http://www.dataphone.se/~ahmad [EMAIL PROTECTED]
Stockholm, 1 November 2006 Bismillaahirrahmaanirrahiim. Assalamu'alaikum wr wbr. BETUL-BETUL TERORIS TARMIZI SUDAH TERKAPAR YANG DIDAMPINGI OLEH ANJING BOLDOK-NYA RIA ANANDA DARI DENMARK. Ahmad Sudirman Stockholm - SWEDIA. SEKARANG KELIHATAN DENGAN TERANG, ITU TERORIS TARMIZI SUDAH TERKAPAR YANG DIDAMPINGI OLEH ANJING BOLDOK-NYA RIA ANANDA DARI DENMARK. Teroris Tarmizi yang sudah tergelupur dan terkapar di pinggir Waterloo Road, North Ryde NSW 2113, Australia dan ditunggui oleh anjing Boldok-nya Ria Ananda alias anak sombong atau anak congkak yang dikirimkan oleh Ria Ananda alias anak sombong atau anak congkak yang memakai nama melani alias bayna9 yang beremail [EMAIL PROTECTED] dengan memakai internet server TDC Bredbaand Professional users Net [80.196.175.152] Sletvej 30, A039, DK-8310 Tranbjerg, Denmark masih sempat membuka matanya yang sudah hampir terkelupas keluar biji matanya yang merah itu dengan mulutnya yang bergetaran sambil menggumankan kata-kata yang tidak memiliki arti sedikitpun untuk memperjuangkan bangsa dan rakyat Acheh, selain hanya sumpah serapah dengan cara mengkafir-kafirkan orang Islam dan orang lainnya, ditambah dengan memakai nama-nama palsu untuk dipakai memfitnah kepada Pimpina Tinggi GAM dan Pemimpin Tertingi GAM Teungku Hasan Muhammad di Tiro. Baca saja tulisannya yang dilampirkan dibawah ini, isinya adalah benar-benar keropos dan tidak memiliki kekuatan fakta dan bukti hukum yang kuat. Dipikir teroris Tarmizi dengan menulis hal-hal yang tidak bermoral dan tidak beretika itu akan melumpuhkan Ahmad Sudirman, justru sebaliknya akan menjadi senjata makan tuan, artinya akan menghancurkan pada diri teroris Tarmizi sendiri. Begitu juga dengan isi cerita yang melibatkan saudara Nurdin Abdul Rahman dengan dikait-kaitkan pada Pimpinan Tertinggi GAM Teungku Hasan Muhammad di Tiro adalah benar-benar tidak memiliki kekuatan fakta dan bukti hukum yang kuat. Pimpinan Tertinggi GAM Teungku Hasan Muhammad di Tiro tetap memegang keputusan akhir dalam pemerintahan GAM. Sekarang, teroris Tarmizi dengan tenaga-nya yang sudah hampir punah masih bisa sedikitnya diselamatkan oleh adanya suplai dari pihak sindikat Paya Bujok Telianet [195.252.42.4] Fittja, Norsborg yang dipimpin oleh saudara Yusuf Daud dengan beberapa anggotanya diantara saudara Syahbuddin Abdurrauf, saudara Ramli Abubakar, saudara Mustafa Djali, saudara Yahya, saudara Anwar dan yang lainnya musuh lama yang berusaha untuk menghancurkan GAM dibawah Pimpinan Tertinggi Teungku Hasan Muhammad di Tiro. Dimana sindikat Paya Bujok Telianet [195.252.42.4] Fittja, Norsborg yang dipimpin oleh saudara Yusuf Daud berusaha sekuat tenaga untuk menyelamatkan teroris Tarmizi dikarenakan teroris Tarmizi adalah orang yang telah dengan terang-terangan mendeklarkan dirinya menjadi musuh utama dan menjadi penentang Pimpinan Tertinggi Teungku Hasan Muhammad di Tiro dan Stafnya. Dengan alasan teroris Tarmizi yang memposisikan dirinya sebagai penentang dan musuh utama GAM dibawah pimpinan Teungku Hasan Muhammad di Tiro dan Staf-nya inilah, mengapa sindikat Paya Bujok Telianet [195.252.42.4] Fittja, Norsborg yang dipimpin oleh saudara Yusuf Daud merangkul teroris Tarmizi yang sekarang sudah terkapar dan menggelupur di pinggir Waterloo Road, North Ryde NSW 2113, Australia. Pihak sindikat Paya Bujok Telianet [195.252.42.4] Fittja, Norsborg terus menyuplai dengan berbagai bahan tulisan dan photo-photo yang isinya keropos untuk dipakai oleh teroris Tarmizi dalam usahanya menyerang dan menghancurkan GAM dibawah Pimpinan Teungku Hasan Muhammad di Tiro dan Staf-nya. Walaupun teroris Tarmizi memakai bahan cerita buatan sindikat Paya Bujok Telianet [195.252.42.4] Fittja, Norsborg pimpinan saudara Yusuf Daud untuk dipakai memukul GAM dibawah pimpinan Teungku Hasan Muhammad di Tiro, tetapi usaha teroris Tarmizi dan sindikat Paya Bujok Telianet [195.252.42.4] Fittja, Norsborg tidak akan berhasil. Dalam usaha teroris Tarmizi yang sekarang sudah terkapar dan menggelupur di pinggir Waterloo Road, North Ryde NSW 2113, Australia menyerang GAM pimpinan Teungku Hasan Muhammad di Tiro dan Staf-nya, juga teroris Tarmizi disuplai oleh pihak sindikat Ria Ananda alias anak sombong atau anak congkak TDC Bredbaand Professional users Net [80.196.175.152] Sletvej 30, A039, DK-8310 Tranbjerg, Denmark dengan berbagai macam tulisannya yang isiya keropos tidak ada fakta dan bukti hukum yang kuat, ditambah dengan pengiriman anjing Boldok-nya Ria Ananda alias anak sombong atau anak congkak yang bernama melani untuk dipakai alat pemukul terhadap GAM dibawah pimpinan Teungku Hasan Muhammad di Tiro. Teroris Tarmizi yang sudah menggelupur dan tidak mampu bergerak ini, kecuali kedipan mata dan gerakan jari-jari tangannya saja sebelumnya juga telah berusaha mempergunakan senjata TUPE-nya Otto Syamsuddin Ishak dari Banda Acheh guna dipakai alat untuk menghancurkan GAM pimpinan Teungku Hasan Muhammad di Tiro dan Staf-nya. Tetapi, karena senjata TUPE-nya Otto Syamsuddin Ishak tidak memiliki kekuatan fakta dan bukti hukum kuat untuk dipakai alat senjata penghancur GAM pimpinan Teungku Hasan Muhammad di Tiro, maka senjata TUPE made in Otto Syamsuddin Ishak akhirnya memakan teroris Tarmizi sendiri yang sekarang sudah menggelupur dan terkapar tidak berdaya ini sambil diawasi dengan ketat oleh pihak Keamanan Australia. Jadi, apapun yang disemburkan oleh teroris Tarmizi dengan berbagai sumpah serapah yang isinya hanya kafir-mengkafirkan pada orang Islam dan orang lainnya serta memfitnah pada Pimpinan Tinggi GAM dan Pimpinan Tertinggi GAM Teungku Hasan Muhammad di Tiro, maka semburan sumpah serapah dan fitnahnya itu tidak sedikitpun akan mampu dipakai untuk menghancurkan GAM pimpinan Teungku Hasan Muhammad di Tiro. Sebaliknya justru teroris Tarmizi yang roboh, terkulai dan tidak berdaya yang sekarang terlihat dari apa yang disemburkannya dalam tulisannya yang isinya tidak lebih dan tidak kurang selain menggambarkan dirinya yang sudah tidak berdaya dan lumpuh itu serta tergeletak di pinggir Waterloo Road, North Ryde NSW 2113, Australia. Terakhir, makin kelihatan teroris Tarmizi yang sudah lumpuh dan tidak berdaya dan mati kutu ini riwayat ceritanya tidak akan lama lagi, sebelum semua apa yang disumpah serapahkannya itu balik memukul dirinya sendiri. Dan tentu saja anjing Boldok-nya Ria Ananda alias anak sombong atau anak congkak yang dikirimkan oleh Ria Ananda alias anak sombong atau anak congkak yang memakai nama melani alias bayna9 tidak akan mampu menolong diri teroris Tarmizi yang sudah lemah tidak berdaya di pinggir Waterloo Road, North Ryde NSW 2113, Australia ini. Bagi yang ada minat untuk menanggapi silahkan tujukan atau cc kan kepada [EMAIL PROTECTED] agar supaya sampai kepada saya dan bagi yang ada waktu untuk membaca tulisan-tulisan saya yang telah lalu yang menyinggung tentang Khilafah Islam dan Undang Undang Madinah silahkan lihat di kumpulan artikel di HP http://www.dataphone.se/~ahmad Hanya kepada Allah kita memohon pertolongan dan hanya kepada Allah kita memohon petunjuk, amin *.* Wassalam. Ahmad Sudirman http://www.dataphone.se/~ahmad [EMAIL PROTECTED] ---------- Received: (qmail 78994 invoked by uid 60001); 1 Nov 2006 00:51:57 0000 Received: from [202.7.166.170] by web55106.mail.re4.yahoo.com via HTTP; Wed, 01 Nov 2006 07:51:57 ICT From: Mustafa Abubakar [EMAIL PROTECTED] Return Address: [email protected] Date: 1 november 2006 01:51:57 To: [EMAIL PROTECTED], [email protected], [EMAIL PROTECTED], [EMAIL PROTECTED], [EMAIL PROTECTED] Subject: «PPDi» SI AMAT SUDIRMAN BOLDOK DJAWA TUA SUDAH MALU Ha ha ha ha........... Si amat sudirman boldok tua jawa itu sudah malu sebab isterinya mengadu kepada orang lain perihal masalah "BURUNG" si amat sudirman boldok tua dan rumah tangganya. Apalagi sampai "letihnya burung" si amat sudirman boldok tua jawa itu juga diceritakan pada orang lain. Sungguh memalukan si amat boldok tua jawa itu. Tapi apa mahu hendak dikata, memang burungnya sudah tua dan letih sehingga isterinya menggerutu. Ha ha ha "tidak kusangka dalam pruet itek ada buaya", ha ha ha "hana teudjalok dalam pruet itek kana lhook" Bapak suhadi laweung (asisten manager) di BRR jangan ribut-ribut ya. Kalau nggak ada duit mintak saja sama abang kamu kuntoro. Si amat sudirman boldok djawa tua itu sudah malu sebab saya katakan isterinya yang mancung giginya keluar mengadu pada orang lain bahawa si amat boldok sudah tidak menghiraukannya lagi dan sibuk dengan komputer. Sebenarnya itu sebab burung si amat sudah tidak berfungsi lagi apabila diperlukan oleh isterinya yang juga lebih tua dari dia. Kalau tidak percaya, siapa sahaja yang datang ke Sweden cuba jumpa dengan si amat boldok itu dan isterinya. Bagi sesetengah orang yang mengaku dirinya ada kaitan dengan Bangsa Aceh misalnya ibu atau ayahnya orang Aceh tetapi ibu atau ayahnya boyan, djawa atau yang sejenisnya, telah menggunakan si amat boldok tua itu sebagai saudaranya. Ini tidak heran sebab mereka mempunyai hubungan kekeluargaan dari segi asalnya. Saya akan mencuba untuk menelpon isterinya lagi untuk menanyakan masalah yang terbaru dalah kehidupan mereka berumah tangga juga masalah "burung" si amat sudirman boldok itu. Mungkin saya akan memberi nasihat untuk isterinya bagaimana membantu suaminya si amat boldok itu menyembuhkan burungnya yang loyo itu. Kalau saya tidak silap nama isterinya adalah Samsidar, dan nanti akan saya tanya nama dia yang betul kalau saya sebutkan salah. Jadi Bangsa Aceh semua perlu memahami siapa sebenarnya si amat sudirman boldok tua djawa itu yang cuba menghancurkan perjuangan Bangsa Aceh dengan cara merangkul orang-orang yang telah menjadi pengkhianat perjuangan Bangsa Aceh, seperti Malik & Zaini. Malah apa yang disebut oleh si pengkhianat itu berdua juga turut dipanjangkan oleh pengikutnya. Salah satunya adalah si Nurdin AR yang cuba membawa ceramah kemana dia pergi dengan menyebutkan "Kita tidak lagi ikut Wali Negara Aceh Merdeka Tgk. Muhammad Hasan Di Tiro, sebab Wali Negara itu memperjuangkan kemerdekaan Aceh, sedangkan kita (baca pengkhianat) mahu berdamai dengan indonesia dan mau terus di dalam bingkai NKRI". Makanya Wali Negara Aceh tidak diikut sertakan dalam penanda tanganan MoU Helsinki. Sebab para pengkhianat ini semua tahu, kalau Wali Negara Aceh tahu tentang pengkhianatan mereka maka mereka semua akan dimaki hamun di depan orang lain. Apa yang sekarang dipropagandakan oelh pengkhianat ini dengan menggunakan si amat sudirman boldok tua djawa itu adalah untuk mencapai matlamat mereka mendapat pangkat dan harta daripada kaum penjajah indunesia jawa seperti yang diperoleh oleh "Hasan Saleh" dan "Ibarahim Hasan" pengkhianat Aceh pada satu ketika dahulu. Seterusnya si amat sudirman boldok tua djawa itu akan mendapat tulang-tulangnya dari para pengkhianat ini, atas jasa dia untuk menjadi corong pengkhianat ini. TERAKHIR, BANGSA ACEH PERLU INGAT BAHAWA PILKADA ITU ADALAH PERMAINAN KAFIR PENJAJAH JAWA INDUNESIA DI ACEH DAN HARAM HUKUMNYA BAGI BANGSA ACEH TERLIBAT DALAM USAHA KAFIR PENJAJAH JAWA INDUNESIA ITU UNTUK TERUS MENJAJAH DAN MENDUDUKI BUMI ACEH. KAFIR PENJAJAH JAWA INDUNESIA WAJIB DIUSIR DARI BUMI ACEH ---------- From: Paya Bujok <[EMAIL PROTECTED]> Reply-To: [email protected] To: [email protected] Subject: [Lantak] Re: [IACSF] Re: TERORIS TARMIZI DICIDUK PENGUASA AUSTRALIA & ISTRI-CINA MALAYSIA-NYA BERENCANA K Date: Tue, 31 Oct 2006 12:28:54 -0800 (PST) MIME-Version: 1.0 X-Originating-IP: 206.190.48.105 X-Sender: [EMAIL PROTECTED] Received: from n23.bullet.scd.yahoo.com ([66.94.237.52]) by bay0-mc8-f2.bay0.hotmail.com with Microsoft SMTPSVC(6.0.3790.2444); Tue, 31 Oct 2006 12:37:59 -0800 Received: from [66.218.69.1] by n23.bullet.scd.yahoo.com with NNFMP; 31 Oct 2006 20:37:13 -0000 Received: from [66.218.67.97] by t1.bullet.scd.yahoo.com with NNFMP; 31 Oct 2006 20:37:13 -0000 Received: (qmail 4932 invoked from network); 31 Oct 2006 20:29:55 -0000 Received: from unknown (66.218.67.34) by m40.grp.scd.yahoo.com with QMQP; 31 Oct 2006 20:29:55 -0000 Received: from unknown (HELO web52102.mail.yahoo.com) (206.190.48.105) by mta8.grp.scd.yahoo.com with SMTP; 31 Oct 2006 20:29:54 -0000 Received: (qmail 22378 invoked by uid 60001); 31 Oct 2006 20:28:54 -0000 Received: from [195.252.42.4] by web52102.mail.yahoo.com via HTTP; Tue, 31 Oct 2006 12:28:54 PST X-Message-Info: LsUYwwHHNt1ABIvWfa/RzbQaox4mHXak67ZpzKckYIY= Comment: DomainKeys? See http://antispam.yahoo.com/domainkeys DomainKey-Signature: a=rsa-sha1; q=dns; c=nofws; s=lima; d=yahoogroups.com;b=YqkcLM+2fk854iGNYYQTy+GcAX93NhVti5crZWgVwXcTLEOB8Aqfago2K92+UmXyLeIhwz3JJRuVVYVI+elj1XY/0wZT+NdgTP29TqcIiDidsJ/M9J+eXQ+ZjIewUHM3; X-Yahoo-Newman-Id: 3332471-m9511 X-Apparently-To: [email protected] X-eGroups-Msg-Info: 1:0:0:0 Mailing-List: list [email protected]; contact [EMAIL PROTECTED] Delivered-To: mailing list [email protected] List-Id: <Lantak.yahoogroups.com> Precedence: bulk List-Unsubscribe: <mailto:[EMAIL PROTECTED]> X-Yahoo-Newman-Property:groups-email-trad Return-Path: [EMAIL PROTECTED] X-OriginalArrivalTime: 31 Oct 2006 20:37:59.0397 (UTC) FILETIME=[740C0150:01C6FD2C] Kekuatan hukum, fakta dan bukti Ahmad Sudirman seorang munafik Pembaca yg budiman, Assalamualaikum wr.wb, Untuk membuktikan secara hukum dan fakta bahwa Ahmad Sudirman seorang munafik anda tidak perlu pusing pusing untuk memaparkan buktinya. Kalau saja anda membaca sebagian tulisan2nya yg disimpan dalam homepage: http://www.dataphone.se/~ahmad, anda akan mengetahui langsung bahwa mulutnya Ahmad Sudirman sangat berlawanan dengan hati nuraninya alias munafik. AHMAD SUDIRMAN DAN INDONESIANYA Kalau dilihat sepintas lalu Ahmad Sudirman adalah seorang yg anti Indonesia yang selalu menyerang dan memaki maki pemerintah Indonesia dalam hal apa saja. Tetapi kalau mandalami tulisan2nya dengan cermat, akan jelas ia seorang yg paling nasionalis atau lebih tepat lagi indonesialist yg mati2an mempertahankan keutuhan bangsa Indonesia melebihi daripada perjuangannya terhadap Islam yg ditonjol-tonjolkan selama ini. Sebelum Ahmad Sudirman melanglangbuana ke Aceh, ia telah banyak menulis tentang Indonesia yg disimpan rapi dalam homepagenya http://www.dataphone.se/~ahmad, dimana tulisan awal awalnya selalu dimulai dengan judul: INDONESIA TANAH AIRKU, yg ditulis tgl 15, 17, 19, 20 Mei 1998 dll, menjelang jatuhnya Suharto. Ahmad Sudirman mengkritisi dwifungsi ABRI tetapi tetap mempertahankan keutuhan ABRI yg menurutnya sebagai tulang pungungnya Indonesia yang telah memerdekakan Indonesia, menumpas komunis dan mempertahankan negara dari musuh (baca: gerakan2 pemisah). Ahmad Sudirman juga mengakui tidak memusuhi ABRI selama tugas Abri terbatas menjaga ketertiban dan keamanan negara Indonesia yg ia cintainya. Dibawah ini cuplikan kata2 Ahmad Sudirman sendiri yang ditulis tgl. 24 Mei, 1998, dengan rubriknya: ABRI HANYA PENJAGA KEAMANAN DAN KETERTIBAN Saya akui, bahwa ABRI tulang punggung Indonesia, tanpa ABRI tidak mungkin Indonesia lepas dari penjajahan Belanda, tanpa ABRI tidak mungkin gerakan komunis Indonesia dapat dihancurkan, namun, hal ini tidak menjadi suatu alasan untuk menjadikan ABRI sebagai faktor yang menentukan dalam pemerintahan. Saudara-saudaraku di tanah air. Saya tidak menentang ABRI, tetapi saya mau melihatABRI bekerja sesuai dengan fungsinya yaitu menjaga keamanan dan ketertiban serta membela dan mempertahankan negara dari ancaman musuh *.* Dalam tulisan awal2 yang dikutip diatas, Ahmad Sudirman tidak begitu spesifik dengan mempertahankan negara dari ancaman musuh, tapi kala kita berjingkrak jauh kedepan, yang dimaksud dengan musuh tersebut adalah gerakan2 pejuang kemerdekaan diluar pulau Jawa. Setelah Suharto jatuh, Sudirman mulai menulis tentang negeri kayangannya Daulah Islamiyah Rasulullah (DIR) dengan Undang Undang Madinahnya (UUM). Dalam kampanye DIRnya, nasionalisme Indonesia Ahmad Sudirman semakin bertambah kental. Tanpa spesifik referensi untuk Aceh, Timtim dan Papua Merdeka yg sedang berusaha melepaskan diri dari penjajah Indonesia kala itu, Ahmad Sudirman dengan terang terangan menulis bahwa persoalan yang dihadapi Indonesia sekarang tidak dapat diselesaikan atas dasar sukuisme, dengan membiarkan lahirnya Daulah2 seperti Daulah Aceh, Daulah Jawa, Daulah Pasundan, Daulah Bugis dls. Dengan kata lain, kodok Ahmad Sudirman yang anti perjuangan kemerdekaan di Aceh, Papua Barat, Maluku dll sudah mulai terbuka dan ciri ciri kemunafikinnya dalam membela Aceh terlihat sejak dari sini. Dalam tulisannya tgl 8 April, 1999 untuk ummat Islam di Indonesia, Ahmad Sudirman menghimbau, dengan judulnya: MEMBANGUN KEMBALI SATU DAULAH ISLAM RASULULLAH YANG BERPUSAT APAKAH DI SUNDA, DI MAKASAR, DI RIAU, DI LAMPUNG, DI PADANG ATAU DI ACEH, JADI BUKAN MEMBANGUN DAULAH KESUKUAN YANG BERCERAI-BERAI. Untuk kaum Muslimin dan Muslimat yang tinggal di Indonesia. Suatu kerugian yang besar apabila kaum Muslimin yang tinggal dan hidup di Indonesia dipecah belah menjadi beberapa kelompok Daulah Kesukuan, seperti Daulah Sunda, Daulah Riau, Daulah Padang, Daulah Lampung, Daulah Sulawesi, Daulah Kalimantan, Daulah Aceh, Daulah Ambon, Daulah Bali, Daulah Irian Jaya, Daulah Jawa dsb. Bagi seorang Muslim menegakkan suatu Daulah adalah diatas dasar akidah Islam dan ukhuwah Islam, bukan kesukuan, kebangsaan, nasionalitas atau ras. Dengan akidah Islam dan ukhuwah Islam inilah yang akan menjadi tali pengikat kesatuan ummat yang tergabung dalam satu naungan Daulah Islam Rasulullah dengan Undang Undang Madinahnya. Dalam Islam tidak memandang nasionalitas, kesukuan, kebangsaan, warna kulit, ras, melainkan yang dipandang adalah akidah Islam dan ukhuwah Islam. Suatu kebodohan apabila kaum muslimin membangun Daulah Islamnya berdasarkan kepada kesukuan atau kebangsaan atau nasionalitas-nya. yang berdasarkan akidah Islam yang tidak mengenal nasionalitas, kebangsaan, kesukuan dan ras dengan tujuan untuk beribadah dan bertakwa kepada Allah SWT. Nah, dari petikan diatas tadi kelihatan dengan jelas sekali bahwa Ahamad Sudirman merupakan musuhnya bangsa2 diluar Jawa yang ingin memperjuangkan kemerdekaannya. Bukan itu saja, double standard atau kemunafikin Ahmad Sudirman lebih terang disini: ia paling anti kebangsaan, kesukuan, dan nasionalitas tetapi selalu mengagung-agungkan dan mempertahannkan nasionalitas Indonesianya. Dalam sekian banyak tulisannya Ahmad Sudirman hampir tidak pernah lupa mengingati pembacanya tentang kesatuan ummat dan keutuhan bangsa Indonesia , seperti dalam judul tulisan dibawah ini. MENUJU KESATUAN UMMAT DENGAN MISI MENEGAKKAN AMAR MA'RUF NAHI MUNKAR GUNA MEMELIHARA KESATUAN UMMAT DAN KEUTUHAN BANGSA, Stockholm, 25 Mei 1999, dan banyak yang lain lagi. AHMAD SUDIRMAN VERSUS ACEH Pertama sekali Ahmad Sudirman tergerak untuk mencampuri urusan perjuangan bangsa Aceh yaitu setelah pembantaian oleh TNI di Beutong Ateuëh terhadap Tengku Bantaqiah dan sekitar 60 pengikutnya pada bulan Juli 1999. Ketergerakan hati Ahmad Sudirman, menurut pengakuannya, karena yang dibantai itu seorang ulama dan ummat Islam Aceh, tetapi dalam sebuah tulisan lain, tanpa disadari Ahmad Sudirman yang munafik itu telah membongkar kedoknya sendiri. Ahmad Sudirman membeberkan dengan nuraninya bahwa Aceh akan lepas seperti Timtim kalau telalu banyak rakyak Aceh yang dikorbankan oleh TNI, masyarakat Internasional tidak akan tinggal diam dan daerah daerah lain pun akan menyusul sehingga terjadi disintegrasi di Indonesia. Selanjutnya Ahmad Sudirman mengatakan bahwa Indonesia harus segera berunding dengan rakyat Aceh selama belum ada satu negara yang mengakui GAM, kalau tidak Aceh akan terjadi seperti di Timtim (merdeka). Dalam diskusi panjang dengan kawan2 Indonesianya di Banda Aceh dan Saudi Arabia dengan tajuk: ACEH DILEMA BESAR BAGI REZIM GUS DUR-MEGA , Stockholm, 11 Nopember 1999, Ahmad Sudirman sempat lupa memakai topengnya dan untuk sekali ini membiarkan nuraninya berbicara sbb: SELAMA TIDAK ADA NEGARA LAIN YANG TERLIBAT DALAM MASALAH ACEH, SELAMA ITU BISA DISELESAIKAN DENGAN JALAN PERUNDINGAN Sejauh yang saya lihat dalam krisis Aceh sekarang adalah belum adanya keterlibatan langsung negara lain. Nah disini saya beranggapan, bahwa apabila telah ada satu atau lebih negara lain ikut melibatkan diri langsung dalam penyelesaian krisi Aceh, maka saat itulah akan timbul api pergolakan yang hebat di bumi Daulah Pancasila. Sebagaimana terjadi di Timor Timur. Apabila ada dari pihak-pihak rakyat Aceh melibatkan PBB untuk membantu penyelesaian krisi Aceh, maka kemungkinan besar menurut pemikiran saya, yang akan ditangggapi oleh PBB adalah masalah-masalah pelanggaran hak asasi manusia, seperti pembunuhan masal rakyat Aceh oleh TNI, baik selama Rezim militer diktator Soeharto dan Rezim Habibie. Nah, kalau pihak Gus Dur tidak jeli dalam mengamati masalah pelanggaran hak asasi manusia, maka pelanggaran hak asasi manusia akan dijadikan senjata tajam oleh rakyat Aceh untuk memukul pemerintah Gus Dur. Apalagi nantinya melibatkan badan PBB dan badan Hak asasi manusia-nya. Karena menurut pemikiran saya, lewat jalan pelanggaran hak asasi manusia yang telah dilakukan oleh rezim Daulah Pancasila inilah yang akan dijadikan landasan perjuangan Rakyat Aceh di dunia Internasional. Dari tulisan diatas pembaca bisa melihat sendiri bahwa kepedulian Ahmad Sudirman terhadap Aceh bukan atas dasar keikhlasan atau simpati karena bangsa Aceh Islam yg dizalimi, tetapi lebih cenderung kepada ketakutannya yg luar bisa terhadap lepasnya Aceh dari Indonesia. Sehubungan dengan pembantaian Beutong Ateuëh, Ahmad Sudirman dalam sebuah tulisannya tanpa segan2 langsung mengusulkan kepada GAM dan rakyat Aceh supaya berdialog dengan pemerintahan Habibie dengan solusinya OTONOMI yg berbasis kepada Undang Undang Madinahya Ahmad Sudirman (UUM): PENYELESAIAN ACEH DITINJAU DARI UUM, Stockholm, 28 Juli 1999 Untuk rakyat Aceh dengan National Liberation Front of Acheh Sumatra dan Penguasa Sekarang, setelah melihat dan membaca dasar-dasar yang akan dijadikan penyelesaian rakyat Aceh dengan pihak Penguasa Indonesia, saya mengajukan jalan pemecahannya yaitu, Pertama, rakyat Aceh disatukan dengan dasar aqidah Islam, bukan berdasarkan kesukuan atau kebangsaan atau nasionalitas. Menerapkan hukum Islam secara menyeluruh dengan mencontoh Rasulullah saw dengan Daulah Islam Rasulullah-nya. Kedua, dalam dialog terbuka tersebut dibicarakan masa depan rakyat Aceh dengan diberikan hak menentukan nasibnya sendiri dengan pemerintahan sendiri dalam bentuk daerah otonomi. Ketiga, kekayaan bumi yang ada di daerah otonomi Aceh dikelola, diatur dan diolah oleh rakyat Aceh dibawah pengawasan pemerintahan otonomi Aceh. Keempat, daerah otonomi Aceh adalah daerah bebas tempat hijrah untuk setiap muslim. Inilah untuk sementara hasil pemikiran saya untuk rakyat Aceh dengan National Liberation Front of Acheh Sumatra dan Penguasa Indonesia di bawah Presiden Habibie. Ketika perjuangan SIRA sudah mencapai klimaksnya dan HUDA mengeluarkan fatwa menyokong referendum, dengan tangan dan lututnya yg bergementar Ahmad Sudirman terus beraksi, tak kenal lelah mempromosikan usul2 OTONOMI diatas tadi sebagai satu2nya jalan keluar untuk membendung gerakan sipil yg menuntut referendum. Ahmad Sudirman tahu betul bahwa Aceh akan merdeka kalau referendum dilakukan dan dia tahu juga kemerdekaan Aceh kala itu sudah diambang pintu, mengingat HUDA, SIRA, NGO dan golongan intelektual plus sebagian birokrat sudah bersatu dalam satu kata: REFERENDUM yg dikumandangkan oleh penyanyi tenar Aceh Yacob Tailah dan Syech Yuldi. Kekecewaan Ahmad Sudirman waktu itu sempat dituangkan dalam nada yg sinis: ACEH AKAN MENJADI PUSAT DIR Stockholm, 17 September 1999 .Setelah saya membaca hasil keputusan para ulama Dayah se-Aceh diatas yang menjadi suatu fatwa dan rekomendasi, maka timbul pertanyaan dalam pemikiran saya yaitu, apakah Aceh akan menjadi pusat Daulah Islam Rasulullah yang mempunyai konstitusi yang mengacu kepada Undang Undang Madinah? Tetapi yg lebih memberangkan Ahmad Sudirman lagi adalah sikapnya presiden Gusdur yang berpura pura menyokong referendum. Dalam banyak tulisannya, Ahmad Sudirman bertubi tubi menghantam Gusdur yang katanya Gusdur belum mengerti aspirasi rakyat Aceh dan Gusdur tidak mengerti sama sekali Aceh akan merdeka lewat referendum. Dalam diskusi ACEH DILEMA BESAR BAGI REZIM GUS DUR-MEGA, Stockholm, 11 Nopember 1999, Ahmad Sudirman meratapi kekecewaannya sbb: Apabila referendum ditetapkan, maka saya menggambarkan bahwa mayoritas rakyat Aceh memilih keluar dari kesatuan Daulah Pancasila. Dan ini yang menurut saya Gus Dur masih belum memahami benar keinginan rakyat Aceh. Gus Dur masih yakin kepada orang-orang yang duduk dibelakang meja pemerintah, yang masih dianggap loyal kepada pemerintah. Dan saya yakin, bahwa Daulah Pancasila apabila tidak berhasil penguasanya, yaitu Gus Dur dan kabinetnya, ditambah MPR/DPR-nya, maka falsafah pancasila yang dijadikan alat pemersatu bangsa ternyata tidak mampu dijadikan sebagai alat pemersatu, yang akhirnya mengalami kehancuran total bersamaan dengan pecah-belahnya Daulah Pancasila menjadi kepingan-kepingan kecil yang satu sama lain saling menganggap bahwa kesukuan dan kebangsaan merupakan identitas negara. AHMAD SUDIRMAN MEMUSUHI FREE ACHEH DEMOCRATIC Setelah membidik,mempelajari, mengkaji, menelaah, menguliti dan menelanjangi sosok Ahmad Sudirman dengan materi dari pikiran dan perbuatannya sendiri, maka sudah terjawab semua teka teki mengapa Ahmad Sudirman sangat memusuhi Free Acheh Demokratik dan Persatuan Masyarakat Aceh di Skandinavia sebelumnya. Sebab, Ahmad Sudirman maha tahu bahwa hanya kedua dua organisasi tersebut yg masih berjalan diatas relnya menuju merdeka. Dan sudah terjawab juga semua teka teki mengapa Ahmad Sudirman sangat menyokong, memuja-muja dan mengagung-agungkan MoU Helsinki. Sebab, Ahmad Sudirman maha tahu bahwa hanya dengan jalan inilah Aceh dapat diabadikan kedalam NKRI dan NKRI sendiri selamat dari disintegrasi. Ahmad Sudirman, dengan keahliannya mempermainkan kata kata, telah berhasil menipu sebagian pembacanya, khususnya masyarakat Aceh. Dengan terbuka kedok khianatnya, maka diharapkan supaya pembaca yg budiman, khususnya masyarakat Aceh yg telah terlanjur mempercayai Ahmad Sudirman, supaya menarik diri dan dengan demikian polimik dengan Ahmad Sudirman berakhirlah sudah. Wabillahittaufik walhidayah wassalamualaikum wr.wb. Wassalam Usman Harun PS: Artikel lengakap dari semua kutipan diatas, sila baca di http://www.dataphone.se/~ahmad, milik Ahmad Sudirman. Dan Saya tutup tulisan ini dengan sebuah tulisan Ahmad Sudirman, untuk hiburan pembaca. PEMERINTAH ACHEH BERDIRI DENGAN WALI NEGARA, KANUN, BENDERA, LAMBANG & LAGU KEBANGSAAN ACHE, Stockholm, 15 Agustus 2005 BANGSA ACHEH MENUJU KEBEBASAN DAN KEDAMAIAN DIBAWAH PEMERINTAH SENDIRI ACHEH DALAM NAUNGAN WALI NEGARA ACHEH TEUNGKU HASAN MUHAMMAD DI TIRO Hari ini, Senin, 15 Agustus 2005 bangsa Acheh memasuki wilayah yang aman dan damai di Acheh yang nantinya akan berada dibawah lindungan Wali Negara dan Pemerintah Sendiri Acheh dengan diiringi lagu kebangsaan Negeri Acheh, dengan kibaran bendera Negara Acheh beserta lambang identitas bangsa Acheh. Bangsa Acheh mendapat kebebasan untuk melakukan hubungan dagang dengan pihak dalam negeri dan luar negeri. Sumber kehidupan yang ada di Acheh akan diatur dan dinikmati oleh bangsa Acheh. Sumber alam gas dan minyak bumi 70% adalah untuk kesejahteraan dan kemakmuran bangsa Acheh. Keamanan dalam negeri Acheh akan diatur dan diawasi oleh Polisi Acheh yang Kepala Polisinya diangkat oleh Kepala Pemerintah Sendiri Acheh. Penerimaan anggota Kepolisian Acheh dilakukan setelah konsultasi dengan Kepala Pemerintah Sendiri Acheh. Selamat bagi Bangsa Acheh dan Negara Acheh. Semoga Allah SWT meridhai perjuangan bangsa Acheh. Amin. ---------- --------------------------------- Want to be your own boss? Learn how on Yahoo! Small Business. ========================================================== Ahmad Hakim Sudirman <[EMAIL PROTECTED]> wrote: Stockholm, 31 Oktober 2006 Bismillaahirrahmaanirrahiim. Assalamu'alaikum wr wbr. Untuk saudara Suhadi Laweung di Banda Acheh. Jangan bingung, ikuti saja dengan kepala dingin. Perhatikan dengan teliti langkah-langkah yang sedang dan akan ditempuh oleh teroris Tarmizi dengan para sindikatnya yang ada di Fittja, Norsborg, Swedia dan sindikat Ria Ananda yang ada di Tranbjerg, Denmark. Mereka sedang berusaha untuk menghancurkan GAM dibawah Pimpinan Teungku Hasan Muhammad di Tiro dan Staf. Hanya kepada Allah kita memohon pertolongan dan hanya kepada Allah kita memohon petunjuk, amin *.* Wassalam. Ahmad Sudirman http://www.dataphone.se/~ahmad [EMAIL PROTECTED] ---------- --- In [EMAIL PROTECTED], suhadi laweung wrote: > > Apakah ini hanya sekedar informasi atau suatu kejadian yang sebenarnya di lapangan? Karena, saya masih bingung dengan kejadian ini. Mohon kejelasan! > > > Salam, > > > ----- Original Message ---- > From: Ahmad Hakim Sudirman > To: [EMAIL PROTECTED] > Sent: Tuesday, October 31, 2006 4:19:59 PM > Subject: [IACSF] TERORIS TARMIZI DICIDUK PENGUASA AUSTRALIA & ISTRI- CINA MALAYSIA-NYA BERENCANA K > > http://www.dataphon e.se/~ahmad > [EMAIL PROTECTED] se > > Stockholm, 31 Oktober 2006 > > Bismillaahirrahmaan irrahiim. > Assalamu'alaikum wr wbr. > > TERORIS TARMIZI DICIDUK PENGUASA AUSTRALIA & ISTRI-CINA MALAYSIA- NYA > BERENCANA KEMBALI KE MALAYSIA. > Ahmad Sudirman > Stockholm - SWEDIA. > > TERORIS TARMIZI YANG MENGUNDANG ORANG-ORANG MUSLIM UNTUK MASUK > KEDALAM KELOMPOK TERORIS AKHIRNYA DICIDUK PENGUASA AUSTRALIA. > > Dari hari ke hari makin kelihatan teroris Tarmizi sudah kehabisan > akal dan jalan keluar ketika menghadapi tulisan-tulisan Ahmad > Sudirman. Akhirnya teroris Tarmizi hanya sanggup meceritakan hal- hal > yang kalau istri-cina-campuran sedikit-india- Malaysia mengetahuinya, > (dan tentu saja akhirnya ia akan mengetahui tindak pidana teroris > Tarmizi ini), maka istri-cina-campuran sedikit-india- Malaysia- nya itu > akan dengan segera kembali ke Malaysia, tinggallah teroris Tarmizi > disumpah-serapahi oleh orang-orang muslim yang telah ditipunya di > rumah sewaannya untuk menjadi umpan bisnis-nya dan tindakan serta > taktik terorisnya yang dijalankan di Australia. > > Karena teroris Tarmizi sudah menggelupur dan terkapar tidak berkutik > lagi di pinggir Waterloo Road, North Ryde NSW, Australia, yang > sanggup hanya mengingaukan suara seraknya yang isinya kacau balau > membuat sakit telinga yang mendengarnya, maka teroris Tarmizi > menyesali perbuatannya yang telah mengikuti ajaran sesat kelompok > yang diharamkan oleh Pemerintah Kerajaan Malaysia, dan memakai > bermacam nama palsu seperti Warwick Aceh alias Puteh Sarong alias > Teungku Awe Geutah alias Salamah Maun alias Mustafa Abubakar alias > Dr. Zaini Abdullah untuk dipakai memfitnah Pimpinan Tertinggi GAM > Teungku Hasan Muhammad di Tiro. Dimana nama-nama palsu itu dipakai > oleh teroris Tarmizi dengan tujuan untuk menghancurkan GAM dibawah > pimpinan Teungku Hasan Muhammad di Tiro. > > Yang paling sengsara adalah istri teroris Tarmizi yang keturunan Cina- > campuran sedikit-india- Malaysia ini yang telah susah payah mendapat > kerja di North Ryde NSW, Australia sebagai tukang congkel gigi > terpaksa gulung tikar kembali lagi ke Malaysia, karena teroris > Tarmizi telah diringkus oleh pihak yang bewenang di Australia > menyebarkan ajaran sesat kelompok yang dilarang dan diharamkan oleh > Pemerintah Kerajaan Malaysia dan melakukan tindak pidana teroris > mempergunakan server internet TPG Internet Pty Ltd.[ 202.7.166.169] , > 65 Waterloo Road, North Ryde NSW 2113, Australia untuk menghancurkan > GAM dibawah Pimpinan Tertinggi GAM Teungku Hasan Muhammad di Tiro dan > Staf. > > Orang-orang Islam yang telah ditipu oleh teroris Tarmizi melalui > taktik undangan kerumah sewaannya itu, terpaksa harus menanggung > perbuatan terorisnya Tarmizi, karena mereka sudah dianggap > bersekongkol dengan teroris Tarmizi untuk melakukan tindak pidana > terorisme di wilayah kekuasaan Negara Australia. Tentu saja, teroris > Tarmizi yang rencanya dengan tindakan terorisnya itu ingin > menghancurkan GAM dibawah pimpinan Teungku Hasan Muhammad di Tiro, > akhirnya justru teroris Tarmizi dan istri Cina-campuran sedikit- india- > Malaysia yang tidak tahu menahu dan tertipu oleh teroris Tarmizi, > itulah yang terjungkir dan terkapar sambil menggelupur di pinggir > Waterloo Road, North Ryde NSW, Australia. > > Sekarang, kemanapun teroris Tarmizi pergi di Australia, maka orang- > orang yang tadinya suka mengirimkan SMS kepadanya pada berlarian > takut kena getak teroris yang dijalankan oleh teroris Tarmizi. Mau > pergi ke Acheh sudah disiapkan jaring yang dipasang oleh GAM pimpinan > teungku Hasan Muhammad di Tiro di Acheh. Mau pergi balik ke Malaysia, > pihak pemerintah Kerajaan Malaysia sudah menolaknya. Mau tetap > tinggal North Ryde NSW, Australia, maka tetangga muslimnya yang telah > ditipu dengan bisnis model kelompok yang diharamkan oleh Pemerintah > Malaysia terus mengejar teroris Tarmizi. Akhirnya teroris Tarmizi > terpaksa saja terkapar dan menggelupur tidak ada seorangpun yang > berani mendekatnya. Pihak keamanan Pemerintah Australia hanya > memperhatikan dari tempat yang agak sedikit jauh karena takut terkena > penyakit menular terorisme yang telah bersarang ditubuhnya akibat > pengaruh racun yang diberikan oleh kelompok terlarang di Malaysia. > > Terakhir, teroris Tarmizi yang sebelumnya mengaku bisa mengembangkan > bisnis di Australia dan melakukan hubungan dengan kelompok > terlarangnya di Malaysia, akhirnya harus gulung tikar dan menggelupur > tidak berdaya sendirian di pinggir Waterloo Road, North Ryde NSW, > Australia. > > Bagi yang ada minat untuk menanggapi silahkan tujukan atau cc kan > kepada [EMAIL PROTECTED] se agar supaya sampai kepada saya dan bagi > yang ada waktu untuk membaca tulisan-tulisan saya yang telah lalu > yang menyinggung tentang Khilafah Islam dan Undang Undang Madinah > silahkan lihat di kumpulan artikel di HP > http://www.dataphon e.se/~ahmad > > Hanya kepada Allah kita memohon pertolongan dan hanya kepada Allah > kita memohon petunjuk, amin *.* > > Wassalam. > > Ahmad Sudirman > > http://www.dataphon e.se/~ahmad > [EMAIL PROTECTED] se > ---------- > > Received: (qmail 96120 invoked by uid 60001); 31 Oct 2006 03:50:45 - > 0000 > Received: from [202.7.166.170] by web55114.mail. re4.yahoo. com via > HTTP; Tue, 31 Oct 2006 10:50:44 ICT > From: Mustafa Abubakar gubernuraceh@ yahoo.co. id > Return address: [EMAIL PROTECTED] com > Date: 31 oktober 2006 04:50:44 > To: Ahmad Sudirman , [EMAIL PROTECTED] com, > [EMAIL PROTECTED] osia.com, sabine.joukes@ gmail.com, > virginia_nastiti@ yahoo.com > > Satu ketika saya pernah menghubungi isteri si boldok tua jawa amat > sudirman untuk menanyakan perihal si boldok tua itu melalui telefon. > > Kata isterinya memanglah dia kawin dengan si amat boldok tua itu pada > umurnya yang lebih tua dari si amat boldok tua jawa itu. Pada masa > awal perkawinannya, katanya si amat masih mencintainya dan sering > menghampirinya. Tetapi sekarang si amat boldok tua jawa itu sudah > kurang memperhatikannya. Sering si amat boldok tua itu menghabiskan > masanya di hadapan komputer untuk membuat mulutnya macam puki ayam. > > Isterinya juga mengeluh kepada saya bahawa memanglah dia lebih tua > dari suaminya si amat boldok itu, tetapi dia masih mencintainya. > Hanya satu masalah sahaja yang dia hadapi iaitu giginya agak mancung > ke hadapan dan mungkin juga katanya sering berbau sehingga si amat > boldok tua itu sudah kurang cinta dan jarang menghampirinya. > > Isterinya juga menceritakan isi hatinya kepada saya bahawa dia > mungkin menjangka "burung" nya si amat boldok tua itu sudah tidak > berfungsi. Sehingga katanya dia sering menghabiskan masanya di > hadapan komputer untuk melepaskan geram terhadap "burung" nya sendiri > yang sudah tidak berfungsi lagi. Kalau diajak bermesra-mesra, abang > amat boldoknya sering menghindari dan terus pergi ke hadapan komputer > untuk melepas dendam terhadap keadaan "burung"nya. > > Cuma saya nasihatkan isteri si amat boldok tua itu supaya dia > bersabar kalau dia masih mencintai si amat boldok tua itu sebagai > suaminya. Biarlah "burung" tidak berfungsi lagi, tetapi kasih sayang > kalaupun masih dicurahkan itu sudah mencukupi. Tjuma isterinya > mengatakan kepada saya, bagaimana mahu ada kasih sayang > kalau "burung" nya bang amat sudah tidak berfungsi lagi. > > Semua yang diceritakan kepada saya melalui telfon sudah tentu > dirahasiakan dan tidak pernah diberitahu kepada si amat boldok tua > itu. Kalau si amat boldok tua mahu mengetahui sepenuhnya cerita > melalui telfon itu, maka bolehlah ia menanyakan langsung kepada > isterinya itu. > > Cuma saya ingatkan juga kepada isteri si amat boldok tua itu supaya > tidak sekali-kali membawa pulang si amat boldok tua itu untuk > menjenguk saudaranya di Sumatera Utara, sebab orang-orang di sana > sudah menunggu si amat boldok tua itu untuk disiang dijadikan makanan > anjing. > > Jawab isterinya, tidak sekali-kali tidak. Biarlah mereka berdua > menghabiskan sisa-sisa usia tuanya di negeri Swedia, daripada dia > melihat abang amat boldok tua itu menjadi makanan anjing lain di > Sumatra Utara. > > Cuma saya katakan kepada isteri si amat boldok tua itu, kalau dia > mahu juga memperbaiki giginya yang mancung keluar itu, dia boleh > datang bersama abang amat boldoknya ke alamat saya yang sudah > diketahui oleh abang amat boldok tuanya itu untuk saya hantam dengan > kapak dan akan cepat masuk ke dalam dan supaya abang amat boldok tua > itu akan mencintai dan menghampirinya lagi di waktu-waktu tertentu. > > Kita lihat apa pula gonggongan amat boldok tua itu kali ini untuk > membalas email ini. > > Li Paya, padum go ka makah djiok lek si amat boldok njan maka djih > kahoi djih teungku dan kameurakan krap that ngon amat boldok djawa > tuha njan? > > Kita tunggu jawaban amat boldok. > ---------- > > --- In [EMAIL PROTECTED] com, Mustafa Abubakar > wrote: > > > > Satu ketika saya pernah menghubungi isteri si boldok tua jawa amat > sudirman untuk menanyakan perihal si boldok tua itu melalui telefon. > > > > Kata isterinya memanglah dia kawin dengan si amat boldok tua itu > pada umurnya yang lebih tua dari si amat boldok tua jawa itu. Pada > masa awal perkawinannya, katanya si amat masih mencintainya dan > sering menghampirinya. Tetapi sekarang si amat boldok tua jawa itu > sudah kurang memperhatikannya. Sering si amat boldok tua itu > menghabiskan masanya di hadapan komputer untuk membuat mulutnya macam > puki ayam. > > > > Isterinya juga mengeluh kepada saya bahawa memanglah dia lebih > tua dari suaminya si amat boldok itu, tetapi dia masih mencintainya. > Hanya satu masalah sahaja yang dia hadapi iaitu giginya agak mancung > ke hadapan dan mungkin juga katanya sering berbau sehingga si amat > boldok tua itu sudah kurang cinta dan jarang menghampirinya. > > > > Isterinya juga menceritakan isi hatinya kepada saya bahawa dia > mungkin menjangka "burung" nya si amat boldok tua itu sudah tidak > berfungsi. Sehingga katanya dia sering menghabiskan masanya di > hadapan komputer untuk melepaskan geram terhadap "burung" nya sendiri > yang sudah tidak berfungsi lagi. Kalau diajak bermesra-mesra, abang > amat boldoknya sering menghindari dan terus pergi ke hadapan komputer > untuk melepas dendam terhadap keadaan "burung"nya. > > > > Cuma saya nasihatkan isteri si amat boldok tua itu supaya dia > bersabar kalau dia masih mencintai si amat boldok tua itu sebagai > suaminya. Biarlah "burung" tidak berfungsi lagi, tetapi kasih sayang > kalaupun masih dicurahkan itu sudah mencukupi. Tjuma isterinya > mengatakan kepada saya, bagaimana mahu ada kasih sayang > kalau "burung" nya bang amat sudah tidak berfungsi lagi. > > > > Semua yang diceritakan kepada saya melalui telfon sudah tentu > dirahasiakan dan tidak pernah diberitahu kepada si amat boldok tua > itu. Kalau si amat boldok tua mahu mengetahui sepenuhnya cerita > melalui telfon itu, maka bolehlah ia menanyakan langsung kepada > isterinya itu. > > > > Cuma saya ingatkan juga kepada isteri si amat boldok tua itu > supaya tidak sekali-kali membawa pulang si amat boldok tua itu untuk > menjenguk saudaranya di Sumatera Utara, sebab orang-orang di sana > sudah menunggu si amat boldok tua itu untuk disiang dijadikan makanan > anjing. > > > > Jawab isterinya, tidak sekali-kali tidak. Biarlah mereka berdua > menghabiskan sisa-sisa usia tuanya di negeri Swedia, daripada dia > melihat abang amat boldok tua itu menjadi makanan anjing lain di > Sumatra Utara. > > > > Cuma saya katakan kepada isteri si amat boldok tua itu, kalau dia > mahu juga memperbaiki giginya yang mancung keluar itu, dia boleh > datang bersama abang amat boldoknya ke alamat saya yang sudah > diketahui oleh abang amat boldok tuanya itu untuk saya hantam dengan > kapak dan akan cepat masuk ke dalam dan supaya abang amat boldok tua > itu akan mencintai dan menghampirinya lagi di waktu-waktu tertentu. > > > > Kita lihat apa pula gonggongan amat boldok tua itu kali ini untuk > membalas email ini. > > > > Li Paya, padum go ka makah djiok lek si amat boldok njan maka > djih kahoi djih teungku dan kameurakan krap that ngon amat boldok > djawa tuha njan? > > > > Kita tunggu jawaban amat boldok. > > > > > > > > > > ------------ --------- --------- --- > > Apakah Anda Yahoo!? > > Kunjungi halaman depan Yahoo! Indonesia yang baru! > > > International Aceh Civil Society Forum. Yahoo! Groups Links --------------------------------- We have the perfect Group for you. Check out the handy changes to Yahoo! Groups. _________________________________________________________________ Lyssna obegränsat på musik! http://www.msn.se/music Tahukah anda!!! Lantak group tidak menapis sebarang maklumat yg anda kirim??? Inilah yg membuat berita anda cepat dan jelas (jangan salahgunakan keistimewaan ini)... beri tahu maklumat ini kepada rakan anda, ajaklah mereka untuk bergabung bersama dengan hanya semudah megirim email kosong ke: [EMAIL PROTECTED] Salam perjuangan. -------------- ACHEH - Tiada pilihan lain selain MERDEKA!!! **UNTUK BERHENTI MELANGGAN DARI MILIS LANTAK: kirimkan email anda kepada [EMAIL PROTECTED] http://lantak.cjb.net *PLEASE REPORT ANY LANTAK ABUSE TO: [EMAIL PROTECTED] Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/Lantak/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/Lantak/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: mailto:[EMAIL PROTECTED] mailto:[EMAIL PROTECTED] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
