Tambahan dari saya (semoga bisa membantu): 1. Untuk routing -- bisa dengan mudah diset lewat #netconf, buat saja tabel routingnya disana. Apakah linux-routernya punya default gateway ? Mungkin juga bisa diset. > Setting yg udah aku lakukan : (nggak tahu apa ini benar atau salah) > #echo 1 > /proc/sys/net/ipv4/ip_forward > #ipchains -A forward -s 192.168.0.200/255.255.255.0 -d > 192.168.1.1/255.255.255.0 -j MASQ > #ipchains -A forward -s 192.168.1.1/255.255.255.0 -d > 192.168.0.200/255.255.255.0 -j MASQ
2. Hmmm.... kalau sekedar forward dari satu subnet ke subnet lain, tidak usah pakai MASQ, cukup ACCEPT saja sudah bisa koq (kalau policy-nya untuk forward sudah ACCEPT -- maka, rule di bawah tidak perlu ditambahkan): #ipchains -A forward -s 192.168.0.200/24 -d 192.168.1.1/24 -b -j ACCEPT Tidak perlu tulis dua kali, karena ada option -b (bidirectional) -- sehingga nanti akan dibikinkan rule bolak-baliknya... 3. Untuk masalah bisa/tidak bisa ping -- hmmm..... mungkin ya itu tadi: bisa diperiksa dulu lewat ifconfig (itu kalau dari sisi linux-routernya), mungkin juga perlu diperiksa dari sisi workstationnya (PC A), siapa tahu.... --- [A]bort, [R]etry or [I]nstall Linux --- _________________________________________________________ Do You Yahoo!? Get your free @yahoo.com address at http://mail.yahoo.com -- Utk berhenti langganan, kirim email ke [EMAIL PROTECTED] Informasi arsip di http://www.linux.or.id/milis.php3

