On Wednesday 26 December 2001 04:39, you wrote:

> > saya dulu pecandu slak, tapi sekarang sudah tobat dan kembali ke jalan yg
> > benar :)
> >
> > Data statistik mengatakan 98% admin yg nginstall slak utk servernya
> > pernah dibuat masuk angin gara gara semaleman begadang ngoprek slak nya
> > :)
>
> Data dari mana tepatnya? URL?
dari para pengguna.... :) daripada make slack mending bsd sekalian, gak 
tanggung2 :))
untuk kemudahannya, lebih udah tsl, rh yang versi secure server juga bagus, 
cuman muahalnya itu (USD$200).

untuk yg otomatis, bisa gunain SuSE E-Server, murah cuman USD$1000 :))


> Slackware secara default, nggak begitu bagus. Ini misalnya:
> - INITnya, walaupun efisien, tapi 'system management'nya kurang.
> Konfigurasi skrip2 dalam INIT tidak secara sentral. Di RedHat dan
> turunannya, mereka menggunakan /etc/sysconfig untuk konfigurasi skrip INIT.
> SuSE (campuran RedHat dan Slackware) pakai /etc/rc.config.
susi emang moy....:)

> - Di antara ketiga packager di Linux (RPM, dpkg, & packagetool) boleh jadi
>   packagetool Slackware paling sederhana. Tidak sepowerfull RPM misalnya.
> - Beberapa utility ensensial nggak ada di Slackware by default, seperti
>   stat(2), lsof(8), atau logrotate(8).
lah ini yg bikin repot, klo kita pengen nambahin aplikasi 

-- 
Utk berhenti langganan, kirim email ke [EMAIL PROTECTED]
Informasi arsip di http://www.linux.or.id/milis.php3

Kirim email ke