Koordinator Forak yang bernama Raden Panji Utomo perlu dicermati oleh Bangsa Aceh semua. Anak keturunan penjajah jawa indonesia ini adalah manusia upahan yang dihantar untuk menggerakkan demonstrasi bagi melakukan "test market" terhadap BRR. Bangsa Aceh semua perlu ingat bahawa kita jangan sekali-kali terikut oleh kegiatan yang diorganisir oleh keturunan penjajah indonesia jawa. Tugas kita adalah mengusir semua kaum penjajah indonesia jawa dari negeri kita Aceh.
 
"Test market" tersebut sengaja dipropagandakan dengan mengupah anak keturunan penjajah indonesia jawa itu sendiri untuk melihat kita Bangsa Aceh apakah masih terikut-ikut dengan kepemimpinan keturunan penjajah indonesia jawa dan seberapa kuat lagi pengaruh Bangsa Aceh dalam menentang dan mengkritik BRR dan penjajah indonesia jawa.
 
"Test market" tersebut juga dilakukan untuk menghilangkan jejak misi jahat Kuntoro Mangkusubroto yang sekarang sedang diarahkan targetnya ke luar negeri pula. Maka tidak heran kalau kita membaca tulisan di bawah ini yang "tali barut" dalam BRR Tuanku Mirza Kemala menyebutkan bahwa Kuntoro Mangkusubroto sekarang sedang berada di Australia.
 
Dalam pantauan juga ditemui bahwa Kuntoro Mangkusubroto juga akan menjalankan siasat atau taktik kotor dengan melakukan ceramah sampingan di hadapan indon-indon yang berada di Canberra, terutamanya para mahasiswa indon di sana.
 
BACA TAKTIK KOTOR INI DENGAN HATI DAN KEPALA TERBUKA!!!!!!!!!!!!!!
 
Berita
Senin, 11 September 2006, 18:15 WIB
Ribuan Pengungsi Barak “Hayak” BRR
Reporter : Rasyid J

Banda Aceh, acehkita.com. Seribuan pengungsi korban tsunami yang terkoordinir dalam Forum Komunikasi Antar Barak (Forak) mendatangi kantor Badan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (BRR) Aceh-Nias. Mereka menuntut lembaga itu untuk mencairkan modal usaha. 

Sebelum melakukan aksi ke kantor BRR Aceh-Nias di kawasan Lueng Bata, Banda Aceh, Senin (11/9) pengungsi seluruh Aceh berkumpul di lapangan Blang Padang. Mereka menggelar upacara layaknya kegiatan 17 agustusan. 

Dalam aksinya, para pengungsi menuntut BRR yang dikepalai Kuntoro Mangkusuroto untuk memberikan modal usaha kepada janda korban tsunami sebesar Rp.20 juta dan Rp.15 juta bagi setiap kepala keluarga yang juga menjadi korban bencana yang terjadi 26 Desember 2004 silam.

Tuntutan lain adalah BRR harus meningkatkan kuantitas dan kualitas rumah yang dibangun tahun 2006. lalu, BRR diminta untuk menaikkan bantuan sosial penganti uang sewa dari 40 persen menjadi 80 persen. Mereka juga menuntut diberikan santunan biaya pendidikan kepada anak yatim/piatu korban tsunami yang berumur kurang 17 tahun sebesar Rp.300 ribu/bulan.

Koordinator Forak, Raden Panji Utomo, kepada pers menyebutkan menyebutkan BRR harus membangun kembali ruko-ruko dan pasar tradisional yang telah hancur kawasan tsunami. Dan untuk membangun kembali tambak, sawah dan kebun, BRR harus memberi uang secara langsung kepada pemiliknya.

Panji dalam orasinya di pelataran parkir BRR mengancam akan meneruskan tuntutan kepada Presiden RI dan DPR RI untuk membubarkan BRR dikarenakan, keberadaan BRR dapat memperlambat proses rekontruksi dan rehabilitasi Aceh dan Nias pasca bencana.

“Alasan lain karena para pengungsi khawatir keberadaan BRR dapat menyuburkan prakter korupsi,” ujar Panji. “Setiap complaint yang berasal dari korban tsunami kepada BRR harus dihargai dan ditangani secara terlulis.”

Dia menyebutkan keberadaan BRR juga dapat memperkaya sebagaian kelompok yang bekerja di BRR, sebaliknya untuk masyarakat pengungsi yang masih berada di rumah hunian sementara dan tenda pengungsi kondisinya memperihatinkan.

Jurubicara BRR Aceh-Nias, Tuanku Mirza Keumala kepada wartawan manyatakan tidak bisa memberikan tanggapan apa pun atas tuntutan para pengungsi barak yang di koordinir oleh Forak. “Mereka (berharap jawaban langsung dari ketua bapel, jadi saya tidak bisa menanggapinya,” ujar Mirza.

Dalam aksi tersebut tidak terlihat Kuntoro. Sementara Mawardy Nurdin yang katanya sudah mengundurkan diri dari BRR juga terlihat di situ. Ditanya di mana Kuntoro, Mirza menyebutkan dia sedang berada di Australia untuk satu kepentingan.

Forka juga “menghayak” lembaga itu dengan 13 tuntutan. Selain itu juga memberikan sejumlah warning kepada lembaga itu, antara lain, keberadaan BRR dapat memperlambat proses rehab rekon di Aceh. Di khawatirkan juga dapat menumbuhkan serta menyuburkan bibit-bibit korupsi.

Selain itu, keberadaan lembaga itu juga dinilai dapat memperkaya sebagian kelompok yang berkerja di BRR, namun sebaliknya untuk masyarakat pengungsi yang masih berada di huntara. “Apabila tuntutan kami tidak indahkan ataupun disetujui dalam tempo 2 x 24 jam, maka kami akan mengadakan demo yang lebih besar,” sebut Panji dalam selebaran yang dibagi-bagikan. [mis]

http://acehkita.com/?dir=news&file=detail&id=1206


 
 
 


Apakah Anda Yahoo!?
Kunjungi halaman depan Yahoo! Indonesia yang baru!
__._,_.___

Tahukah anda!!! Lantak group tidak menapis sebarang maklumat yg anda kirim??? Inilah yg membuat berita anda cepat dan jelas (jangan salahgunakan keistimewaan ini)...
beri tahu maklumat ini kepada rakan anda, ajaklah mereka untuk bergabung bersama dengan hanya semudah megirim email kosong ke: [EMAIL PROTECTED]

Salam perjuangan.
--------------
ACHEH - Tiada pilihan lain selain MERDEKA!!!
**UNTUK BERHENTI MELANGGAN DARI MILIS LANTAK:
kirimkan email anda kepada [EMAIL PROTECTED]
http://lantak.cjb.net
*PLEASE REPORT ANY LANTAK ABUSE TO: [EMAIL PROTECTED]





SPONSORED LINKS
Asia business Asia Region mortgage company
Regions mortgage inc Regions mortgage

Your email settings: Individual Email|Traditional
Change settings via the Web (Yahoo! ID required)
Change settings via email: Switch delivery to Daily Digest | Switch to Fully Featured
Visit Your Group | Yahoo! Groups Terms of Use | Unsubscribe

__,_._,___

Kirim email ke