Kecuali orang awam, pastinya semua orang memiliki Ideology. Tinggal lagi apakah 
orang tersebut memiliki ideology yang haq atau ideology yang batil.  Haq 
tidaknya suatu ideology bukan menurut kacamata manusia yang dhaif apalagi tidak 
benar imannya, namun harus menurut "kacamata" Pemilik Dunia ini. Bagaimana 
mungkin seseorang ikut campur berbicara Ideology sementara orang tersebut tidak 
termasuk dalam katagory orang beriman?  Mereka tidak berideology Pancasila 
dimulutnya tapi sepakterjang hidupnya terperangkap ala Pancasila, berkenaan 
dengan Al Qur-an mereka tidak meyakininya sebagai Pedoman Hidup kecuali hukum - 
hakam katanya. Betapa lugunya orang Acheh yang berpikiran picik seperti itu. 






________________________________
From: Gulam Pawoun <[email protected]>
To: [email protected]
Sent: Sun, March 28, 2010 10:31:45 AM
Subject: Re: |IACSF| CHAVEZ MERESMIKAN INTERNET CENTRE UNTUK RAKYAT VENEZUELA

Tgk. Omar ...

Tidak diketahui pasti progress pembangunan Rel KA Aceh. Satu hal
pasti, sebagian lintasan rel di Bireun sudah menguning berkarat dan
ditinggalkan. Yg didepan pendapa Kota Juang malah sudah jadi Ruko ...
Padahal saya sangat menunggu selesainya lintasan B.Aceh - Bireun,
maklum, pengen sering pulang ke kampung istri ... Hehehehe

Wassalam,

On 3/28/10, omar puteh <[email protected]> wrote:
> Omar Putéh menulis:
>
> Faisal Zakaria,
>
> kalau hendak memperkatakan ideologi, sudah bisa dipastikan bukan untuk
> rakyatnya saja, tetapi juga untuk pemimpinnya dan biasanya memanglah
> pengemban ideology itu.
>
> Ideology itu, sebagai fondasinya menara dari bangunan dari Mental Building,
> yang selanjutnya menara Mental Building itu akan dijadikan sebagai
> fondasinya Nation Building.
>
> Sekarang ini para building developer, sudah memintakan para arsitek
> bangunan, agar menunjuk diantara mereka ,mempastikan mana-mana fondasi musti
> dibuat oleh orang yang spesialis untuk fondasi saja.
>
> Jadi kalau diantara rakyat dengan pemimpin telah sama dan searah ideology
> mereka, maka tidaklah akan terjadi lagi pembentukan gap-gap, baik luas
> ataupun bercelah.
>
> Hugo Chaves, adalah sebagai seorang idealis pengemban ideologis Boliviais,
> yang terkenal itu, seperti yang diteriaki oleh Che' Guevara, yang juga telah
> berhasil mengilhami Ali Syariati, dalam berideologis.
>
> Jadi begitulah perlunya ideology itu, tetapi sudah tentu tidaklah perlu
> "edeologi"-nya Faisal Zakaria. Tapi begitupun Faisal Zakaria perlu
> ingatkan Ali Al Asytar [email protected] bahwa Islam itu bukan
> Ideology, sekalian menanyakan kepadanya: Apakah itu yang dikatakan
> ideology?, sambilan Faisal Zakaria mengingatkan orang lain pula, yang kalau
> sesiapa suka menulis Peureulak tidak lagilah seperti dulu: Perlak, setelah
> nama Wilayah Peurelak Darul 'Aqla, dilegimitasikan oleh GAM, seperti anda
> menglegimitasikan predikat Peurelak pada nama Faisal.
>
> Dan untuk rakan saya Rima Gulam Pawoun,
>
> Rima bagi saya hari ini penting sekali kita bangun Rail Way Ring untuk
> Wilayah Achèh seperti anda pernah usulkan, agar Achèh mencontohi Iran
> membangun infrastruktur pembangunan ekonominya.
>
> Omar Putéh
> Meunasah Reudeuep
> Achèh Rajeuk
>
>
>
> Subject: Re: |IACSF| CHAVEZ MERESMIKAN INTERNET CENTRE UNTUK RAKYAT
> VENEZUELA
>
>
> TGK ALY, KEMAJUAN SEBUAH BANGSA TIDAK TERLETAK PADA EDEOLOGI APA YANG DI
> ANUT NEGARA TERSEBUT, TAPI LEBIH PADA KEADILAN DAN KECAKAPAN SEORANG
> PEMIMPINNYA YANG AKAN MENGHARTARKAN SEBUAH BANGSA ITU MENCAPAI PUNCAK
> PERADABANNYA. ISLAM DAN NEGARA2 MUSLIM TIDAK AKAN PERNAH MAJU, JIKA
> PEMIMPINNYA TAK BISA BERLAKU ADIL DAN MASIH MENTINGKAN KEPENTINGAN PRIBADI
> KETIMBANG RAKYATNYA. MUNGKIN DEMIKAIAN..!!
>
>
>
>
> ________________________________
> From: Ali Al Asytar <[email protected]>
> To: [email protected]
> Sent: Fri, March 26, 2010 5:27:35 PM
> Subject: Re: |IACSF| CHAVEZ MERESMIKAN INTERNET CENTRE UNTUK RAKYAT
> VENEZUELA
>
>
> Oh betapa mereka jauh lebih baik darikita. Mereka non Moslem sementara kita
> mengaku beragama Islam tapi sepakterjangnya sungguh tidak Islami. Dimanakah
> kesalahan kita? Kalau kita kumpulkan seratus orang ahli di Acheh atau di
> Hindunesia untuk menganalisa persoalan yang di angkat bung Rima ini sungguh
> akan menelurkan 100 buah pendapat yang berbeda kalau tidak kita katakan
> bertolak belakang. Justru itu petunjuk Allahlah yang dapat menyelesaikan
> persoalan seperti itu dan bahkan persoalan yang menyelimet manapun di
> permukaan planet Bumi yang akan fana ini. Allah berkata:"Bagi manusia ada
> malaikat-malaikat yang selalu mengikutinya bergiliran, di muka dan di
> belakangnya, mereka menjaganya atas perintah Allah Sesungguhnya Allah tidak
> merobah keadaan sesuatu kaumsehingga mereka merobahkeadaan yang ada pada
> diri merekasendiri. Dan apabila Allah menghendaki keburukan terhadap sesuatu
> kaum, maka tak ada yang dapat menolaknya; dan sekali-kali tak ada pelindung
> bagi
>  mereka selain Dia"(Q.S. Ar Ra'du:11)
>
> Kalau kita mengaku orang yang beriman sudah barang pasti mengaku pula bahwa
> menyangkut persoalan besar dan menyelimet pastinya kita harus berpedoman
> pada kalam Allah. Justru itu kunci dari segala persoalan kesejahteraan
> manusia Dunia dan Akhirat adalah tergantung kuat pada kesanggupan komunitas
> tertentu untuk menganalisa apa yang dimaksudkan Allah swt ". . . . .keadaan
> yang ada pada diri merekasendiri". Dalam kesempatan ini saya tidak hendak
> menyelesaikan apa yang dimaksudkan Allah dalam ayat tersebut tapi hanya
> untuk mengundang kita untuk berpikir dan menganalisa dengan cermat apa
> sesungguhnya yang dimaksudkan Allah dalam ayat tersebut agar Dia mau merobah
> keadaan atau nasib suatu komunitas di permukaan planet Bumi ini. Ayat
> tersebut ada hubungan sebab akibatnya. Artinya kalau Acheh, Papua dan Ambon
> tidak merdeka bukan Allah tidak memerdekakannya tapi Acheh, Papua dan Ambon
> sendiri belum mau merobak keadaan yang ada pada diri mereka sendiri.
>
> Billahi fi sabililhaq
> Angku di Meureudu
>
>
>
>
>
>
>
> ________________________________
> From: | r i m a | <[email protected]>
> To: [email protected]
> Sent: Fri, March 26, 2010 6:19:58 AM
> Subject: |IACSF| CHAVEZ MERESMIKAN INTERNET CENTRE UNTUK RAKYAT VENEZUELA
>
>
> Chavez membangun fasilitas Internet untuk rakyatnya, sebagai support bagi
> pembangunan kekuatan rakyat disana …
> Ga tahu gimana Aceh … Dengar2 pernah ada ide beginian dari Gub. Irwandi,
> pembangunan sejumlah hotspot gratis yang bisa diakses rakyat …
> Tapi ga tahu deee kelanjutannya … Ada yg punya infonya?
>
> Akses rakyat ke Internet masih jauh dari harapan … Apa harus dilepas ke
> WARKOP tanggung-jawab ini?
>
>
> Chavez Inaugurates Internet Centre to Facilitate Popular Power in Venezuela
> By Tamara Pearson - Venezuelanalysis. com
> Merida, March 22nd, 2010 (Venezuelanalysis. com) – On Sunday the Venezuelan
> government added 24 public internet or “info-centres” to its current 644 and
> president Hugo Chavez turned over 15 of the centres to communal council
> control.
> On his show ‘Hello President,’ broadcast from the National Library in
> Caracas Sunday, Chavez inaugurated one of the info-centres, which includes a
> special area for disabled people and trained attendees to assist them, along
> with the standard free computer and internet access.
> Added to the 23 other new info-centres in 10 different states across the
> country, the government approved BsF 50 million (US$ 11.6 million ) to be
> spent on 200 new info-centres this year.
> “The Bolivarian revolution is inclusive, socialism is inclusive, capitalism
> is exclusive. These [info-centres] would be impossible under capitalism,
> unless people paid a fortune,” Chavez said.
> In 2000 there were over 800,000 internet users and at the start of last year
> there were 7,552,570 users, an increase of over 900%, Chavez said.
> Thirty-eight percent, or nearly three million people use the info-centres,
> and 30% of those use the centres daily.
> Also, according to Chavez, 53% of the total population have access to the
> internet, the highest figure in Latin America, and well above Latin
> America’s average of 35%, according to a 2008 Latinobarometro report.
> This has been made possible by CANTV (the state owned telecommunications
> company) expanding its fibre optic network and installing satellite
> technology and 2,000 antennas in hard to reach rural areas, along with the
> info-centres.
> “No one reports this, instead they spread the false news around the world
> that we’re going to ...restrict [internet] services, but our main strategy
> is to transfer power to the people and the most important type of power is
> knowledge,” Chavez said.
> Last week, after Chavez publically criticised one website for falsely
> reporting the assassination of a government official, private national and
> mainstream international media accused the Venezuelan government of wanting
> to censor the internet.
> Chavez also read out an act of management transfer, where a list of 15
> info-centres were handed over from the state or its institutions to some of
> the strongest and well organised communal councils.
> These communities will be able to collectively control the centres, will
> also need to maintain the centres and promote activities carried out there,
> will promote links between the centre and other community organisations,
> will authorise use of the centre for community work, and will complete
> quarterly reports to the government on activities carried out.
> “The info-centre project should have as its main aim, strengthening popular
> power ... in order to accelerate the construction of socialism through the
> use and appropriation of information and communication technology,” Chavez
> said.
> “The info-centres have helped communities to elaborate their own ... news,
> promote events, and use community media,” he added.
> Published on Mar 23rd 2010 at 12.10pm
>
>
> Zaka
>
>
>

-- 
Sent from my mobile device


------------------------------------

Opini, tanggapan, pernyataan dan lain sebagainya yang di posting di milist 
IACSF adalah tanggung jawab pribadi.
Moderator akan mem-banned/mengeluarkan email siapa saja, yang tidak mematuhi 
beberapa ketentuan yang telah ditetapkan.

Posting email :[email protected]
Berlangganan :[email protected]
Berhenti berlangganan :[email protected]
Saran dan kritikan : [email protected]

Moderator IACSF.


Yahoo! Groups Links




      

Kirim email ke