Omar Putéh menulis:
Kau boleh buat terus permainan kotor dan jahat kau seperti yang dibawah ini
lagi.
Tetapi kau sendiri akan tahu apa akibatnya bagi diri kau.
Kalau mamak kau atau bapak kau masih hidup, tolong beritahukan, bahwa: Kau
akan senantiasa bisa membuka password om_puteh, sebagai bakat bawaan dari lahir!
Orang semua akan tahu yang kau akan menderita seumur hidup, karena telah
dilahirkan sebagai anak yang suka kepada pembohongan!
Kau percalah apa yang saya katakan ini. Yang saya katakan ini pahit, tetapi
telanlah "dia" atau "ia" ketika "dia" atau "ia" mulai terasa manis, bersenyum
muka masam!
Makanya mulai hari ini, berdo'alah agar bakat bawaan lahir kau itu yang kini
sedang kau asah dengan dengan belahan batu nisan, akan bisa rontok.
Tapi ingat dan perlu kau catat dikening kau itu, bahwa do'a, yang kau
panjatkan nanti, tidaklah perlu menyebut dengan berkat do'a kedua mamak kau dan
bapak kau, walaupun kedua mamak kau dan bapak kau telah berhasil dan berjasa
melahirkan kau sebagai anak yang berbakat kerdil sebagai pembohong, tetapi
langsung saja terus kehadapan yang maha kuasa!
Mudah-mudahan kau tidak seperti itu, seperti pembohong yang menipu!!!
Jangan lupa kirim pesan ingatan kepada kedua mamak kau dan bapak kau, kalau
memang keduanya masih hidup. Kalau salah seorang mamak kau atau bapak sudah
mati hendaknya janganlah. Urungkanlah saja pesan ingatan itu.
Ingatan tulus dari:
Omar Putéh,
N o r w e g i a.
omar puteh <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
Assalamulaikum wr wb.
Daripada anda menulis di milis ini lebih baik anda meuratep saja
atau buat aja kerja renhold anda, soalnya anda kan sudah jadi haji.
Lagipun tak lama lagi anda akan pensiun,atau masuk kubor.
Jangan sampai orang panggil anda haji ceumarot.
Saya dan kawan2 sungguh senang melihat anda duduk meuratep di mesjid
ketimbang anda menulis untuk orang lain.ANDA BOLEH BUKA SERIBU IMEIL
SAYA TETAP TAU PASSWORD NYA.
---------------------------------
Never miss a thing. Make Yahoo your homepage.