KALAU BEGITU MALIK MAMUD BENAR2 KURANG AJAR

Note: forwarded message attached.


Talk is cheap. Use Yahoo! Messenger to make PC-to-Phone calls. Great rates starting at 1¢/min. __._,_.___

Tahukah anda!!! Lantak group tidak menapis sebarang maklumat yg anda kirim??? Inilah yg membuat berita anda cepat dan jelas (jangan salahgunakan keistimewaan ini)...
beri tahu maklumat ini kepada rakan anda, ajaklah mereka untuk bergabung bersama dengan hanya semudah megirim email kosong ke: [EMAIL PROTECTED]

Salam perjuangan.
--------------
ACHEH - Tiada pilihan lain selain MERDEKA!!!
**UNTUK BERHENTI MELANGGAN DARI MILIS LANTAK:
kirimkan email anda kepada [EMAIL PROTECTED]
http://lantak.cjb.net
*PLEASE REPORT ANY LANTAK ABUSE TO: [EMAIL PROTECTED]





SPONSORED LINKS
Asia business Asia Region mortgage company
Regions mortgage inc Regions mortgage

Your email settings: Individual Email|Traditional
Change settings via the Web (Yahoo! ID required)
Change settings via email: Switch delivery to Daily Digest | Switch to Fully Featured
Visit Your Group | Yahoo! Groups Terms of Use | Unsubscribe

__,_._,___
--- Begin Message ---
From: Hanakaru Hokagata [EMAIL PROTECTED]: 12 september 2006 11:10:44
To: "Ahmad Sudirman" [EMAIL PROTECTED]
Cc: [email protected], [EMAIL PROTECTED], [EMAIL PROTECTED], [EMAIL PROTECTED], [EMAIL PROTECTED],[email protected], [EMAIL PROTECTED], [EMAIL PROTECTED], [EMAIL PROTECTED], [EMAIL PROTECTED]

 
Subject: Re: REFRESENTATIF GAM DI AMM, IRWANDI YUSUF
PERLU SEGERA DITARIK DARI AMM.

     
Kang Ahmad Sudirman, Anda kenal dengan saya dan saya pun kenal dengan Anda. Kita bertemu di Stockholm pada acara peresmian perkawinan anak Dr. Zaini.
Ketika Anda ngomong KPA, seolah-olah Anda lah yang paling tahu KPA. Saya adalah pejabat teras KPA yang oleh karena itu saya ditunjuk untuk menjadi Wakil Senior GAM (TNA) untuk AMM. Untuk Anda ketahui, saya tinggal serumah dengan Muzakkir Manaf. Saya juga yang mendeklarasikan berdirinya KPA sesaat setelah saya membubarkan TNA dalam kapasitas saya sebagai Senior Representative to AMM. Jadi saya tahu persis apa yang terjadi terhadap Muzakkir Manaf. Satu lagi yang ingin saya sampaikan biar Anda tahu dan agar Anda terhindar dari menjadi tukang fitnah, adalah: TIDAK pernah ada yang namanya KOMITMEN politik GAM dengan partai politik PPP.
 
Baiklah saya uraikan disini tragedi Muzakkir Manaf dukung H2O:

1.Rapat tanggal 21 Agustus: Para ulama diundang rapat dengan tim sukses H2O yang terdiri dari Muhammad Lampoh Awe (kerabat dekat Hasbi Abdullah), Zakaria Saman, dan Ilyas Abed. Rapat itu dihadiri juga oleh Dr. Zaini (abang kandung Hasbi) dan Meuntroe Malik. Keputusan rapat: Ulama menolak mendukung H2O karena mereka menggunakan kenderaan parpol nasional dan karena Humam adalah salah seorang sponsor atau penandatangan DOM di masa lalu.

2.Tidak berhasil dengan para ulama, tim sukses menggelar rapat dengan seluruh Panglima TNA dari beberapa wilayah yang intinya meminta agar mereka memberi dukungan kepada H2O. Rapat ini pun gagal memperoleh dukungan para panglima, bahkan yang terjadi adalah panglima panglima wilayah mengkritik pedas keputusan tim sukses yang melibatkan pimpinan untuk mendukung H2O.


Irwandi Yusuf
Mereka ada yang berteriak "Tigapuluh tahun kita berperang dan puluhan ribu nyawa sudah terkorban apakah untuk mensukseskan PPP yang dulu sewaktu darurat militer mencap kita sebagai Bughat?" Rapat berakhir pada pukul 1230 dengan kekecewaan bagi yang mengundang dan yang diundang.
Setelah para peserta rapat meninggalkan arena, yang tertinggal disana adalah tim sukses H2O, Meuntroe Malek, dan Dr. Zaini, plus beberapa wartawan yang kebingungan. Muzakkir Manaf pun sudah pulang ke rumahnya. Tapi tim sukses belum putus asa. Ilyas Abed lalu mengambil inisiatif menulis press statement DUKUNGAN KPA dengan mengatasnamakan Muzakkir Manaf. Setelah press statement selesai ditulis tangan, Kamaruddin alias Abu Razak disuruh menjemput Muzakkir Manaf dari rumahnya dengan alasan ada rapat penting dengan pimpinan. Sesampainya di sana, Muzakkir disodori oleh Ilyas Abed press statement utk dibacakan di depan wartawan. Muzakkir menolak keras. Zakaria Saman mengambil alih tugas membujuk Muzakkir tapi tetap gagal juga. Setelah 1 jam bujuk membujuk itu berlangsung, akhirnya Ilyas Abed mengambil naskah tersebut dan diberikan kepada Meuntroe Malek untuk menyuruh Muzakkir membacanya di depan wartawan. Meuntroe Malek memanggil Muzakkir dan memintanya agar mau membaca.Muzakkir yang malang kena skak, dan ia pun membaca press statement itu di depan wartawan. Esok hari hebohlah seantero Aceh.
 
Setelah Muzakkir membacanya di depan wartawan, Muzakkir sempat berucap kepada tim sukses dan pimpinan: "Lakukanlah sesuka kalian, saya tidak mau perduli lagi." Malamnya kami bertemu di rumah. Muzakkir berkata kepada saya bahwa dirinya tadi dijebak. Dia mempersilakan saya tetap maju dan jangan bergeming. Esok harinya Muzakkir terbang ke Medan dan bertemu dengan Sofyan Dawod di sana. Kepada Sofyan Dawod dia meminta agar dapat menyejukkan suasana di lapangan dan mengizinkan Sofyan Dawod untuk membuat Counter Press Statement. Tanggal 26 Agustus Sofyan Dawod menggelar press statement di Kantor KPA Banda Aceh.
 
Jadi, Kang Dirman, saya harap Anda jangan asal rewel saja. Mau fakta, datanglah ke Aceh dan bertanyalah kepada rakyat Aceh serta anggota2 KPA. Info yang Anda dapat dari sahabat Anda yang bernama Ustadz Muzakkir Hamid (red: adik kandung Istri Dr.Zaini Abdullah) di Alby adalah sangat tendensius, mengelabui, dan mengabaikan fakta.
 
Secara pribadi, saya menyayangkan Kang Ahmad Sudirman yang rela menanggung dosa karena omongkan sesuatu yang tidak diketahuinya secara jelas. Dalam usianya yang sudah sepuh ini mestinya Kang Ahmad Sudirman sudah harus lebih banyak mawas diri dan lebih banyak berzikir. Politik praktis, apalagi berfungsi dalam fitnah chain of command sudah sangat tidak pantas lagi buat Kang Ahmad Sudirman.
 
Kang Sudirman, jika Anda terus berpartisipasi dalam urusan fitnah dan sebagai penyebar kebencian, do it on your own risk di akhirat nanti.

Wassalam.

---------
 
http://www.sirareferendum.org/indexa.php?mod=article&cat=informasi&article=128
Irwandi-Nazar Didukung Pimpinan GAM
Selasa, 29/08/2006, 04:00pm (GMT+7)
 
BANDA ACEH-SIRA. Pasangan Kepala dan Wakil Kepala Pemerintahan Aceh dari jalur independen, DrH Tgk Irwandi Yusuf, MSc dan Muhammad Nazar secara resmi dideklarasikan di Kantor Komite Peralihan Aceh (KPA), Lamdingin, Banda Aceh, 27/8 untuk bertarung dalam Pilkapa, 11 Desember mendatang.
Pasangan yang diberi nama kandidat Perjuangan dan Perdamaian ini akan menggunakan Seuramoe Irwandi Nazar (SINAR) sebagai wadah untuk menampung aspirasi masyarakat dan mengajak masyarakat untuk memilih pasangan ini.
Sebelumnya, pasangan ini akan dideklarasikan pada tanggal 28/8 seperti hasil dari Rakor Pimpinan SIRA beberapa waktu lalu di Wisma Cendana, namun karena situasi politik yang semakin panas, maka pasangan ini lebih cepat dideklarasikan dari rencana semula.
 
Kandidat yang sama-sama alumni dan pernah mendekam di LP Keudah ini diduga akan mendapatkan dukungan dari para mantan anggota GAM dan juga simpatisan SIRA. Menurut Sofyan Dawood, yang membacakan pernyataan deklarasi menyatakan bahwa pasangan ini akan didukung secara penuh oleh masyarakat Aceh khususnya di daerah yang menjadi basis GAM dan SIRA.
 
”Deklarasi ini atas permintaan masyarakat yang menghendaki ada personel GAM dan SIRA maju dalam pemilihan mendatang,” jelas Juru Bicara KPA Sofyan Dawood yang membaca naskah yang ditandatangani oleh 33 anggota Majelis GAM, panglima wilayah, serta mantan juru bicara GAM.
 
Meski saat deklarasi itu tidak nampak mantan panglima TNA, Muzakkir Manaf, tapi Sofyan mengaku, kalau pasangan Irwandi Nazar mendapat dukungan dari Muzakkir Manaf.
 
Munawarliza, deputi Juru Bicara GAM, dalam satu kesempatan menyatakan bahwa Muzakkir Manaf ditekan untuk membacakan pernyataan dukungan kepada HUmam Hamid dan Hasbi Abdullah. "Tgk Muzakkir sama sekali tidak mengetahui sebelumnya apa isi teks tersebut."
 
Pasangan ini juga mendapat dukungan penuh dari Tgk Bakhtiar Abdullah yang mengirimkan surat dukungan secara pribadi, dan berharap pasangan dapat memenangkan pilkada dan memimpin rakyat Aceh mewujudkan cita-cita mereka. (*)


Genocide in Liberia

Former Liberian president Charles Taylor, April 2006, has flown from Freetown to the Netherlands where he will stand trial for war crimes (AFP/File)
 
 



Geonocide in Bosnia
Trial of Slobodan Milosevic in Den Haag
_____________

Salah saboh cell teumpat tinggai Charles Taylor dan Milosovic di den Haag. (Ho ka urg tjarong2 dan njang haraih2 droë peumimpin Atjèh atji ba SBY, Wiranto, dll keunoe uléh seubab peuë njang djipeulaku ateuëh bgs atjèh silama 30 thôn)
Genocide in Acheh
 
 
 
Penjahat2 Prang di bekas Jugoslavia, Afrika Barat, Burundi-Rwanda telah dibawa ke Mahkamah International. Bagaimana dengan "Algojo2" Indonesia ???

Wiranto Cs

Susilo Cs
 
 
     

A mass grave has been unearthed
"The darkest chapter in Indonesia's history" Grim evidence of the army's campaign against separatism in Aceh is only now being uncovered. Only now can the real grieving begin. The BBC's Jonathan Head
:



A family returns to its burned-out house by Indonesian military
 

Indonesian troops shot dead up to 60 people and wounded 10 last Friday in two villages in Beutong Ateuh of West Aceh. And the bodies were thrown into an abandoned well


Investigators have found a number of mass graves in Acheh committed by the Indonesian regime


       
       

"BEUGI KEUTURÔNAN ATJÈH, HUDÉP ATEUËH RHUËNG DÔNJA NJOË KON ASAI NA HUDÉP MANTONG; GEUTANJOË LEUBÈH DJROH MATÉ NIBAK HUDÉP HINA DIMIJUB PEURINTAH BANSA GOB! WN
KEBIADABAN, KEGANASAN, KEKEJAMAN, KEKEJIAN, dan KEBUASAN bangsa JAWA terhadap Bangsa Aceh

Massacred in KNPI Lhokseumawe, 60 civilians were brutally butchered by Indonesian Occupation Forces


Massacred in Simpang KKA, 250 villagers were brutally butchered by Indonesian Occupation Forces


The Victims tortures before they kills


KEBIADABAN, KEGANASAN, KEKEJAMAN, KEKEJIAN, dan KEBUASAN bangsa JAWA terhadap Bangsa Aceh

KEBIADABAN, KEGANASAN, KEKEJAMAN, KEKEJIAN, dan KEBUASAN bangsa JAWA terhadap Bangsa Aceh

KEBIADABAN, KEGANASAN, KEKEJAMAN, KEKEJIAN, dan KEBUASAN bangsa JAWA terhadap Bangsa Aceh

KEBIADABAN, KEGANASAN, KEKEJAMAN, KEKEJIAN, dan KEBUASAN bangsa JAWA terhadap Bangsa Aceh

KEBIADABAN, KEGANASAN, KEKEJAMAN, KEKEJIAN, dan KEBUASAN bangsa JAWA terhadap Bangsa Aceh


KEBIADABAN, KEGANASAN, KEKEJAMAN, KEKEJIAN, dan KEBUASAN bangsa JAWA terhadap Bangsa Aceh

Local police chief Said Huseini said three "separatist rebels" were shot dead Saturday on the outskirts of the provincial capital Banda Aceh. A civilian was killed in the crossfire, he said.


MASYARAKAT ACEH BERBARING DI TANAH PADA SAAT TNI AD MELEPASKAN TEMBAKAN PERINGATAN PADA RIBUAN PENGUNJUK RASA DI LHOKSEUMAWE, PROPINSI ACEH 21 APRIL 1999. DUA ORANG PENDUDUK TEWAS SETELAH POLISSI DAN TENTARA MEMBUBARKAN UNJUK RASA RIBUAN PELAJAR SEKOLAH YANG MEMINTA DILEPASKANNYA 300 ORANG PELAJAR YANG TERTANGKAP SAAT UNJUK RASA MENDUKUNG KEMERDEKAAN ACEH BEBERAPA HARI SEBELUMNYA. (en/str: REUTERS)


Seorang ibu menangis setelah anak kandungnya dibunuh
secara sangat kejam dan keji oleh babi jawa


Seorang anak dan ibunya kembali kerumah yang baru saja dibakar oleh anjing jawa

Setelah dibunuh Anjing TNI menyuruh masyarakat kampung untuk mengambilnya


KEBIADABAN, KEGANASAN, KEKEJAMAN, KEKEJIAN, dan KEBUASAN bangsa JAWA terhadap Bangsa Aceh, Kamis, 9 Augustus 2001, Avdelning 4, PT Bumi Flora, Desa Alue Rambôt, Kec. Bandar Alam Aceh Timur









Just In One Day, Over 100 Unarmed Achehnese Civilianswere Unlawfully Killed by TNI

KEBIADABAN, KEGANASAN, KEKEJAMAN, KEKEJIAN, dan KEBUASAN bangsa JAWA terhadap Bangsa Aceh
KEBIADABAN, KEGANASAN, KEKEJAMAN, KEKEJIAN, dan KEBUASAN bangsa JAWA terhadap Bangsa Aceh


KEBIADABAN, KEGANASAN, KEKEJAMAN, KEKEJIAN, dan KEBUASAN bangsa JAWA terhadap Bangsa Aceh


KEBIADABAN, KEGANASAN, KEKEJAMAN, KEKEJIAN, dan KEBUASAN bangsa JAWA terhadap Bangsa Aceh

KEBIADABAN, KEGANASAN, KEKEJAMAN, KEKEJIAN, dan KEBUASAN bangsa JAWA terhadap Bangsa Aceh


KEBIADABAN, KEGANASAN, KEKEJAMAN, KEKEJIAN, dan KEBUASAN bangsa JAWA terhadap Bangsa Aceh

KEBIADABAN, KEGANASAN, KEKEJAMAN, KEKEJIAN, dan KEBUASAN bangsa JAWA terhadap Bangsa Aceh

KEBIADABAN, KEGANASAN, KEKEJAMAN, KEKEJIAN, dan KEBUASAN bangsa JAWA terhadap Bangsa Aceh

KEBIADABAN, KEGANASAN, KEKEJAMAN, KEKEJIAN, dan KEBUASAN bangsa JAWA terhadap Bangsa Aceh

Men in Aceh are questioned by
Indonesian soldiers

KEBIADABAN, KEGANASAN, KEKEJAMAN, KEKEJIAN, dan KEBUASAN bangsa JAWA terhadap Bangsa Aceh


BABI-BABI JAWA MENGADAKAN PEMERIKSAN KEPADA SETIAP KENDARAAN YANG AKAN MENUJU KOTA BANDA ACEH TEMPAT DI ADAKANNYA SIDANG RAYA RAKYAT ACEH UNTUK KEDAMAIAN, 10 NOVEMBER 2000. TINDAKAN KERAS APARAT KEPADA MASYARAKAT YANG AKAN MENGHADIRI SIDANG ITU MENGAKIBATKAN BELASAN ORANG MENINGGAL DUNIA. (AP Photo/Ismael)


Seorang student berdiri didepan rumah sekolahnya yang baru saja dibakar hangus oleh anjing-anjing TNI

Salah seorang masyarakat biasa yg
dibunuh secara begitu keji dan kejam oleh babi dan anjing jawa-TNI di Kecamatan Nilam, Aceh Utara


Press Release

To News Editors
July 21, 1999
For Immediate Release
ACEH REBEL LEADER CALLS INDONESIAN RULE ABSURD
In a rare interview from his exile in Sweden, the leader of the movement fighting for independence in Indonesia's northernmost province of Aceh, Hasan di Tiro, says Indonesia has no right to govern Aceh. The exclusive interview with the FAR EASTERN ECONOMIC REVIEW appears in its July 29 issue, published Thursday, July 22.
The uncompromising di Tiro calls Indonesia another name for the Dutch East Indies with new rulers, Javanese instead of Dutch. Di Tiro, who declared Aceh's independence in 1976 but fled to Sweden three years later, dismisses Indonesia's new autonomy legislation as irrelevant. The notion of Indonesia is absurd, he says. He also ridicules the Bahasa Indonesia language as "pidgin Malay" and calls the Javanese "barbaric and uncivilized."
Di Tiro puts the overall strength of separatist forces operating in Aceh at around 5,000. Asked what sort of message would he send to a new Indonesian government, perhaps one headed by Megawati Sukarnoputri whose party won the largest number of votes in June's parliamentary elections, Di Tiro says: "No message. They're all the same. Uneducated fools."
The REVIEW obtained the interview amid mounting concern that Aceh may be posing a serious challenge to Indonesian unity. The REVIEW reports Indonesian military concerns that outside support makes Aceh's rebels much more dangerous than the ragtag, poorly armed independence fighters of East Timor and Irian Jaya.
Two battalions of troops--backed by 1,700 paramilitary police from Jakarta--have renewed operations in Aceh response to a wave of ambushes, assassinations and arson attacks in recent weeks. In one of the worst incidents so far, guerrillas killed five soldiers and wounded 20 in a July 19 ambush on a military convoy. More than 70,000 refugees have scattered across Aceh.

For further information, please contact:
Michael Vatikiotis
Far Eastern Economic Review
Tel 852 2508 4420
Fax 852 2503 1530

The death of the charismatic Syafii, 54, his wife Fatimah alias Aisyah and five bodyguards were killed in the head and chest on Tuesday during fierce battle. Indonesia accused of treachery over Syafii's killing. (AT)

The remains of great and charismatic Abdullah Syafei (L), 54, his wife Fatimah alias Aisyah (R) were taken to their house after verification of identities by his brother Zakaria at Sigli hospital on 24 January 2002. Abdullah Syafei was the Free Acheh Movement (GAM)' s War Commander who was killed by Indonesian troops on 22 January. GAM has accused Indonesian military of treachery over Syafii's killing. (AT)


 

Almarhum Sjahid Jafar Siddiq Hamzah, murdered by Indonesian regime

"KEBIADABAN KAFIR indonesia jawa tidak akan kita maafkan oleh kita Bangsa Aceh.
Lihat dalam foto, bagaimana kafir laknat penjajah indonesia jawa membunuh anak2 Bangsa Aceh di depan ibu2 mereka yang telah tua. Kemudian kafir laknat indonesia jawa itu telah mengikat tangan2 ibu mereka.....Demi Allah, kita Bangsa Aceh wajib terus memerangi kafir laknat penjajah indonesia jawa penyembah berhala burung garuda dan pancasila. KITA BANGSA ACEH JANGAN SEKALI-KALI PATAH SEMANGAT dalam memerangi kafir laknat indonesia jawa yang biadab itu.
Wassalam,
Puteh Sarong



Talk is cheap. Use Yahoo! Messenger to make PC-to-Phone calls. Great rates starting at 1¢/min.
--- End Message ---

Kirim email ke