Omar Putéh menulis:
 
Bahasa itu menunjukkan bangsa!
 
Biarlah mereka meroketkan nama Partai Achèh.  Bagi saya sangat senang sekali 
kalau ada orang mau meroketkan nama Partai Achèh di luar negeri, mungkin akan 
teroketkan sampai keorbit bumi, akan melebihi roketnya Korea Utara.
 
Lakei Droe roketkanlah sekaliannya deungan bahasa-bahasa yang akan meroketkan 
wajah bangsa anda!
 
Saya katakan atau tuliskan demikian karena saya adalah dari Partai Achèh.  Jadi 
hendaknya anda janganlah sampai demikian dengan "roket" anda itu.
 
Omar Putéh,
Meunasah Reudeup,
Ach\eh Rajeuk

--- On Fri, 4/10/09, Lakei Droe <[email protected]> wrote:


From: Lakei Droe <[email protected]>
Subject: ALAH BISA KERANA SUDAH BIASA
To: "Lakei Droe" <[email protected]>, [email protected]
Cc: "Fadlon Tripa" <[email protected]>, [email protected], 
"universityofwarwickofceulaka" <[email protected]>, [email protected], 
[email protected], [email protected], [email protected], 
"sisinga maharaja" <[email protected]>, [email protected], 
[email protected], [email protected], [email protected], 
[email protected], [email protected], [email protected], 
[email protected], [email protected], [email protected], 
[email protected], [email protected], [email protected], 
[email protected], [email protected], [email protected], 
[email protected], [email protected], [email protected], 
[email protected], [email protected], [email protected], 
[email protected], [email protected], "Yusra Habib Abd Gani Yusra 
Habib" <[email protected]>, [email protected], "Niklin Jusuf" 
<[email protected]>,
 [email protected], [email protected], [email protected], 
[email protected], [email protected], [email protected], 
[email protected], [email protected], 
[email protected], [email protected], [email protected], 
[email protected], [email protected]
Date: Friday, April 10, 2009, 3:49 PM






YANG SUDAH BIASA MENGISAP PELER JAWA, MAKA IA AKAN SELALU MAHU MENGISAP PELER 
JAWA.

Dr Iskandar Gani, Mawardi Ismail SH MHum adalah orang-orang yang sudah biasa 
mengisap peler jawa, maka ia tidak akan hilang dahaganya kalau tidak mengisap 
peler jawa. Maka ia sangat cinta sama nasionalisme indonesia jawa kejawen itu.


PA Diprediksi Mendominasi 
10 April 2009, 14:21 Utama Administrator 
BANDA ACEH - Partai Aceh (PA) diperkirakan mendominasi perolehan suara untuk 
pemilu legislatif 2009 di Aceh, baik untuk DPRA maupun kabupaten/kota. 

Prediksi ini diutarakan pengamat hukum dan politik dari Fakultas Hukum (FH) 
Unsyiah, Mawardi Ismail SH MHum, dalam Talkshow Analisis Hasil Sementara Pemilu 
2009 yang disiarkan secara live oleh Stasiun Radio Serambi FM tadi malam. 
Mawardi tampil bersama Dr Iskandar Gani SH MHum yang juga dosen FH Unsyiah dan 
mantan Ketua Komisi Penyiaran Independen (KPI) Daerah Aceh.

Mawardi menyebutkan suara PA diperkirakan bakal meroket tajam dan mendominasi 
lima partai lokal peserta pemilu legislatif yang lain, yakni Partai SIRA, PDA, 
PRA, PBA, PAAS dan 38 partai berbasis nasional tingkat provinsi dan 
kabupaten/kota.

“Partai Aceh dominan itu pasti. Tapi berapa jumlah (kursi -red) di parlemen itu 
kita belum tahu,” kata mantan anggota DPRD Aceh ini.

Hingga pukul 22.00 WIB tadi malam proses penghitungan suara masih dilakukan di 
TPS di seluruh Aceh. Dari hasil perhitungan sementara PA memang diklaim meraup 
perolehan suara siginifikan dibandingkan lima partai lokal lainnya. 

Mawardi menyebutkan kemungkinan partai lokal akan mendominasi suara pada pemilu 
legislatif di Aceh bukan menjadi sesuatu yang mengkhawatirkan. 

Karena, kata dia, sesuai platform seluruh partai peserta pemilu tetap 
menjunjung tinggi konstistusi Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dan 
perdamaian.

“Tidak ada pengalaman itu bukan yang sesuatu kendala. Tapi sejauh mana mereka 
mau untuk belajar dan yang lebih penting adalah mereka tidak berpikir menjadi 
anggota dewan hanya untuk mencari kerja semata. Tapi lebih pada proses 
pengabdian kepada rakyat,” ujarnya. 

Menurut Mawardi, meskipun partai lokal di Aceh meraup suara signifikan pada 
pemilu legislatif, namun masih dibutuhkan dukungan partai nasional. Menjaga 
hubungan politik dengan partai nasional dia nilai penting. Sebab, untuk 
membangun Aceh tidak terlepas dari peran pemerintah, termasuk dalam 
penganggaran harus melalui pemerintah pusat.

“Ini penting untuk dilakukan karena partai lokal tidak punya perwakilan mereka 
di tingkat pusat dan ini bisa diwakilkan oleh partai nasional,” katanya. Dia 
sebutkan, ketika sudah masuk dalam parlemen semua partai pemenang pemilu 
diharapkan dapat fokus untuk memperjuangkan aspirasi rakyat. 

Narasumber lainnya, Dr Iskandar Gani menyebutkan walaupun partai lokal di Aceh 
mendominasi suara di parlemen, tapi mereka terikat dengan konstitusi. Sehingga, 
apa pun yang diputuskan dalam parlemen adalah dalam rangka menjaga perdamaian 
dan keutuhan NKRI. 

Dia sebutkan, terhadap caleg DPR RI diharapkan dapat berperan aktif 
memperjuangkan aspirasi rakyat Aceh. “Mereka harus berpikir bagaimana 
masyarakat dapat merasakan mamfaat dengan keberadaan mereka di parlemen,” 
ungkapnya.

Sementara itu, pada bagian lain Mawardi Ismail juga menyebutkan masyarakat 
Indonesia sepertinya masih cenderung untuk memilih Partai Demokrat pada pemilu 
legislatif 2009. 

Hal ini terlihat dari hasil sementara penghitungan suara secara nasional 
melalui hitungan cepat (quick count) menempatkan Demokrat masih teratas dalam 
perolehan suara sementara. Menurut Mawardi, melejitnya suara Demokrat ini tidak 
terlepas dari figur Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) sebagai Ketua Dewan 
Penasihat Demokrat dan Presiden RI. 

“Kemenangan sementara ini karena masyarakat masih percaya kepada SBY. Tapi ini 
lebih disebabkan oleh figur SBY ditambah dengan adanya kebijakan yang 
prorakyat,” ujarnya. 

Menurut Mawardi, kondisi berbeda justru dialami Golkar yang sejak tadi malam 
perelohan suara berada di bawah Demokrat. 

Menurunnya suara Partai Golkar kemungkinan terjadi karena Jusuf Kalla (JK) 
telah menyatakan memisahkan diri dari SBY dan mencalonkan diri sebagai 
presiden, sehingga membuat konstituen Partai Golkar merasa kecewa. 

“Tapi kondisi ini bisa diredam kalau saja Jusuf Kalla kembali bersatu dengan 
SBY,” kata Mawardi yang duluny pernah aktif di Golkar. (sar) 




Layari cepat.
Internet Explorer 8 terbaik utk Yahoo! automatik lancarkan 2 halaman kegemaran 
anda bila pelayar dibuka. Dapatkan IE8 di sini! (Percuma)


      

Kirim email ke