http://www.dataphone.se/~ahmad
[EMAIL PROTECTED]

Stockholm, 1 November 2006

Bismillaahirrahmaanirrahiim.
Assalamu'alaikum wr wbr.


BETUL-BETUL TERORIS TARMIZI SUDAH TERKAPAR YANG DIDAMPINGI OLEH ”ANJING 
BOLDOK”-NYA RIA ANANDA DARI DENMARK.
Ahmad Sudirman
Stockholm - SWEDIA.


SEKARANG KELIHATAN DENGAN TERANG, ITU TERORIS TARMIZI SUDAH TERKAPAR YANG 
DIDAMPINGI OLEH ”ANJING BOLDOK”-NYA RIA ANANDA DARI DENMARK.

Teroris Tarmizi yang sudah tergelupur dan terkapar di pinggir Waterloo Road, 
North Ryde NSW 2113, Australia dan ditunggui oleh “anjing Boldok”-nya Ria 
Ananda alias anak sombong atau anak congkak yang dikirimkan oleh Ria Ananda 
alias anak sombong atau anak congkak yang memakai nama melani alias bayna9 
yang beremail [EMAIL PROTECTED] dengan memakai internet server  TDC Bredbaand 
Professional users Net [80.196.175.152] Sletvej 30, A039, DK-8310 Tranbjerg, 
Denmark masih sempat membuka matanya yang sudah hampir terkelupas keluar 
biji matanya yang merah itu dengan mulutnya yang bergetaran sambil 
menggumankan kata-kata yang tidak memiliki arti sedikitpun untuk 
memperjuangkan bangsa dan rakyat Acheh, selain hanya sumpah serapah dengan 
cara mengkafir-kafirkan orang Islam dan orang lainnya, ditambah dengan 
memakai nama-nama palsu untuk dipakai memfitnah kepada Pimpina Tinggi GAM 
dan Pemimpin Tertingi GAM Teungku Hasan Muhammad di Tiro.

Baca saja tulisannya yang dilampirkan dibawah ini, isinya adalah benar-benar 
keropos dan tidak memiliki kekuatan fakta dan bukti hukum yang kuat. Dipikir 
teroris Tarmizi dengan menulis hal-hal yang tidak bermoral dan tidak 
beretika itu akan melumpuhkan Ahmad Sudirman, justru sebaliknya akan menjadi 
senjata makan tuan, artinya akan menghancurkan pada diri teroris Tarmizi 
sendiri. Begitu juga dengan isi cerita yang melibatkan saudara Nurdin Abdul 
Rahman dengan dikait-kaitkan pada Pimpinan Tertinggi GAM Teungku Hasan 
Muhammad di Tiro adalah benar-benar tidak memiliki kekuatan fakta dan bukti 
hukum yang kuat. Pimpinan Tertinggi GAM Teungku Hasan  Muhammad di Tiro 
tetap memegang keputusan akhir dalam pemerintahan GAM.

Sekarang, teroris Tarmizi dengan tenaga-nya yang sudah hampir punah masih 
bisa sedikitnya diselamatkan oleh adanya suplai dari pihak sindikat  Paya 
Bujok Telianet [195.252.42.4] Fittja, Norsborg yang dipimpin oleh saudara 
Yusuf Daud dengan beberapa anggotanya diantara saudara Syahbuddin Abdurrauf, 
saudara Ramli Abubakar, saudara Mustafa Djali, saudara Yahya, saudara Anwar 
dan yang lainnya musuh lama yang berusaha untuk menghancurkan GAM dibawah 
Pimpinan Tertinggi Teungku Hasan Muhammad di Tiro.

Dimana sindikat  Paya Bujok Telianet [195.252.42.4] Fittja, Norsborg yang 
dipimpin oleh saudara Yusuf Daud berusaha sekuat tenaga untuk menyelamatkan 
teroris Tarmizi dikarenakan teroris Tarmizi adalah orang yang telah dengan 
terang-terangan mendeklarkan dirinya menjadi musuh utama dan menjadi 
penentang Pimpinan Tertinggi Teungku Hasan Muhammad di Tiro dan Stafnya. 
Dengan alasan teroris Tarmizi yang memposisikan dirinya sebagai penentang 
dan musuh utama GAM dibawah pimpinan Teungku Hasan Muhammad di Tiro dan 
Staf-nya inilah, mengapa sindikat  Paya Bujok Telianet [195.252.42.4] 
Fittja, Norsborg yang dipimpin oleh saudara Yusuf Daud merangkul teroris 
Tarmizi yang sekarang sudah terkapar dan menggelupur di pinggir Waterloo 
Road, North Ryde NSW 2113, Australia.

Pihak sindikat  Paya Bujok Telianet [195.252.42.4] Fittja, Norsborg terus 
menyuplai dengan berbagai bahan tulisan dan photo-photo yang isinya keropos 
untuk dipakai oleh teroris Tarmizi dalam usahanya menyerang dan 
menghancurkan GAM dibawah Pimpinan Teungku Hasan Muhammad di Tiro dan 
Staf-nya. Walaupun teroris Tarmizi memakai bahan cerita buatan sindikat  
Paya Bujok Telianet [195.252.42.4] Fittja, Norsborg pimpinan saudara Yusuf 
Daud untuk dipakai memukul GAM dibawah pimpinan Teungku Hasan Muhammad di 
Tiro, tetapi usaha teroris Tarmizi dan sindikat  Paya Bujok Telianet 
[195.252.42.4] Fittja, Norsborg tidak akan berhasil.

Dalam usaha teroris Tarmizi yang sekarang sudah terkapar dan menggelupur di 
pinggir Waterloo Road, North Ryde NSW 2113, Australia menyerang GAM pimpinan 
Teungku Hasan Muhammad di Tiro dan Staf-nya, juga teroris Tarmizi disuplai 
oleh pihak sindikat Ria Ananda alias anak sombong atau anak congkak TDC 
Bredbaand Professional users Net [80.196.175.152] Sletvej 30, A039, DK-8310 
Tranbjerg, Denmark dengan berbagai macam tulisannya yang isiya keropos tidak 
ada fakta dan bukti hukum yang kuat, ditambah dengan pengiriman  “anjing 
Boldok”-nya Ria Ananda alias anak sombong atau anak congkak yang bernama 
melani untuk dipakai alat pemukul terhadap GAM dibawah pimpinan Teungku 
Hasan Muhammad di Tiro.

Teroris Tarmizi yang sudah menggelupur dan tidak mampu bergerak ini, kecuali 
kedipan mata dan gerakan jari-jari tangannya saja sebelumnya juga telah 
berusaha mempergunakan senjata TUPE-nya Otto Syamsuddin Ishak dari Banda 
Acheh guna dipakai alat untuk menghancurkan GAM pimpinan Teungku Hasan 
Muhammad di Tiro dan Staf-nya. Tetapi, karena senjata TUPE-nya  Otto 
Syamsuddin Ishak tidak memiliki kekuatan fakta dan bukti hukum kuat untuk 
dipakai alat senjata penghancur GAM pimpinan Teungku Hasan Muhammad di Tiro, 
maka senjata TUPE made in Otto Syamsuddin Ishak akhirnya memakan teroris 
Tarmizi sendiri yang sekarang sudah menggelupur dan terkapar tidak berdaya 
ini sambil diawasi dengan ketat oleh pihak Keamanan Australia.

Jadi, apapun yang disemburkan oleh teroris Tarmizi dengan berbagai sumpah 
serapah yang isinya hanya kafir-mengkafirkan pada orang Islam dan orang 
lainnya serta memfitnah pada Pimpinan Tinggi GAM dan Pimpinan Tertinggi GAM 
Teungku Hasan Muhammad di Tiro, maka semburan sumpah serapah dan fitnahnya 
itu tidak sedikitpun akan mampu dipakai untuk menghancurkan GAM pimpinan 
Teungku Hasan Muhammad di Tiro. Sebaliknya justru teroris Tarmizi yang 
roboh, terkulai dan tidak berdaya yang sekarang terlihat dari apa yang 
disemburkannya dalam tulisannya yang isinya tidak lebih dan tidak kurang 
selain menggambarkan dirinya yang sudah tidak berdaya dan lumpuh itu serta 
tergeletak di pinggir Waterloo Road, North Ryde NSW 2113, Australia.

Terakhir, makin kelihatan teroris Tarmizi yang sudah lumpuh dan tidak 
berdaya dan mati kutu ini riwayat ceritanya tidak akan lama lagi, sebelum 
semua apa yang disumpah serapahkannya itu balik memukul dirinya sendiri. Dan 
tentu saja “anjing Boldok”-nya Ria Ananda alias anak sombong atau anak 
congkak yang dikirimkan oleh Ria Ananda alias anak sombong atau anak congkak 
yang memakai nama melani alias bayna9 tidak akan mampu menolong diri teroris 
Tarmizi yang sudah lemah tidak berdaya di pinggir Waterloo Road, North Ryde 
NSW 2113, Australia ini.

Bagi yang ada minat untuk menanggapi silahkan tujukan atau cc kan kepada 
[EMAIL PROTECTED] agar supaya sampai kepada saya dan bagi yang ada waktu 
untuk membaca tulisan-tulisan saya yang telah lalu yang menyinggung tentang 
Khilafah Islam dan Undang Undang Madinah silahkan lihat di kumpulan artikel 
di HP http://www.dataphone.se/~ahmad

Hanya kepada Allah kita memohon pertolongan dan hanya kepada Allah kita 
memohon petunjuk, amin *.*

Wassalam.

Ahmad Sudirman

http://www.dataphone.se/~ahmad
[EMAIL PROTECTED]
----------

Received: (qmail 78994 invoked by uid 60001); 1 Nov 2006 00:51:57 –0000
Received: from [202.7.166.170] by web55106.mail.re4.yahoo.com via HTTP; Wed, 
01 Nov 2006 07:51:57 ICT
From: Mustafa Abubakar [EMAIL PROTECTED]
Return Address: [email protected]
Date: 1 november 2006 01:51:57
To: [EMAIL PROTECTED], [email protected], 
[EMAIL PROTECTED], [EMAIL PROTECTED], 
[EMAIL PROTECTED]
Subject: «PPDi» SI AMAT SUDIRMAN BOLDOK DJAWA TUA SUDAH MALU

Ha ha ha ha...........
Si amat sudirman boldok tua jawa itu sudah malu sebab isterinya mengadu 
kepada orang lain perihal masalah "BURUNG" si amat sudirman boldok tua dan 
rumah tangganya. Apalagi sampai "letihnya burung" si amat sudirman boldok 
tua jawa itu juga diceritakan pada orang lain. Sungguh memalukan si amat 
boldok tua jawa itu. Tapi apa mahu hendak dikata, memang burungnya sudah tua 
dan letih sehingga isterinya menggerutu. Ha ha ha "tidak kusangka dalam 
pruet itek ada buaya", ha ha ha "hana teudjalok dalam pruet itek kana lhook"

Bapak suhadi laweung (asisten manager) di BRR jangan ribut-ribut ya. Kalau 
nggak ada duit mintak saja sama abang kamu kuntoro.

Si amat sudirman boldok djawa tua itu sudah malu sebab saya katakan 
isterinya yang mancung giginya keluar mengadu pada orang lain bahawa si amat 
boldok sudah tidak menghiraukannya lagi dan sibuk dengan komputer. 
Sebenarnya itu sebab burung si amat sudah tidak berfungsi lagi apabila 
diperlukan oleh isterinya yang juga lebih tua dari dia. Kalau tidak percaya, 
siapa sahaja yang datang ke Sweden cuba jumpa dengan si amat boldok itu dan 
isterinya.

Bagi sesetengah orang yang mengaku dirinya ada kaitan dengan Bangsa Aceh 
misalnya ibu atau ayahnya orang Aceh tetapi ibu atau ayahnya boyan, djawa 
atau yang sejenisnya, telah menggunakan si amat boldok tua itu sebagai 
saudaranya. Ini tidak heran sebab mereka mempunyai hubungan kekeluargaan 
dari segi asalnya.

Saya akan mencuba untuk menelpon isterinya lagi untuk menanyakan masalah 
yang terbaru dalah kehidupan mereka berumah tangga juga masalah "burung" si 
amat sudirman boldok itu. Mungkin saya akan memberi nasihat untuk isterinya 
bagaimana membantu suaminya si amat boldok itu menyembuhkan burungnya yang 
loyo itu. Kalau saya tidak silap nama isterinya adalah Samsidar, dan nanti 
akan saya tanya nama dia yang betul kalau saya sebutkan salah.

Jadi Bangsa Aceh semua perlu memahami siapa sebenarnya si amat sudirman 
boldok tua djawa itu yang cuba menghancurkan perjuangan Bangsa Aceh dengan 
cara merangkul orang-orang yang telah menjadi pengkhianat perjuangan Bangsa 
Aceh, seperti Malik & Zaini. Malah apa yang disebut oleh si pengkhianat itu 
berdua juga turut dipanjangkan oleh pengikutnya. Salah satunya adalah si 
Nurdin AR yang cuba membawa ceramah kemana dia pergi dengan menyebutkan 
"Kita tidak lagi ikut Wali Negara Aceh Merdeka Tgk. Muhammad Hasan Di Tiro, 
sebab Wali Negara itu memperjuangkan kemerdekaan Aceh, sedangkan kita (baca 
pengkhianat) mahu berdamai dengan indonesia dan mau terus di dalam bingkai 
NKRI". Makanya Wali Negara Aceh tidak diikut sertakan dalam penanda tanganan 
MoU Helsinki. Sebab para pengkhianat ini semua tahu, kalau Wali Negara Aceh 
tahu tentang pengkhianatan mereka maka mereka semua akan dimaki hamun di 
depan orang lain.

Apa yang sekarang dipropagandakan oelh pengkhianat ini dengan menggunakan si 
amat sudirman boldok tua djawa itu adalah untuk mencapai matlamat mereka 
mendapat pangkat dan harta daripada kaum penjajah indunesia jawa seperti 
yang diperoleh oleh "Hasan Saleh" dan "Ibarahim Hasan" pengkhianat Aceh pada 
satu ketika dahulu. Seterusnya si amat sudirman boldok tua djawa itu akan 
mendapat tulang-tulangnya dari para pengkhianat ini, atas jasa dia untuk 
menjadi corong pengkhianat ini.

TERAKHIR, BANGSA ACEH PERLU INGAT BAHAWA PILKADA ITU ADALAH PERMAINAN KAFIR 
PENJAJAH JAWA INDUNESIA DI ACEH DAN HARAM HUKUMNYA BAGI BANGSA ACEH TERLIBAT 
DALAM USAHA KAFIR PENJAJAH JAWA INDUNESIA ITU UNTUK TERUS MENJAJAH DAN 
MENDUDUKI BUMI ACEH. KAFIR PENJAJAH JAWA INDUNESIA WAJIB DIUSIR DARI BUMI 
ACEH
----------


From: Paya Bujok <[EMAIL PROTECTED]>
Reply-To: [email protected]
To: [email protected]
Subject: [Lantak] Re: [IACSF] Re: TERORIS TARMIZI DICIDUK PENGUASA AUSTRALIA 
& ISTRI-CINA MALAYSIA-NYA BERENCANA K
Date: Tue, 31 Oct 2006 12:28:54 -0800 (PST)
MIME-Version: 1.0
X-Originating-IP: 206.190.48.105
X-Sender: [EMAIL PROTECTED]
Received: from n23.bullet.scd.yahoo.com ([66.94.237.52]) by 
bay0-mc8-f2.bay0.hotmail.com with Microsoft SMTPSVC(6.0.3790.2444); Tue, 31 
Oct 2006 12:37:59 -0800
Received: from [66.218.69.1] by n23.bullet.scd.yahoo.com with NNFMP; 31 Oct 
2006 20:37:13 -0000
Received: from [66.218.67.97] by t1.bullet.scd.yahoo.com with NNFMP; 31 Oct 
2006 20:37:13 -0000
Received: (qmail 4932 invoked from network); 31 Oct 2006 20:29:55 -0000
Received: from unknown (66.218.67.34)  by m40.grp.scd.yahoo.com with QMQP; 
31 Oct 2006 20:29:55 -0000
Received: from unknown (HELO web52102.mail.yahoo.com) (206.190.48.105)  by 
mta8.grp.scd.yahoo.com with SMTP; 31 Oct 2006 20:29:54 -0000
Received: (qmail 22378 invoked by uid 60001); 31 Oct 2006 20:28:54 -0000
Received: from [195.252.42.4] by web52102.mail.yahoo.com via HTTP; Tue, 31 
Oct 2006 12:28:54 PST
X-Message-Info: LsUYwwHHNt1ABIvWfa/RzbQaox4mHXak67ZpzKckYIY=
Comment: DomainKeys? See http://antispam.yahoo.com/domainkeys
DomainKey-Signature: a=rsa-sha1; q=dns; c=nofws; s=lima; 
d=yahoogroups.com;b=YqkcLM+2fk854iGNYYQTy+GcAX93NhVti5crZWgVwXcTLEOB8Aqfago2K92+UmXyLeIhwz3JJRuVVYVI+elj1XY/0wZT+NdgTP29TqcIiDidsJ/M9J+eXQ+ZjIewUHM3;
X-Yahoo-Newman-Id: 3332471-m9511
X-Apparently-To: [email protected]
X-eGroups-Msg-Info: 1:0:0:0
Mailing-List: list [email protected]; contact 
[EMAIL PROTECTED]
Delivered-To: mailing list [email protected]
List-Id: <Lantak.yahoogroups.com>
Precedence: bulk
List-Unsubscribe: <mailto:[EMAIL PROTECTED]>
X-Yahoo-Newman-Property:groups-email-trad
Return-Path: 
[EMAIL PROTECTED]
X-OriginalArrivalTime: 31 Oct 2006 20:37:59.0397 (UTC) 
FILETIME=[740C0150:01C6FD2C]

           Kekuatan hukum, fakta dan bukti Ahmad Sudirman seorang munafik


   Pembaca yg budiman,

   Assalamualaikum wr.wb,

   Untuk membuktikan secara hukum dan fakta bahwa Ahmad Sudirman seorang 
munafik anda tidak perlu pusing pusing untuk memaparkan buktinya. Kalau saja 
anda membaca sebagian tulisan2nya yg disimpan dalam homepage: 
http://www.dataphone.se/~ahmad, anda akan mengetahui langsung bahwa mulutnya 
Ahmad Sudirman sangat berlawanan dengan hati nuraninya – alias munafik.

   AHMAD SUDIRMAN DAN INDONESIANYA
   Kalau dilihat sepintas lalu Ahmad Sudirman adalah seorang yg anti 
Indonesia yang selalu menyerang dan memaki maki pemerintah Indonesia dalam 
hal apa saja. Tetapi kalau mandalami tulisan2nya dengan cermat, akan jelas 
ia seorang yg paling nasionalis atau lebih tepat lagi “indonesialist” yg 
mati2an mempertahankan keutuhan bangsa Indonesia melebihi daripada 
perjuangannya terhadap Islam yg ditonjol-tonjolkan selama ini.

   Sebelum Ahmad Sudirman melanglangbuana ke Aceh, ia telah banyak menulis 
tentang Indonesia yg disimpan rapi dalam homepagenya 
http://www.dataphone.se/~ahmad,  dimana tulisan awal awalnya selalu dimulai 
dengan judul: INDONESIA TANAH AIRKU, yg ditulis tgl 15, 17, 19, 20 Mei 1998 
dll, menjelang jatuhnya Suharto. Ahmad Sudirman mengkritisi dwifungsi ABRI 
tetapi tetap mempertahankan keutuhan ABRI yg menurutnya sebagai tulang 
pungungnya Indonesia yang telah memerdekakan Indonesia, menumpas komunis dan 
mempertahankan negara dari musuh (baca: gerakan2 pemisah). Ahmad Sudirman 
juga mengakui tidak memusuhi ABRI selama tugas Abri terbatas menjaga 
ketertiban dan keamanan negara Indonesia yg ia cintainya. Dibawah ini 
cuplikan kata2 Ahmad Sudirman sendiri yang ditulis tgl. 24 Mei, 1998, dengan 
rubriknya:

   ABRI HANYA PENJAGA KEAMANAN DAN KETERTIBAN



   ”Saya akui, bahwa ABRI tulang punggung Indonesia, tanpa ABRI tidak 
mungkin Indonesia lepas dari penjajahan Belanda, tanpa ABRI tidak mungkin 
gerakan komunis Indonesia dapat dihancurkan, namun, hal ini tidak menjadi 
suatu alasan untuk menjadikan ABRI sebagai faktor yang menentukan dalam 
pemerintahan.

   ”Saudara-saudaraku di tanah air. Saya tidak menentang ABRI, tetapi saya 
mau melihatABRI bekerja sesuai dengan fungsinya yaitu menjaga keamanan dan 
ketertiban serta membela dan mempertahankan negara dari ancaman musuh *.*”

   Dalam tulisan awal2 yang dikutip diatas, Ahmad Sudirman tidak begitu 
spesifik dengan ” mempertahankan negara dari ancaman musuh”, tapi kala kita 
berjingkrak jauh kedepan, yang dimaksud dengan ”musuh” tersebut adalah 
gerakan2 pejuang kemerdekaan diluar pulau Jawa.

   Setelah Suharto jatuh, Sudirman mulai menulis tentang negeri kayangannya 
Daulah Islamiyah Rasulullah (DIR) dengan Undang Undang Madinahnya (UUM). 
Dalam kampanye DIRnya, nasionalisme Indonesia Ahmad Sudirman semakin 
bertambah kental. Tanpa spesifik referensi untuk Aceh, Timtim dan Papua 
Merdeka yg sedang berusaha melepaskan diri dari penjajah Indonesia kala itu, 
Ahmad Sudirman dengan terang terangan menulis bahwa persoalan yang dihadapi 
Indonesia sekarang tidak dapat diselesaikan atas dasar “sukuisme“, dengan 
membiarkan lahirnya Daulah2 seperti Daulah Aceh, Daulah Jawa, Daulah 
Pasundan, Daulah Bugis dls. Dengan kata lain, kodok Ahmad Sudirman yang anti 
perjuangan kemerdekaan di Aceh, Papua Barat, Maluku dll sudah mulai terbuka 
dan ciri ciri kemunafikinnya dalam membela Aceh terlihat sejak dari sini. 
Dalam tulisannya tgl 8 April, 1999 untuk ummat Islam di Indonesia, Ahmad 
Sudirman menghimbau, dengan judulnya:

   MEMBANGUN KEMBALI SATU DAULAH ISLAM RASULULLAH YANG BERPUSAT APAKAH DI 
SUNDA, DI MAKASAR, DI RIAU, DI LAMPUNG, DI PADANG ATAU DI ACEH, JADI BUKAN 
MEMBANGUN DAULAH KESUKUAN YANG BERCERAI-BERAI.

   “Untuk kaum Muslimin dan Muslimat yang tinggal di Indonesia.

   “Suatu kerugian yang besar apabila kaum Muslimin yang tinggal dan hidup 
di Indonesia dipecah belah menjadi beberapa kelompok Daulah Kesukuan, 
seperti Daulah Sunda, Daulah Riau, Daulah Padang, Daulah Lampung, Daulah 
Sulawesi, Daulah Kalimantan, Daulah Aceh, Daulah Ambon, Daulah Bali, Daulah 
Irian Jaya, Daulah Jawa dsb.

   „Bagi seorang Muslim menegakkan suatu Daulah adalah diatas dasar akidah 
Islam dan ukhuwah Islam, bukan kesukuan, kebangsaan, nasionalitas atau ras. 
Dengan akidah Islam dan ukhuwah Islam inilah yang akan menjadi tali pengikat 
kesatuan ummat yang tergabung dalam satu naungan Daulah Islam Rasulullah 
dengan Undang Undang Madinahnya. Dalam Islam tidak memandang nasionalitas, 
kesukuan, kebangsaan, warna kulit, ras, melainkan yang dipandang adalah 
akidah Islam dan ukhuwah Islam.

   „Suatu kebodohan apabila kaum muslimin membangun Daulah Islamnya 
berdasarkan kepada kesukuan atau kebangsaan atau nasionalitas-nya. yang 
berdasarkan akidah Islam yang tidak mengenal nasionalitas, kebangsaan, 
kesukuan dan ras dengan tujuan untuk beribadah dan bertakwa kepada Allah 
SWT. „

   Nah, dari petikan diatas tadi kelihatan dengan jelas sekali  bahwa Ahamad 
Sudirman merupakan musuhnya bangsa2 diluar Jawa yang ingin memperjuangkan 
kemerdekaannya. Bukan itu saja, double standard atau kemunafikin Ahmad 
Sudirman lebih terang disini: ia paling anti kebangsaan, kesukuan, dan 
nasionalitas tetapi selalu mengagung-agungkan dan mempertahannkan 
nasionalitas Indonesianya. Dalam sekian banyak tulisannya Ahmad Sudirman 
hampir tidak pernah lupa mengingati pembacanya tentang “ kesatuan ummat dan 
keutuhan bangsa Indonesia“ , seperti dalam judul tulisan dibawah ini.

   MENUJU KESATUAN UMMAT DENGAN MISI MENEGAKKAN AMAR MA'RUF NAHI MUNKAR GUNA 
MEMELIHARA KESATUAN UMMAT DAN KEUTUHAN BANGSA, Stockholm, 25 Mei 1999, dan 
banyak yang lain lagi.

   AHMAD SUDIRMAN VERSUS ACEH
   Pertama sekali Ahmad Sudirman tergerak untuk mencampuri urusan perjuangan 
bangsa Aceh yaitu setelah pembantaian oleh TNI di Beutong Ateuëh terhadap 
Tengku Bantaqiah dan sekitar 60 pengikutnya pada bulan Juli 1999. 
Ketergerakan hati Ahmad Sudirman, menurut pengakuannya, karena yang dibantai 
itu seorang ulama dan “ummat Islam Aceh“, tetapi dalam sebuah tulisan lain, 
tanpa disadari Ahmad Sudirman yang munafik itu telah membongkar kedoknya 
sendiri. Ahmad Sudirman membeberkan dengan nuraninya bahwa Aceh akan lepas 
seperti Timtim kalau telalu banyak rakyak Aceh yang dikorbankan oleh TNI, 
masyarakat Internasional tidak akan tinggal diam dan daerah daerah lain pun 
akan menyusul sehingga terjadi disintegrasi di Indonesia. Selanjutnya Ahmad 
Sudirman mengatakan bahwa Indonesia harus segera berunding dengan rakyat 
Aceh selama belum ada satu negara yang mengakui GAM, kalau tidak Aceh akan 
terjadi seperti di Timtim (merdeka). Dalam diskusi panjang dengan kawan2 
Indonesianya
  di Banda Aceh dan Saudi Arabia dengan tajuk:

   ACEH DILEMA BESAR BAGI REZIM GUS DUR-MEGA , Stockholm, 11 Nopember 1999,

   Ahmad Sudirman sempat lupa memakai topengnya dan untuk sekali ini 
membiarkan nuraninya berbicara sbb:

   ”SELAMA TIDAK ADA NEGARA LAIN YANG TERLIBAT DALAM MASALAH ACEH, SELAMA 
ITU BISA DISELESAIKAN DENGAN JALAN PERUNDINGAN

   ”Sejauh yang saya lihat dalam krisis Aceh sekarang adalah belum adanya 
keterlibatan langsung negara lain. Nah disini saya beranggapan, bahwa 
apabila telah ada satu atau lebih negara lain ikut melibatkan diri langsung 
dalam penyelesaian krisi Aceh, maka saat itulah akan timbul api pergolakan 
yang hebat di bumi Daulah Pancasila. Sebagaimana terjadi di Timor Timur.

   ”Apabila ada dari pihak-pihak rakyat Aceh melibatkan PBB untuk membantu 
penyelesaian krisi Aceh, maka kemungkinan besar menurut pemikiran saya, yang 
akan ditangggapi oleh PBB adalah masalah-masalah pelanggaran hak asasi 
manusia, seperti pembunuhan masal rakyat Aceh oleh TNI, baik selama Rezim 
militer diktator Soeharto dan Rezim Habibie.

   ”Nah, kalau pihak Gus Dur tidak jeli dalam mengamati masalah pelanggaran 
hak asasi manusia, maka pelanggaran hak asasi manusia akan dijadikan senjata 
tajam oleh rakyat Aceh untuk memukul pemerintah Gus Dur. Apalagi nantinya 
melibatkan badan PBB dan badan Hak asasi manusia-nya.
   Karena menurut pemikiran saya, lewat jalan pelanggaran hak asasi manusia 
yang telah dilakukan oleh rezim Daulah Pancasila inilah yang akan dijadikan 
landasan perjuangan Rakyat Aceh di dunia Internasional.”

   Dari tulisan diatas pembaca bisa melihat sendiri bahwa ”kepedulian” Ahmad 
Sudirman terhadap Aceh bukan atas dasar keikhlasan atau simpati karena 
bangsa Aceh Islam yg dizalimi, tetapi lebih cenderung kepada ketakutannya yg 
luar bisa terhadap lepasnya Aceh dari Indonesia.

   Sehubungan dengan pembantaian Beutong Ateuëh, Ahmad Sudirman dalam sebuah 
tulisannya tanpa segan2 langsung mengusulkan kepada GAM dan rakyat Aceh 
supaya berdialog dengan pemerintahan Habibie dengan solusinya OTONOMI  yg 
berbasis kepada Undang Undang Madinahya Ahmad Sudirman (UUM):

   PENYELESAIAN ACEH DITINJAU DARI UUM, Stockholm, 28 Juli 1999

   ”Untuk rakyat Aceh dengan National Liberation Front of Acheh Sumatra dan 
Penguasa
   Sekarang, setelah melihat dan membaca dasar-dasar yang akan dijadikan 
penyelesaian rakyat Aceh dengan pihak Penguasa Indonesia, saya mengajukan 
jalan pemecahannya yaitu,

   Pertama, rakyat Aceh disatukan dengan dasar aqidah Islam, bukan 
berdasarkan kesukuan atau kebangsaan atau nasionalitas. Menerapkan hukum 
Islam secara menyeluruh dengan mencontoh Rasulullah saw dengan Daulah Islam 
Rasulullah-nya.

   Kedua, dalam dialog terbuka tersebut dibicarakan masa depan rakyat Aceh 
dengan diberikan hak menentukan nasibnya sendiri dengan pemerintahan sendiri 
dalam bentuk daerah otonomi.

   Ketiga, kekayaan bumi yang ada di daerah otonomi Aceh dikelola, diatur 
dan diolah oleh rakyat Aceh dibawah pengawasan pemerintahan otonomi Aceh.

   Keempat, daerah otonomi Aceh adalah daerah bebas tempat hijrah untuk 
setiap muslim.

   Inilah untuk sementara hasil pemikiran saya untuk rakyat Aceh dengan 
National Liberation Front of Acheh Sumatra dan Penguasa Indonesia di bawah 
Presiden Habibie.”

   Ketika perjuangan SIRA sudah mencapai klimaksnya dan HUDA mengeluarkan 
fatwa menyokong referendum, dengan tangan dan lututnya yg bergementar Ahmad 
Sudirman terus beraksi, tak kenal lelah mempromosikan usul2 OTONOMI diatas 
tadi sebagai satu2nya jalan keluar untuk  membendung gerakan sipil yg 
menuntut referendum. Ahmad Sudirman tahu betul bahwa Aceh akan merdeka kalau 
referendum dilakukan dan dia tahu juga kemerdekaan Aceh kala itu sudah 
diambang pintu, mengingat HUDA, SIRA, NGO dan golongan intelektual plus 
sebagian birokrat sudah bersatu dalam satu kata: REFERENDUM – yg 
dikumandangkan oleh penyanyi tenar Aceh Yacob Tailah dan Syech Yuldi. 
Kekecewaan Ahmad Sudirman waktu itu sempat dituangkan dalam nada yg sinis:

   ACEH AKAN MENJADI PUSAT DIR
Stockholm, 17 September 1999

   ”….Setelah saya membaca hasil keputusan para ulama Dayah se-Aceh diatas 
yang menjadi suatu fatwa dan rekomendasi, maka timbul pertanyaan dalam 
pemikiran saya yaitu, apakah Aceh akan menjadi pusat Daulah Islam Rasulullah 
yang mempunyai konstitusi yang mengacu kepada Undang Undang Madinah?”

   Tetapi yg lebih memberangkan Ahmad Sudirman lagi adalah sikapnya presiden 
Gusdur yang berpura pura menyokong referendum. Dalam banyak tulisannya, 
Ahmad Sudirman bertubi tubi menghantam Gusdur yang katanya Gusdur belum 
mengerti aspirasi rakyat Aceh dan Gusdur tidak mengerti sama sekali Aceh 
akan merdeka lewat referendum. Dalam diskusi

   ACEH DILEMA BESAR BAGI REZIM GUS DUR-MEGA, Stockholm, 11 Nopember 1999,

    Ahmad Sudirman meratapi kekecewaannya sbb:


   ”Apabila referendum ditetapkan, maka saya menggambarkan bahwa mayoritas 
rakyat Aceh memilih keluar dari kesatuan Daulah Pancasila. Dan ini yang 
menurut saya Gus Dur masih belum memahami benar keinginan rakyat Aceh. Gus 
Dur masih yakin kepada orang-orang yang duduk dibelakang meja pemerintah, 
yang masih dianggap loyal kepada pemerintah.
   Dan saya yakin, bahwa Daulah Pancasila apabila tidak berhasil 
penguasanya, yaitu Gus Dur dan kabinetnya, ditambah MPR/DPR-nya, maka 
falsafah pancasila yang dijadikan alat pemersatu bangsa ternyata tidak mampu 
dijadikan sebagai alat pemersatu, yang akhirnya mengalami kehancuran total 
bersamaan dengan pecah-belahnya Daulah Pancasila menjadi kepingan-kepingan 
kecil yang satu sama lain saling menganggap bahwa kesukuan dan kebangsaan 
merupakan identitas negara.”

   AHMAD SUDIRMAN MEMUSUHI FREE ACHEH DEMOCRATIC

   Setelah membidik,mempelajari, mengkaji, menelaah, menguliti dan 
menelanjangi sosok Ahmad Sudirman dengan materi dari pikiran dan 
perbuatannya sendiri, maka sudah terjawab semua teka teki mengapa Ahmad 
Sudirman sangat memusuhi Free Acheh Demokratik dan Persatuan Masyarakat Aceh 
di Skandinavia sebelumnya. Sebab, Ahmad Sudirman maha tahu bahwa hanya kedua 
dua organisasi tersebut yg masih berjalan diatas relnya –menuju merdeka. Dan 
sudah terjawab juga semua teka teki mengapa Ahmad Sudirman sangat menyokong, 
memuja-muja dan mengagung-agungkan MoU Helsinki. Sebab, Ahmad Sudirman maha 
tahu bahwa hanya dengan jalan inilah Aceh dapat diabadikan kedalam NKRI dan 
NKRI sendiri selamat dari disintegrasi.

   Ahmad Sudirman, dengan keahliannya mempermainkan  kata kata, telah 
berhasil menipu sebagian pembacanya, khususnya masyarakat Aceh. Dengan 
terbuka kedok khianatnya, maka diharapkan supaya pembaca yg budiman, 
khususnya masyarakat Aceh yg telah terlanjur mempercayai Ahmad Sudirman, 
supaya menarik diri dan dengan demikian polimik dengan Ahmad Sudirman 
berakhirlah sudah.

   Wabillahittaufik walhidayah wassalamualaikum wr.wb.

   Wassalam


   Usman Harun

   PS: Artikel lengakap dari semua kutipan diatas, sila baca di  
http://www.dataphone.se/~ahmad, milik Ahmad Sudirman. Dan Saya tutup tulisan 
ini dengan  sebuah tulisan Ahmad Sudirman, untuk hiburan pembaca.



   PEMERINTAH ACHEH BERDIRI DENGAN WALI NEGARA, KANUN, BENDERA, LAMBANG & 
LAGU KEBANGSAAN ACHE, Stockholm, 15 Agustus 2005

   BANGSA ACHEH MENUJU KEBEBASAN DAN KEDAMAIAN DIBAWAH PEMERINTAH SENDIRI 
ACHEH DALAM NAUNGAN WALI NEGARA ACHEH TEUNGKU HASAN MUHAMMAD DI TIRO

   Hari ini, Senin, 15 Agustus 2005 bangsa Acheh memasuki wilayah yang aman 
dan damai di Acheh yang nantinya akan berada dibawah lindungan Wali Negara 
dan Pemerintah Sendiri Acheh dengan diiringi lagu kebangsaan Negeri Acheh, 
dengan kibaran bendera Negara Acheh beserta lambang identitas bangsa Acheh.
   Bangsa Acheh mendapat kebebasan untuk melakukan hubungan dagang dengan 
pihak dalam negeri dan luar negeri. Sumber kehidupan yang ada di Acheh akan 
diatur dan dinikmati oleh bangsa Acheh. Sumber alam gas dan minyak bumi 70% 
adalah untuk kesejahteraan dan kemakmuran bangsa Acheh.
   Keamanan dalam negeri Acheh akan diatur dan diawasi oleh Polisi Acheh 
yang Kepala Polisinya diangkat oleh Kepala Pemerintah Sendiri Acheh. 
Penerimaan anggota Kepolisian Acheh dilakukan setelah konsultasi dengan 
Kepala Pemerintah Sendiri Acheh.
   Selamat bagi Bangsa Acheh dan Negara Acheh. Semoga Allah SWT meridhai 
perjuangan bangsa Acheh. Amin.
   ----------



---------------------------------
   Want to be your own boss? Learn how on Yahoo! Small Business.

   ==========================================================



Ahmad Hakim Sudirman <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
   Stockholm, 31 Oktober 2006

Bismillaahirrahmaanirrahiim.
Assalamu'alaikum wr wbr.

Untuk saudara Suhadi Laweung di Banda Acheh. Jangan bingung, ikuti
saja dengan kepala dingin. Perhatikan dengan teliti langkah-langkah
yang sedang dan akan ditempuh oleh teroris Tarmizi dengan para
sindikatnya yang ada di Fittja, Norsborg, Swedia dan sindikat Ria
Ananda yang ada di Tranbjerg, Denmark. Mereka sedang berusaha untuk
menghancurkan GAM dibawah Pimpinan Teungku Hasan Muhammad di Tiro dan
Staf.

Hanya kepada Allah kita memohon pertolongan dan hanya kepada Allah
kita memohon petunjuk, amin *.*

Wassalam.

Ahmad Sudirman

http://www.dataphone.se/~ahmad
[EMAIL PROTECTED]
----------


--- In [EMAIL PROTECTED], suhadi laweung
wrote:
 >
 > Apakah ini hanya sekedar informasi atau suatu kejadian yang
sebenarnya di lapangan? Karena, saya masih bingung dengan kejadian
ini. Mohon kejelasan!
 >
 >
 > Salam,
 >
 >
 > ----- Original Message ----
 > From: Ahmad Hakim Sudirman
 > To: [EMAIL PROTECTED]
 > Sent: Tuesday, October 31, 2006 4:19:59 PM
 > Subject: [IACSF] TERORIS TARMIZI DICIDUK PENGUASA AUSTRALIA & ISTRI-
CINA MALAYSIA-NYA BERENCANA K
 >
 > http://www.dataphon e.se/~ahmad
 > [EMAIL PROTECTED] se
 >
 > Stockholm, 31 Oktober 2006
 >
 > Bismillaahirrahmaan irrahiim.
 > Assalamu'alaikum wr wbr.
 >
 > TERORIS TARMIZI DICIDUK PENGUASA AUSTRALIA & ISTRI-CINA MALAYSIA-
NYA
 > BERENCANA KEMBALI KE MALAYSIA.
 > Ahmad Sudirman
 > Stockholm - SWEDIA.
 >
 > TERORIS TARMIZI YANG MENGUNDANG ORANG-ORANG MUSLIM UNTUK MASUK
 > KEDALAM KELOMPOK TERORIS AKHIRNYA DICIDUK PENGUASA AUSTRALIA.
 >
 > Dari hari ke hari makin kelihatan teroris Tarmizi sudah kehabisan
 > akal dan jalan keluar ketika menghadapi tulisan-tulisan Ahmad
 > Sudirman. Akhirnya teroris Tarmizi hanya sanggup meceritakan hal-
hal
 > yang kalau istri-cina-campuran sedikit-india- Malaysia
mengetahuinya,
 > (dan tentu saja akhirnya ia akan mengetahui tindak pidana teroris
 > Tarmizi ini), maka istri-cina-campuran sedikit-india- Malaysia- nya
itu
 > akan dengan segera kembali ke Malaysia, tinggallah teroris Tarmizi
 > disumpah-serapahi oleh orang-orang muslim yang telah ditipunya di
 > rumah sewaannya untuk menjadi umpan bisnis-nya dan tindakan serta
 > taktik terorisnya yang dijalankan di Australia.
 >
 > Karena teroris Tarmizi sudah menggelupur dan terkapar tidak
berkutik
 > lagi di pinggir Waterloo Road, North Ryde NSW, Australia, yang
 > sanggup hanya mengingaukan suara seraknya yang isinya kacau balau
 > membuat sakit telinga yang mendengarnya, maka teroris Tarmizi
 > menyesali perbuatannya yang telah mengikuti ajaran sesat kelompok
 > yang diharamkan oleh Pemerintah Kerajaan Malaysia, dan memakai
 > bermacam nama palsu seperti Warwick Aceh alias Puteh Sarong alias
 > Teungku Awe Geutah alias Salamah Maun alias Mustafa Abubakar alias
 > Dr. Zaini Abdullah untuk dipakai memfitnah Pimpinan Tertinggi GAM
 > Teungku Hasan Muhammad di Tiro. Dimana nama-nama palsu itu dipakai
 > oleh teroris Tarmizi dengan tujuan untuk menghancurkan GAM dibawah
 > pimpinan Teungku Hasan Muhammad di Tiro.
 >
 > Yang paling sengsara adalah istri teroris Tarmizi yang keturunan
Cina-
 > campuran sedikit-india- Malaysia ini yang telah susah payah
mendapat
 > kerja di North Ryde NSW, Australia sebagai tukang congkel gigi
 > terpaksa gulung tikar kembali lagi ke Malaysia, karena teroris
 > Tarmizi telah diringkus oleh pihak yang bewenang di Australia
 > menyebarkan ajaran sesat kelompok yang dilarang dan diharamkan oleh
 > Pemerintah Kerajaan Malaysia dan melakukan tindak pidana teroris
 > mempergunakan server internet TPG Internet Pty Ltd.[
202.7.166.169] ,
 > 65 Waterloo Road, North Ryde NSW 2113, Australia untuk
menghancurkan
 > GAM dibawah Pimpinan Tertinggi GAM Teungku Hasan Muhammad di Tiro
dan
 > Staf.
 >
 > Orang-orang Islam yang telah ditipu oleh teroris Tarmizi melalui
 > taktik undangan kerumah sewaannya itu, terpaksa harus menanggung
 > perbuatan terorisnya Tarmizi, karena mereka sudah dianggap
 > bersekongkol dengan teroris Tarmizi untuk melakukan tindak pidana
 > terorisme di wilayah kekuasaan Negara Australia. Tentu saja,
teroris
 > Tarmizi yang rencanya dengan tindakan terorisnya itu ingin
 > menghancurkan GAM dibawah pimpinan Teungku Hasan Muhammad di Tiro,
 > akhirnya justru teroris Tarmizi dan istri Cina-campuran sedikit-
india-
 > Malaysia yang tidak tahu menahu dan tertipu oleh teroris Tarmizi,
 > itulah yang terjungkir dan terkapar sambil menggelupur di pinggir
 > Waterloo Road, North Ryde NSW, Australia.
 >
 > Sekarang, kemanapun teroris Tarmizi pergi di Australia, maka orang-
 > orang yang tadinya suka mengirimkan SMS kepadanya pada berlarian
 > takut kena getak teroris yang dijalankan oleh teroris Tarmizi. Mau
 > pergi ke Acheh sudah disiapkan jaring yang dipasang oleh GAM
pimpinan
 > teungku Hasan Muhammad di Tiro di Acheh. Mau pergi balik ke
Malaysia,
 > pihak pemerintah Kerajaan Malaysia sudah menolaknya. Mau tetap
 > tinggal North Ryde NSW, Australia, maka tetangga muslimnya yang
telah
 > ditipu dengan bisnis model kelompok yang diharamkan oleh Pemerintah
 > Malaysia terus mengejar teroris Tarmizi. Akhirnya teroris Tarmizi
 > terpaksa saja terkapar dan menggelupur tidak ada seorangpun yang
 > berani mendekatnya. Pihak keamanan Pemerintah Australia hanya
 > memperhatikan dari tempat yang agak sedikit jauh karena takut
terkena
 > penyakit menular terorisme yang telah bersarang ditubuhnya akibat
 > pengaruh racun yang diberikan oleh kelompok terlarang di Malaysia.
 >
 > Terakhir, teroris Tarmizi yang sebelumnya mengaku bisa
mengembangkan
 > bisnis di Australia dan melakukan hubungan dengan kelompok
 > terlarangnya di Malaysia, akhirnya harus gulung tikar dan
menggelupur
 > tidak berdaya sendirian di pinggir Waterloo Road, North Ryde NSW,
 > Australia.
 >
 > Bagi yang ada minat untuk menanggapi silahkan tujukan atau cc kan
 > kepada [EMAIL PROTECTED] se agar supaya sampai kepada saya dan bagi
 > yang ada waktu untuk membaca tulisan-tulisan saya yang telah lalu
 > yang menyinggung tentang Khilafah Islam dan Undang Undang Madinah
 > silahkan lihat di kumpulan artikel di HP
 > http://www.dataphon e.se/~ahmad
 >
 > Hanya kepada Allah kita memohon pertolongan dan hanya kepada Allah
 > kita memohon petunjuk, amin *.*
 >
 > Wassalam.
 >
 > Ahmad Sudirman
 >
 > http://www.dataphon e.se/~ahmad
 > [EMAIL PROTECTED] se
 > ----------
 >
 > Received: (qmail 96120 invoked by uid 60001); 31 Oct 2006 03:50:45 -
 > 0000
 > Received: from [202.7.166.170] by web55114.mail. re4.yahoo. com via
 > HTTP; Tue, 31 Oct 2006 10:50:44 ICT
 > From: Mustafa Abubakar gubernuraceh@ yahoo.co. id
 > Return address: [EMAIL PROTECTED] com
 > Date: 31 oktober 2006 04:50:44
 > To: Ahmad Sudirman , [EMAIL PROTECTED] com,
 > [EMAIL PROTECTED] osia.com, sabine.joukes@ gmail.com,
 > virginia_nastiti@ yahoo.com
 >
 > Satu ketika saya pernah menghubungi isteri si boldok tua jawa amat
 > sudirman untuk menanyakan perihal si boldok tua itu melalui telefon.
 >
 > Kata isterinya memanglah dia kawin dengan si amat boldok tua itu
pada
 > umurnya yang lebih tua dari si amat boldok tua jawa itu. Pada masa
 > awal perkawinannya, katanya si amat masih mencintainya dan sering
 > menghampirinya. Tetapi sekarang si amat boldok tua jawa itu sudah
 > kurang memperhatikannya. Sering si amat boldok tua itu menghabiskan
 > masanya di hadapan komputer untuk membuat mulutnya macam puki ayam.
 >
 > Isterinya juga mengeluh kepada saya bahawa memanglah dia lebih tua
 > dari suaminya si amat boldok itu, tetapi dia masih mencintainya.
 > Hanya satu masalah sahaja yang dia hadapi iaitu giginya agak
mancung
 > ke hadapan dan mungkin juga katanya sering berbau sehingga si amat
 > boldok tua itu sudah kurang cinta dan jarang menghampirinya.
 >
 > Isterinya juga menceritakan isi hatinya kepada saya bahawa dia
 > mungkin menjangka "burung" nya si amat boldok tua itu sudah tidak
 > berfungsi. Sehingga katanya dia sering menghabiskan masanya di
 > hadapan komputer untuk melepaskan geram terhadap "burung" nya
sendiri
 > yang sudah tidak berfungsi lagi. Kalau diajak bermesra-mesra, abang
 > amat boldoknya sering menghindari dan terus pergi ke hadapan
komputer
 > untuk melepas dendam terhadap keadaan "burung"nya.
 >
 > Cuma saya nasihatkan isteri si amat boldok tua itu supaya dia
 > bersabar kalau dia masih mencintai si amat boldok tua itu sebagai
 > suaminya. Biarlah "burung" tidak berfungsi lagi, tetapi kasih
sayang
 > kalaupun masih dicurahkan itu sudah mencukupi. Tjuma isterinya
 > mengatakan kepada saya, bagaimana mahu ada kasih sayang
 > kalau "burung" nya bang amat sudah tidak berfungsi lagi.
 >
 > Semua yang diceritakan kepada saya melalui telfon sudah tentu
 > dirahasiakan dan tidak pernah diberitahu kepada si amat boldok tua
 > itu. Kalau si amat boldok tua mahu mengetahui sepenuhnya cerita
 > melalui telfon itu, maka bolehlah ia menanyakan langsung kepada
 > isterinya itu.
 >
 > Cuma saya ingatkan juga kepada isteri si amat boldok tua itu supaya
 > tidak sekali-kali membawa pulang si amat boldok tua itu untuk
 > menjenguk saudaranya di Sumatera Utara, sebab orang-orang di sana
 > sudah menunggu si amat boldok tua itu untuk disiang dijadikan
makanan
 > anjing.
 >
 > Jawab isterinya, tidak sekali-kali tidak. Biarlah mereka berdua
 > menghabiskan sisa-sisa usia tuanya di negeri Swedia, daripada dia
 > melihat abang amat boldok tua itu menjadi makanan anjing lain di
 > Sumatra Utara.
 >
 > Cuma saya katakan kepada isteri si amat boldok tua itu, kalau dia
 > mahu juga memperbaiki giginya yang mancung keluar itu, dia boleh
 > datang bersama abang amat boldoknya ke alamat saya yang sudah
 > diketahui oleh abang amat boldok tuanya itu untuk saya hantam
dengan
 > kapak dan akan cepat masuk ke dalam dan supaya abang amat boldok
tua
 > itu akan mencintai dan menghampirinya lagi di waktu-waktu tertentu.
 >
 > Kita lihat apa pula gonggongan amat boldok tua itu kali ini untuk
 > membalas email ini.
 >
 > Li Paya, padum go ka makah djiok lek si amat boldok njan maka djih
 > kahoi djih teungku dan kameurakan krap that ngon amat boldok djawa
 > tuha njan?
 >
 > Kita tunggu jawaban amat boldok.
 > ----------
 >
 > --- In [EMAIL PROTECTED] com, Mustafa Abubakar
 > wrote:
 > >
 > > Satu ketika saya pernah menghubungi isteri si boldok tua jawa
amat
 > sudirman untuk menanyakan perihal si boldok tua itu melalui telefon.
 > >
 > > Kata isterinya memanglah dia kawin dengan si amat boldok tua itu
 > pada umurnya yang lebih tua dari si amat boldok tua jawa itu. Pada
 > masa awal perkawinannya, katanya si amat masih mencintainya dan
 > sering menghampirinya. Tetapi sekarang si amat boldok tua jawa itu
 > sudah kurang memperhatikannya. Sering si amat boldok tua itu
 > menghabiskan masanya di hadapan komputer untuk membuat mulutnya
macam
 > puki ayam.
 > >
 > > Isterinya juga mengeluh kepada saya bahawa memanglah dia lebih
 > tua dari suaminya si amat boldok itu, tetapi dia masih
mencintainya.
 > Hanya satu masalah sahaja yang dia hadapi iaitu giginya agak
mancung
 > ke hadapan dan mungkin juga katanya sering berbau sehingga si amat
 > boldok tua itu sudah kurang cinta dan jarang menghampirinya.
 > >
 > > Isterinya juga menceritakan isi hatinya kepada saya bahawa dia
 > mungkin menjangka "burung" nya si amat boldok tua itu sudah tidak
 > berfungsi. Sehingga katanya dia sering menghabiskan masanya di
 > hadapan komputer untuk melepaskan geram terhadap "burung" nya
sendiri
 > yang sudah tidak berfungsi lagi. Kalau diajak bermesra-mesra, abang
 > amat boldoknya sering menghindari dan terus pergi ke hadapan
komputer
 > untuk melepas dendam terhadap keadaan "burung"nya.
 > >
 > > Cuma saya nasihatkan isteri si amat boldok tua itu supaya dia
 > bersabar kalau dia masih mencintai si amat boldok tua itu sebagai
 > suaminya. Biarlah "burung" tidak berfungsi lagi, tetapi kasih
sayang
 > kalaupun masih dicurahkan itu sudah mencukupi. Tjuma isterinya
 > mengatakan kepada saya, bagaimana mahu ada kasih sayang
 > kalau "burung" nya bang amat sudah tidak berfungsi lagi.
 > >
 > > Semua yang diceritakan kepada saya melalui telfon sudah tentu
 > dirahasiakan dan tidak pernah diberitahu kepada si amat boldok tua
 > itu. Kalau si amat boldok tua mahu mengetahui sepenuhnya cerita
 > melalui telfon itu, maka bolehlah ia menanyakan langsung kepada
 > isterinya itu.
 > >
 > > Cuma saya ingatkan juga kepada isteri si amat boldok tua itu
 > supaya tidak sekali-kali membawa pulang si amat boldok tua itu
untuk
 > menjenguk saudaranya di Sumatera Utara, sebab orang-orang di sana
 > sudah menunggu si amat boldok tua itu untuk disiang dijadikan
makanan
 > anjing.
 > >
 > > Jawab isterinya, tidak sekali-kali tidak. Biarlah mereka berdua
 > menghabiskan sisa-sisa usia tuanya di negeri Swedia, daripada dia
 > melihat abang amat boldok tua itu menjadi makanan anjing lain di
 > Sumatra Utara.
 > >
 > > Cuma saya katakan kepada isteri si amat boldok tua itu, kalau dia
 > mahu juga memperbaiki giginya yang mancung keluar itu, dia boleh
 > datang bersama abang amat boldoknya ke alamat saya yang sudah
 > diketahui oleh abang amat boldok tuanya itu untuk saya hantam
dengan
 > kapak dan akan cepat masuk ke dalam dan supaya abang amat boldok
tua
 > itu akan mencintai dan menghampirinya lagi di waktu-waktu tertentu.
 > >
 > > Kita lihat apa pula gonggongan amat boldok tua itu kali ini untuk
 > membalas email ini.
 > >
 > > Li Paya, padum go ka makah djiok lek si amat boldok njan maka
 > djih kahoi djih teungku dan kameurakan krap that ngon amat boldok
 > djawa tuha njan?
 > >
 > > Kita tunggu jawaban amat boldok.
 > >
 > >
 > >
 > >
 > > ------------ --------- --------- ---
 > > Apakah Anda Yahoo!?
 > > Kunjungi halaman depan Yahoo! Indonesia yang baru!
 > >
 >





International Aceh Civil Society Forum.

Yahoo! Groups Links


---------------------------------
We have the perfect Group for you. Check out the handy changes to Yahoo! 
Groups.

_________________________________________________________________
Lyssna obegränsat på musik! http://www.msn.se/music



Tahukah anda!!! Lantak group tidak menapis sebarang maklumat yg anda kirim??? 
Inilah yg membuat berita anda cepat dan jelas (jangan salahgunakan keistimewaan 
ini)...
beri tahu maklumat ini kepada rakan anda, ajaklah mereka untuk bergabung 
bersama dengan hanya semudah megirim email kosong ke: [EMAIL PROTECTED]

Salam perjuangan. 
--------------
ACHEH - Tiada pilihan lain selain MERDEKA!!!
**UNTUK BERHENTI MELANGGAN DARI MILIS LANTAK:
kirimkan email anda kepada [EMAIL PROTECTED]
http://lantak.cjb.net
*PLEASE REPORT ANY LANTAK ABUSE TO: [EMAIL PROTECTED] 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/Lantak/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/Lantak/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    mailto:[EMAIL PROTECTED] 
    mailto:[EMAIL PROTECTED]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 

Kirim email ke