Mas Biyanto dan Mas Rusdian
Saya SETUJU banget, kalau isue NTFP harus menjadi pilihan Utama dalam
pembangunan Kehutanan Indonesia, Pokoknya hutan kita sudah TIDAK Layak
diambil Kayunya lagi, Untuk itu semestinya HPH / HTI atau juga HGU
Perkebunan/ Pertambangan yang lokasinya ada pada Hutan-Hutan Alam SESEGERA
MUNGKIN harus DICABUT IJINNYA Tanpa kecuali,
Sangat mungkin sekali NTFP (produk-produk hutan non kayu, termasuk
pengembangan jasa pada bidang ekowisata khususnya) kalau mau dikembangkan
betul-betul manfaatnya akan lebih besar dari pada hanya sekedar penebangan
kayu, perkebunan maupun pertambangan saja yang pada umumnya hanya
menguntungkan segelintir elit-elit kekuasaan dan cenderung menurunkan
kualitas lingkungan, pada sisi lain cucu-cucu kita pada generasi mendatang
masih melihat keaslian hutan Indonesia, amin
TEGUH HARTONO
Yayasan Ekowisata Halimun
Telp/Fax : 0251-381677
At 08:34 PM 1/6/00 EST, you wrote:
>Mas Biyanto,
>
>Gimana tentang pemikiran non timber forest products ? Dengan perkembangan
>isyu sumberdaya genetik (lihat em Hira), apakah nggak terpikir kembali bagi
>Dephutbun untuk melirik ini ? Mencari devisa dari hutan tanpa potong kayu
>lagi ?
>
>RL
>
>
>>From: [EMAIL PROTECTED] (PHPA, BKFF - Biyanto)
>>Reply-To: [EMAIL PROTECTED]
>>To: [EMAIL PROTECTED]
>>Subject: Re: [lingkungan] Tanggapan atas Paper Diskusi Ttg Misi dan
>>peranan Dephutbun
>>Date: Wed, 06 Oct 1999 13:31:24 +0700
>>
>>Ada isu menarik yang dari dahulu dihindari oleh Indonesia tentang
>>pemanfaatan HPH, yaitu apakah kita masih betul-betul perlu/terpaksa
>>kumpulkan devisa dari hasil kayu. Rasionalisasi semacam pengambilan kayu
>>hanya untuk pemenuhan kebutuhan internal akan merupakan alasan untuk
>>reduksi
>>nyata terhadap logging target, konversi hutan alam dan IPK. Yang perlu
>>ditutup/diperketat adalah kebocoran seperti penyelundupan lintas batas di
>>Kalimantan. Sedang yang perlu diantisipasi adalah kapasitas produksi
>>industri kayu, tenaga kerja industri kayu serta isu proteksionisme seperti
>>kampanye anti kayu tropis dan aturan WTO.
>>Bagaimana dengan alternatif pembatasan ekspor hanya barang jadi yang
>>prossessing-nya perlu padat karya seperti meubel dsb?
>>Biyanto
>>
>>Johannes Subijanto
>>Head, Division of Wild Flora and Fauna Traffic
>>Directorate General of Forest Protection and Nature Conservation
>>Manggala Wanabakti Bldg. Block VII 7th Floor - Jalan Gatot Subroto, Jakarta
>>Indonesia
>>Phone & Fax 62 21 5720227
>>
>>
>>-= Dual T3 Webhosting on Dual Pentium III 450 - www.indoglobal.com =-
>>To unsubscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED]
>>For additional commands, e-mail: [EMAIL PROTECTED]
>>Archive: http://www.mail-archive.com/[email protected]/
>>
>>
>>
>>
>>
>
>______________________________________________________
>Get Your Private, Free Email at http://www.hotmail.com
>
>
>-= Dual T3 Webhosting on Dual Pentium III 450 - www.indoglobal.com =-
>To unsubscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED]
>For additional commands, e-mail: [EMAIL PROTECTED]
>Archive: http://www.mail-archive.com/[email protected]/
>
>
>
>
>
>
>
-= Dual T3 Webhosting on Dual Pentium III 450 - www.indoglobal.com =-
To unsubscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED]
For additional commands, e-mail: [EMAIL PROTECTED]
Archive: http://www.mail-archive.com/[email protected]/