SIAPA SEBENARNYA PEMILIK KEHIDUPAN.?

 

Saat bioteknologi modern memungkinkan manusia untuk melakukan komodifikasi atas 
kehidupan, memproduksi berbagai mahluk baru yang sesuai dengan kebutuhan mereka, dan 
kemudian menciptakan keadaan dimana...........

perempuan dapat menjual sel telurnya untuk keperluan bahan baku bagi kloning manusia 
(bisa untuk spare part).

atau hasil penelitian genom manusia untuk kesehatan dan penyakit hanya bisa diakses 
oleh orang tertentu, dengan harga tertentu...........  

 

            kemudian hanya meminggirkan sekelompok manusia dari manusia lainnya        
                    satu mahluk mengeksploitasi mahluk lainnya.

            Maukah kita membiarkan ini terjadi?  Dan menyerahkan kehidupan ke tangan   
                  sekelompok orang?

KONPHALINDO (Konsorsium Nasional Untuk Pelestarian Hutan dan Alam Indonesia), mengajak 
Anda untuk mengkaji kembali apakah pengaruh bioteknologi modern dalam kehidupan kita. 
Merenungkan bagaimana nanti hubungan manusia dengan manusia, hubungan manusia dengan 
alam, hubungan manusia dengan pencipta, saat kita membiarkan teknologi menguasai 
kehidupan kita.

 Hal-hal ini akan terungkap dalam Diskusi yang akan membahas masalah etika, hak asasi 
manusia dan demokratisasi dalam era bioteknologi modern, dengan judul:

 

"Saat Kehidupan Diambil Alih oleh Industri Kehidupan"
 

Pembicara:

Dr. Mae-Wan Ho
(Pakar Biologi Molekuler dari Institute of Science in Society, Inggris)

 

Moderator:

Dra Hira Jhamtani
(KONPHALINDO)

 

Ruang Irian, Hotel Indonesia Lantai 15, Jl. M.H. Thamrin

Jakarta Pusat

Hari : Sabtu, 10 Pebruari 2001

Jam  : 10.00-13.00 WIB

 

Terbuka untuk Umum, Gratis, Tempat terbatas.

 Konfirmasi Kehadiran: Deni (021) 780-4158; 782-1877. 

e-mail: [EMAIL PROTECTED]

 

  

Kirim email ke