http://www.dataphone.se/~ahmad
[EMAIL PROTECTED]

Stockholm, 14 Oktober 2006

Bismillaahirrahmaanirrahiim.
Assalamu'alaikum wr wbr.


MEMBACA TULISAN AHMAD SUDIRMAN DISEBELAH LUARNYA SAJA.
Ahmad Sudirman
Stockholm - SWEDIA.


MENYOROT ORANG YANG MEMBACA TULISAN AHMAD SUDIRMAN DISEBELAH LUARNYA SAJA.

”Untuk ne turi so Ahmad Sudirman nyo, dan pu tujuan di balik menyebarkan 
isu-isu yang hana jelah lewat internet, ne tulong baca tulisan-tulisan yang 
na bak link di minyubnyo dan ne cermati pu isi yang terkandung didalam jih. 
Wate tabaca tulisan  Ahmad Sudirman yang na bak milis, sang gobnyan ka lebeh 
Aceh dari ureng Aceh.“ (Rambideun Acheh, [EMAIL PROTECTED] , 12 Sep 
2006 09:44:22 –0000)

Saudara Rambideun Acheh di Tranbjerg, Denmark telah mengambil tulisan Ahmad 
Sudirman yang berjudul “Indonesia Tanah AirKu” ( 
http://www.dataphone.se/~ahmad/980515.htm ) untuk dijadikan alasan 
menggoyahkan benteng Acheh dihubungkan dengan jalur pertumbuhan dan 
perkembangan RI yang telah dibangun oleh Ahmad Sudirman.

Kemudian, tulisan tersebut juga dijadikan alat oleh sdr Siti Maryam Ali 
Noordien [EMAIL PROTECTED] di Kuala Lumpur, Malaysia untuk dipakai 
melemahkan benteng pertahanan Acheh pada hari ini, Sabtu, 14 Oct 2006 
16:01:57 –0000.

Sebagaimana yang dikatakan oleh Teungku Omar Puteh bahwa sdr  Siti Maryam 
Ali Noordien tidak bisa membantah bahwa kedua orang tua sdr Siti Maryam Ali 
Noordien adalah pasti orang Indonesia juga.

Nah, disini Ahmad Sudirman melihat Indonesia dari dua sudut pandang, yaitu 
pertama, dari sudut pandang pribadi tanpa memakai kacamata fakta, bukti, 
hukum dan sejarah. Kedua, dari sudut pandang dengan kacamata fakta, bukti, 
hukum dan sejarah jalur proses pertumbuhan dan perkembangan RI.

Nah, ketika Ahmad Sudirman sebagai manusia pribadi tanpa memakai kacamata 
pengetahuan yang didalamnya berisikan fakta, bukti, hukum dan sejarah, maka 
memang apa yang nampak oleh mata lahir, itulah yang merupakan tempat tanah 
lahir Ahmad Sudirman. Sampai kiamat Ahmad Sudirman tidak akan bisa 
membantahnya.

Tetapi, ketika Ahmad Sudirman  memakai kacamata pengetahuan yang didalamnya 
berisikan fakta, bukti, hukum dan sejarah yang berisikan jalur pertumbuhan 
dan perkembangan RI, maka akan ditemukan kepingan-kepingan jalur bagaimana 
sebenarnya yang namanya RI itu tumbuh dan berkembang.

Nah, berdasarkan penglihatan dengan bantuan  kacamata fakta, bukti, hukum 
dan sejarah pertumbuhan dan perkembangan RI inilah akan terlihat bagaimana 
sebebarnya liku-liku jalur pertumbuhan dan perkembangan RI di hubungkan 
dengan negara-negara lainnya yang sudah tumbuh dan berkembang pada saat yang 
sama disamping RI.

Jadi, kalau kita ingin memberikan tanggapan dan jawaban atas apa yang telah 
dituliskan oleh Ahmad Sudirman dalam tulisan ”Indonesia Tanah AirKu”, maka 
perlu dilihat dari dua sudut pandang tersebut. Mengapa ?

Karena kalau hanya melihat dengan kekuatan daya pandang mata yang terbatas, 
maka akhirnya akan melahirkan penafsiran yang salah, sehingga ditafsirkan 
tulisan tersebut adalah karena Ahmad Sudirman lebih cinta kepada Indonesia 
ketimbang kepada Islam, atau Ahmad Sudirman lebih kental 
nasionalisme-Indonesia ketimbang cinta kepada Islam.

Kalau Ahmad Sudirman hanya sekedar cinta kepada Indonesia saja, sebagaimana 
yang ditafsirkan oleh sebagian orang sebagai rasa nasionalisme-Indonesia-nya 
atau paham untuk mencintai bangsa dan negara sendiri sangat kental, maka 
tidak akan lahir pemikiran Ahmad Sudirman tentang bagaimana jalur proses 
pertumbuhan dan perkembangan RI itu dihubungkan dengan Acheh, Papua Barat 
dan Maluku Selatan dan Negara-Negara lainnya yang sebelumnya pernah berdiri 
dan berdaulat disamping RI.

Nah, disinilah adanya dua sudut pandang yang berbeda yang perlu dimengerti 
dan dipahami sebelum membaca tulisan Ahmad Sudirman tersebut.

Kalau Ahmad Sudirman sebagai manusia pribadi menuliskan bahwa Indonesia 
tanah airku itu berarti pertama, karena manusia Ahmad Sudirman dilahirkan 
ditanah yang kebetulan disebut Indonesia pada saat dilahirkan. Kedua, yang 
dinamakan Indonesia sebagai satu negara itu kalau dilihat dari jalur proses 
pertumbuhan dan perkembangan-nya maka tidak seperti yang dicita-cita-kan 
oleh Ahmad Sudirman. Karena yang namanya negara Indonesia yang berbentuk 
republik ini lahir karena hasil kebijaksanaan politik ekspansi Soekarno 
terhadap negara-negara lainnya, termasuk Acheh, Papua Barat dan Maluku 
Selatan.

Nah, gambar dan bayangan jalur proses pertumbuhan dan perkembangan Indonesia 
sebagai satu negara inilah yang tidak diterima oleh Ahmad Sudirman sampai 
detik ini, walaupun secara manusia pribadi Ahmad Sudirman lahir ditanah yang 
kebetulan dinamakan Indonesia.

Jadi sekarang, kalau ada sebagian orang mempergunakan tulisan tersebut 
sebagai alasan dan argumentasi untuk melemahkan dan merobohkan benteng 
pertahan Acheh dihubungkan dengan Ahmad Sudirman, maka usaha mereka itu 
tidak akan berhasil.

Terakhir, hanya orang yang mengerti dan memahami secara menyeluruh dari apa 
yang ditulis oleh Ahmad Sudirman yang tidak akan terperosok kedalam jurang 
penafsiran yang sempit. Seperti yang ditulis oleh Teungku Omar Puteh bahwa  
”Saya yang telah berkawan sejak 1000 tahun yang silam dengan beliau 
mengetahui seluruh masalahnya”. Nah pengertian 1000 tahun adalah 
menggambarkan bagaimana mengerti dan pahamnya apa yang ditulis oleh Ahmad 
Sudirman itu, dimana Teungku Omar Puteh tidak melihat sebatas kulitnya saja.

Bagi yang ada minat untuk menanggapi silahkan tujukan atau cc kan kepada 
[EMAIL PROTECTED] agar supaya sampai kepada saya dan bagi yang ada waktu 
untuk membaca tulisan-tulisan saya yang telah lalu yang menyinggung tentang 
Khilafah Islam dan Undang Undang Madinah silahkan lihat di kumpulan artikel 
di HP http://www.dataphone.se/~ahmad

Hanya kepada Allah kita memohon pertolongan dan hanya kepada Allah kita 
memohon petunjuk, amin *.*

Wassalam.

Ahmad Sudirman

http://www.dataphone.se/~ahmad
[EMAIL PROTECTED]
----------

From: omar puteh [EMAIL PROTECTED]
Return address:  [EMAIL PROTECTED]
Date: 14 oktober 2006 19:59:20
To:  [email protected], [email protected], [EMAIL PROTECTED], 
[EMAIL PROTECTED], [EMAIL PROTECTED]
Subject: [IACSF] Re: «PPDi» INDONESIA TANAH AIRKU by Ahmad Sudirman

Omar Puteh menulis:

Katakanlah Siti Maryam Ali  Noerdin, masih kecil atau belum lagi dilahirkan 
pada 4 Desember, 1976, tentu orang tua lelaki dan perempuan dari Siti Maryam 
Ali Noordien pastinya orang Indonesia Raya juga, begitulah setetrus keatas, 
yang dengan pasti tidak dapat dibantah lagi walaupun memakai kayu palang 
bersilang.

Seperti tidak bisanya Siti Maryam Ali Noerdin tidak bisa membantah kalau 
saya katakan bahwa yang SitiMaryam Ali Noerdin, sebenar seorang lelaki, 
sebagai mana juga dengan si Cut Rahimah.

Jadi  tidak perlu dipersoalkan dengan tulisan seperti sekarang ini, seperti 
orang mempersoalkan dengan status Wali Negara sebelum beliau meraih Phd 
beliau.  Tetapi beliau telah juga mengakui sendiri bahwa beliau baru 
menyadarinya bahwa beliau sebagai bangsa Achèh setelah itu, sebagamana telah 
beliau tuliskan.

Jadi apasalahnya kalau Tengku Ahmad Hakim Sudirman, sekarang telah 
menjelaskan seluruh masalah yang orang lain, sebahagian masih tidak 
memahaminya juga, yah itu terserah kepadamulah.

Saya yang telah berkawan sejak 1000 tahun yang nsilam dengan beliau 
mengetahui seluruh masalahnya.

Omar Puteh,
Norway
[EMAIL PROTECTED]
----------




Tahukah anda!!! Lantak group tidak menapis sebarang maklumat yg anda kirim??? 
Inilah yg membuat berita anda cepat dan jelas (jangan salahgunakan keistimewaan 
ini)...
beri tahu maklumat ini kepada rakan anda, ajaklah mereka untuk bergabung 
bersama dengan hanya semudah megirim email kosong ke: [EMAIL PROTECTED]

Salam perjuangan. 
--------------
ACHEH - Tiada pilihan lain selain MERDEKA!!!
**UNTUK BERHENTI MELANGGAN DARI MILIS LANTAK:
kirimkan email anda kepada [EMAIL PROTECTED]
http://lantak.cjb.net
*PLEASE REPORT ANY LANTAK ABUSE TO: [EMAIL PROTECTED] 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/Lantak/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/Lantak/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    mailto:[EMAIL PROTECTED] 
    mailto:[EMAIL PROTECTED]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 

Kirim email ke