Udah lama nggak baca milis ini, masih rame ternyata ;) Dari tahun ke tahun judul email ini sering keluar, nggak masalah, yang belum tahu nanya, yang udah tahu jawab, hanya terlalu sering yang menjawab kurang pas dengan pertanyaannya
bandwidth pada prakteknya ada dua konteks: 1. bandwidth dalam media/pipa/saluran internet fisik dalam konteksi ini bandwidth identik dengan spesifikasi teknis hardware/interface koneksi, misalnya ethernet 10Mbps, WLAN 11Mbps, dialup 56Kbps beberapa interface berfungsi sebagai bridge yang menggabungkan dua koneksi yang berbeda kapasitasnya, misalnya WLAN 11Mbps tersambung ke ethernet 100Mbps, atau modem tv cable tersambung ke ethernet 100Mbps analoginya bandwidth ini adalah ukuran lebar jalan 2. bandwidth dalam besaran data yang lewat bandwidth di sini artinya besaran paket data yang lewat melalui media koneksi no 1 di atas (logical) di sini bandwidth tidak akan melebihi kapasitas fisik media di atas bandwidth ini biasanya diatur oleh upstream provider jaringan, misalnya sebuah warnet berlangganan 128Kbps di atas media WLAN 11Mbps ALAT UKUR 1. sebenarnya tak perlu ada alat ukur bandwidth terhadap spesifikasi teknis perangkat, karena jelas sudah mengikuti aturan/standar, misalnya ethernet 10Mbps ya berarti 10Mbps. Yang diukur sebenarnya adalah kinerja paket yang lewat terhadap spesifikasi teknis -- sering disebut sebagai throughput secara praktis kita bisa mengukur dengan mendownload file besar di jaringan local melalui ftp/http dan langsung dilempar ke /dev/null menggunakan wget (jika disimpan sbg file akan ada bottleneck pada proses writing ke harddisk) contoh: $ wget -O /dev/null ftp://192.168.0.1/pub/iso/Mandrake-9.1/Mandrake91-cd1-inst.i586.iso ... 09:25:05 (1.79 MB/s) - `/dev/null' saved [682164224] 1.79x8=14.32Mbps, fisiknya menggunakan eth 100Mbps dan switch 100Mbps (ada bottleneck, sepertinya bottleneck ada di kecepatan baca hd di ftp server di atas nggak nyampe 2MB/s, maklum itu router AMD 233MHz sekalian buat tempat nyimpen iso) hasil ftp di atas belum mewakili throughput eth-switch-eth harus dicoba ftp ke server yg menggunakan hd UDMA100 supaya bottleneck IO-storage tidak terjadi (transfer hd UDMA100 bisa 20MB/s = 160Mbps) metode lain adalah dengan cara sampling seperti pada tools pchar, pathchar, iperf dll. 2. alat ukur lainnya adalah alat ukur paket data yang lewat dalam media setiap detiknya paket data yang lewat tercatat secara realtime di /proc/net/devices beberapa alat ukur menampilkan angka yang lebih human readable di layar dengan mengambil data dari /proc di atas daemon lain yang menyediakan catatan trafik adalah SNMPD Catatan penting (mungkin) 1. SNMPD menyediakan data dari /proc, MRTG mengambil data dari SNMPD, menyimpan dan memproses menjadi grafik 2. MRTG nggak hanya harus dari SNMPD dan nggak hanya untuk trafik saja, anda bisa membuat bash script yang jika dijalankan menghasilkan dua input, supaya bisa diproses oleh MRTG menjadi grafik 3. MRTG hanya menampilkan data yang lewat, tidak ada data yang lewat berarti grafik MRTG ada di baseline -- Modal utama kita adalah kredibilitas diri kita sendiri. Kunci kredibilitas itu sebenarnya hanya satu: JUJUR!!!./MQ --------------------------------------------------------------------- To unsubscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED] For additional commands, e-mail: [EMAIL PROTECTED]

