Free Acheh News Network (FANN): Maklumat Komite

  
---------------------------------
                          Komite Persiapan Acheh Merdeka Demokratik 
(Preparatory Committee of The Free Acheh Democratic)
   
   
  Secretariats:
New York, United States, tel/fax +1 718 3378843
Stockholm, Scandinavia tel + 46 739 756532
E-mail: [EMAIL PROTECTED] .info
http://www.freeache h.info
  


   
  Siaran Press
  
 
  Untuk disiarkan segera
   
   
  Maklumat Komite Atas Berpulang ke Rahmatullah Tgk. Ghazali Abdul Hamid
   
   
  Kepada para khalayak dan pendukung komite serta seluruh bangsa Acheh yang 
setia pada revolusi kemerdekaan, Komite menyampaikan berita duka cita atas 
berpulang ke rahmatullah saudara kami Tgk. Ghazali Abdul Hamid pada Sabtu 30 
Desember 2006, pukul 11pm Waktu Malaysia. Almarhum adalah salah seorang pendiri 
dan anggota Komite yang duduk dalam Komisi Pertahanan Diri, Kajian Strategik 
dan Intelijen. Almarhum menghembuskan nafas terakhir di rumahnya di kawasan 
Rawang di hadapan para anggota komite dari berbagai negara yang hadir untuk 
membezuk beliau yang sudah beberapa bulan berada dalam rawatan intensif. 
   
              

  
      ”Beliau sempat menceritakan tentang pengalaman pribadinya yang lebih 
banyak memilih jalan yang berat dalam menolak berbagai godaan kebahagiaan 
material untuk mempertahankan ideologi dan idealism. Menurut Tgk. Ghazali, 
dalam kesusahan selalu ada nikmat dan kebahagiaan, namun kebahagiaan materi 
yang didapat dari sebuah transaksi ideologi justru hanya mendatangkan petaka 
pada suatu saat.. 


  Di masa hidupnya, almarhum Tgk. Ghazali adalah seorang yang mempunyai 
komitmen terhadap perjuangan dengan semangat yang senantiasa membara dan tabah 
dalam menghadapi berbagai cobaan, serta tak pernah mengenal kata menyerah dalam 
situasi terberat sekalipun. Sebagian besar kehidupan almarhum diabdikannya 
untuk perjuangan Acheh Merdeka.
   
  Almarhum meninggalkan seorang istri dan enam orang anak dari pernikahan 
pertama dan kedua. Keenam putra-putri almarhum masih dalam usia yang sangat 
muda dan sangat membutuhkan kasih sayang serta bimbingan seorang ayah.
   
  Dalam diskusi terakhir dengan para anggota Komite beberapa menit sebelum Tgk 
Ghazali menjemput maut, beliau terlihat sangat bersemangat dengan progress 
komite terutama berkenaan dengan dukungan dari bangsa Acheh di dalam negeri. 
"Geutanjoe handjeuët puaih dengon hasé njang ka ta teumei seuhingga geutanjoe 
kureuëng ta useuha untuk ta mita hasé njang leubèh rajek" (kita tidak boleh 
berpuas diri dengan hasil yang kita capai sehingga menjadikan kita tidak 
melakukan usaha yang lebih berarti untuk mencapai hasil yang lebih besar), 
pesannya.
   
  Tgk. Ghazali juga memesankan pentingnya sikap demokrasi, keterbukaan, dan 
komunikasi baik itu antar sesama anggota komite maupun di kalangan Bangsa Acheh 
untuk memperkokoh pejuangan. Disamping juga sikap kemanusian dan penglibatan 
kaum berilmu dalam perjuangan Acheh Merdeka di masa depan. Almarhum sangat 
berharap agar kita yang ditinggalkan tidak lagi mengulangi pelbagai kesalahan 
yang telah dilakukan oleh GAM oligarki pimpinan Malik Mahmud.
   
  Beliau sempat menceritakan tentang pengalaman pribadinya yang lebih banyak 
memilih jalan yang berat dalam menolak berbagai godaan kebahagiaan material 
untuk mempertahankan ideologi dan idealism. Menurut Tgk. Ghazali, dalam 
kesusahan selalu ada nikmat dan kebahagiaan, namun kebahagiaan materi yang 
didapat dari sebuah transaksi ideologi justru hanya mendatangkan petaka pada 
suatu saat.
   
  Dengan segala kelebihan dan kekurangan sebagai manusia, almarhum Tgk. Ghazali 
telah menunjukkan keteladaan dan jatidiri seorang pejuang yang menanam ideologi 
sebagai prinsip, berani menempuh resiko di medan juang, seperti halnya beliau 
juga tidak segan menentang keputusan pemimpin yang menyalahi garis perjuangan 
dan kehendak rakyat. Ini dibuktikan dengan penentangannya terhadap keputusan 
pimpinan GAM oligarki yang menyerah kepada musuh, yaitu dengan mendeklarasikan 
Komite Penyelamat Revolusi yang kemudian membentuk koalisi untuk melahirkan 
Komite Persiapan Acheh Merdeka Demokratik.
   
  Almarhum telah pergi untuk selamanya, meninggalkan keluarga yang dikasihi, 
perjuangan yang dicintai sampai pada detik-detik menjelang ajal, meninggalkan 
Komite ini dan seluruh bangsa Acheh yang masih membutuhkan tenaga dan 
pikirannya dalam perjuangan yang panjang ini. Semoga amal ibadahnya kepada 
Allah dan makhluknya di muka bumi ini menjadi bekal beliau untuk diberikan 
tempat yang sentosa di akhirat nanti. Kita yang ditinggalkan hendaknya terus 
melanjutkan pelbagai tugas yang ditinggalkan, seiring dengan mengenang serta 
mengingat keteladanan dan amanah terakhir beliau. 
   
  Selamat jalan saudara kami tercinta Tgk. Ghazali Abdul Hamid, terima kasih 
atas sumbangan yang saudara berikan untuk perjuangan ini, beristirahatlah 
dengan tenang, kelak kita semua akan berjumpa lagi di alam yang berlainan. 
   
  New York 01 Januari 2007
   
  Eddy L. Suheri
Jurubicara
  
 

            " Kita yang ditinggalkan hendaknya terus melanjutkan pelbagai tugas 
yang ditinggalkan, seiring dengan mengenang serta mengingat keteladanan dan 
amanah terakhir beliau" 
 
  



 __________________________________________________
Do You Yahoo!?
Tired of spam?  Yahoo! Mail has the best spam protection around 
http://mail.yahoo.com 
  • [Lantak] . Abdul Salam
    • [Lantak] Fw: Maklumat Komite Atas Berpulang ke Rahmatulla... Aceh Watch

Kirim email ke