan makmur selama Operasi Darurat Militer dan tidak pernah dicari apalagi ditangkap oleh aparat Indon sementara ribuan anggota GAM lainnya ditangkap ataupun dibunuh). 4. Hasbi Abdullah hanya kebagian kursi calon wakil gubernur. 5. Pimpinan GAM tidak pernah merubah keputusan di atas, yakni GAM tetap tidak mencalonkan diri secara institusi. 6. Ada pimpinan GAM yang memberikan dukungan diam-diam kepada Humam-Hasbi namun ini tidak dapat dianggap sebagai keputusan GAM. Ini adalah keinginan pribadi para elit GAM. 7. Jika ada yang mengaku bahwa GAM secara resmi mendukung Humam-Hasbi (H2O), maka dapat dianggap sebagai pengingkaran terhadap keputusan Pimpinan GAM sendiri. 8. Jika ada elit Pimpinan GAM yang mendukung H2O secara pribadi, ini adalah salah satu bentuk demokrasi. 9. Jika ada elit Pimpinan GAM yang mengatasnamakan GAM mendukung pihak manapun, ini adalah anti demokrasi, mendurhakai keputusan bersama yang telah diambil, serta cendrung kepada pemenuhan kepentingan pribadi. Harus DIINGAT bahwa perjuangan GAM adalah untuk kepentingan RAKYAT ACHEH, bukan untuk kepentingan pribadi, keluarga, dan elit tertentu. Haram menggunakan GAM untuk kepentingan pribadi dan keluarga serta kelompok. On 9/4/06, abu meulaboh <[EMAIL PROTECTED]> wrote: http://www.acehkita.com/ Topik: Baru dijebak dengan jabatan, langsung melangkahi pemimpin. 03 September 2006 dari Angku di lantjok Assalamualaikum wr wbr Pimpinan GAM sudah duluan memberikan dukungannya kepada Hasbi Abdullah - Humam Hamid. Yang menjadi tanda tanya kenapa Irwandi Yusuf - Muhammad Nazar membuat pilihan lain lagi. Sepatutnya mereka meminta izin pada pimpinan sebelum maju atau bermusyawarah agar jangan sampai terjadi perpecahan. Dalam hal ini betapapun saudara Irwandi dan Nazarlah yang keliru. Pemimpin mengetahui bagaimana politik untuk masa pra. Yang jelas GAM belum terjun kelapangan kecuali ingin membuktikan masa percobaan itu nanti bagaimana sepak terjang kepala pemerintah Acheh itu. Kita harapkan sangat agar saudara Irwandi dan Muhammad Nazarlah yang harus mengundurkan diri sebelum terlambat. Mereka ini ternyata belum matang dalam berpolitik. Baru dijebak dengan jabatan, langsung melangkahi pemimpin. (Kakreueh bhan keue ngen bhan likot atawa kaglue awaknjan ngen aneuk panah). Mereka tidak mengetahui kalau kita yang penonton melihat dengan jelas keanehan mereka. Walaupun mereka mengatakan banyaknya pendukung, atau katakanlah semua orang acheh mendukung mereka namun kesalahan mereka melangkahi pemimpin takdapat dimaafkan kecuali mereka bertaubat. Apabedanya mereka dengan orang - orang yang selalu mencaci pemimpin di internet yang menamakan diri MP. Mereka kan betul juga kalau kita dengar suara mereka? Tapi mereka itu melangkahi pemimpin. Jadi apa bedanya dengan saudara Irwandi - Nazar? Makanya sebelum terlambat, mundurlah saudaraku. Suara ini bukan untuk PPP yang out of date tapi demki persatuan bangsa Acheh sendiri. Di tahun 2009 lah tanggal mainkitaGAM yang sebenarnya. Nampaknya kalian sekarang bagaikan sepasang insan yang sedang dimabuk asmara yang tidak mampu lagi melihat kesalannya kecuali terbayang enaknya tinggal dipendopo. Kata orang kalau cinta sudah melekat taiknyapun rasa coklat (maaf ini ucapan remaja dan terpaksa saya gunakan perpustakaannya demi menyadari kekeliruan kalian) Suara rakyat pendukung GAM pasti akan pecah hingga memungkinkan kesempatan itu diraih pihak lainnya yang dapat merugikan GAM dan bangsa Acheh pada umumnya. Kalau ini terjadi justru M Nazar dan Irwandilah biang keladinya yang tidak mau tunduk patuh dibawah satu komando. Merekalah penyebab kehancuran GAM. Ada yang saya lupa, tolong kirimkan salam saya kepada si Boyan di Sweden sebagai musang berbulu ayam. Dia itu termasuk penyokong kerusakan GAM dalam pilkapa ini. semoga dia itu dapat menyadarkan diri sebelum kami telanjangkan misinya. Hanya sekian saja dari saya, wasalamualaikum wr wbr Want to be your own boss? Learn how on Yahoo! Small Business. No virus found in this incoming message. Checked by AVG Free Edition. Version: 7.1.405 / Virus Database: 268.12.2/441 - Release Date: 2006-09-07 Tahukah anda!!! Lantak group tidak menapis sebarang maklumat yg anda kirim??? Inilah yg membuat berita anda cepat dan jelas (jangan salahgunakan keistimewaan ini)... beri tahu maklumat ini kepada rakan anda, ajaklah mereka untuk bergabung bersama dengan hanya semudah megirim email kosong ke: [EMAIL PROTECTED] Salam perjuangan. -------------- ACHEH - Tiada pilihan lain selain MERDEKA!!! **UNTUK BERHENTI MELANGGAN DARI MILIS LANTAK: kirimkan email anda kepada [EMAIL PROTECTED] http://lantak.cjb.net *PLEASE REPORT ANY LANTAK ABUSE TO: [EMAIL PROTECTED] Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/Lantak/ <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
