http://www.dataphone.se/~ahmad
[EMAIL PROTECTED]

Stockholm, 14 Oktober 2006

Bismillaahirrahmaanirrahiim.
Assalamu'alaikum wr wbr.


MEMBUKA TABIR ORANG YANG BERKEDOK LABEL DR.ZAINI ABDULLAH.
Ahmad Sudirman
Stockholm - SWEDIA.


SEKILAS MEMBUKA TABIR ORANG YANG BERKEDOK LABEL DR.ZAINI ABDULLAH UNTUK 
DIPAKAI MEMUKUL GAM.

”Hei amat, apa yang kamu kata kepada si zaini abdullah? Kalau begitu kamu 
juga lebih parah lagi, tiap hari kerja kamu asyik menforward tulisan yang 
malas kita baca. Kalau kamu kata mahu bekerja sama dengan si malek maut & 
zaini untuk memerdekakan Aceh melalui MoU Helsinki, apa yang kamu buat 
selain menulis hikayat musang dalam internet. Njatanya MoU taik kerbau itu 
adalah dodol taik kerbau jawa yang diramas oleh malik maut dan zaini 
abdullah.” (Mustafa Abubakar,  [EMAIL PROTECTED] , Fri, 13 Oct 2006 
12:42:18 +0700 (ICT))

Sudah hampir enam tahun orang yang berkedok palsu Mustafa Abubakar dengan 
mempergunakan email [EMAIL PROTECTED] yang mempergunakan broadband 
milik Uecomm [203.94.130.6], Broadband fibre network service, Richmond, 
Victoria, Australia menyampaikan komentar-komentar singkatnya yang 
kebanyakan dengan hurup-hurup besar itu.

Dimana sebenarnya orang ini awalnya enam tahun yang lalu memakai nama palsu 
Warwick Aceh alias Puteh Sarong alias Teungku Awe Geutah yang memakai email 
[EMAIL PROTECTED] yang sering memakai internet yang 
dihubungkan dengan TMNET [202.188.13.199] Kuala Lumpur, Malaysia dengan 
memakai alamat Puteh Sarong, Conventry, CV4 7AL, United Kingdom, walaupun ia 
pada kenyataannya tinggal disekitar Kuala Lumpur.

Selama orang yang berkedok palsu Mustafa Abubakar berada di Malaysia mencoba 
untuk mendapat perlindungan politik dari pemerintah Kerajaan Malaysia. 
Tetapi karena Kerajaan Malaysia tidak ikut menandatangani Konvensi Genewa 
tahun 1951 tentang masalah pengungsi, maka ia tidak pernah mendapat 
perlindungan politik sebagai pengungsi dari pemerintah Kerajaan Malaysia.

Ia di Malaysia selama lebih dari lima tahun mencoba terus memberikan 
komentar dan tanggapan tentang penjajahan di Acheh dalam grup diskusi 
[email protected] . Tetapi tidak pernah menyinggung dan tidak pernah 
mendukung perjuangan GAM dibawah pimpinan Teungku Hasan Muhammad di Tiro. 
Nama palsu Warwick Aceh alias Puteh Sarong dengan email-nya 
[EMAIL PROTECTED] yang sering memakai internet milik TMNET 
[202.188.13.199] Kuala Lumpur adalah menjadi trademark sebagai pencetak 
label kafir atau kaphe dengan kata-kata sumpah serapahnya yang isinya 
kosong.

Nah karena ia tidak mendapat perlindungan politik sebagai pengungsi dari 
pemerintah Kerajaan Malaysia, maka ia tetap masih memakai pasport bergambar 
burung garuda. Agar supaya ia tidak ditangkap pihak keamanan Kerajaan 
Malaysia dan agar supaya mendapat izin tinggal di Malaysia, maka ia menikah 
dengan seorang perempuan berkewarganegaraan Malaysia. Ia pernah masuk ke 
Jakarta, Medan dan Acheh. Misalnya pada hari minggu tanggal 17 Maret 2002 
jam 03:14:52 +0000 (GMT) ia mengirimkan tulisan ke ppdi yahougrupps.com 
tanggapan tentang "Laskar Jihad (Baca Jahat) Rekayasa Penjajah Indonesia" 
dari Jakarta dengan memakai server milik INDOSATM2 [202.155.111.69] di 
Jakarta.

Jadi, kalau diperhatikan dan diteliti secara seksama, maka akan ditemukan 
bahwa orang yang memakai bermacam nama palsu ini sebenarnya adalah yang 
berusaha untuk menghancurkan perjuangan GAM dibawah pimpinan Teungku Hasan 
Muhammad di Tiro dan Stafnya.

Nah, karena ia tidak berhasil mendapat perlindungan politik dari pemerintah 
Kerajaan Malaysia, maka ia dan istrinya pergi ke Australia. Tentu saja ia 
memakai pasport bercap burung garuda, karena pemerintah Australia tidak akan 
memberikan visa masuk kalau tidak ada identitas hukum yang dimilikinya. 
Sekitar bulan Oktober tahun 2004 ia dan istrinya pergi ke Australia dan 
untuk sementara menetap di Canberra.

Tentu saja di Australia dengan pasport bercap burung garuda ia dan istrinya 
yang berkewarganegaraan Malaysia tidak bisa meminta perlindungan politik 
dari pemerintah Australia.

Nah, dari Canberra inilah ia mulai lagi gencar melambungkan 
tanggapan-tanggapan dan komentar-komentar singkatnya dengan berhuruf besar 
yang isinya sumpah serapah dan kafir-mengkafirkan dengan memakai nama 
Warwick Aceh alias Puteh Sarong dengan memakai email 
[EMAIL PROTECTED] dan mempergunakan server milik Telstra 
Internet [144.138.21.95], Locked Bag 5744, Canberra.

Kemudian sejak tanggal 18 April 2006 ia mempergunakan nama palsu Salamah 
Maun dengan memakai alat email [EMAIL PROTECTED] dan mempergunakan server 
internet milik TPG Internet Pty Ltd.[202.7.166.163], 65 Waterloo Road, North 
Ryde NSW 2113, AU.

Tidak cukup dengan memakai nama palsu Salamah Maun, ia selanjutnya sejak 
tanggal 15 juni 2006 jam 08:12:06 -0000 ia memakai nama palsu  Mustafa 
Abubakar dengan alamat email [EMAIL PROTECTED] dan masih memakai 
server internet milik TPG Internet Pty Ltd.[202.7.166.163], 65 Waterloo 
Road, North Ryde NSW 2113, AU.

Seterusnya sejak tanggal 13 oktober 2006 jam 03:58:24 +0200 (CEST) ia juga 
memakai kedok palsu yang diberi label Dr. Zaini Abdullah dengan 
mempergunakan alamat email [EMAIL PROTECTED] yang disambungkan ke 
server internet milik Uecomm Limited [203.94.130.6], Building 8, 658 Church 
Street, Richmond, Victoria, Australia 3121.

Nah sekarang, kita dengan mendasarkan kepada fakta dan bukti hukum diatas 
sudah bisa memberikan gambaran bahwa orang yang memakai nama palsu Warwick 
Aceh alias Puteh Sarong alias Teungku Awe Geutah alias Salamah Maun alias 
Mustafa Abubakar alias Dr. Zaini Abdullah adalah benar-benar seorang penipu 
dan pemalsu yang berpasport dengan cap burung garuda milik pemerintah RI dan 
keluar masuk wilayah RI yang menganeksasi Acheh.

Jadi, sekarang kita sudah bisa membuktikan bahwa orang tersebut adalah tidak 
mendapat perlindungan politik dari pemerintah Australia, baru tinggal kurang 
lebih dua tahun di Australia dan ikut kepada istrinya yang 
berkewarganegaraan Malaysia tinggal di Australia. Untuk tujuan menghancurkan 
GAM dibawah pimpinan Teungku Hasan Muhammad di Tiro dan Stafnya, ia 
mempergunakan nama palsu Dr. Zaini Abdullah agar supaya pihak pembaca 
membenci kepada GAM dibawah pimpinan Teungku Hasan Muhammad di Tiro dan 
Stafnya dan juga sekaligus ikut bersama kendaraan politik pihak Susilo 
Bambang Yudhoyono untuk menghancurkan GAM.

Terakhir, dengan penjelasan fakta dan bukti hukum ini, maka kalau orang ini 
yang memakai bermacam nama palsu berusaha mempergunakan kata-kata yang 
isinya sumpah serapah dan kafir-mengkafirkan dan meleceh para pimpinan 
tinggi GAM dibawah pimpinan tertinggi Teungku Hasan Muhammad di Tiro, maka 
orang ini yang bergandengan politik dengan pihak Susilo Bambang Yudhoyono 
bermaksud secara politik menghancurkan GAM dibawah pimpinan Teungku Hasan 
Muhammad di Tiri dan perjuangan bangsa Acheh untuk penentuan nasib sendiri.

Bagi yang ada minat untuk menanggapi silahkan tujukan atau cc kan kepada 
[EMAIL PROTECTED] agar supaya sampai kepada saya dan bagi yang ada waktu 
untuk membaca tulisan-tulisan saya yang telah lalu yang menyinggung tentang 
Khilafah Islam dan Undang Undang Madinah silahkan lihat di kumpulan artikel 
di HP http://www.dataphone.se/~ahmad

Hanya kepada Allah kita memohon pertolongan dan hanya kepada Allah kita 
memohon petunjuk, amin *.*

Wassalam.

Ahmad Sudirman

http://www.dataphone.se/~ahmad
[EMAIL PROTECTED]
----------

Date: Fri, 13 Oct 2006 12:42:18 +0700 (ICT)
From: Mustafa Abubakar <[EMAIL PROTECTED]>
Subject: Apa Yang Sudah Dibuat Bung Sudirman?
To: Ahmad Sudirman <[EMAIL PROTECTED]>, "Dr. Zaini Abdullah" 
<[EMAIL PROTECTED]> ......

Hei amat, apa yang kamu kata kepada si zaini abdullah?

Kalau begitu kamu juga lebih parah lagi, tiap hari kerja kamu asyik 
menforward tulisan yang malas kita baca.

Kalau kamu kata mahu bekerja sama dengan si malek maut & zaini untuk 
memerdekakan Aceh melalui MoU Helsinki, apa yang kamu buat selain menulis 
hikayat musang dalam internet. Njatanya MoU taik kerbau itu adalah dodol 
taik kerbau jawa yang diramas oleh malik maut dan zaini abdullah.

"Mengata orang dulang selapeh, dia berkata dia yang lebeh"

Itu saja amat ya.
----------

Date: Fri, 13 Oct 2006 07:22:01 +0200 (CEST)
From: "Dr. Zaini Abdullah" <[EMAIL PROTECTED]>
Subject: SV: Re: Kepada Bung Sudirman
To: Ahmad Sudirman <[EMAIL PROTECTED]>, [EMAIL PROTECTED] ......

Ha ha ha ha ha

Bung Sudirman sudah ada lagi bahan untuk menulis panjang-panjang ya. Apa 
saya panggil bung atau mas, tolong diberitahu mana yang disukainya?

Bung Sudirman, bukan si Warwick atau Mustafa Abu Bakar atau nama-nama lain 
yang bung sebutkan, tetapi orang mengutuk si Malik Maut dan Zaini Abdullah 
(saya sendiri) sebab sudah membelakangkan perjuangan Bangsa Aceh untuk 
mengusir kafir penjajah indunesia jawa. Si Malik Maut dan Zaini Abdullah 
sudah menjual negara dan Bangsa Aceh kepada kafir penjajah jawa indunesia 
sewaktu di Helsinki.

Wali Negara Aceh dikhianati oleh gerombolan ini. Wali Negara Aceh Tgk 
Muhammad Hasan Di Tiro tidak melakukan dan tidak terlibat dalam perkara 
menjual negara dan bangsa Aceh di Helsinki. Bukan si Mustafa Abubakar yang 
tidak mengakui kepemimpinan Wali Negara, tetapi si Malik Maut dan Zaini 
Abdullah yang sudah lari dari garis perjuangan.

Wali Negara Aceh tidak pernah bersalaman, berfoto-fot, berpeluk-peluk dengan 
kafir penjajah jawa indunesia. Yang melakukan itu semua adalah si Malek Maut 
dan Zaini Abdullah dan keroco-keroconya.

Apa bung sudah pening pagi ini makan nasi pagi dengan ikan kayu pahit? 
Jangan bung menulis tidak fikir-fikir bung sudirman!

Si Mustafa Abubakar bukan mengaku GAM itu maksudnya tidak mengakui masuk 
kumpulan KPA. Bung Sudirman masuk golongan apa ya? Masuk saja golongan makan 
tahu goreng dari sumedang, sebab kalau masuk golongan Aceh tidak masuk sama 
sekali, kecuali orang yang mahu kepada hikayat musang bung sudirman.

Siapa saja pengikut bung sudirman dan siapa pemimpin yang menjadi ikutan 
bung sudirman? Tolong senaraikan dan kirim dalam email bung sudirman dalam 
dunia maya ini.

Apa yang menjadi masalah kepada bung dengan arkam? Jang berdebat dengan saya 
bung. Pergi jumpa ketua arkam dan berdebat dengan mereka mana yang bung 
tidak suka dan saya mahu saksikan kemampuan bung sudirman berdebat dengan 
ketua arkam itu dan kalau perlu divideokan dan saya akan beli satu salinan 
untuk melihat kemampuan bung sudirman berdebat dengan ketua arkam. Jangan 
hanya berkeok-keok macam orang tersumbat tahu goreng sumedang di belakang 
pemimpin arkam itu. Saya tantang sekali lagi, cuba bung lakukan itu. Saya 
tunggu!!!!!!!!!!!!

Tidak perlu diberitahu Omar Puteh atau Li Paya itu mengenai pemimpin saya 
ada atau tidak. Yang penting saya tidak ikut si Li Paya dan gerombolannya 
yang sudah menjual Aceh kepada kafir jawa di helsinki itu. Ingat, bahawa 
Wali Negara Aceh Tgk. Muhammad Hasan di Tiro (dan bukan Malik Maut & Zaini 
Abdullah) tidak terlibat dalam menjual Aceh dalam MoU Helsinki.

Wahai Bansa Aceh yang bukan pengkhianat dan masih sadar dengan perjuangan: 
pengkhianat tidak dapat dijadikan ikutan dan njamuk di luar kelambu seperti 
bung sudirman yang tidak ada hubungan sama sekali dengan kita Bangsa Aceh 
juga jangan kita jadi ikutan. Jangan-jangan ia itu kiriman sebagai Snouck 
Horgronje musim ini.

Sekian bung dulu yaaaaaaaaaaaaaaaa

Jangan suka putar belit bahasa bung yaaaaaaaaaaaaaaa
----------

Date: Fri, 13 Oct 2006 03:58:24 +0200 (CEST)
From: "Dr. Zaini Abdullah" <[EMAIL PROTECTED]>
Subject: Kepada Bung Sudirman

Siapa Tarmizi itu dan dimana kenal dan jumpa dengan dia Bung Ahmad Sudirman?
Apa masalah dengan email yang saya tulis dan bung kaitkan dengan si Tarmizi 
itu?
Bung Ahmad Sudirman berasal dan lahir di mana di Aceh, kalau tidak keberatan 
diberitahu kepada saya? Apa benar ayah dan ibu Bung Sudirman juga orang 
Aceh?
Kenapa rencong itu tumpul dan ikan kayu itu pahit Bung Sudirman?
Bagaimana yang dikatakan rencong tidak tumpul dan ikan kayu tidak pahit Bung 
Sudirman?
Rencong siapa yang tidak tumpul dan ikan kayunya tidak pahit Bung Sudirman?

Saya mahu mengawinkan anak perempuan seorang lagi, nanti kalau jumpa dengan 
Bung Sudirman, akan saya undang yaaaaaaaaa!
----------



From: omar puteh <[EMAIL PROTECTED]>
Reply-To: [EMAIL PROTECTED]
To: [EMAIL PROTECTED], [email protected], [email protected]
Subject: Re: [IACSF] Re: SOE PEUGAH IRWANDI HANA DJIMUPRANG
Date: Fri, 13 Oct 2006 04:34:22 -0700 (PDT)
MIME-Version: 1.0
X-Originating-IP: 209.191.91.200
X-Sender: [EMAIL PROTECTED]
Received: from n14a.bullet.sc5.yahoo.com ([66.163.187.157]) by 
bay0-mc2-f14.bay0.hotmail.com with Microsoft SMTPSVC(6.0.3790.2444); Fri, 13 
Oct 2006 04:37:28 -0700
Received: from [66.163.187.120] by n14.bullet.sc5.yahoo.com with NNFMP; 13 
Oct 2006 11:34:46 -0000
Received: from [66.218.69.6] by t1.bullet.sc5.yahoo.com with NNFMP; 13 Oct 
2006 11:34:41 -0000
Received: from [66.218.67.95] by t6.bullet.scd.yahoo.com with NNFMP; 13 Oct 
2006 11:34:41 -0000
Received: (qmail 84068 invoked from network); 13 Oct 2006 11:34:40 -0000
Received: from unknown (66.218.67.36)  by m38.grp.scd.yahoo.com with QMQP; 
13 Oct 2006 11:34:40 -0000
Received: from unknown (HELO web36408.mail.mud.yahoo.com) (209.191.91.200)  
by mta10.grp.scd.yahoo.com with SMTP; 13 Oct 2006 11:34:39 -0000
Received: (qmail 69902 invoked by uid 60001); 13 Oct 2006 11:34:22 -0000
Received: from [85.166.189.74] by web36408.mail.mud.yahoo.com via HTTP; Fri, 
13 Oct 2006 04:34:22 PDT
X-Message-Info: LsUYwwHHNt3rE5suvGtYovgP3Sc+vdflc57vGfmTcUU=
Comment: DomainKeys? See http://antispam.yahoo.com/domainkeys
DomainKey-Signature: a=rsa-sha1; q=dns; c=nofws; s=lima; 
d=yahoogroups.com;b=Q2R5tyu2mOoFz1cSNpexKE3UhoPDrtoSG9yOrvwXM5S91cHmMxW8nSiTahcUYuWkN8iO11E0nqrYV4e70wLtc6Bj4c21fKQV+By4LYqhnsX2b1dBQMEH3pVyquXmIh3n;
X-Yahoo-Newman-Id: 15440234-m2480
X-Apparently-To: [EMAIL PROTECTED]
X-eGroups-Msg-Info: 1:0:0:0
Mailing-List: list [EMAIL PROTECTED]; contact 
[EMAIL PROTECTED]
Delivered-To: mailing list [EMAIL PROTECTED]
List-Id: <IACSF.yahoogroups.com>
Precedence: bulk
List-Unsubscribe: <mailto:[EMAIL PROTECTED]>
X-Yahoo-Newman-Property:groups-email-trad
Return-Path: 
[EMAIL PROTECTED]
X-OriginalArrivalTime: 13 Oct 2006 11:37:31.0708 (UTC) 
FILETIME=[F833D7C0:01C6EEBB]

Irwandi, peue ta peugah njan?  Dan pakôn ta tudôh Tarmizi njan?  Njan ulôn 
kira kon meunan.  Djih njan, si Mustafa Abubakar, Gubernur (bocor) Aceh-njan 
na di Hållefors, Fitya, Norsborg, Swedia.


----- Original Message ----
From: Hanakaru Hokagata <[EMAIL PROTECTED]>
To: Mustafa Abubakar <[EMAIL PROTECTED]>
Cc: [EMAIL PROTECTED]; [email protected]
Sent: Friday, October 13, 2006 8:20:01 AM
Subject: [IACSF] Re: SOE PEUGAH IRWANDI HANA DJIMUPRANG

Halo Drs. Tarmizi, MBA, eks Darul Arqam, pue haba? Le that lagoe neungui 
e-mail samaran, pue han neujeut peunjata droeneuh? Seulawet ka le that 
neungui email samaran yg baroe, email ateuh nan Warwick hantom neungui le, 
njo?
Padjan neuwoe u Atjeh ngat ta tandeng pancho sigoe?
Kiban djinoe hai di Australia, pue mantong na rhom2 fitnah keu Tgk. Nurdin 
AR? Sadr hai rakan. Desja teuh njan.




On 10/13/06, Mustafa Abubakar <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
Na hai djimuprang si Irwandi, djipiset bohkreh leumo bak FKHP Unsyiah. Njoe 
djikeuneuk djak piset boh droe djih lom djeut keu gubernur djawa di Aceh.

Njan djipeugah bak geutanjoe djikeuneuk djak muprang lom. Lheuh djidjak 
kutep peng bloe beude, njan djidjak mupakat lom ngon djawa djak koh beude 
njan. Hai hana mupue laen didjih kaleumah gamba wate koh beude njan bak 
serambi. Hai gamba lagei rambo, hana takalon teuma.

Njan djak piset boh ladju meulumpoe djeut keu gubernur djawa di Aceh. Si 
Munawar djeut keu walikota djawa di sabang. Kadjeut didjih peutamong 
moto-moto tuha dari singapor.

Djeh lem pap dum, njang na djipike njan keuh njan. Makadjih lheuh djiteken 
MoU di Helsinki djipubloe Atjeh keu djawa, ka geumeurupah2 peudong 
perusahaan. Bue banggi keu peng.

Ladom ka djak lieh punggong si kuntoro bak BRR lagei si ampon man, suhadi 
laweung, dahlan, dll (soe lom?). Njan meunjoe djiplueng lam kawan bui watei 
tadjak let bui beungoh djeumeuat, njan dilei tatumbak.

Pocut Seulanga Aceh < [EMAIL PROTECTED]> menulis:
Pak Irwandi, lho kok bisa ngomong gitu seh lo...? Lo kan ga prnh ikotan dlm 
perang, kpn lo ada di lapangan perang?...



Hanakaru Hokagata < [EMAIL PROTECTED]> wrote:
Yth. Mustafa Abubakar
Bek gadoh djaruet djanggot di Australi hai. Woe keunoe u Atjeh ngat ta
muprang lom tamita sjahid. Ulon meunjoe droeneuh neutem djeut keu
Panglima TNA sep galak lon. Ka teuntee meunyoe droeneuh djeut keu Pang
TNA pasti leubeh tjanggih sabab ka trep neumeuguree di Australia.
Padjan na reuntjana neuwoe neupeugah beh, mangat ulon peusiap pasukan.

HH

On 10/9/06, Mustafa Abubakar < [EMAIL PROTECTED]> wrote:
 > PEURDJUANGAN BEUSIPUNOH HATE
 >
 > Ukeu Bansa Atjeh mandum ban sigom donja,
 >
 > Assalamualaikum wrt. wbt.
 >
 > Bismillahhirrahmani rrahim.
 >
 > SIPATAH KALAM
 >
 > Peutunjok sabe talakei bak Po Allah Taala. Saleum keu djundjongan Rasul
 > geutanjoe njang that mulia Muhammad Rasulullah S.A.W.
 >
 > Njoe kaom peundjadjah djawa indunesia ngon peungikot djih djinoe djiduek
 > keudroe djinonton peukateun njang teungoh djipubuet lek sisiteungoh 
manusia
 > njang meungaku droe Bansa Atjeh, teutapi hana le maruah lam hudep djih.
 > Kadjipubloe sjhit maruah ngon Nanggroe Atjeh meutuah keu kaphe 
peundjadjah
 > djawa indunesia njan. Njang lawet njoe sjhit ka djimeuhudep ngon kaphe
 > peundjadjah djawa indunesia njan, njan sjhit kaha pue tapeugah le. Malah
 > meunjoe takheun keu tuan djih kaphe peundjadjah djawa indunesia, njan
 > djibila dan djitem muprang ngon geutanjoe.
 >
 > Peundjadjah djawa indunesia njan djinoe hana pajah le djipeuabeh 
beulandja
 > djidjak kirem seudadu djih TNI/POLRI untuk djak pitjrok dan poh Bansa 
Atjeh.
 > Djinoe kasep ngon djinonton mantong djikalon peungkhinat- peungkhianat 
Bansa
 > Atjeh keudroe teungoh meuseunoh-seunoh meurupah keu pangkat ngon keu 
hareuta
 > njang teungoh djiseupreuk lek kaphe peundjadjah djawa indunesia njan.
 > Djitjok hareuta dum njang djirampok lek kaphe peundjadjah djawa indunesia
 > dari nanggroe Atjeh djipeuguna untuk djimeuseunang- seunang kaphe njan 
dum.
 > Djitjok meubatjut saboh tjumeh, djseupreuk keulai u Atjeh, lagei ibarat
 > djameun kaphe beulanda timbak peng grik lam peureude trieng untok peutalo
 > Bansa Atjeh njang lawan kaphe dadjeu njan. Salah ngon silap meubatjut, 
Bansa
 > Atjeh keudroe akan djimeupoh-poh sare keudroe-droe djih. Tuwo djih keu
 > tudjuan asai peurdjuangan untuk tapitjrok kaphe peundjadjah djawa 
indunesia
 > dari bumoe Atjeh.
 >
 > HINA BAK GEUMADEI NGON DJEUT KEU LAMIET
 >
 > Teuma djinoe katakalon lom rakjat lam nanggroe ka meuseunoh-seuno djak
 > lakei peng bak waki-waki kaphe peundjadjah indunesia njan djikirem bak 
BRR.
 > Njoe Bansa Atjeh njang lagei njoe ka gadoh maruah hana le malei bak 
geudjak
 > geumadei dan hana seumangat le bak geudjak keuridja geumita raseuki 
keudroe
 > geuh. Bahkan hana geutuoh le pakriban djak mita raseuki. Njang geutuoh 
sjhit
 > djak geumadei. Leubeh hina lom, geudjak geumadei bak kaom kaphe 
peundjadjah
 > djawa indunesia.
 >
 > Lam seudjarah hudep Bansa Atjeh djameun, hana tom Bansa Atjeh geudjak
 > geumadei bak kaphe peundjadjah njang teuka u Nanggroe Atjeh. Njan na 
sjhit
 > geuprang kaphe peundjadjah dadjeu njan dum, sampoe kaphe dadjeu 
peudjadjah
 > njan pajah djiplueng djitjok silop dari Nanggroe Atjeh. Njoe djinoe kon
 > lagei njan. Njang peugah droe tjarong pih kadjeut keu tokang geumadei 
ngon
 > djeut keu lamiet kaphe peundjadjah djawa indunesia njan. Pue lom njang
 > bangai dan hana meuho meu breuh bu pih. Seudeh ngon hina that ka bak 
tapike
 > nasib Bansa Atjeh. Djameun takheun "djakon" keu djawa kontrak. Njoe 
djinoe
 > Bansa Atjeh ladom kabeh djeut keu "atjeh kontrak" (akon) djawa. Adak 
tapakat
 > djak prang kaphe peundjadjah djawa indunesia njan untuk pumardeka 
Nanggroe
 > Atjeh pih kahana djitem le. Sabab ka mangat leumak djuet keu tokang 
geumadei
 > ngon djeut keu lamiet kaphe peundjadjah djawa indunesia njan. Kabeh djeut
 > keu "abdi dalem" djawa dum.
 >
 > BEK TABEUNTJI MUSOH SITEUNGOH HATE
 >
 > Njoe pakon mandum ek sampoe ka lagei njoe?
 >
 > Meunjoe tatilek mandum puntja njoe, nakeuh sabab Bansa Atjeh ka hana le
 > soe njang djeut geumat djeut keu peumimpen. Bansa Atjeh keudroe kahana le
 > djipeutjaja keu keumampuan droe djih. Bansa Atjeh keudroe njang meungaku
 > droe seubagoe peumimpen masjaratakat, kasaban peurangeui lagei peurangeui
 > kaphe peundjadjah djawa indunesia.
 >
 > Njang peugah arah droe lawet njo panglima prang Atjeh atawa peudjuang
 > Atjeh mardeka, pih ka djitiek buet peurdjuangan untok pumardeka nanggroe
 > Atjeh. Kadjidjak meuseunoh-seunoh keu pangkat bak kaphe peundjadjah djawa
 > indunesia. Kadjipeugah matjam alasan dum, supaja pue njang djipeulaku 
djinoe
 > njak djeut djipeungeut Bansa Atjeh njang laen. Bansa Atjeh njang hana 
djeut
 > geuseumike geusangka kabeutoi mandum pue njang djipeugah lek peungkhianat
 > njan dum. Kadjipeungeut dum Bansa Atjeh lam nanggroe ngon mameh ie saka,
 > ngon djandji angen sjeureuga, ngon nekmat donja, ngon sie ma'meugang 
saboh
 > teumpok, ngon peng rupia dua sen, dan matjam-matjam dum peukateun njang
 > laen.
 >
 > Njang peugah droe peudjuang, woe ngon riwang keunan sjhit meubalot sadjan
 > kaphe peundjadjah djawa indunesia atawa bidjeh-bidjeh laen njang bangga
 > meungaku droe kaom peundjadjah indunesia. Njang peugah droe ureung kha 
that
 > lam peurdjuangan malah me gamba beude ho njang djak, njan keunan sadjan 
kaom
 > njang meungaku droe kaom peundjadjah indunesia sjhit keunan 
meulawok-lawok.
 > Pue keuh djiboh nan droe djih "minang saiyo", "anak nanggari" atawa 
nan-nan
 > njang laen, asai mantong djimeungaku droe djih kaom peundjadjah 
indunesia,
 > adak djeut njan geutanjoe bek rhoh lam kawan keuleudei njan. Njan meunjoe
 > geutanjoe djak sipak bola ngon siluweu puntong keunan sadjan keuleudei 
njan,
 > njan geutanjoe leubeh keuleudei dari keuleudei njan.
 >
 > Tapeugah tabeuntji kaphe peundjadjah djawa indunesia njan, akan teutapi 
ho
 > njang tadjak tame sadjan teuh lam kantong atawa lam dapu teuh merek
 > indunesia njan lam beuntok nan "Dji Sam Soe", "Panamas", "Gudang Garam",
 > "Indo Mie", "Kecap ABC", dan merek-merek njang laen. Malah na njang teuka 
u
 > rumoh lon deungon tjukop bangga djak me tah njang na gamba si inem djawa
 > teungoh djimeunari deungon pakaian siteungoh tiang. Ladom nasjitmeunjoe
 > hana geusok gigoe ngon ubat igoe tjap "pepsodent", njan hana mangat 
tuboh.
 >
 > Nasjit di lua nanggroe njang djak intat aneuk beut meunjoe kon bak 
"ustaz"
 > indunesia njan sang hana roh djibeut Qur'an aneuk djih. Atawa mantong 
sjhit
 > djak intat aneuk djak beut bak "teungku" njang gadoh djak lieh punggong 
kaom
 > kaphe peundjadjah djawa indunesia. Njoe keuleudei lagei njoe wadjeb
 > tapeudjioh ladju droe teuh geutanjoe Bansa Atjeh meunjoe droe teuh
 > tameungaku ureung njang djroh hate lam peurdjuangan tapumardeka Nanggroe
 > Atjeh. Beurangkapue bansa atawa suku djih, meunjoe djih djimeungaku droe
 > djih kaom kaphe peundjadjah indunesia atawa tokang djak lieh punggong 
kaphe
 > peundjadjah djawa indunesia, njan geutanjoe wadjeb tapeudjioh droe teuh.
 > Meurunoe keudroe djak pubeut agama keu aneuk miet di rumoh. Atawa djak 
intat
 > bak gurei-gurei laen njang hana meungaku droe kaom peundjadjah indunesia
 > njan. Pue hana bansa laen dum njang seumubeut di lua nanggroe! Matjam 
rupa
 > dum bansa laen njang leubeh muphom agama njang seumubeut aneuk miet di 
lua
 > nanggroe. Taintat
 > aneuk geutanjoe bak gurei laen dum supaja aneuk geutanjoe njak luah 
batjut
 > peurgaulan djih. Bek njang na djimeungon sjhit ngon awak padjoh tempe
 > teutjroh sabe. Hudep-hudep meugaja lagei awak padjoh tempe teutjroh njan.
 >
 > Maka djih meunjoe geutanjoe droe teuh Bansa Atjeh hana tapumeukleh droe
 > teuh dari geurombolan kaphe peundjadjah djawa indunesia njan, maka
 > masjarakat geutanjoe hana djitusoe soe droe djih. Kakeuh watei deuk, djak
 > geumadei bak kaphe peundjadjah djawa indunesia. Watei sosah, djak 
meungadu
 > bak kaphe peundjadjah djawa indunesia. Watei saket, djak meuubat bak 
dokter
 > kaphe peundjadjah djawa indunesia. Watei peureule peungatjara, akauntan,
 > arsitek, insinjur, dan laen-laen, djak meurumpok ngon kaom peundjadjah
 > indunesia. Ladom awak geutanjoe di lua nanggroe, ngon golongan 
professional
 > njang kon keuturunan kaom peundjadjah indunesia, kahantadjeut meurumpok.
 > Aleh bangai, aleh teumakot. Njan hana tateupue. Atawa ka mangat
 > meulawok-lawok keunan sadjan keuleudei indunesia njan.
 >
 > Djinoe tji pike tapeusaho droe teuh, tapeusaho hate droe teuh mandum lam
 > saboh seuh. Insja Allah beurangkapue djeut tapeulaku. Njoe meunjoe gadoh
 > tadjak maseng-maseng keudroe teuh, kakeuh njang duek di lua nanggroe 
kakeuh
 > sabe djeut keu tokang padjoh gadji bak gop sampoe oh tuha. Njang duek di
 > nanggroe, kakeuh djeut keu tokang geumadei bak kaphe peundjadjah djawa
 > indunesia. Abeh saboh keuturunan, troh keturunan laen laen. Buet gadoh
 > geumadei bak keuleudei peundjadjah djawa indunesia njan atawa djeut keu
 > lamiet djih. Kakeuh mangat leumak sinan, hana tateupue njan keuleudei 
njan
 > nakeuh peundjadjah njang teuka u nanggroe geutanjoe. Wadjeb tapitjrok 
dari
 > Nanggroe Atjeh.
 >
 > MULIA MATE SYAHID DI DONJA TROH U AKHIRAT
 >
 > Sabab meunjoe tapeugah tadjak prang kaphe peundjadjah djawa indunesia
 > njan, ladju djiingat dum peukara njang hana seunang. Djipeugah han djitem
 > mate djielanja djipoh djitimbak lek kaphe peundjadjah djawa indunesia, 
lagei
 > mate Asy-Sjahid Teungku Ilyas Leube, Dr. Zubir Mahmud, Teungku Abdullah
 > Syafie, Teungku Ishak Daud, dan meuribei laen peudjuang-peudjuang Atjeh
 > njang ka sjahid geuwoe bak Allah Taala deungon tjara njang djroh ngon 
mulia.
 >
 > Djipeugah han djitem le djak peuhabeh hareuta djih bak buet muprang.
 > Djipeugah han djitem djak pubalei peurumoh ngon peu jatim aneuk djih 
meunjoe
 > mate dalam prang. Djipeugah njan tjara njang hana tjarong meupulitek 
meunjoe
 > djak muprang ngon kaphe musoh. Djipeugah handjitem le djak eh lam paja 
ngon
 > uteun djikap lek lintah, patjat ngon njamok. Djipeugah han djitem le djak
 > theun deuk lam seuh prang bak djak luem musoh.
 >
 > Djinoe ka galak djih keu pangkat djibri lek kaphe peundjadjah djawa
 > indunesia. Djiangan-angan pangkat gubernur, waki gubernur, bupati, waki
 > bupati, tjamat, waki tjamat djibri lek kaphe peundjadjah djawa indunesia.
 > Hana djipike njan mandum pangkat njan mandum mantong di mijub kuasa kaphe
 > peundjadjah djawa indunesia. Djinoe ka galak djih na pangkat djipeugah 
droe
 > djih manager, sekretaris djendral, asisten manager, dan matjam-matjam
 > pangkat laen dum djibri lek djawa bak BRR. Hana djitupue njan droe djih
 > nakeuh lamiet djawa. Djinoe ka galak djih dji'ek moto peut geureudhang
 > mangat leupie meu AC di dalam njang djibri lek kaphe peundjadjah djawa
 > indunesia. Djinoe ka galak djih djitidjik tah ngon badjei meudasi ngon
 > siluweu meugeusok djeut sie boh mamplam, ngon ok meusugot meusireuk lalat
 > djak duek rapat lam kanto waki kaphe peundjadjah djawa indunesia. Djinoe
 > kagalak djih didjih djihoi "bapak" lek ureung laen dan djihoi "bapak" keu
 > ureung laen ngon keu tuan djih
 > djawa. Djinoe ka galak djih djipadjoh gadji meuploh-ploh djuta ateuh peng
 > samadiah manjet Bansa Atjeh njang ka keureubeun lam prang ngon keureubeun
 > tsunami. Njoe mandum ka djiikot peurangeui tuan djih kaphe peundjadjah 
djawa
 > indunesia.
 >
 > Wahai Bangsa Atjeh mandum njang ka silap djalan njoe. Beutaingat lek gata
 > mandum bahwasadjih mate sjahid djipoh leh musoh geutanjoe kaphe 
peundjadjah
 > djawa indunesia njan, nakeuh leubeh mulia di donja sampoe akhirat. Bansa
 > Atjeh djioh hudep leubeh meumaruah ngon mulia meunjoe geutanjoe taprang
 > kaphe peundjadjah djawa indunesia njan dari bumoe Atjeh, daripada tadjak
 > meuudep di mijub kuasa kaphe peundjadjah djawa indunesia njan.
 >
 > PEUMIMPEN ATJEH NJANG TAPEUREULE
 >
 > Peumimpen Bansa ngon Nanggroe Atjeh njang djipeureule le Bansa Atjeh
 > nakeuh njan paleng kureung na sjarat-sjarat di mijub njoe:
 >
 > a. Taat ngon teumakot keu Allah Taala. Hana meutjeh ureung paleng
 > malem. Sabab lam saboh nanggroe na geukheun "umara" njang pimpen 
nanggroe,
 > na geukheun "ulama" njang didek mandum masyarakat asoe nanggroe. Teuma
 > meunjoe na sidroe peumimpen njang na dua boh sipheut, njan tjukop that
 > tjeudah. Njoe ladom njang leupah paloe njang peugah droe djak meurunoe 
baih
 > agama, tapih watei tapumulia tajue dong u keu njan han djitem. Djikheun 
lom
 > keu geutanjoe djipeugah tadjak "tes" keumampuan djih. Njan uroe-uroe 
djisok
 > siluweu Lee beukah bak teuot, supaja ureung laen bek djijue djih dong di 
keu
 > djeut keu imum seumajang. Njan hana djitupue, lam kitab geupeugah njan
 > ureung sok siluweu miseu lagei beukah bak tuot njan nakeuh geubeuntji lek
 > Allah Taala. Njang agam djak sok rante bak takue atawa subang bak
 > geulunjueng, njan sjit ka pakaian kaphe. Meunan sjit ukei panjang, njan 
sjit
 > ka teumpat djimeugantung sjetan geupeugah lam kitab. Njoe rame aneuk muda
 > Bansa Atjeh njang
 > hana djiteupue le peukara njoe, sabab ka hudep lam blang luah lagei leumo
 > lheuh musem keumeukoh. Meunjoe tatanjong pue sabab peupanjang ukei,
 > djipeugah ngon tjungke ek geulunjueng atawa ngon putie taloe bak tjop 
pukat
 > beukah. Hana djitupue, hukom agama dilei pajah tapuduek dikeu, baro 
tapuduek
 > peukara laen njang peureule guetanjoe lam donja;
 >
 > b. Beudjituoh pakriban uroh mandum rakjat lam nanggroe beutaat dan
 > djipubuet suroh djipeudjioh teugah Allah Taala;
 >
 > c. Beudjituoh usahakan atawa uroh mandum peukara keupeurluan rakjat
 > lam nanggroe dan seusuai ngon peuratoran Allah Taala. Kon djidjak ikot 
lagei
 > peukateun njang djipeulaku lek kaphe peundjadjah djawa indunesia, djidjak
 > teurapkan Sjariat Islam hana djididek rakjat, seudangkan di keuleudei 
kaphe
 > peundjadjah njan keudroe djih djipubuet maksiet;
 >
 > d. Beu beutoi-beutoi djibeuntji kaphe peundjadjah laknat djawa
 > indunesia njang teuka u Nanggroe Atjeh. Hana kompromi untuk pitjrok kaphe
 > peundjadjah njan dari Nanggroe Atjeh. Njan si peundjadjah djawa indunesia
 > njan nakeuh si peundjadjah laknat njang kalheuh djielanja ngon
 > djipeuseungsara Bansa Atjeh. Abeh djipoh ureung lam nanggroe, abeh 
djirampok
 > harta ureung lam nanggroe, abeh djipubalei ureung lam nanggroe, abeh
 > djipeujatim aneuk miet lam nanggroe, abek djipeutjeudra ureung lam 
nanggroe.
 > Hareum meudamei ngon kaphe peundjadjah njoe meunjoe kaphe peundjadjah 
djawa
 > indunesia njan hana djitubiet dari Nanggroe Atjeh;
 >
 > e. Njang muphom peukara hudep rakjat lam nanggroe. Bek djidjak galak
 > keu pangkat keudroe djih mantong, handjitem hudep meusosah seunang
 > saban-saban lagei hudep masjarakat lam nanggroe.
 >
 > f. Beudjituoh pike pakriban tjara tapeubeudoh mandum Bansa Atjeh
 > lam nanggroe bek le galak atawa djeut keu tokang geumadei atawa djeut keu
 > lamiet kaphe peundjadjah. Njoe takalon bumoe Atjeh luhu ngon luah leupah 
na
 > geubri lek Po Allah Taala. Masyarakat lam nanggroe djipeugah gasien hana
 > mupue padjoh. Gadoh peugah hana meumeutumei padjoh sie ma'meugang keudeh.
 > Djeh keudeh bak kaphe peundjadjah djawa indunesia djak geumadei sie
 > ma'meugang. Peulara meudua boh inong manok pih beu'o. Pane na tatumei 
padjoh
 > meu boh manok pih. Djinoe pitjrok njan kaphe peundjadjah djawa indunesia
 > njan keudeh u lua Nanggroe Atjeh. Tjok hase bumoe Atjeh njan mandum untuk
 > tapeubeudoh masjarakat lam nanggroe. Bek watei peugah droe djeut keu
 > peumimpen, abeh hak rakjat djikuet djipeukaja droe djih ngon aneuk 
tjutjoe
 > djih. Njoe kon peumimpen, njoe peungkhianat Bansa Atjeh.
 >
 > PEUNUTOH
 >
 > Pakriban mandum sjeudara Bansa Atjeh, pue tatem peulaku lagei pue njang
 > lon tuan tuleh njoe dum? Insja Allah meunjoe tatem Naggroe Atjeh meutuah
 > akan makmu donja akhirat. Hana le takalon Bansa Atjeh njang 
meurhieh-rhieh
 > hana meuho breuh bu. Hana le takalon meribei djeuneh maksiet lam 
nanggroe.
 >
 > Njang muda-muda bek le djak ikot peukateun gaja aneuk muda kaphe
 > peundjadjah djawa indunesia beurala garuda pantjasila njan. Djak tabeudoh
 > geutanjoe tapeutoe droe teuh ngon Allah Taala. Tameudoa uroe ngon malam
 > geutanjoe Bansa Atjeh beu geupumulia donja akherat lek Allah Taala. Mulai
 > djinoe bek le na takalon le Bansa Atjeh njang djahe. Djak meurunoe tuntot
 > eleume djak peutjarong droe tabangun nanggroe. Bek djak meurunoe eleume
 > djeut "keu peh eh" bak panteu sagai. Djak meurunoe eleume agama, njak 
djeut
 > tadidek masjarakat njang djahe. Djak mandum tabeudoh tapubuet mandum buet
 > njang djroh. Bek njang na tjarong sjhit bak djak peudjeut droe keu tokang
 > geumadei ngon djeut keu lamiet kaphe peundjadjah djawa indunesia.
 >
 > Oh noe dilei, Insja Allah laen watei tasambong teuma.
 >
 > Wassalam.
 >
 > INGAT NJAN KAPHE PEUNDJADJAH DJAWA INDUNESIA NJAN TEUTAP MUSOH GEUTANJOE
 > BANSA ATJEH. NJAN PILKADA NJAN KON DJEUNAWEUB DJIH.
 >
 >
 > ---------------------------------
 > Apakah Anda Yahoo!?
 > Kunjungi halaman depan Yahoo! Indonesia yang baru!
 >





Do you Yahoo!?
Everyone is raving about the all-new Yahoo! Mail.




Apakah Anda Yahoo!?
Kunjungi halaman depan Yahoo! Indonesia yang baru!




Tahukah anda!!! Lantak group tidak menapis sebarang maklumat yg anda kirim??? 
Inilah yg membuat berita anda cepat dan jelas (jangan salahgunakan keistimewaan 
ini)...
beri tahu maklumat ini kepada rakan anda, ajaklah mereka untuk bergabung 
bersama dengan hanya semudah megirim email kosong ke: [EMAIL PROTECTED]

Salam perjuangan. 
--------------
ACHEH - Tiada pilihan lain selain MERDEKA!!!
**UNTUK BERHENTI MELANGGAN DARI MILIS LANTAK:
kirimkan email anda kepada [EMAIL PROTECTED]
http://lantak.cjb.net
*PLEASE REPORT ANY LANTAK ABUSE TO: [EMAIL PROTECTED] 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/Lantak/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/Lantak/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    mailto:[EMAIL PROTECTED] 
    mailto:[EMAIL PROTECTED]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 

Kirim email ke