On Fri, Nov 16, 2001 at 10:34:20AM +0700, Andy wrote: > btw apakah ada hubungan "khusus" antara ptr record dengan kinerja qmail ? > apakah pak adi tidak keberatan men-share pengalamannya di bidang qmail?
problem (kalau boleh dibilang problem) sebenarnya bukan di qmail, tapi di tcpserver. tcpserver perlu info soal untuk set env. variable TCP*, diantaranya TCPLOCALHOST. Ini diambil dari translasi (local) ip ke hostname. tcpserver, dan umumnya tools yang dibuat oleh DJB tidak mengindahkan /etc/hosts sehingga hanya mengandalkan dns. untuk server yang tidak punya PTR RR, resolve (local) ip ini bisa makan waktu, yang akhirnya menyebabkan kurang responsif. solusinya, bisa dengan membuat PTR RR untuk ip yang bersangkutan, atau pakai option '-lhostname'. Ada yang menyarankan pakai '-l0' tapi untuk alasan estetika jadi kurang bagus, karena nanti di Received: header akan ditampilkan: ... by 0 :-) kebetulan pernah melihat server yang stuck gara-gara masalah ini. kegagalan resolve (local) ip ini menyebabkan waktu koneksi jadi semakin panjang, padahal incoming request tidak pernah berhenti, sampai akhirnya backlog incoming tcp connection penuh -> deadlock. mesin menggunakan linux, dan tcp_syncookies aktif, jadilah batas tcp max syn backlog ini diabaikan, selanjutnya bisa dibayangkan sendiri .. :-) (kalau tcp syncookies aktif, backlog dari software pun tidak berpengaruh) Salam, P.Y. Adi Prasaja -- Utk berhenti langganan, kirim email ke [EMAIL PROTECTED] Informasi arsip di http://www.linux.or.id/milis.php3

