http://www.dataphone.se/~ahmad
[EMAIL PROTECTED]

Stockholm, 30 Oktober 2006

Bismillaahirrahmaanirrahiim.
Assalamu'alaikum wr wbr.


TERORIS TARMIZI MENJADIKAN RUMAH SEWAANNYA UNTUK TEMPAT BISNIS TERORIS-NYA.
Ahmad Sudirman
Stockholm - SWEDIA.


MASIH MENYOROT TERORIS TARMIZI MENJADIKAN RUMAH SEWAANNYA UNTUK TEMPAT 
BISNIS TERORIS-NYA.

“Dia tidak tahu bahawa dalam pergaulan international, si Tarmizi itu selalu 
berjalan ke berbagai negara lain mengikut peraturan dan undang-undang negara 
tersebut dan Alhamdulillah dia tidak pernah menghadapi rintangan apa-apa. 
Sebab si Tarmizi memberi tahu kepada saya, dia percaya bahawa Allah akan 
selalu berpihak pada orang yang benar. Bukan karena fitnah si anjing boldok 
tua jawa amat sudirman…Mengenai si Nurdin Abdurrahman kita sudah sama-sama 
mengetahuinya. Dia kerjanya macam eksekutif dan sekarang malas bekerja 
mencari pendapatan. Mahunya jalan ke sana ke mari dengan tiket dan biaya 
ditanggung oleh orang lain. Bahkan ada saya dengar berita dari si Tarmizi, 
si Nurdin AR juga pernah menghubunginya untuk meminta pinjam wang beli tiket 
kapal terbang untuk pergi ke Helsinki dulu. Tapi si Tarmizi katanya tidak 
menjadi korban karena tidak diberi pinjam wang yang diminta pinjam oleh si 
Nurdin AR itu.” (Mustafa Abubakar, [EMAIL PROTECTED] , 
[202.7.166.170], 30 Oct 2006 02:49:51 -0000)

Setelah membaca apa yang ditulis oleh teroris Tarmizi yang dikutipkan 
diatas, membuktikan bagaimana teroris Tarmizi yang sudah menggelupur dan 
terkapar di di pinggir Waterloo Road, North Ryde NSW 2113, Australia mencoba 
untuk terus menutupi dirinya dengan cara main sulap tipu-teroris-nya yang 
berbunyi “Bahkan ada saya dengar berita dari si Tarmizi, si Nurdin AR juga 
pernah menghubunginya untuk meminta pinjam wang beli tiket kapal terbang 
untuk pergi ke Helsinki dulu.”.

Nah, coba perhatikan, teroris Tarmizi menjadikan nama Tarmizi sebagai nama 
orang ketiga, padahal sebenarnya orang yang bernama Tarmizi adalah memang 
seratus persen adalah teroris Tarmizi itu sendiri dari kelompok yang 
dilarang dan diharamkan oleh Pemerintah Kerajaan Malaysia yang kerjanya 
menyemburkan sumpah serapah dengan kafir-mengkafirkan kepada orang Islam dan 
orang lainnya. Juga mempergunakan berbagai nama palsu dari mulai nama 
Warwick Aceh, Puteh Sarong, Teungku Awe Geutah, Salamah Maun, Mustafa 
Abubakar sampai ke nama palsu Dr. Zaini Abdullah untuk melakukan fitnah 
kepada Pimpinan Tinggi GAM dan Pimpinan Tertinggi GAM Teungku Hasan Muhammad 
di Tiro.

Teroris Tarmizi ini yang katanya keluar masuk Australia adalah karena ia 
memakai pelindung perempuan yang berkewarganegaraan Malaysia, dimana ia 
sendiri memakai pasport bercap burung garuda hanya ditambah dengan adanya 
cap izin tinggal di Malaysia karena hasil perkawinan di Malaysia. Begitupun 
ketika sekarang ia dapat tinggal di Australia karena menebeng kepada 
perempuan yang berkewarganegaraan Malaysia itu.

Nah, untuk menutupi kedok terorisnya, itu teroris Tarmizi disamping menebeng 
dan menggantungkan dirinya pada perempuan yang berkewarganegaraan Malaysia 
itu di Australia ini, ia mencoba untuk sedikit membuka pintu rumah sewaannya 
untuk dipakai sebagai tempat kerja bisnis terorisnya, model kelompok Arqam 
di Malaysia, dengan mencoba mengundang beberapa orang yang bisa dijadikan 
santapan empuk bisnis teroris nantinya.

Jadi teroris Tarmizi yang mengundang orang-orang datang kerumah sewaannya 
yang belum tetap itu adalah salah satu langkah untuk menutupi tindakan dan 
perbuatannya yang menjurus kepada terorisme yang akan dijalankan di 
Australia, walaupun sebenarnya istrinya yang berkewarganegaraan Malaysia itu 
tidak menyetujui-nya seratus persen. Mengapa ?

Karena orang yang berkewarganegaraan Malaysia itu tidak peduli dan tidak 
menaruh perhatian kepada apa yang terjadi di Acheh atau diluar negeri 
Kerajaan Malaysia. Jadi, untuk menenangkan istri-nya itu, maka teroris 
Tarmizi menjadikan taktik undang-mengundang orang kerumahnya itu sebagai 
kedok untuk menjalankan bisnis-nya model Arqam di Malaysia, dan sekaligus 
sambil menunjukkan kepada istrinya bahwa tindakan undang-mengundang itu 
tidak ada hubungannya dengan tindakan dan perbuatannya yang menjurus kepada 
tindak pidana terorisme di Australia.

Selanjutnya, karena memang seratus persen kedok teroris Tarmizi sudah 
terbuka dan orang-orang diseluruh dunia telah mengetahui bahwa teroris 
Tarmizi yang kerjanya hanya sebatas menyumpah serapah dengan 
kafir-mengkafirkan orang Islam dan orang lain, juga memfitnah Pimpinan 
Tinggi GAM dan Pimpinan Tertinggi GAM Teungku Hasan Muhammad di Tiro, maka 
walaupun teroris Tarmizi menutupi dirinya dengan taktik undang-mengundang 
orang-orang kerumahnya, ia akan tetap juga diringkus oleh pihak Pemerintah 
Australia.

Jadi, karena orang-orang diseluruh dunia sudah mengetahui bahwa teroris 
Tarmizi adalah pemakai pasport bercap burung garuda, juga taktik memanggil 
orang-orang sekitarnya untuk dijadikan umpan bisnis nantinya, maka apapun 
yang disemburkan melalui tulisannya itu adalah tidak lebih dan tidak kurang 
adalah hanya merupakan taktik untuk menutupi kegiatan terorismenya di 
Australia. Dimana istrinya yang berkewarganegaraan Malaysia itu tidak 
mengetahui apa yang dijalankan oleh teroris Tarmizi adalah tindakan yang 
mengarah kepada tindak pidana terorisme di Australia.

Seterusnya, karena memang teroris Tarmizi hanya tertuju kepada taktik 
undang-mengundang orang disekitarnya yang bisa dijadikan umpan bisnisnya 
kelak, maka ia tidak mengetahui bahwa Ahmad Sudirman bisa membaca dan 
menulis dalam bahasa Acheh, sehingga apa yang ditulis oleh teroris Tarmizi 
kepada kawan sindikatnya itu akan dengan mudah dibaca dan selanjutnya 
dibalas dalam bahasa Acheh oleh Ahmad Sudirman. Nah, disini kelihatan memang 
teroris Tarmizi tingkat intelektualnya belum sampai ketingkat yang memadai, 
tetapi masih ditingkat kulitnya saja. Sehingga ia pandainya hanya menipu 
dengan memeprgunakan nama-nama palsu untuk memfitnah Pimpinan Tinggi GAM dan 
Pimpinan Tertingggi GAM Teungku Hasan Muhammad di Tiro serta menaburkan 
sumpah serapah kafir-mengkafirkan pada orang Islam dan orang lainnya.

Selanjutnya, teroris Tarmizi berpura-pura menyebarluaskan orang-orang yang 
masih belum disentuh oleh amnesti yang ditambahi sumpah serapahnya yang 
tidak bertuah itu, dengan harapan agar taktik tindak pidana terorismenya 
bisa ditutupi. Tetapi sayang, apa yang ditulis teroris Tarmizi yang 
menyangkut orang-orang yang masih diperjuangkan oleh GAM untuk dibebaskan 
itu, ternyata ia mau menjadikan itu sebagai alat fitnah yang diarahkan 
kepada Pimpinan Tinggi GAM dan Pimpinan Tertinggi GAM Teungku Hasan Muhammad 
di Tiro. Tetapi tentu saja, tindakan yang dilancarkan oleh teroris Tarmizi 
tidak akan ada pengaruhnya seidikitpun kepada GAM dibawah Pimpinan Teungku 
Hasan Muhammad di Tiro. Bahkan sebaliknya makin kelihatan dengan jelas dan 
nyata bahwa teroris Tarmizi adalah telah menjalankan usaha penghancuran GAM 
dibawah pimpinan Teungku Hasan Muhammad di Tiro.

Nah, apapun yang sedang dilakukan oleh teroris Tarmizi yang susdah 
menggelupur dan terkapar di rumah sewaannya di pinggir Waterloo Road, North 
Ryde NSW 2113, Australia itu melalui taktik undang-mengundang orang-orang 
kerumahnya untuk dijadikan umpan bisnis terorisnya, sambil menyemburkan 
sumpah serapah kafir-mengkafirkannya, ditambah memfitnah pada Pimpinan 
Tinggi GAM dan Pimpinan Tertinggi GAM teungku Hasan Muhammad di Tirio, maka 
usaha teroris Tarmizi akan kandas juga.

Selanjutnya, karena saudara Nurdin Abdul Rahman di Sydney, Australia telah 
mengetahui Tarmizi yang teroris ini, maka teroris Tarmizi sangat sulit untuk 
mengelak dari taktik tindak pidana terorisnya di Australia itu. Apapaun yang 
dikatakan oleh teroris Tarmizi kepada saudara Nurdin Abdul Rahman di Sydney 
seperti perkataannya yang berbunyi: “Mengenai si Nurdin Abdurrahman kita 
sudah sama-sama mengetahuinya. Dia kerjanya macam eksekutif dan sekarang 
malas bekerja mencari pendapatan. Mahunya jalan ke sana ke mari dengan tiket 
dan biaya ditanggung oleh orang lain. Bahkan ada saya dengar berita dari si 
Tarmizi, si Nurdin AR juga pernah menghubunginya untuk meminta pinjam wang 
beli tiket kapal terbang untuk pergi ke Helsinki dulu. Tapi si Tarmizi 
katanya tidak menjadi korban karena tidak diberi pinjam wang yang diminta 
pinjam oleh si Nurdin AR itu.”

Nah, dengan teroris Tarmizi menuliskan kata-kata tersebut diatas yang 
diarahkan kepada saudara Nurdin Abdul Rahman menggambarkan dengan jelas dan 
terang kepada kita semua di mimbar bebas ini bahwa memang teroris Tarmizi 
adalah orang yang selalu menyumpah serapah dengan kata-kata kafir 
mengkafirkan orang Islam dan orang lain seperti kelompok Arqam di Malaysia. 
Juga teroris Tarmizi dengan penuh kesadaran memakai berbagai nama palsu 
untuk memfitnah  Pimpinan Tinggi GAM dna Pimpinan Tertinggi GAM Teungku 
Hasan Muhammad di Tiro.

Terakhir, kemanapun dan apapun yang dijalankan oleh teroris Tarmizi ini, 
maka ia tidak akan bisa keluar dari jeratan dan jeruji besi yang sudah 
dikenakan atas dirinya, tinggal menunggu waktu akhir ceritanya saja di 
Australia. Kita akan melihat dan memperhatikan geliatan seterusnya dari 
teroris Tarmizi yang sudah menggelupur di rumah sewaannya itu sambil 
dikerumuni oleh orang-orang yang diundang untuk dijadikan korban bisnis 
terorisnya itu di mimbar bebas ini, sebelum ia tamat jalan ceritanya.

Bagi yang ada minat untuk menanggapi silahkan tujukan atau cc kan kepada 
[EMAIL PROTECTED] agar supaya sampai kepada saya dan bagi yang ada waktu 
untuk membaca tulisan-tulisan saya yang telah lalu yang menyinggung tentang 
Khilafah Islam dan Undang Undang Madinah silahkan lihat di kumpulan artikel 
di HP http://www.dataphone.se/~ahmad

Hanya kepada Allah kita memohon pertolongan dan hanya kepada Allah kita 
memohon petunjuk, amin *.*

Wassalam.

Ahmad Sudirman

http://www.dataphone.se/~ahmad
[EMAIL PROTECTED]
----------

Received: (qmail 83535 invoked by uid 60001); 30 Oct 2006 02:49:51 –0000
Received: from [202.7.166.170] by web55105.mail.re4.yahoo.com via HTTP; Mon, 
30 Oct 2006 09:49:51 ICT
From: Mustafa Abubakar [EMAIL PROTECTED]
Return address: [EMAIL PROTECTED]
Date: 30 oktober 2006 03:49:51
To: [email protected], [EMAIL PROTECTED], 
[EMAIL PROTECTED], [EMAIL PROTECTED], 
[EMAIL PROTECTED], [EMAIL PROTECTED], 
[EMAIL PROTECTED], [email protected], [EMAIL PROTECTED], 
[EMAIL PROTECTED], [EMAIL PROTECTED], [EMAIL PROTECTED], 
[EMAIL PROTECTED]
Subject: [IACSF] ANJING BOLDOK TUA JAWA AMAT SUDIRMAN TERUS MENGGONGGONG

Apabila saya sebut si anjing boldok amat sudirman, maka saya teringat 
kembali email yang pernah saya tulis. Dari namanya sahaja kita sudah 
mengenal siapa dia. Nama "amat" itu ditambah kemudian, seperti dilakukan 
oleh seekor monyet jawa yang bernama "soeharto", akhirnya namanya juga 
ditambah dengan "muhammad", untuk tujuan politiknya. Dari namanya sahaja, 
dia sudah tentu berbenih dari belasteran bebas yang berlaku di dalam semak 
kebun teh antara dua ekor boldok yang berasal dari sunda dan jawa. ITU 
NAMPAK DARI NAMA YANG DIBERIKAN KEPADA ANAK BOLDOK YANG DILAHIRKAN. Secara 
jelas baru kita ketahui kalau anjing boldok tua ini memforward nama boldok 
betina yang mengandungnya dan boldok jantan yang digunakan sebagai 
penjantan.

Agaknya kesibukan saya bebarapa hari belakang ini menerima tetamu yang 
berkunjung ke rumah tidak meredakan si anjing boldok tua amat sudirman 
menggonggong, sambil-sambil anjing boldok tua amat sudirman itu bermain-main 
dengan anak-anak anjing lain yang mengaku dirinya pengikut M&Z untuk 
menterjemahkan Bahasa Aceh kepada si anjing boldok tua jawa amat sudirman. 
Nama-nama anak-anak anjing tersebut sudah ada pada rakan-rakan yang tinggal 
di Sweden.

Sebelum saya menceritakan panjang lebar untuk membuat anjing boldok tua si 
sudirman itu terus menggonggong, saya sekali lagi mengucapkan selamat hari 
raya dan "meuah lahe baten" kepada rakan-rakan Bangsa Aceh di seluruh dunia 
yang masih dalam satu tali perjuangan dan tidak pernah bertukuk lutut kepada 
kafir laknat penjajah jawa indunesia dan anjing-anjing boldok tua seperti si 
amat sudirman.

Saya sekeluarga juga merasa sangat bahagia sebab pada hari Sabtu lepas telah 
berhasil menjamu di rumah semua rakan-rakan Muslim, keluarga dan anak-anak 
mereka yang tinggal di kawasan tempat saya tinggal. Boleh dikatakan jumlah 
mereka juga memenuhi dalam ruangan tetamu & family rooms dan di verandah di 
belakang rumah dan anak-anak mereka juga gembira bermain-main di halaman 
belakang yang luasnya hampir dua setengah acre. Anak-anak gembira berkayuh 
kenderaan dan sambil bermain netball di belakang rumah. Rumah ini kami sewa 
bukan dengan wang kami kutip dengan menggunakan alasan "perjuangan", seperti 
yang pernah saya lihat ada pihak yang menyewa rumah besar dan ada kolam 
renang dan juga mendapat rumah "social security" dari pemerintah. Agaknya 
ini disewa dengan wang kutipan "alasan perjuangan" atau dengan menjual darah 
dan nyawa Bangsa Aceh.

Bahkan ada yang saya dengar ceritanya, dulu dia menjadi penjual darah dan 
nyawa Bangsa Aceh untuk mendapat suaka politik di luar negara Aceh supaya 
dia boleh hidup di luar negara dengan keluarganya, sekarang dia sudah 
mencari "suaka ekonomi" pula karena dia biru matanya melihat kekayaan yang 
dapat ia nikmati di atas penderitaan, darah dan nyawa Bangsa Aceh di Aceh 
selepas tsunami.

Insya Allah dalam waktu dekat kami sekeluarga akan menetap di rumah kami 
sendiri yang baru kami beli. Ini pun tidak tentu, sebab dalam perencanaan 
kami jika Allah memurahkan rezeki, kami berusaha untuk membeli rumah dengan 
tanah yang agak luas sebagai tempat tinggal supaya dapat menjadi pusat atau 
tempat berkumpul dengan semua rakan-rakan Bangsa Aceh yang lain untuk 
acara-acara keluarga dan kepentingan perjuangan Aceh Merdeka. Insya Allah 
dengan berkat usaha yang gigih dan sungguh-sungguh cita-cita kami sekeluarga 
akan tercapai. Tempat ini akan terbuka kepada semua Bangsa Aceh yang hatinya 
masih kekal untuk perjuangan kemerdekaan Aceh dan tertutup untuk pengkhianat 
perjuangan dan keturunan monyet penjajah indunesia jawa dan keturunan anjing 
boldok tua seperti si amat sudirman.

Mereka yang datang sebagai tetamu pada hari Sabtu lepas berasal dari 
berbagai negara asalnya, terkecuali dan tidak termasuk keturunan monyet jawa 
penjajah indunesia, sebab keturunan tersebut masih haram menginjak rumah 
kediaman saya dan perlu saya samak kalau mereka terinjak. Juga terkecuali 
untuk keluarga yang sejenis dengan anjing boldok tua amat sudirman.

Satu hal yang sangat menarik yang belum saya publikasikan adalah bahawa kami 
sekeluarga juga dengan sengaja untuk menghadiri sembahyang hari raya di 
tempat yang ada keturunan monyet (pithecantropus) penjajah indunesia jawa. 
Kebetulan seperti perkiraan kami, di tempat tersebut keturunan monyet 
penjajah jawa indunesia telah mencuba untuk bertindak sebagai pembaca 
khutbah hari raya. Itu tidak mengapa. Sebab saya telah memberi panduan 
kepada seorang "hero" saya untuk mengambil photo keturunan monyet itu yang 
berlagak sebagai pengkhutbah dan juga "hero" saya itu juga tidak tertinggal 
untuk mengambil photo isteri si "monyet" itu yang auratnya terutama tudung 
kepalanya ditutup dan dibuka mengikut kesukaannya di depan orang ramai. 
Photo itu masih saya simpan dan akan saya publikasikan kemudian. Jadi Bangsa 
Aceh perlu berhati-hati menjadikan monyet jawa sebagai ikutannya sebagai 
imam atau ustaz, atau apa sahaja. Jangan macam si pengkhianat M&Z yang 
menjadikan anjing boldok tua amat sudirman sebagai corongnya untuk membuat 
propaganda dan menentang Bangsa Aceh yang menentang si pengkhianat tersebut.

Pengkhianat M&Z sekarang mencuba mencari berbagai jalan untuk mencapai 
misinya dalam menyembah penjajah jawa indunesia. Antaranya adalah untuk 
memungkinkan keluarganya mendapat pangkat dari penjajah jawa indunesia dan 
juga bagi diri mereka mendapat harta yang diberikan oleh penjajah jawa 
indunesia. Cuba tanya M&Z pernah tidur di rumah Kalla tak? Pernah terima 
wang tak? Apalagi yang diterimanya? Mereka akan jawab sendiri!!!!!!!!

Dengan menggunakan corong propaganda dan gonggongan anjing boldok tua amat 
sudirman, seolah-olah apa yang dilakukan oleh kedua pengkhianat itu (M&Z) 
adalah direstui oleh Wali Negara Aceh Merdeka ("peuneutoh wali" kalau Otto 
tulis). Si pengkhianat (+s sebab "plural") menyangka Aceh milik pengkhianat 
itu berdua dan dapat dijual sesuka hati pengkhianat itu, dengan mengupah 
anjing boldok tua amat sudirman menggonggong.

Kita juga dapat membaca, si pengkhianat itu (M&Z) rela membiarkan si anjing 
boldok tua amat sudirman terus menggonggong untuk menghalalkan semua caranya 
dengan menggunakan berbagai istilah untuk menghina dan memfitnah Bangsa Aceh 
yang Islam dengan menggunakan istilah seperti "teroris" yang digunakan 
kepada Tarmizi oleh si anjing boldok tua amat sudirman. Kita semua sudah 
tahu mengapa si anjing boldok tua jawa amat sudirman itu menggunakan istilah 
ini, hanyalah untuk mendapat simpati orang lain yang bukan Aceh dan terus 
membenci si Tarmizi. Dia tidak tahu bahawa dalam pergaulan international, si 
Tarmizi itu selalu berjalan ke berbagai negara lain mengikut peraturan dan 
undang-undang negara tersebut dan Alhamdulillah dia tidak pernah menghadapi 
rintangan apa-apa. Sebab si Tarmizi memberi tahu kepada saya, dia percaya 
bahawa Allah akan selalu berpihak pada orang yang benar. Bukan karena fitnah 
si anjing boldok tua jawa amat sudirman.

Si pengkhianat M&Z juga wajib mengetahui bahawa tindakan mereka menggunakan 
anjing boldok tua jawa amat sudirman untuk menggonggong terhadap Bangsa Aceh 
akan diingat oleh semua Bangsa Aceh dan ini akan ditulis dalam sejarah 
perjuangan Bangsa Aceh menentang kafir penjajah indunesia jawa.

Kepada Bangsa Aceh semua juga ingin saya sampaikan dalam email ini mengenai 
data Bangsa Aceh yang paling kurang jumlahnya 16 orang masih berada di dalam 
terali besi kafir penjajah indunesia jawa dan mereka terus hidup di dalam 
sangkar besi tersebut dengan mengalami berbagai penyiksaan. nama-nama mereka 
adalah seperti berikut:

LP Cipinang Jakarta:
1. Tgk. Ismuhadi Jafar (hukuman seumur hidup)
2. M. Udin (hukuman 11 tahun)
3. Iwan Setiawan (hukuman 13 tahun)
4. Saifan Nurdin (hukuman 11 tahun)

LPN Klas 2A jakarta
5. Irwan bin Ilyas (hukuman seumur hidup)

LP Kosambi Ceribon
6. Ibrahim Hasan (hukuman seumur hidup)

LP Sukamiskin Bandung
7. Dinan Sabardiman (hukuman 15 tahun)

LP Tanjung Gusta Dws, Medan
8. Anwaruddin @ Udin (hukuman 6 tahun 7 bulan)
9. Edi Sugianto (hukuman 11 tahun)
10. Hamdani (hukuman 14 tahun)
11. M. Munir Hasballah (hukuman 14 tahun)
12. Muha Tarigan (hukuman 14 tahun)
13. Zulkifli bin Ismail (hukuman 10 tahun)

LP Ank, Tanjung Gusta, Medan
14. Hamdani (hukuman 3 tahun 6 bulan)

LP Dws, Rantau Prapat
15. Ismail @ Agam

LP Janthoe, Atjeh Rajok
16. Mahyudin bin M. Adan (hukuman 18 tahun)

Mereka in ditangkap dengan berbagai fitnah dan alasan yang dibuat oleh kafir 
penjajah indunesia jawa. Nama yang seperti jawa itu hanya nama samaran 
supaya dulu mereka mudah bergerak.

Kita peringatkan kepada kafir penjajah indunesia jawa supaya melepaskan 
mereka dengan segera dan jika tidak mereka akan menanggung akibatnya dari 
tindakan bijaksana yang akan kita ambil.

Jangan pula si anjing boldok tua amat sudirman yang dijadikan corong oleh 
pengkhianat (M&Z) mengatakan bahawa itu sekarang dalam usaha mereka untuk 
membebaskan mereka. Si pengkhianat (M&Z) sekarang hanya sedang berusaha 
bagaimana mereka dapat memperoleh kekayaan dan kesenangan yang diberikan 
oelh kafir penjajah indunesia jawa dan juga mereka sedang berusaha untuk 
mengorbit keluarga mereka seperti si hasbi abdullah untuk mendapat pangkat 
dari kafir penjajah jawa indunesia. Mereka tidak lagi memikirkan untuk 
memerdekakan Aceh dan mereka tidak pernah berfikirpun. Yang seperti si ahmad 
human hamid memang sudah kita kenal. Sejak dahulu pengkhianat ini 
mengkhianati perjuangan kemerdekaan Bangsa Aceh.

Bangsa Aceh semua perlu ingat, perjuangan kita bukan untuk Pilkada dan 
kekayaan yang diberikan kepada kita oleh kafir penjajah indunesia jawa. Aceh 
yang kaya raya dengan hasilnya adalah milik kita. Kita Bangsa Aceh haram 
ikut dalam pilkada untuk memilih pengkhianat yang gila pangkat dari kafir 
penjajah indunesia jawa.

Tugas dan tanggung jawab kita semua adalah untuk mengusir kafir penjajah 
indunesia jawa dari bumi Aceh dan pengkhianat & anjing-anjing boldok seperti 
si amat sudirman.

Mengenai si Nurdin Abdurrahman kita sudah sama-sama mengetahuinya. Dia 
kerjanya macam eksekutif dan sekarang malas bekerja mencari pendapatan. 
Mahunya jalan ke sana ke mari dengan tiket dan biaya ditanggung oleh orang 
lain. Bahkan ada saya dengar berita dari si Tarmizi, si Nurdin AR juga 
pernah menghubunginya untuk meminta pinjam wang beli tiket kapal terbang 
untuk pergi ke Helsinki dulu. Tapi si Tarmizi katanya tidak menjadi korban 
karena tidak diberi pinjam wang yang diminta pinjam oleh si Nurdin AR itu.

Sekian dan kita tunggu anjing boldok tua amat sudirman yang sedang 
menghabiskan usia tuanya di Sweden atau anjing-anjing lain menggonggong atas 
tulisan ini.
----------



From: Mustafa Abubakar <[EMAIL PROTECTED]>
Reply-To: [EMAIL PROTECTED]
To: [EMAIL PROTECTED], [email protected],  
[EMAIL PROTECTED], [EMAIL PROTECTED],  
[EMAIL PROTECTED], [EMAIL PROTECTED],  
[EMAIL PROTECTED], [EMAIL PROTECTED],  
[email protected], [EMAIL PROTECTED],  
[EMAIL PROTECTED], [EMAIL PROTECTED]
Subject: [IACSF] SOLUSI TERBAIK UNTUK ACEH
Date: Mon, 30 Oct 2006 10:07:30 +0700 (ICT)
MIME-Version: 1.0
X-Originating-IP: 206.190.58.153
X-Sender: [EMAIL PROTECTED]
Received: from n16c.bullet.sc5.yahoo.com ([66.163.187.207]) by 
bay0-mc5-f7.bay0.hotmail.com with Microsoft SMTPSVC(6.0.3790.2444); Sun, 29 
Oct 2006 19:11:23 -0800
Received: from [66.163.187.122] by n16.bullet.sc5.yahoo.com with NNFMP; 30 
Oct 2006 03:11:23 -0000
Received: from [66.218.66.59] by t3.bullet.sc5.yahoo.com with NNFMP; 30 Oct 
2006 03:11:23 -0000
Received: from [66.218.66.106] by t8.bullet.scd.yahoo.com with NNFMP; 30 Oct 
2006 03:11:23 -0000
Received: (qmail 76064 invoked from network); 30 Oct 2006 03:07:37 -0000
Received: from unknown (66.218.66.216)  by m32.grp.scd.yahoo.com with QMQP; 
30 Oct 2006 03:07:37 -0000
Received: from unknown (HELO web55104.mail.re4.yahoo.com) (206.190.58.153)  
by mta1.grp.scd.yahoo.com with SMTP; 30 Oct 2006 03:07:37 -0000
Received: (qmail 65486 invoked by uid 60001); 30 Oct 2006 03:07:30 -0000
Received: from [202.7.166.170] by web55104.mail.re4.yahoo.com via HTTP; Mon, 
30 Oct 2006 10:07:30 ICT
X-Message-Info: LsUYwwHHNt0FIo9rW4AMsK5dX0nnCv+4W8oNuiCzOh8=
Comment: DomainKeys? See http://antispam.yahoo.com/domainkeys
DomainKey-Signature: a=rsa-sha1; q=dns; c=nofws; s=lima; 
d=yahoogroups.com;b=rFa6U71jM5X/ytZSL/D2D7vcQATmNs6mAZZhi/wolwglIRK7qtwoEcD7ABcM25DtYc+2E7v6raNDhTZ6SaHNz7ueDkFSJRO1ohlyScH2kL2TfkB2iitm0qh+uPdIcZNj;
X-Yahoo-Newman-Id: 15440234-m2814
X-Apparently-To: [EMAIL PROTECTED]
X-eGroups-Msg-Info: 1:0:0:0
X-Yahoo-Profile: gubernuraceh
Mailing-List: list [EMAIL PROTECTED]; contact 
[EMAIL PROTECTED]
Delivered-To: mailing list [EMAIL PROTECTED]
List-Id: <IACSF.yahoogroups.com>
Precedence: bulk
List-Unsubscribe: <mailto:[EMAIL PROTECTED]>
X-Yahoo-Newman-Property:groups-email-trad
Return-Path: 
[EMAIL PROTECTED]
X-OriginalArrivalTime: 30 Oct 2006 03:11:23.0532 (UTC) 
FILETIME=[1461ACC0:01C6FBD1]

SOLUSI TERBAIK ADALAH KITA SEMUA BANGSA ACEH WAJIB TERUS MEMERANGI KAFIR 
PENJAJAH INDUNESIA JAWA DARI BUMI ACEH DAN JUGA MEMERANGI PENGKHIANAT DAN 
ANJING-ANJING BOLDOK NYA SEPERTI SI BOLDOK TUA AMAT SUDIRMAN.

Muhammad al qubra <[EMAIL PROTECTED]> menulis:            Assalamu 
alaikum wr wbr
   Kepada semua orang Acheh
   dimanapun anda berada.

   Mengingat di Tanah Rencong sekarang terdapat dua kubu yang saling 
bertahan pada prinsipnya masing-masing, saya merenungkan dengan sedalam 
-dalamnya bahwa apabila hal ini berlanjutkan terus, pastilah ujungnya akan 
merugikan bangsa Acheh - Sumatra itu sendiri. Dengan kata lain, yang 
menguntungkan pasti musuh kita. Justru itu saya hendak mengemukakan jalan 
keluarnya untuk mencegah dari kemungkinan kehancuran tersebut.

   Perhitungan saya kedua kubu itu akan bersaing terus dan besar kemungkinan 
akan saling menghancurkan sesama kita sendiri. Justru itu, selagi kita masih 
ada waktu sedikit lagi saya memohon kepada Pimpinan agar menarik Tgk Hasbi 
Abdullah dari calon wakil Gubernur, demikian juga Tgk Irwandi Yusuf dan Tgk 
Muhammad Nazar yang masing-masing sebagai calon Gubernur dan Wakilnya. Kedua 
kubu itu kita memohon agar berlapang dada untuk menarik diri demi kesatuan 
bangsa Acheh - Sumatra.

   Setelah itu kita perlu merenungkan sedalam - dalamnya selosi apa yang 
sepatutnya kita tempuh demi keselamatan bangsa Acheh - Sumatra

   Demikianlah harapan kita semoga Allah menunjuki kita kepada jalan yang 
benar. Semoga Allah melindungi bangsa Acheh - Sumatra dari kehancuran. 
terutama sekali kehancuran disebabkan perselisihan sesama Bangsa Acheh - 
Sumatra sendiri. Aamin, ya Rabbal alamin.

   Billahi fi sabililhaq
   Muhammad Al Qubra
   [EMAIL PROTECTED]
   Sandnes, Norwegia







---------------------------------
Apakah Anda Yahoo!?
Kunjungi halaman depan Yahoo! Indonesia yang baru!

_________________________________________________________________
Hur blir vädret till helgen? http://www.msn.se/weather/



Tahukah anda!!! Lantak group tidak menapis sebarang maklumat yg anda kirim??? 
Inilah yg membuat berita anda cepat dan jelas (jangan salahgunakan keistimewaan 
ini)...
beri tahu maklumat ini kepada rakan anda, ajaklah mereka untuk bergabung 
bersama dengan hanya semudah megirim email kosong ke: [EMAIL PROTECTED]

Salam perjuangan. 
--------------
ACHEH - Tiada pilihan lain selain MERDEKA!!!
**UNTUK BERHENTI MELANGGAN DARI MILIS LANTAK:
kirimkan email anda kepada [EMAIL PROTECTED]
http://lantak.cjb.net
*PLEASE REPORT ANY LANTAK ABUSE TO: [EMAIL PROTECTED] 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/Lantak/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/Lantak/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    mailto:[EMAIL PROTECTED] 
    mailto:[EMAIL PROTECTED]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 

Kirim email ke