Memotret
Pesta Ulang Tahun
Pesta Ulang Tahun
Link
Oleh Atok Sugiarto
Fotografi memang selalu hadir dan berperan dalam setiap kali kegiatan. Jangankan kegiatan pesta yang merupakan hal menyenangkan, kegiatan yang menghadirkan duka mendalam pun kadang tak lepas memerlukan kehadirannya sebagai sarana pendokumentasian. Karena itu, tak mengherankan jika dalam suatu kegiatan pesta banyak orang yang meluangkan waktu untuk memotret. Khususnya seperti pesta ulang tahun yang biasanya akan dianggap menyimpan berjuta kenangan.
Sayangnya, seperti yang selalu dilakukan oleh kebanyakan orang, ketika kita juga sedang merayakan hal yang sama, sering hanya memotret sekenanya, asal tembak atau tekan tombol pelepas rana kamera ketika melihat adegan subjek yang menarik lewat jendela bidik kamera. Dan itu seolah sudah merupakan anggapan yang benar dalam menghasilkan foto acara ulang tahun yang baik dan menarik.
Padahal tidak demikian sesungguhnya. Karena untuk mendapatkan foto-foto menarik, khususnya seperti pada pesta ulang tahun itu tak hanya dengan asal sudah menekan pelepas rana kamera saat subjek tengah masuk di dalam jendela bidik saja. Atau, saat di mana subjek tengah meniup lilin ualng tahun. Melainkan juga pada suatu situasi yang tergambar sangat mengharukan, misalnya sedang menangis atau saat memotong kue serta kejadian-kejadian lain yang unik di dalam perayaan.
Cara yang dilakukan oleh kebanyakan orang dalam memotret ulang tahun umumnya terasa dilakukan asal saja, karena memang tak ada standar atau rumusan memotret ulang tahun. Tapi bila pemotretan dilakukan dengan sedikit kesabaran serta mau menunggu saat-saat yang lebih pas, tentu akan didapatkan foto-foto yang berbeda selain baik dan menarik.
Misalnya saat-saat anak-anak menangis, tertawa, mengantuk atau apa pun yang bersifat human interest. Selama kejadian-kejadian tersebut terjadi di dalam acara pesta ulang tahun tentu akan lebih memberi kesan tersendiri dibandingkan dengan apa yang pada umumnya dilakukan oleh orang dengan hanya memotret acara pokoknya yaitu tiup lilin.
Kamera
Lepas dari semua yang dilakukan pada saat memotret ulang tahun, perkembangan dunia fotografi telah sedemikian majunya sehingga muncul kamera digital yang mampu mengatasi berbagai kekurangan pada hasil pemotretan. Semua itu menjadi peluang untuk kegemaran tersendiri yang menguntungkan.
Kini, pemula yang dulu takut memotret karena selalu dihantui kegagalan dalam pemotretan menjadi tidak takut lagi. Karena kegagalan dalam pemotretan yang sering menghantui pemotret dapat diatasi dengan menggunakan komputer. Kamera digital yang memiliki keuntungan dan kelebihan dalam hal kemudahan untuk mengulang pemotretan bahkan menyenangkan bagi pemula. Mereka yang dulunya takut memotret kini jadi senang memotret.
Dengan kamera digital, pemotretan ulang tahun seperti saat meniup lilin, bila gagal (setelah dilihat melalui LCD) dapat langsung diatur, diulang hingga betul-betul mendapatkan hasil yang dikehendaki. Dengan digital, pemotret mudah mengoreksi hasil pemotretan seketika atau beberapa detik kemudian. Hasil foto jelek yang didapatkannya dapat langsung dihapus dan diulang pemotretannya tanpa risiko tambahan biaya.
Namun, perkembangan fotografi yang telah menjadikan orang semakin senang melakukan kegiatan potret-memotret ini sebaiknya juga harus didukung dengan sedikit kemampuan pemotret seputar pengetahuan teknis fotografi. Sehingga sekalipun kesalahan teknis dan kekurangsempurnaam foto digital masih dapat dikoreksi dan diperbaiki menggunakan software komputer, hal itu tidak harus menjadikan seorang pemotret melakukan pemotretan asal-asalan saja yang mengandung berbagai kekurangan fotografis.
Harapan itu cukup beralasan agar siapa pun yang memotret dapat menghasilkan foto-foto yang benar-benar baik dan berisi dan tidak harus selalu dilakukan perbaikan. Memang bukan suatu perkara mudah untuk mendapatkan foto-foto pesta ulang tahun yang baik dan menarik tanpa koreksian. Sekalipun memotretnya sudah menggunakan kamera digital, jika kita dapat menangkap nuansa-nuansa dalam peristiwa maka akan menjadikan kita merasa senang telah berhasil merekamnya tanpa perlu rekayasa komputer.
Memotret ulang tahun sebaiknya tidak hanya sekadar menampilkan foto-foto yang menggambarkan kejadian pokoknya saja. Melainkan juga kejadian-kejadian sebelum atau sesudah acara, atau juga kejadian-kejadian indivisual seseorang yang lucu atau unik, misalnya saat subjek menguap, san sebagainya. Kamera dengan berbagai fasilitas penunjangnya hendaknya dapat dipersiapkan dengan baik dan benar. Dengan begitu dapat dipastikan akan menghasilkan foto yang baik.
Berkarakter
Mungkin ada yang menganggap, memotret acara ulang tahun tak ubahnya seperti memotret untuk keperluan dokumentasi. Ada benarnya, tapi sesungguhnya tak seratus persen benar, karena sesungguhnya ada adegan-adegan dalam ulang tahun yang sering lebih berharga dari acara tup lilinnya sendiri. Perhatikan misalnya saat anak-anak menangis, berteriak serta berbagai tingkah mereka lainnya. Karena itu tak salah untuk menghasilkan foto-foto ulang tahun yang berkarakter, mempunyai kesan tersendiri. dan baik hasilnya. Untuk itu pemotret perlu mengetahui seluruh rangkaian acara.
Saya pribadi hampir selalu menyukai kejadian-kejadian yang lucu, menarik atau mungkin mengharukan dalam membuat foto pesta ulang tahun ketimbang acara pokok tiup lilin yang membahagiakan. Adegan-adegan atau kejadian lucu, human dan mengharukan akan lebih menyegarkan ingatan, kelak pada tahun-tahun mendatang. Foto-foto ulang tahun tak ubahnya seperti foto dokumentasi yang nilai lebihnya akan sangat terasa pada tahun-tahun mendatang.
Foto-foto yang mempunyai karakter unik, lucu atau menghibur juga akan menjadikan peristiwanya lebih enak untuk dikenang dibanding jika kita hanya membuat foto-foto rekaman kejadian formal. Kejadian-kejadian yang lucu dan unik juga akan terasa menyegarkan terlebih jika sudah tersusun di dalam album foto.
Umumnya seorang pemotret sering merasa bosan bila disuruh memotret suatu acara ulang tahun. Mereka menganggap kejadian itu hanya sekadar menampilkan aktivitas manusia yang biasa-biasa, akibatnya pemotret memotret setengah hati bahkan tanpa perasaan. Akibatnya hanya kejadian yang ada di depan mata dan yang tampak menggembirakan yang difoto tanpa perlu berupaya mencari kejadian penting lainnya. Anggapan pemotret, rekaman fotonya hanya bersifat dokumentasi belaka.
Hal seperti itu tentu saja keliru. Sebab, foto-foto yang menggambarkan keceriaan, keharuan ataupun kelucuan suatu kejadian dan ekspresi seseorang justru lebih memberi kesan mendalam dan memiliki karakter.
Persiapan
Tak ada persiapan yang terlalu penting untuk menyiasati pemotretan pesta ulang tahun yang akan menghasilkan rekaman gambar baik dan menarik. Setiap pemotret atau orang yang akan memotret suatu acara pesta pasti sudah mempunyai cara atau kesiapan tersendiri. Sekalipun demikian, pemotret juga berhak menyiapkan segala sesuatunya terutama yang menyangkut peralatan agar mampu menghasilkan foto-foto yang indah dan mampu merespons emosi mereka yang kelak melihat hasilnya. Cara yang baik adalah secara candid camera - sembunyi-sembunyi.
Peralatan yang perlu dipersiapkan adalah:
Kamera. Meskipun jenis kamera kompak (konvensional atau digital) sudah cukup mewakili untuk mendapatkan foto-foto yang baik, bila memungkinkan, dianjurkan untuk menggunakan jenis kamera SLR. Dengan kamera jenis ini pemotret mudah bila menginginkan berbagai keadaan pemotretan.
Lensa. Yang lazim adalah lensa sudut lebar (24, 28 atau 35 mm). Hal ini berkaitan erat dengan kecenderungan memotret subjek berkelompok. Namun dianjurkan pula untuk membawa jenis lensa tele jika kita tidak hanya sekadar ingin membuat rekaman foto subjek berkelompok. Lensa yang lebih panjang itu juga berguna bila ingin memotret foto seseorang secara close-up. Lensa jenis zoom akan sangat membantu karena mencakup sudut pandang lebar hingga tele.
Lampu kilat. Meskipun banyak yang memotret acara ulang tahun memanfaatkan situasi alam (cahaya alamiah), akan tetap baik jika disiapkan sebuah lampu kilat yang bagian kapalanya dapat diubah-ubah ke berbagai arah dan memiliki kekuatan sinar yang memadai. Dengan lampu kilat model demikian, pemotret leluasa mengubah arah pencahayaan sesuai keinginannya.
Film. Bagi pemakai kamera analog (konvensional) memotret acara ulang tahun pada malam hari dalam ruangan dapat menggunakan film ISO 400. Film jenis ini dapat digunakan baik dengan lampu kilat maupun dengan cahaya ruang seadanya. Sedangkan jika memakai kamera digital, ISO atau kepekaannya dapat langsung dinaikkan sesuai kebutuhan. Kepekaan film (sensor) pada kamera digital dapat diubah-ubah setiap saat tanpa masalah.
Peralatan yang baik dan lengkap memang merupakan sebagian dari kunci sukses dalam membuat foto. Bagaimanapun, keterampilan teknis pemotret juga menentukan keberhasilannya memotret. Berhasil atau tidaknya sebuah foto juga sangat ditentukan oleh ketepatan pemotret mengabadikan momen-momen dan kejeliannya memperhatikan hal-hal human dalam suatu peristiwa, sekalipun hanya dalam skala kecil seperti pesta ulang tahun.*
New Yahoo! Messenger with Voice. Call regular phones from your PC and save big. __._,_.___
Webmilis : http://lensa.multiply.com
Archive : http://www.mail-archive.com/[email protected]
Bergabung: [EMAIL PROTECTED]
Posting : [email protected]
-----------------------------------
Berbagi untuk memberi pengetahuan & pengalaman dalam dunia fotografi baik yang pro maupun pemula.
Silahkan kirimkan hasil photo & pengalaman anda.
-----------------------------------
* WARNING: No SPAM & No SARA in This Mailing List
SPONSORED LINKS
| Indonesian languages | Indonesian language learn | Kamera digital |
YAHOO! GROUPS LINKS
- Visit your group "lensa" on the web.
- To unsubscribe from this group, send an email to:
[EMAIL PROTECTED]
- Your use of Yahoo! Groups is subject to the Yahoo! Terms of Service.
