Refleks: Jangankan menyerang RII, menyerang hizbullah saja Israel tidak mampu, bahkan sebaliknya Hizbullah mampu meluluhlantakkan Israel dalam perang 33 hari yang lalu. Israel berdalih untuk menghentikan RII dari produk senjata Nuklirnya, padahal RII tidak pernah bermimpi untuk senjata pemusnah massal itu. RII berdaya upaya untuk tidak mencederai sipil dalam setiap pertempurannya. Itu adalah konsekwensi Islam, sebaliknya Israel mana tau ketentuan atau adap perang secara Islami. Kemudian lagi komunitas Islam yang benar tidak akan memulai menyerang pihak lain kecuali pihak lain duluan yang menyerangnya. Justru itulah Hizbullah Libanon tidak menggempur terus Israel yang terkalahkan dalam perang 33 hari yang terkenal itu. Andaikata bukan Hizbullah (baca komunitas Islam), itu adalah kesempatan untuk meluluhlantakkan Israel sampai hancur lebur. Di Israel juga ada golongan yang anti kepada kaum zionis yang terkenal jahat itu.
Israel Ancam Serang Iran Thursday, 04 February 2010 Menteri Urusan Strategi Rezim Zionis Israel, Moshe Yaalon mengatakan, "Israel mungkin saja menggunakan kekuatan militer untuk mencegah pengembangan senjata nuklir oleh Republik Islam Iran." Program nuklir Iran kemungkinan akan terhenti dengan pergantian rezim dan jika tidak ada pilihan lain, Israel akan menggunakan kekuatan militer untuk menghentikan Iran memproduksi senjata nuklir, tandas Yaalon dalam sebuah konferensi pers di Herzlia. Yaalon kemarin (Rabu,3/2) menegaskan, "Kami harus memperjelas kepada Iran bahwa seluruh pilihan ada di atas meja dan mengabaikan tuntutan masyarakat internasional akan berdampak buruk bagi negara itu." Ancaman Yaalon untuk menggunakan kekerasan bukan masalah baru, tapi Israel selalu mengumumkan keputusannya untuk menghentikan program nuklir Iran meski lewat serangan militer. Israel yang menganggap dirinya sebagai satu-satunya rezim yang berhak memiliki senjata nuklir di Timur Tengah, menuding Iran berupaya mengembangkan program nuklir untuk tujuan militer. Iran sebagai negara penandatangan Traktat Non-Proliferesi Nuklir (NPT) menyatakan bahwa program nuklir damainya dikembangkan dalam bingkai perjanjian internasional. Tim inspeksi Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) juga berkali-kali mengumumkan bahwa sama sekali tidak ada dokumen yang membuktikan Tehran mengembangkan senjata nuklir.07:57:13 Baca juga: Iran: Hanya IAEA yang Berhak Tangani Kasus Nuklir Iran Hizbullah: Israel Tak Punya Kekuatan Hadapi Hizbullah Tolak Berunding, Israel Perangi Suriah Last Updated ( Thursday, 04 February 2010 ) Next > __________________________________________________ Bruker du Yahoo!? Lei av spam? Yahoo! Mail har den beste spambeskyttelsen http://no.mail.yahoo.com
