On Wed, 18 Jun 2003, Ronny Haryanto wrote:

> >
> > chmod -R u=rwX,g=rX,o=rX /dir
> >
> > catatan: perhatikan yg dipake option X, bukan x
>
> Ini gak nyambung deh. Masalahnya itu bukan soal permissionnya berapa,
> itu sudah tau pasti: kalo direktori 755, kalo file 644. Yg jadi
> masalah itu MEMILIH cuma yg direktori aja yg dikasih 755 dan yg file
> aja yg dikasih 644.
>
> Kalo pake chmod -R itu baik direktori maupun file kena, tidak ada
> hubungan dengan permissionnya berapa.
>

kalo kita lihat lagi manual, opsi X (uppercase) hanya berlaku untuk
directory saja, jadi contoh diatas dapat digunakan.

755 => u=rwX,g=rX,o=rX (rwxr-xr-x)
644 => u=rw-,g=r-,o=r- (rw-r--r--)

dengan demikian perintah diatas hanya akan mengubah direktory menjadi 755
sedangkan non-direktori menjadi rw?r-?r-?. lihat executable bits-nya
menjadi tandatanya karena opsi X _TIDAK_MENGUBAH_ selain untuk direktori.
jadi kalo aslinya sebuah file sudah ada _x_ dia nggak di reset.

silahkan testing dulu kalo mau yakin/manteb

salam

-- 
Yudhi Kusnanto            |- +62 811 292 184
STMIK Akakom Yogyakarta   |- +62 274 523 438
Indonesia



---------------------------------------------------------------------
To unsubscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED]
For additional commands, e-mail: [EMAIL PROTECTED]

Kirim email ke