Razali Paya meulasah reudeup hana djituri njeng teh geukheun ulama. Djadi meuka 
geusoksok droe lam geulanggang sandiwaranjan, he he he. Apa Beurahimnjan njeng 
lahab peng tsunami, ulama? Alah hai apa bangai. Njan droe ka murtad peu lethat 
peuduli buet gob njeng meu ileumee. 





________________________________
From: omar puteh <[email protected]>
To: [email protected]
Sent: Mon, May 31, 2010 11:56:08 PM
Subject: Re: Bls: |IACSF| Hari ini MPU Aceh menjelaskan hukum mengikuti Paham  
Pluralisme dkk..

  
Vendra Cahaya Benings, 
mengapakah memberikan penjelasan apakah itu argumentasi dan apakah itu klaim, 
kok melingkar-lingkar, sehingga orang mau menggapai artinya saja, macam mau 
naik Gunong Seulawah, sehingga akhirnya artinya yang bening itu, menjadi kabur 
diseliputi awan.
 
Begitu juga arti atau maksud kata klaim, sudah menjadi klain..........mmm. 
......nnn. .....Ali Baba!
 
Kalaulah ditugaskan jadi translator, habis semuanya jadi terlantor (bahasa 
Melayu Asahan).
 
Dan buat apa bangun pagar betis untuk melindungi Rima dalam menjawab 
soalan-soalan, yang dibangunnya sendiri?
 
   

________________________________
 From: Aba Allev <allev...@gmail. com>
To: ia...@yahoogroups. com
Sent: Mon, May 31, 2010 12:28:07 PM
Subject: Re: Bls: |IACSF| Hari ini MPU Aceh menjelaskan hukum mengikuti Paham 
Pluralisme dkk..

  
Terimakasih teungkue vendra telah membantu menjelaskan perbedaan klaim dan 
argumentasi. Semoga diskusi topik ini yang telah bertahan hampir sebulan 
(terhitung sejak 7 mei) akan berubah dari gudang yang penuh klaim kini mulai 
dipenuhi argumentasi. 

argumentasi apakah muslim ibrahim pewaris nabi (ulama), mungkin bisa dimulai 
dari pebahasan apa itu nabi atau apa itu nubuwwah? apa sisi esensial dari 
nubuwwah? dan apakah muslim ibrahim mewarisi aspek esensial itu?

kita tunggu argumentasi kawan2, rima atau lawan diskusinya.


Pada 31 Mei 2010 11:16, Vendra.dj <cahaya.benings@ gmail.com> menulis:

  
>Sesuatu pernyataan yang disebut memiliki argument adalah pernyataan yang 
>diawali dengan premis-premis niscaya atau sekurang-kurangnya popular (diterima 
>secara umum). Dan antara premis-premis tersebut memiliki terma penghubung 
>(middle term) sehingga dapat ditarik suatu kesimpulan yang niscaya.
> 
>Setiap premis yang dihubungkan antara satu dengan lainnya memiliki kadar 
>cakupan objek yang jelas (universalitas atau partikularitas) . Secara 
>sederhana dapat dikatakan, kesimpulan merupakan pengetahuan baru yang ditarik 
>dari serangkaian premis yang ia lebih jelas dari kesimpulan itu sendiri atau 
>ia (premis tersebut) harus berhenti pada yang apriori, sehingga ia dapat 
>menopang kesimpulan. Kalau tidak, maka akan terjadi satanic rotary (hana 
>meuhoo uram ngon ujoeng).
> 
>Artinya, argument disandarkan pada rangkaian kaidah berpikir yang benar, baik 
>dari sisi bentuk maupun materinya. Jika tidak, maka akan jadi pepesan kosong, 
>atau dari klaim ke klaim yang tidak memiliki dasar. Jika pun ada diselipkan 
>argument, pastinya argument tersebut dikonstruksi dari fallacy-fallacy. Audien 
>ditipu dengan sesuatu yang seperti atau seolah-olah itu adalah argument. 
> 
>Mungkin nyoe akan membantu rakan-rakan nya wahai Tgk. Aba Allev!
> 
>  
> 
>From:ia...@yahoogroups. com [mailto:ia...@yahoogroups. com] On Behalf Of Aba 
>Allev
>Sent: Saturday, May 29, 2010 10:14 PM 
>
>
>To: ia...@yahoogroups. com
>Subject: Re: Bls: |IACSF| Hari ini MPU Aceh menjelaskan hukum mengikuti Paham 
>Pluralisme dkk..
> 
>  
>Ada baiknya jika teungkue vendra menjelaskan perbedaan antara klaim dan 
>argumentasi. Dengan begitu akan membantu zulkhairi dan abdullah menemukan 
>argumentasi mereka, sehingga diskusi dengan rima terlihat lebih seimbang.
>
>terimakasih atas kesediaan teungkue vendra,
>salam,
>Pada 26 Mei 2010 12:51, Vendra.dj <cahaya.benings@ gmail.com> menulis:
>  
>Salam..
>Nimbrung ya..
> 
>Kyaknya sejauh ini tidak ada yang dapat disebut argument dalam 
>postingan-postingan anda (tuan abdullah).. yang ada hanya klaim-klaim or 
>pemaparan fenomena… dan itu semua yang butuh argument, 
> 
>Saya sendiri sedang tidak menghukumi standar kelayakan person-person yang ada 
>di MPU disebut ulama. Hanya saja kita tidak dilarang untuk kritis terhadap 
>statemen dan fatwa2 mereka.. yang terkadang emang sangat rancu..! 
> 
>Seorang ulama juga tidak perlu dipilih sebagaimana layaknya legalitas 
>demokrasi dalam memilih pemimpin atawa pejabat. Karena ulama melekat 
>berdasarkan standar keilmuan, perilaku dan akhlaknya…! Setahu saya.. yang 
>duduk di MPU juga bukan dipilih rakyat, namun ia dapat diterima rakyat sampai 
>ke desa-desa itu juga perihal lain.
> 
>Semoga diskusi kita lebih dapat membangun, daripada berkutat pada argumentum 
>ed hominem.
> 
>Syukran…..
> 
>From:ia...@yahoogroups. com [mailto:ia...@yahoogroups. com] On Behalf Of 
>Abdullah
>Sent: Tuesday, May 25, 2010 5:54 AM
>
>To: ia...@yahoogroups. com
>Subject: RE: Bls: |IACSF| Hari ini MPU Aceh menjelaskan hukum mengikuti Paham 
>Pluralisme dkk..
> 
>  
>Bukan menyerah,,, hanya kasian aja ma kamu. Stress pulak kamu nanti kalah 
>argumen, he he. Orang aceh memilih MPU, kajak kah ka hana kapateh, yah,,, 
>kiban ta peget teman. Kakeh lah,,, pe ma sibuk2 that. Kamu ngaku sendiri orang 
>awam. Yah,,,, sebagai orang awam sadar dirilah. Jangan terlalu dipasakan. 
>Silahkan tidak percaya di tengah kepercayaan orang aceh. Itu biasa. Tidak 
>masalah. 
>
>--- On Tue, 5/25/10, | r i m a | <gulam.pawoun@ gmail.com> wrote:
>
>From: | r i m a | <gulam.pawoun@ gmail.com>
>Subject: RE: Bls: |IACSF| Hari ini MPU Aceh menjelaskan hukum mengikuti Paham 
>Pluralisme dkk..
>To: ia...@yahoogroups. com
>Date: Tuesday, May 25, 2010, 8:38 AM
>  
>O man, pakoen bagah that lake Ampon Tgk.?
>Hehehehehe …
> 
>From:ia...@yahoogroups. com [mailto:IACSF@ yahoogroups. com] On Behalf Of 
>Abdullah
>Sent: 24 Mei 2010 22:26
>To: ia...@yahoogroups. com
>Subject: RE: Bls: |IACSF| Hari ini MPU Aceh menjelaskan hukum mengikuti Paham 
>Pluralisme dkk..
> 
>  
>Sudahlah Rima,,,,,, Ma,,, Sudah,,,,
>Jangan terlalu diambil pusing.
>Jangan terlalu dipaksakan.
>Jika kamu tidak percaya, ya sudah,,,,
>Kami menghargai. Itu adalah hakmu secara penuh.
>Kami tidak memaksamu untuk percaya.
>Sudahlah,,,,
>Sudah,,,
>Santai,,,,
>
>
>--- On Mon, 5/24/10, | r i m a | <gulam.pawoun@ gmail.com> wrote:
>
>From: | r i m a | <gulam.pawoun@ gmail.com>
>Subject: RE: Bls: |IACSF| Hari ini MPU Aceh menjelaskan hukum mengikuti Paham 
>Pluralisme dkk..
>To: ia...@yahoogroups. com
>Date: Monday, May 24, 2010, 10:33 AM
>  
>Untuk Tgk. Abdullah dan Tgk. Zulkhairi …
> 
>Sebagai seorang awam, saya fahami jika Ulama memiliki kekuatan otoritatif 
>dalam agama …
>Setelah ketiadaan Rasul, praktis merekalah pewaris kepemimpinan ummat, by 
>moral dan politik …
>Dalam bahasa lain, realitas2 baru merupakan domain kerja mereka untuk 
>memutuskan konklusi hukum baru (ijtihad) atasnya …
>Selain bergelut dengan soalan2 klasik agama, perdebatan filosofis maupun 
>teologis terhadap issue pokok (usluhuddin) dan cabang agama (furu’) …
> 
>Jika ini pula yang anda fahami, maka bagaimanakah MPU kita?
>Adakah mereka Tgk. Pakéh? Sudah tibakah mereka pada level mujtahid? Sedemikian 
>hingga segala kata dan tindaknya menjadi suatu acuan Fiqih pula bagi kita?
>Jadi ini bukan masalah “baikkah?” atau “benarkah?” pendapat mereka …
>Itu mah baru level pemikir atau pemerhati agama atuh … Belum ULAMA …
>Krieban jile Ampon2 nyoe …. hihihihi  
> 
>Wassalam,
>| r i m a |
>Mukim VI Tgk. Maharaja Gurah
>Federasi Sagoë XXV Indra Purwa
>Aceh Rayeuk 
> 
>From:ia...@yahoogroups. com [mailto:IACSF@ yahoogroups. com] On Behalf Of 
>Abdullah
>Sent: 24 Mei 2010 16:40
>To: ia...@yahoogroups. com
>Subject: Re: Bls: |IACSF| Hari ini MPU Aceh menjelaskan hukum mengikuti Paham 
>Pluralisme dkk..
> 
>  
>HamBOOOO.... !!!!!!! Ha ha ha...
>
>Rima,,, rima. Nyan pak Muslim dipileh jet ke ketua MPU mulai dari lapisan 
>terkecil rakyat aceh, desa, kecamatan, hingga seaceh. Leh lagenyan, teka kah, 
>ka hana ka pateh. 
>Awak aceh pateh, teka kah, ka hana ka pateh, wah ha ha ha. Kh kh kh. Kiban 
>cara ile,,,ha ha ha. 
>
>Ka kupegah, nyan ureng2 lage rima yang hana pateh otoritas ulama aceh, nyan 
>kajet ta tebak so ureng2 jih dan pakon dipegah haba lagenyan. Hi hi hi.
>
>
>
>--- On Mon, 5/24/10, Teuku Zulkhairi <khairi_panglima@ yahoo.com> wrote:
>
>From: Teuku Zulkhairi <khairi_panglima@ yahoo.com>
>Subject: Re: Bls: |IACSF| Hari ini MPU Aceh menjelaskan hukum mengikuti Paham 
>Pluralisme dkk..
>To: ia...@yahoogroups. com
>Date: Monday, May 24, 2010, 9:29 AM
>  
>
>@RIMA, dari Allah dan RasulNya... banyak sekali ayat dan hadist yg berbicara 
>ttg Ulama...
>disebut ulama karena ilmunya wahai Kak Rima...
>saya yakin org seperti Rima seandainya hidup di zaman Rasulullah pun tdk akan 
>mengakui kerasulan Muhammad... benarkah praduga sy Rima?
>jangan marah beh? alhamdulillah jika tdk demikian Rima...
> 
>--- On Mon, 5/24/10, Basri Bagas <basri_1...@yahoo. com> wrote:
>
>>From: Basri Bagas <basri_1...@yahoo. com>
>>Subject: Bls: |IACSF| Hari ini MPU Aceh menjelaskan hukum mengikuti Paham 
>>Pluralisme dkk..
>>To: ia...@yahoogroups. com
>>Date: Monday, May 24, 2010, 7:10 AM
>>  
>>
>>hambooo. sang mantrapppppp bak ta kaleun... 
>> 
>>
________________________________
 
>>Dari:| r i m a | <gulam.pawoun@ gmail.com>
>>Kepada: ia...@yahoogroups. com
>>Terkirim: Sen, 24 Mei, 2010 14:00:54
>>Judul: RE: |IACSF| Hari ini MPU Aceh menjelaskan hukum mengikuti Paham 
>>Pluralisme dkk..
>>
>>  
>>Dari mana datangnya otoritas penyebutan “ulama” itu Tgk?
>>Dari pemerintah yang sekuler?
>>Dari guru2 dayah dan pesantren?
>>Dari rakyat or ummat?
>>Tolong beritahu kami, dari mana … ngat bek neuprak2 lajue hinan …
>> 
>>Wassalam,
>> 
>>From:ia...@yahoogroups. com [mailto:IACSF@ yahoogroups. com] On Behalf Of 
>>Abdullah
>>Sent: 24 Mei 2010 13:16
>>To: ia...@yahoogroups. com
>>Subject: RE: |IACSF| Hari ini MPU Aceh menjelaskan hukum mengikuti Paham 
>>Pluralisme dkk..
>>  
>>  
>>Ureng2 hana adab ngon ulama, hana akhlak ngon ulama, ka tatusoe soe awak 
>>nyoe,,, jadi ta maklulmi mantong lah. So awaknyoe, so ulama, ha ha ha... 
>>Emang,,, menyoe ka hana pateh otoritas ulama2 tanyoe, pe kahaye that jih 
>>dengon hana patehnyan?? Ha ha ha.  
>>
>>
>>
>>--- On Mon, 5/24/10, Vendra.dj <cahaya.benings@ gmail.com> wrote: 
>>
>>From: Vendra.dj <cahaya.benings@ gmail.com>
>>Subject: RE: |IACSF| Hari ini MPU Aceh menjelaskan hukum mengikuti Paham 
>>Pluralisme dkk..
>>To: ia...@yahoogroups. com
>>Date: Monday, May 24, 2010, 5:05 AM 
>>  
>>Salam hai poya Omar.. Nampaknya anda kembali ke topic 2 tahunan lalu.. yang 
>>anda terus berjaji untuk menulis sesuatu yang akan meleraikan sengketa ini.. 
>>tapi tidak satu pun dari tulisan anda yang bisa kita rujuk untuk menuntaskan 
>>isu “Tidak ada Filsafat Islam”…
>> 
>>Peu neu cawoe lom..  
>>    
>  
> 
>No virus found in this incoming message.
>
>Checked by AVG - www.avg.com
>Version: 9.0.819 / Virus Database: 271.1.1/2896 - Release Date: 05/25/10 
>11:26:00
> 
>No virus found in this incoming message.
>Checked by AVG - www.avg.com
>Version: 9.0.819 / Virus Database: 271.1.1/2907 - Release Date: 05/30/10 
>11:25:00 


 


      

Kirim email ke