Kronologi Insiden Mapolres Tapak Tuan * 13:30 WIB, massa mulai berdatangan dengan menggunakan belasan kendaraan roda empat dan enam, Massa terdiri dari laki-laki dan wanita * 14:30, massa berkumpul di jalan raya depan Mapolres Tapak Tuan dan unjuk rasa dimulai. Massa menuntut pembebasan T Raja (Raja Faisal, 27 th), warga Jambo Manyang, Kluet Utara, yang ditangkap Jum'at (19/9)malam. * 17:00, polisi menawarkan dialog malalui wakil pengunjuk rasa, tapi tawaran tersebut sempat ditolak pengunjuk rasa. * 17:15, Setelah Negosiasi, massa menerima tawaran dialog dengan mengirim utusannya, diterima oleh Wakapolres Mayor Pol. Drs Edi Rianto *17:30, Terjadi pelemparan batu dari arah belakang massa, massa sempat berteriak untuk menghentikan lemparan *Petugas memberikan reksi dengan memberikan tembakan ke atas. Massa kocar-kacir menyelamatkan diri *Tembakan Petugas terus berlanjut dan mengarah kepada massa yang kocar-kacir. *Rentetan tembakan berkisar satu jam dan Petugas mengejar massa yang berlarian sambil melepaskan tembakan ke segala arah bahkan menurut saksi mata hingga radius 100 meter. Hingga berita ini diturunkan, korban tewas bertambah 2 orang yaitu Mustajar (13), Warga Suak Geringgang, Desa Pasi Kuala Bak U Kluet Utara. Sementara korban luka-luka mencapai 290-an orang yang dikumpulkan di posko di desa Paya Ateuk Kluet Utara. Bupati Aceh selatan, Maksalmina, dalam kunjungannya ke Posko tersebut memberi sumbangan Rp 2.000.000,00 untuk para korban baik yang tertembak maupun yang terkena benda keras. (dari berbagai sumber). Budi Arianto --------------------------------------------------------------------- To unsubscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED] For additional commands, e-mail: [EMAIL PROTECTED]
