Quoting [EMAIL PROTECTED] on Monday, 10 December 2001 :
> Kalau dilihat swap adalah kurang dari setengah memory fisik,
> CMIIW, pengalaman di AIX, bukankah swap minimal 1x dan maximal 2x dari memory fisik,
Saya kurang tahu apa/gimana IBM AIX, tapi di Linux sebenarnya nggak ada
pattern baku penentuan besar swap. Pernyataan kalo swap harus == 2x RAM fisik
itu pernyataan lama, jaman RAM 16 MB masih barang mewah. Masa kalo RAMnya 4GB,
trus swapnya *harus* 8GB? Itu mah pemborosan. Space segitu bisa buat mp3
segudang.
Sekarang semuanya tergantung kebutuhan. Kalo sudah diperhitungkan sistem kita
bakalan makan resource tertentu, ya resource ybs yg dikuatin.
Misal di server saya:
1. Proxy Server
Ini makan banyak RAM. I/O storage (harddisk) pun lumayan.
$> top -bn 1 -cp `cat /var/run/squid.pid` | tail -2
PID USER PRI NI SIZE RSS SHARE STAT %CPU %MEM TIME COMMAND
31852 cumi 2 0 98140 95M 1512 S 0.0 25.3 14:36 (squid) -YD
2. Web Server
RAM+CPU berpengaruh cukup besar.
$> top -bn 1 -cp `cat /var/run/httpd.pid` | tail -2
PID USER PRI NI SIZE RSS SHARE STAT %CPU %MEM TIME COMMAND
11856 root 0 0 3704 3704 3600 S 0.0 0.9 0:01 /usr/sbin/httpd
3. Mail Server
Kalo ini intensif I/O. Buat mail server super sibuk, pakai SCSI itu mutlak.
Syukur bisa RAID. Malah di postfix-users, ada yg nyarankan pakai solid-state
disk! (*cleguk*)
4. Database
AFAIK, ini juga tergantung juga kebutuhan. Sebagai storage (data warehouse)
atau semacam data mining?
- data warehouse
Jelas intensif I/O, RAM nggak begitu, IMHO.
- data mining
Intensif CPU, RAM, dan I/O.
> tapi lihat config diatas bisa perfect gini apakah detta dan rekan lainnya,
Perfect??? Jangan becanda ah ... hehe .. =)
Kalo server ini perfect, sekarang saya sudah mimpi indah.
> bisa kasih tips penentuan besar swap di linux ?
> atau apakah bisa disimpulkan semakin besar memory fisik yang dipakai,
> bisa memperkecil penyediaan space untuk swap ? atau parameter aplikasi yang
> dipergunakan seperti aplikasi yang menggunakan database etc tetap harus
>diperhitungkan dalam
> penentuan swap ?
Ya seperti di atas. Intinya, kita harus tahu sistem yg kita buat ngapain aja.
Swap itu digunakan buat jaga2. Misal suatu saat ada load peak dimana RAM nggak
mampu menangani, ya swapnya dipakai. Kalau diperkirakan RAM mencukupi, ya
swapnya nggak pernah dipakai.
Kuncinya aplikasi2 (daemon/service) dlm sistem harus sudah dipatok besar
maksimal penggunaan masing2 resource. Ini penting buat sistem yg melayani
banyak service. Jangan sampai sistem jadi crash/hang gara2 ada aplikasi yg
kena DoS. Jauh lebih mendingan kalau aplikasi ybs saja yang crash.
> and then 3COM 905b/c TXM 10/100 Mbps, itu udah disupport RedHat 7.1 belum yaa ?
Coba dicek di http://www.redhat.com/hardware.
/.detta
--
Utk berhenti langganan, kirim email ke [EMAIL PROTECTED]
Informasi arsip di http://www.linux.or.id/milis.php3