Jangan merasa terkejut ketika "next" nya sampai ke suharto. Itulah buktinya
wartawan umumnya tidak idealis. Orang baik wajar dipuja tapi orang jahat macam
suhartopun mereka dipuja. Jelasnya bagi mereka tidak ada beda antara manusia
dan basyar. Betapapun jahatnya dalam pandangan mereka tidak ada masalah ketika
mati, pasti mendapat perlakuan yang mulia. Itulah sebabnya orang-orang yang
bersatupadu dalam system Hindunesia Dhalim dan Hipokrit merasa tenang-tenang
saja menipu Acheh - Sumatra dengan sokongan ulama palsu alias bal'am. Penyait
tersebut sekarang telah lama menular ke Acheh - Sumatra. Inilah yang membuat
Acheh - sukar untuk melepaskan diri dari belenggu Hindunesia.
(Muhammad al Qubra)
CERMIN SEJATI
(Karya hsndwsp)
Hai manusia bercerminlah engkau
Agar engkau sadar siapakah engkau sebenarnya
Engkau dapat mengungguli para Malaikat dan
Engkau juga dapat menjadi lebih hina dari binatang
Cermin adalah cermin
Engkau memantulkan sinar objectiv
Menerangi kalbu insan
Menggapai sinyal - sinyal kebenaran
Cermin adalah cermin
Existensimu sangat menentu
Tanpa dirimu dunia penuh dengan Basyar
Basyar adalah Basyar
Engkau tak pernah beresensi
Engkau tak pernah bercermin
Engkau sekedar berexistensi
Basyar adalah Basyar
Falsafah hidupmu hampa
Hidup untuk bekerja dan bekerja untuk hidup
Sampai tikus putih dan hitam menggeroigoti tali hidupmu
Hai manusia bercerminlah engkau
Agar engkau dapat beresensi
Agar engkau mengenal siapa Tuhanmu
Al Qur-an cermin sejati
----------
MATA AIR ISLAM
(Karya hsndwsp)
Air adalah air
Engkau sumber kehidupan
Sa'at mentari memancarkan sinarnya
Engkau membumbung ke angkasa, mmenjadi awan
Dihembus angin kegunung
Hujan lebat turun di pegunungan
Mencebur ke sungai
Menggapai lautan
Air adalah air
Engkau beresensi
Tak pernah berhenti
Hidupmu penuh tantangan
Dihadang pepohonan
Dihadang bebatuan
Bendungan raksasa
Embun adalah embun
Penampilanmu mempesona
Engkau takpernah beresensi
Hidupmu sementara
Falsafah hidupmu hampa
Hidup untuk bekerja
Bekerja untuk makan
Makan untuk hidup
Wahai embun menceburlah ke sungai
Agar engkau hidup abadi
Ketika Sangsurya memancarkan sinarnya
Wajahmu mengundang pikiran yang aduhai
Namun tak lama setelah itu
Engkau lumer, tenggelam, musnah
Riwayatmu dilupakan
Engkau anjing serigala, tikus dan domba
Engkau pengisap darah manusia
Hidupmu penuh durjana
Licik seperti anjing
Rakus bagaikan serigala
Serakah, tamak seperti tikus
Menghambakan diri, tak berdaya macam domba
Mata air Islam
Engkau mulai dari Adam
Menempuh liku - liku yang panjang
Hidupmu penuh tantangan
Dihadang pepohonan
Dihadang bebatuan
Bendungan raksasa
Mata air Islam
Engkau bukan hero
Engkau bukan ratu adil
Engkau bukan Malaikat
Engkau Manusia teladan
Engkau adalah Utusan Tuhan
Engkau Imam dan Penyeru - penyeru kebenaran
Mata air Islam
Engkau bukan manusia supra
Engkau bukan manusia super
Engkau adalah model, teladan
Engkau penempuh jalan mendaki lagi sukar
Engkau pemimpin kaum dhu'afa
Engkau standarisasi
Engkau representant
Wakil Tuhan di Bumi
Adam bendunganmu Syaithan
Habil bendunganmu Qabil
Ibrahim bendunganmu Namrud
Musa bendunganmu Fir'aun, Hamman, Karun dan Bal'am
Harun bendunganmu Samiry
'Isa bendunganmu Kaisar - kaisar di Rhoma
Muhammad bendunganmu Abu Sofyan, Abu Jahal dan Lahab
'Ali bendunganmu Mu'awiyah bin Abi Sofyan
Hussein bendunganmu Yazid bin Mu'awiyah
Penyeru kebenaran bendunganmu basyar basyar
Wahai embun menceburlah kesungai
Agar engkau hidup abadi
Agar engkau dapat menggapai lautan
Kembali keasalmu
Agar engkau tidak sekedar existensi
Terimalah seruan Mata Air Islam
&&&&&&&
husaini daud <[EMAIL PROTECTED]> skrev:
Ahmadinejad: Tak Ada Kekuatan Manapun Yang Mampu Mencegah
Iran Wednesday, 06 February 2008 Presiden RII berkata, tak
ada satu pun kekuatan dunia yang mampu mencegah langkah maju Iran untuk
mencapai puncak-puncak kemajuan. Menurut laporan wartawan IRIB, Ahmadinejad,
Selama malam di depan berbagai organisasi, masyarakat dan para pebisnis Tehran,
menekankan bahwa bangsa ini adalah bangsa yang tak terkalahkan, dan mereka akan
mampu mengatasi setiap permasalahan dan mencapai semua puncak kemajuan.
Presiden Iran menyinggung kemazluman rakyat Iran di awal revolusi Islam dan
menegaskan bahwa bangsa Iran tetap tegar menghadapi kemasluman mutlak tersebut
dan membla diri sendiri, sementara tak satu pun media massa Barat, yang mengaku
sebagai pembela kebebasan dan HAM, bersedia memberitakan sedikit saja dari
berbagai kemazluman ini.
Ahmadinejad berkata, berkat bimbingan dan kepemimpinan Imam Khumaini ra,
bangsa Iran telah bangkit dan mengenal kekuatannya yang sesungguhnya. Kini
setiap hari bangsa Iran bergerak maju dan kemanapun kita memandang maka kita
akan menyaksikan bahwa revolusi Islam Iran telah hidup dan tegak di berbagai
pelosok dunia.
Seraya menjelaskan bahwa kami tidak pernah ingin memandang rendah musuh kami,
akan tetapi jelas sekali bahwa dalam mengelola dunia ini mereka telah gagal.
Hal itu dapat disaksikan di Palestina, Lebanon, Irak, Afganistan, bahkan mereka
juga gagal dalam mengelola diri mereka sendiri.
< Prev Next >
---------------------------------
Never miss a thing. Make Yahoo your homepage.
---------------------------------
Klaustrofobisk innboks? Få deg en Yahoo! Mail med 250 MB gratis lagringsplass
http://no.mail.yahoo.com